'manusia hidup bukan dari roti saja…'

BELAJAR DARI BELALANG

PA TGL 9 PEBRUARI 2011

BELALANG

Ayat kunci, Amsal 30; 27

Belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur

Ayat ini tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan Amsal 30:24-27
Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan:
Semut (ayat 25), pelanduk (ayat 26), belalang (ayat 27), dan cicak (ayat 28)

Ayat ini ditulis oleh Agur bin Yake

Dari ayat ini kita dapat kesimpulan bahwa, menurut Agur bin Yake, keistimewaan belalang adalah:
• binatang terkecil di bumi
• tetapi sangat cekatan
• walaupun tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur

Belalang adalah binatang yang dipakai oleh Tuhan untuk mendatangkan hukuman/tulah / penghakiman

(Kel. 10:4-15; belalang menjadi salah satu dari 10 tulah di Mesir
Ul. 28:38-42; belalalng merupakan salah satu dari daftar KUTUK atas bangsa Israel jika mereka tidak taat akan Firman TUHAN
I Raj. 8:37; serbuan kawanan belalang merupakan salah satu daftar tulah/ penderitaan yang didaftarkan oleh Salomo dalam doanya
Yl. 2:1-11. Tulah belalang akan Tuhan kirimkan, jika umat-nya tidak bertobat.

Seperti apakah sebenarnya SEEKOR belalang itu?

1. Yesaya 40 :22. Menggambarkan belalang sebenarnya hanyalah binatang yang kecil
2. Amsal 30:24-27, bahkan Agur bin Yake mengkategorikan belalang sebagai binatang terkecil di bumi
3. Bilangan 13: 33. Menggambarkan belalang sebenarnya hanyalah sesuatu yang tidak penting, dan tidak berharga, kecil, tidak berdaya, tidak punya kekuatan.
4. Belalang binatang yang lemah sehingga dapat ditangkap manusia, dimasak bahkan dijadikan makanan kecil/camilan. Imamat 11: 22 Belalang dapat dimakan dan termasuk jenis makanan lezat . Orang memasaknya dalam air dengan digarami. Belalang juga dapat dicampur secara kering dan digiling pada gandum roti. Oleh karena roti demikian itu rasanya pahit, maka orang menambahkan madu padanya. Cara yang paling populer untuk menyiapkan belalang untuk dimakan ialah mengeringkannya, menaruhnya dalam kantong. Bila ada tamu datang, kantong dengan belalang kering itu diletakkan di meja dan tamu dapat mengambil saja dan memakannya sebagai makanan kecil. Yohanes pembabtis memakan belalang sebagai makanannya Matius 3:4 , Markus 1:6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

Walaupun SEEKOR belalang binatang yang kecil dan tidak penting, apa sebenarnya keistimewaan dari KAWANAN belalang ini?

1. CEKATAN Amsal 30:24-27, artinya bekerja dengan cepat, tidak berlambat-lambat.

2. LETAK KEKUATANNYA HANYALAH TERLETAK PADA GIGI DAN TARINGNYA Yoel 1: 6
a. GIGI BELALANG BAGAIKAN GIGI SINGA
b. TARING BELALANG BAGAIKAN TARING SINGA BETINA

3. KAWANAN BELALANG HIDUP BERKELOMPOK DAN KOMPAK SEBAGAI SUATU TEAM Amos 7: 1, Yesaya 33:4, Hakim 6:5

4. KAWANAN BELALANG BERBARIS DENGAN TERATUR WALAUPUN TIDAK MEMPUNYAI RAJA Amsal 30:24-27 Walaupun tidak punya raja di sini artinya, bekerja walaupun tidak diperintah atasan, tidak diawasi atasan, tidak dibawah ancaman hukuman dari atasan, tetap bekerja dengan inisiatif yang tinggi, dan disertai etos kerja yang tinggi
• KAWANAN BELALANG ADALAH BINATANG YANG BERJALAN DALAM BARISAN. Yoel 2:20 SEDEMIKIAN RAPINYA BARISAN BELALANG INI SANGGUP MEMBUAT SINAR MATAHARI PAGI TERTUTUP BARISAN MEREKA SEHINGGA AREA ITU MENJADI GELAP. Yoel 2:2 Kawanan belalang kalau menyerbu suatu tempat dapat membuat tempat itu gelap gulita. Jutaan belalang yang berkumpul sanggup menghitamkan jalan, halaman, tempat-tempat terbuka, bahkan langitpun seakan tertutup awan hitam saat belalang beterbangan.

5. KAWANAN BELALANG MEMILIKI KEKOMPAKAN DALAM SEBUAH KELOMPOK BESAR Yoel 1:6
a. BANGSA YANG KUAT
b. BANGSA YANG TIDAK TERBILANG BANYAKNYA
c. DENGAN PEMBAGIAN TUGAS, KAWANAN BELALANG DAPAT MENJADI TEAM YANG TANGGUH DALAM MENUNTASKAN TUGAS . Yoel 1: 4, dikemukakan di sini ada 4 jenis belalang, jenis belalang yg berbeda-beda. Atau belalang pada lahap yg berbeda-beda dalam perkembangannya belalang pengerip (GAZAM – dari akar kata yang berarti ‘memotong’
• belalang pindahan (‘ARBEH – berarti mendengung
• belalang pelompat (YE’LEQ – barangkali dari akar kata yg artinya ‘menjilat’.
• belalang pelahap (KHASIL – ) akar katanya berarti ‘memakan’

6. KAWANAN BELALANG DIKATAKAN SEBAGAI TENTARA-NYA TUHAN YANG BESAR. Yoel 2 : 25 PASUKAN PASUKAN PENYERBU DIKATAKAN SEBAGAI TENTARA YANG BESAR

7. KAWANAN BELALANG BEKERJA SAMPAI TUNTAS, Yoel 1: 4
a. Wabah belalang hebat akan menyebabkan seluruh daerah pedusunan dan tumbuh-tumbuhan rusak, dan umat itu menghadapi kelaparan besar.
b. Belalang-belalang yang bermigrasi makan tumbuhan apa saja. Kawanan besar belalang dapat menggunduli ladang, pohon, padang rumput, dan kehidupan tumbuh-tumbuhan apa saja yang ditemukannya dalam perjalanannya.
c. Bacalah tentang pengrusakan hasil panen oleh belalang di Yoel 1:1-12. Orang Romawi menyebutkan serangga ini “pembakar lahan” karena kerusakan yang disebabkannya.

Fakta tentang belalang:
• Rajin mencari makan. Belalang bergerak terus seumur hidupnya untuk mencari makanan. Serangga ini bepergian dalam kawanan yang besar dan menyebabkan banyak kerusakan karena kebiasaan makannya.
• Panjang belalang tidak lebih dari 10 cm. Belalang yang berpindah tempat memiliki pangjang tubuh kira-kira 5 sampai 8 cm.
• Ada dua jenis belalang, belalang sejati dapat terbang. Sayap-sayapnya dapat membawanya naik ke udara, di mana mereka melayang seperti pesawat terbang : pernah diketahui kawanan belalang yang melayang sejauh 160 km sebelum mendarat. Belalang sejati (locust) dapat terbang jauh, sedangkan belalang padi hanya “melompat-lompat” di tanah.
• Belalang tahu saatnya beristirahat di malam hari, tetapi pada pagi hari belalang bekerja kembali mencari makan tanpa kenal lelah. Belalang mendarat pada waktu malam di pepohonan atau rerumputan. Pada saat matahari terbit, belalang itu berangkat lagi untuk mencari makanan.
• Belalang tidak putus asa jika menghadapi rintangan, belalang menghadapi rintangan dengan cara bekerja sama dengan teman-temannya dan rela berkorban untuk teman-temannya.Bila belalang sampai ke sebatang sungai, ia berusaha untuk terbang melewati sungai itu. Jikalau arus angin tidak membawa kawanan belalang itu ke seberang, maka beribu-ribu belalang akan menjatuhkan diri ke dalam sungai, sehingga menjadi jembatan untuk belalang-belalang yang lain.
• Asap api panas pun terkadang tidak dapat menghalangi kawanan belalang untuk menuju suatu tempat. Para petani telah mencoba banyak cara untuk memerangi kawanan belalang yang datang menyerbu; cara yang paling ampuh sepanjang berabad-abad ialah menyalakan api dengan harapan bahwa asap api akan membelokkan mereka ke kampung lain. Namun, cara ini tidak selalu berhasil.
• Ada banyak jenis belalang, Menurut para rabi ada 800 jenis.
• Belalang berpindah-pindah, tapi perpindahannya tidak terjadi pada musim tertentu dalam setahun atau pada masa selang yg pasti.
• Kawanan belalang berpindah menurut arah angin, sebab kemampuan terbangnya hanya sedikit. Biasanya belalang menyusup ke Palestina melalui gurun Arab di bagian selatan atau tenggara.
• Belalang betina bertelur dalam lubang-lubang tanah, yg digalinya dengan alat khusus.
• Telur belalang menetas menjadi tempayak tanpa sayap, meloncat- loncat dan melalap segala tanaman yg dihinggapinya. Setelah melewati serangkaian pergantian bulu. Tumbuhlah sayap dan belalang terbang seperti awan di langit.
• Pada setiap tahap perkembangan, belalang sama lahapnya.
• Ada banyak laporan dari beberapa peneliti tentang kerusakan yg ditimbulkannya.

KISAH NYATA
SERANGAN HAMA BELALANG
Tidur nyenyak masyarakat Kecamatan Menukung terganggu dengan mimpi buruk yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Belalang atau buntak menurut istilah mereka sedang bersiap-siap mengajak perang. Berbaris rapi, bertumpuk-tumpuk di depan gerbang Kampung seakan-akan unjuk kekuatan sebelum esok pagi memulai penyerangan. Masyarakat takut, bingung, tak mengerti apa yang sedang terjadi. Mereka diam terpana, bulu kuduk berdiri, merinding, ngeri tatkala melihat mata-mata coklat jutaan buntak berkilat dikeremangan senja.
Pagi yang semestinya cerah oleh sapaan lembut sang surya telah berganti dengan awan hitam memenuhi angkasa raya. Awan hitam dari jutaan buntak yang berterbangan dan telah membunyikan kentongan perang mereka. Dalam hitungan menit satu persatu ladang masyarakat bersih. Tidak terlihat lagi rumpun-rumpun padi yang segar dan subur. Tanaman jagung yang tegak berdiripun tinggal tulang-tulang daun. Semuanya habis ditebas oleh tajamnya gigi buntak. Tidak hanya itu yang terjadi, daun-daun kelapa, bahkan tikar dan pakaian yang tertinggal di ladang juga habis dilalap makluk hidup kelas insekta [serangga] famili locusta [belalang] itu. Begitulah yang terjadi pada kedua puluh kampong di kecamatan Menukung kabupaten Melawi.
Sumber Bacaan:
Alkitab

http://www.sarapanpagi.org/belalang-vt2450.html

http://www.mavi-net.org/bursa-akal/hama-belalang/

http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Yl+1:4+1:6+2:2+2:20+2:25#n2

KESIMPULAN:
Agur bin Yake mengajak kita merenungkan, si seekor belalang kecil, lemah, mudah ditangkap bahkan bisa dijadikan makanan kecil/camilan. Tetapi lihatlah betapa luarbiasanya KAWANAN belalang yang walaupun hanya memiliki satu saja titik kekuatannya yaitu di gigi dan taringnya, bukan di tubuhnya yang kuat seperti Kuda atau sengat racun mautnya seperti ular, ataupun di keahliannya merubah warna tubuh seperti bunglon , tetapi dalam KEKOMPAKAN/ unity dan dalam team work yang solid/ yang mantap, kawanan belalang sanggup bekerjasama dengan kelompok besarnya dalam menuntaskan tugas serta menghadapi rintangan, bahkan pekerjaannya diselesaikan dalam barisan yang rapi, tidak saling berebut makanan, pekerjaannya pun cepat selesai karna dikerjakan tanpa berbantah-bantah dan menunda-nunda. Penduduk pun angkat tangan dan tidak tahu harus berbuat apa kalau mendapat serangan hama Belalang ini. Karna rintangan seperti apapun di depan mereka, mau itu sungai, atau asap api sekalipun dapat mereka atasi bersama-sama kawanan mereka.

INTI:
Mari belajar bekerja sama dalam kelompok dalam UNITY/ kesatuan hati

Ayat Penutup :
Hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Filipi 2: 2-4
<img src=”http://berbagirhema.files.wordpress.com/2011/02

zwani.com myspace graphic comments

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: