'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Archive for the ‘EKSPOSISI TOKOH ALKITAB’ Category

DORKAS HANYA PUNYA BENANG DAN JARUM

Baca dulu Kisah Rasul 9: 32-43

Apa yang dipunyai Dorkas….? Tidak banyak, ia hanya punya jarum dan benang saja, keahlian menjahit mungkin saja adalah satu-satunya keahlian yang ia punyai, tidak seperti si A misalnya, yang selain mahir menjahit baju , juga pandai menenun kain , merancang baju  serta menjualnya sekaligus. Itulah kita, kita sering berkata…..kog Cuma ini yang aku bisa…aku kog nggak seperti si anu……

Tapi yang menarik dari perempuan ini adalah bahwa dia adalah seorang MURID. (ayat36), seorang murid yang suka belajar Firman Tuhan.

Ia memiliki sifat yang sangat berbelas kasihan pada orang-orang di sekitarnya. Dari pembelajarannya tentang Firman Tuhan ia memiliki hati yang peka terhadap orang-orang di sekitarnya, ia mengembangkan kepekaannya.

(lebih…)

YUNUS TIDAK MAU SEPAKAT DENGAN TUHAN

Miliki Sikap Hati yang Benar

Persekuatuan Choir Januari 2008

Mari memulai Pelayanan di 2008 dengan semangat yang baru, kalau kita bisa melayani Tuhan itu adalah kemurahan/ anugrah Tuhan.

Yunus adalah salah seorang contoh Hamba Tuhan/ Pelayan Tuhan yang mempunyai sikap hati yang salah dalam melayani Tuhan.

(lebih…)

7 PINTU YANG BIBUKA DAN 7 PINTU YANG DITUTUP YUSUF

Menutup Pintu Belakang untuk Memasui Pintu di Depan

Pro M Bethany Madiun 24 Nopember 2007

Bacaan Kejadian 50:22-230
Kitab Kejadian ditutup dengan hari tua Yusuf yang mati dengan sukses.
Tapi happy ending ini tidak semudah itu, Yusuf mencapai kemakasimalan hidupny karena Yusuf telah menutup pintu-pintu belakang dan membuka pintu-pintu depan.

Pintu apa saja yang ditutup dan dibuka Yusuf?
1. Menutup Pintu Keputusasaan, yaitu pikiran negative yang membawa pada tujuan hidup yang sia-sia. Membuka Pintu Semangat Hidup. Semangat hidup membuat Yusuf memiliki pikiran tujuan hidup yang berarti.

(lebih…)

NILAI RAPORT KALEB

Khotbah di Kapel ATII, Madiun, 19 Oktober 2007

Spesial dari yang Spesial

Yosua 14; 6-15

Kaleb. Kita belajar dari seorang pribadi yang special bernama Kaleb. Dari seorang yang special, kita akan mempelajari bahwa dalam hidup kaleb banyak hal-hal yang juga special

Yosua pasal 14 PEMBAGIAN TANAH KANAAN

• Ayat 6. Kaleb dan bani Yehuda datang menghadap Yosua. Sekalipun seangkatan, Kaleb tetap menghormati Yosua sebagai seorang pemimpin yang ditunjuk dan diurapi oleh Tuhan.
• Ayat 12. Ada tindakan pro aktif dari Kaleb untuk meraih/ mendapatkan wilayah. Tahukah Saudara bahwa Tuhan sudah mematok wilayah-wilayah buat kita, tetapi tetap kita harus mendapatkan wilayah itu dengan berjuang ? Kita harus membiasakan diri membuang konsep instant, dan mengejar konsep proses. Area kanaan sudah dibagi-bagi oleh Musa (14:1) area yang sudah dibagi-bagi itu diundi (13:6b) dan Tuhan sendiri yang akan menghalau musuh dari depan orang Israel, tetapi orang Israel harus tetap maju di medan peperangan, dan bekerja keras membuka hutan (Yos 17:16-18). Kemenangan sudah pasti di tangan (jaminan), sekalipun musuh mempunyai kereta besi dan kekuatan. Mengapa ? Karena peperangan adalah milik Tuhan. Tetapi Tuhan mau kita tetap melangkah dengan iman. Musa melangkah, dan Tuhan yang membuka jalan lautan. Sekalipun laut terbuka tetapi kalau mereka tidak mau menyeberang, tidak akan sampai di seberang.
• Kaleb mengulangi lagi janji Tuhan lewat Musa (ayat 9). Mengingat-ingat janji seperti seorang anak kecil yang percaya kepada janji-janji orang tuanya. Seorang anak kecil yang sudah tidak percaya lagi kepada orang tuanya biasanya karena orang tua sering melanggar janji, ketika Kalep selalu mengingat janji Tuhan, dia percaya sepenuhnya bahwa janji Tuhan itu ya dan amin
• Kaleb menghitung hari-harinya dengan bijaksana (ayat 7, ayat 10) Selama 45 tahun, Kaleb menghitung hari-harinya. Musa dalam Mazmur 90:12 menuliskan : Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana. Tahukah saudara, bahwa kebijaksanaan seseorang bisa dilihat dari bagaimana dia memanage waktu-waktunya? Kapan harus beristirahat, kapan harus belajar, kapan harus berekreasi, kapan harus menjalin hubungan, kapan harus membaca, kapan harus memasak, kapan harus bersaat teduh bersama Tuhan, kapan harus mendengar, kapan harus bicara (Pengk 3), Efesus 5:15-21 ciri-ciri orang yang arif/ bijak adalah:
o Memeperhatikan dengan seksama cara hidup/ life style (yang dibentuk dari hari-ke hari) memilih arif bukan bebal
o Mempergunakan waktu yang ada, menyadari bahwa hari-hari ini jahat
o Mengerti kehendak Tuhan (spirit of excellence), cerdas secara roh, tidak bodoh secara roh
o Tidak penuh hawa nafsu
o Penuh dengan Roh Kudus
o Suka memuji Tuhan
o Suka mengucap syukur
o Rendah hati
Bayangkanlah Kaleb yang selama 5 tahun (bil 10:34) hidup berani menantang arus, berani tampil beda, berani bertindak bijaksanana. Semua orang menggerutu lebih dari 10 kali tetapi Kaleb dan Yosua lolos (Bilangan 14:20-22, 26) Kaleb mengikut Tuhan dengan sepenuh hati (ay 14:24, punya jiwa yang lain/ inggiris Defferent Spirit/ roh yang berbeda) Dan selama 40 tahun berikutnya Kaleb tetap konstan mengikut Tuhan dengan sepenuh Hati
• Kaleb mengikut Tuhan dengan sepenuh hati, hal ini dikatakan oleh:
o Tuhan sendiri (Bilangan 14:24)
o Musa (Yosua 14:9)
o Kaleb sendiri (Yosua 14:8)
o Yosua (Penulis kitab Yosua Yosua 14:14)
Orang yang mengitut Tuhan dengan sepenuh hati akan mendapat sertifikat dari Tuhan, pemimpin, teman seangkatan dan juga diterima oleh diri sendiri sebagai gambar diri. Salah saru cara untuk tidak jatuh dalam dosa adalah selalu berkata pada diri sendiri Kamu orang yang diurapi, kamu takut akan Tuhan, kamu mau mengikut Tuhan dengan segenap hati. II Korintu 10:18 Bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan
• Beberapa karakter Kaleb:
o Jujur (ay 7)
o Pemberani, Tidak gentar menghadapi raksasa (ay 14:15, 15:14)
o Rendah hati untuk trima berkat (ay 12) perhatikan kata mungkin….Yosua memberkati…..Itulah sebabnya….Kaleb sadar, ambisinya tidak akan menjadi ambisi yang kudus, jika tuhan tidak menyertai dengan berkat-Nya
• Kaleb senantiasa hidup dalam pemeliharaan Tuhan, dan tidak kuatir tentang hari depan (ay 10). Kaleb terus menjaga stamina rohaninya
• Tahukah saudara, bahwa kegigihan Kaleb diturunkan pada anak gadis dan kemenakannya? (baca Psl 15: 13-19)

Ayo Kaleb akhir jaman, Bangkit!

YANG UTAMA YANG PERTAMA, MARI MELIHAT URUTAN PRIORITAS YESUS !

Sel Anak Panah, Medio Januari 2006 Kalinegoro, charisma.

Yang Utama yang Pertama
(disusun oleh Susan Grace, Pro M, medio 24 Nopember 2007)

Wacana :
Kehidupan kita digerakkan oleh sesuatu yang sangat mendominasi hidup kita. Sesuatu yang menggerakkan itu bisa berupa sebuah masalah, suatu tekanan, suatu target, ingatan yang menyedihkan, ketakutan yang menghantui, keyakinan yang tidak disadari, rasa bersalah, kebencian dan kemarahan, uang dan materialisme,kebutuhanakan pengakuan, cinta, tekanan dari orang lain, dan banyak lagi lainnya.
Menjadi perenungan kita, apa sebenarnya yang selama ini menjadi tujuan hidup kita? (Yes 43:7)
Apa yang selama ini menggerakkan kehidupan kita? (I Yohanes 2:17)

Tujuan Hidup Kita
Tujuan hidup kita ada dalam Yes 43:7
Bagaimana cara memuliakan Nama-Nya? Dengan mengikuti kehendak-Nya

Yang Menggerakkan Hidup Kita
Yang menggerakkan hidup kita adalah MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH
• Mat 7:21Orang-orang yang tidak mencapai tujuan hidup yang benar dan tidak digerakkan oleh penggerak yang benar akan mencapai kegagalan bahkan sampai di kekekalan
• Mat 21:31Orang-orang yang dianggap sampah masyarakat sekalipun, tetapi yang dalam pertobatannya kemudian digerakkan oleh penggerak yang benar, akan mendapatkan kesuksesan bahkan sampai ke kekekalan.
• Mat 12:50Yesus memasukkan seseorang dalam keluarga Allah hanya kalau ia memiliki kriteria melakukan kehendak Allah atau hanya kalau kehidupannya digerakkan oleh sesuatu yang tepat. Hubungan saudara sekandung dengan Yesus sekalipun tidak dapat mengalahkan kriteria ini
• Mat 26:39Yesus menaruh kehendak Bapa sebagai penggerak hidup-Nya
• Yohanes 4:34 Melakukan kehendak Bapa membuat Yesus masuk dalam misi khusus yang diinginkan Bapa dalam hidup-Nya yaitu menyelesaikan perkerjaan Bapa lewat karya penyelamatan dan jalan salib (Mat 20:28)

3 Peran :
Setiap orang (sering tanpa kita sadari) akan masuk dalam 3 peran
– perannya sebagai mahluk rohani, bagaimana ia berinteraksi dengan Tuhan-nya
– perannya sebagai mahluk social, bagaimana ia berinteraksi dengan orang-orang di sekelilingnya (keluarga, tubuh Kristus, Masyarakat)
– perannya sebagai mahluk indifidu, bagaimana ia menata hidup pribadinya (karier, pekerjaan, dll)

3 Masa :
Dalam setiap aspek hidup kita, sering tanpa kita sadari kita juga akan dihadapkan pada 3 masa:
• Masa PRA
persiapan/ input
• Masa ON
perang/ masa terbang/ masa proses
• Masa POST
menikmati hasil/ output/masa evaluasi

Menetapkan Urutan Prioritas
Tanpa prioritas, tidak ada kualitas
Tanpa urutan tepat , tidak ada pencapaian tujuan hebat

Kita akan melihat bagaimana cara Yesus menempatkan urutan prioritas ketiga peran tersebut, dan bagaimana cara Yesus memanagement hidupnya dalam 3 masa tersebut.
Hal ini akan sangat menjadi teladan bagaimana kita membuat prioritas dalam hidup kita

Cara Yesus Menata Prioritas dalam 3 Peran
1. TUHAN, menempatkan hubungan dengan Bapa lebih diatas semua hubungan lainnya (first)
2. KELUARGA
• Keluarga, manempatkan hubungan keluarga inti di bawah hubungan dengan Bapa,
• Menempatkan hubungan dengan keluarga inti/keluarga rohani di atas kepentingan pribadi
• Keluarga rohani lebih utama daripada masyarakat luas
3. PELAYANAN/Karya/Pekerjaan
4. PRIBADI
• Menempatkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan keluarga atau pelayanan.

Contoh Kasus Prioritas Peran:
o Matius 3: 13-17 Yesus Dibabtis. Dia mendahulukan kehendak Bapa atas hidupnya
o Percobaan pertama, kedua dan ketiga Mat 4:1-11 Iblis mencobai Yesus, agar Dia membalik urutan menjadikan ambisi pribadi di atas kehendak Bapa, tetapi Yesus menolak nya
o Matius 8:14-16 Prioritas membuat Yesus mengutamakan kepentingan mertua Petrus di atas kepentingan orang banyak
o Mat 9:9-12, Mat 12:9-15 Prioritas mengutamakan kehendak Bapa membuat Yesus mengabaikan anggapan negative orang terhadap pribadi-Nya, bahkan sekalipun anggapan orang ‘tampaknya’sedemikian rohani
o Mat 14:13-23 kepentingan pribadi di bawah kepentingan keluarga rohani.
o Mrk 4:10,33 Yesus memberi kepada orang banyak perumpamaan, tetapi kepada keluarga rohaninya, ia memberi porsi lebih
o Lukas 2:41-52 Yesus remaja, ashik dengan ‘dunia’-nya, tetapi pada akhirnya ia menempatkan keluarganya di atas ke’ashik’kannya
o Karna prioritas, Yesus tahu membagi porsi kapan Dia harus berada di tengah orang banyak dan ‘memberi diri’, kapan dia harus menyendiri dengan Bapa untuk ‘mengisi diri’ Luk 4:42-44
o Schedule atau jadwalnya tidak digerakkan oleh keinginan fans tetapi oleh kehendak Pengutusnya yaitu Bapa Luk 4:42-44
o Tuhan Yesus tetap memperhatikan kesehatan tubuh-Nya, bahwa Dia butuh istirahat dan makan, Mrk 6:31, dan ketika kepentingan pribadinya tertunda dia tetap mencari waktu untuk saat pribadi dgn Bapa, ay 46
o Yesus menempatkan keselamatan jiwa orang yang dirasuk Roh Jahat lebih dari jutaan rupiah harga kawanan babi
o Tuhan Yesus menempatkan kehendak Bapa lebih daripada ketenaran kelompoknya, Tuhan tidak mementingkan dominasi dan ketenaran. Markus 9:38-39
o Tuhan Yesus tidak pernah terlalu sibuk dan merasa terlalu penting untuk memenuhi kerinduan anak-anak kecil untuk berjumpa Dia, serta ambisi wali murid sekolah minggu untuk anak-anak mereka mendapat berkat Allah dan diperhitungkan.
o 7 Perkataan Yesus di kayu salib: ada 2 perkataan yang ditujukan kepada Bapa, (Eloi-eloi lama sabatani, Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat) ada 2 perkataan yang ditujukan kepada keluarganya, Maria keluarga intinya dan Yohanes keluarga rohaninya (Ibu, inilah anakmu, Inilah Ibumu) ada 1 perkataan yang ditujukan untuk diri pribadi (aku haus) ada 1 perkataan yang ditujukan kepada penjahat di sebelah kanannya(sasaran misinya memenuhi kehendak Bapa dalam hidup-Nya, yaitu menyelamatkan orang berdosa) (hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus Luk 23:43) ada yang ditujukan pada dunia,Bapa, Iblis dan (Sudah selesai) Lihatlah bahwa saat-saat terakhir hidup seseorang menunjukkan siapa dia sebenarnya.
o Pelajari Mat 10:37-39
o Dll

Cara Yesus Menempatkan Prioritas dalam 3 Masa
1. Masa persiapan lebih mendapat porsi lebih dalam hal waktu yang disediakan yaitu 30 tahun
2. Masa Pelayanan dilaksanakan secara efektif setelah matang dalam masa persiapan, hanya dalam waktu 3,5 tahun
3. Masa Hasil dipetik sampai masa kekekalan

Contoh Kasus Prioritas Masa:
1. Masa Persiapan:
a. Yesus mempersiapkan diri-Nya dalam asuhan Yusuf dan Maria sampai usia 30 tahun.
b. Ia hidup dalam bible study, karna usia 12 tahun sudah bersoal jawab dengan Teolog pada jaman-Nya. Oleh karena itu dalam masa pelayanan-Nya Ia tidak pernah gentar menjawab segala tak tik busuk orang Farisi, karna Ia sangat menguasai taurat.
c. Yesus melatih fisik pra salib, rasa tanggung jawab, bertemu dengan bermacam karakter pelanggan, kerendahan hati, management, dengan menjadi tukang kayu Mrk 6:3
d. Mengabdikan diri-Nya pada keluarga.
e. Mempersiapkan kematangan dan kedewasaan. Orang Israel menetapkan usia 30 sebagai usia kedewasaan menurut taurat, dimana pada usia 30 tahun seorang lewi baru boleh memulai pelayanannya (Lihat Bil 4:3 dst)
f. Alikitab tidak banyak mencatat mengenai masa kecil Yesus, tetapi komentar penulis Alkitab bahwa Yesus semakin besar dan semakin dikasihi oleh Allah dan manusia bisa dibandingkan dengan komentar Alkitab tentang perkembangan Samuel, perhatikan perbandingan antar Lukas 2:51-52 dengan Samuel 2:11, 25, 26. Kesimpulan: Penundukan Yesus pada orang tua-Nya bisa diperbandingkan dengan penundukan Samuel kepada pengasuhan Eli selaku ayah rohaninya. Anak yang tidak menghormati orang tuanya biasanya juga akan sulit mendapat pengakuan dan kasih sayang dari masyarakat, dan anak yang seperti itu hanya akan mendatangkan malu atas orangtuanya atau mempermalukan nama keluarga. (Ams 29:15)
• Dalam masa persiapan ini Ia sama sekali tidak membuat mujijat apa pun, karna Alkitab mencatat bahwa mujijat pertama-Nya adalah air menjadi anggur.Ini menandakan bahwa Ia komit terhadap prioritas masa ini dan tidak mudah mencampur adukkannya. Bahkan ia tidak mengijinkan Maria ibu-Nya mendesak Dia melanggar waktu ini.

2. Masa Pelayanan Yesus
• Yesus menempatkan Babtisan untuk menandai masa persiapan telah berakhir.
• Dalam memasuki masa pelayanan, Yesus kembali memulai pelayanannya dengan masa persiapan mengambil 40 hari dari 3,5 tahun yang ia miliki untuk berpuasa.
• Dalam keseharian, Yesus tetap menempatkan masa persiapan lebih utama daripada masa kerja,
• Yesus memilih 12 orang murid untuk berbagi hidup secara lebih efektif. Masa ON tidak akan efektif tanpa kita menghasilkan murid lewat cara membagi hidup. Pemimpin harus mencetak pemimpin, guru harus mencetak guru, pekerja harus mencetak pekerja, dst. Tanpa jalan ini tidak mungkin masa on ini bisa diteruskan ke generasi mendatang saat kita sudah pensiun. Amanat agung Yesus sebelum naik ke surga adalah pergilah……jadikanlah…Murid-Ku. Paulus berkata ikutlah aku seperti aku mengikut Kristus.
• Pada saat Yesus melayani Dia tidak terpana dengan banyaknya orang /banyaknya pengikut tetapi Dia lebih vokus pada bagaimana caranya mencetak pemimpin yang dapat menghasilkan pelipatgandaan bukan sekedar pertambahan. (Mat 6:66) Dengan cara itu Ia terhindar dari mengajar hanya sesuatu yang hanya sekedar menyenangkan telinga manusia saja. Prioritas hidupnya bukanlah menyenangkan semua telinga orang. Yesus memanggil 12 orang rasul untuk kemudian melatih dan mengutus mereka (Mat 10 :1-15)
• Dalam masa ini keluarga tidaklah hanya sebatas keluarga inti, tetapi komunitas di sekitar kita menjadi keluarga kita, yang menempati prioritas kedua setelah Tuhan. (Mat 12:46-50) Keluarga Yesus adalah juga wanita- wanita yang mengikut Dia dan melayani Dia sejak di Galilea sampai ke Salib, mereka hadir saat Ia disalib. Keluarga Yesus juga termasuk Yohanes, murid yang dikasihi-Nya
• Tuhan Yesus mengecam orang farisi yang melegalkan orang untuk tidak memberi lagi tunjangan untuk orang tuanya jika uang tersebut telah dipersembahan. Prioritas yang salah dari orang Farisi ini dikecam Yesus. Orang farisi menempatkan dana pelayanan lebih penting daripada dana tunjangan untuk pemeliaharaan orang tua di masa pensiun. Orang Farisi mengajar jika seseorang telah memberi persembahan, ia tidak perlu lagi menghormati orang tuanya. Itu artinya mereka menempatkan pemasukan kas lebih penting daripada mentaati Firman Tuhan untuk Menghormati Orang Tua

3. Masa Hasil
Masa ini hanya dapat dipetik Yesus setelah Dia melewati masa persiapan yang matang, dan masa pelayanan yang efektif
Yesus membungkus masa hasil dengan doa-Nya untuk hal-hal yang jauh di depan, Yohanes 17. Lihatlah bahwa masa hasil ini bedampak sampai di masa kekekalan kelak.

Kesimpulan dan Perenungan:
1. Tetapkan tujuan hidupmu
2. Temukan beberapa peran ganda yang ada padamu, Tetapkan prioritas dalam setiap peran tersebut
3. Perhatikan bahwa urutan prioritas akan sangat mempengaruhi caramu
• Mengatur waktu
• Mengatur uang
• Berkata-kata
• Mengambil keputusan
• Membangun kebiasaan
• Bergaul
• Dll……………..
4. Temukan beberapa masa dalam hidupmu
5. Tentukan apa yang harus kamu lakukan dalam tiap masa tersebut.
6. Renungkan gaya hidup tokoh Alkitab lainnya dalam menata prioritas hidupnya, evaluasi kegagalan atau keberhasilan mereka dalam menata prioritas.

BABAK I- II – III DALAM KEHIDUPAN PEREMPUAN SUNEM

PA DENGAN CIK ANIE DAN ROH KUDUS, TANGGAL 9 AGUSTUS 2010

II RAJA-RAJA 4: 8-37 II Raja-raja 8: 1-6

Perempuan Sunem ini mengalami 3 babak dalam kehidupannya
babak I
II Raja 4: 8-17

babak II ,
II raj 4: 18-37

babak III
II Raj 8: 1-6,

kita akan teliti satu per satu perjalanan hidup perempuan Sunem ini dalam setiap babaknya.

===========

Babak I

Lihat di peta dengan judul Kerajaan Israel dan Yehuda
Lokasi Sunem, di propensi Galiela,
lihat di peta berjudul Pembagian kanaan. Kota Sunem ada di wilayah tanah pusaka suku Ishakar.

perempuan Sunem ini, bisa jadi adalah dari suku Isakhar.

Kejadian 49: 14-15 adalah berkat untuk suku Isakhar dari Yakub/ Israel
Ishakar seperti keledai yang kuat tulangnya.
yang meniarap diapit bebannya
dinubuatkan menjadi Budak, yang mendapat hasil harus dengan susah payah, harus dengan bekerja keras.

kenapa suku Isakhar mendapat nubuatan yang seperti itu?

Kelahiran Isakhar : Kej 30:18 Isakhar artinya “Allah telah memberikan upah kepadaku”
suku Isakhar mendapat milik pusaka Yosua 19: 17-23 termasuk di dalamnya kota SUNEM

Suku Ishakar ikut berperang bersama Debora , tidak seperti suku Ruben, orang Gilead, suku Dan, dan suku Asyer ( Hak 5: 15-17)

Nah sekarang ita lihat kehidupan Perempuan Sunem yang diduga kuat berasal dari suku Isakhar

Perempuan Sunem ; kondisi Ekonominya:
kaya…..berarti perempuan Sunem ini pastilah orang yang bekerja Keras, karna dari Kej 49: 14-15 dibertitahukan bahwa suku Isakhar bisa menikmati hasil dari tanah yang subur asal mau bekerja keras.
jadi kekayaannya bukan dari warisan keluarganya/ leluhurnya/ mertuanya.

Karakter dari Perempuan Sunem…..
1. sangat menghormati suaminya, selalu mengambil keputusan dengan cara berunding dengan suaminya, tidak bertindak sendiri. ( ay 9, ay 22)
2. sangat menghormati Abdi Allah dan tetap bersikap sopan , walaupun suaminya sudah tua, (ay 10, 15, 27) tidak seperti istri potifar yang genit.
3 . sangat perhatian pada abdi Allah (ay 8,9,10)
-memperhatikan profesi Elisa
-membuat masakan untuk menjamu Elisa
-membuatkan pafiliun khusus untuk hambaNya
– memperhatikan secara detail perabotan kamar tamu tersebut.
4. rela berkorban….bahan bangunan bukan dari kayu dari batu
5. bukan type orang yang suka bekerja setengah setengah.
6. tidak punya motifasi untuk mendapatkan imbalan (ay 13)

Kondisi imannya :
terlihat dari ucapannya yang tidak mempercayai janji Tuhan, yang disampaikan lewat hamba-Nya. ay 16

Sekalipun tidak percaya, tetap dia mengandung/ sembuh dari kemandulannya, hal ini terjadi juga pada Sara, yang tidak percaya akan pemberitaan dari malaikat Tuhan, dan ekspresi Sara adalah tertawa, tapi ketidakpercayaan Sara tidak membuat kehamilan Ishak gagal, kenapa ?
Karna buah kandungan adalah suatu UPAH, Maz 127: 3. Upah adalah pemberian dari Tuhan, tidak perduli kita percaya atau tidak bahwa Tuhan akan memberi. Kedaulatan Tuhan untuk memberi upah berupa keturunan, tidak dibatasi oleh ketidakpercayaan. Kalau Tuhan sudah membuka kandungan, walaupun tadinya mandul, dan suami sudah tua…tidak menjadi masalah, Tuhan tetap sanggup membuat mujizat dnegna cara membuka kandungan dan memberi kekuatan pada sang suami. Sama seperti yang terjadi pada Abraham, Abraham pada masa tua masih mempunyai 6 anak lagi setelah Sara mati ( Kej 25: 1-2) jadi total anak Abraham adlah 8. semuanya dilahirkan pada masa TUA.

Kondisi Keluarganya:
ada keharmonisan suami istri, namun tidak memiliki anak.

minggu depan kita lanjutkan babak ke dua dari kehidupan Perempuan Sunem, terutama akan kita perhatikan pertumbuhan imannya kepada Allah Israel.

Rhema hari ini> miliki karakter yang baik seperti Perempuan Sunem yang murah hati.

Nah hari ini kita melanjutkan kisah kehidupan Perempuan Sunem babak ke II

II Raj 4: 18

setelah anak itu menjadi besar……

ada jeda waktu yang cukup panjang antara ayat 17 dengan ayat 18, bisa jadi bertahun-tahun, bisa jadi 12 tahun lamanya. Karna dari bayi sudah berubah menjadi anak, dari anak menjadi anak besar…mungkin pra remaja/ kira-kira 10-12 tahun.

Dalam kurun waktu 12 tahun ini, kita tidak tahu apa yang terjadi dengan perempuan sunem ini, tetapi dalam babak ke dua ini kita dapat melihat perkembangan kerohanian dari si perempuan sunem ini.

Sang ayah ( 19-20) terlihat bahwa type ayah yang cuek, kurang perhatian terhadap anaknya. Semua diserahkan pada istrinya. Hal ini menurut kami, kurang baik.

Seharusnya laki-laki harus punya inisiatif, ambil tindakan, ambil keputusan, perduli terhadap kesehatan keluarganya, jangan hanya pasrah pada istrinya.

Duduklah di pangkuan ibunya ( ay 20), itu menunjukkan kasih sayang dan keakraban ibu dan anak. Berbeda jauh dari sang Ayah….yang cuek, tidak ada sentuhan kasih/ the meaning full touch

tetapi sesudah itu matilah dia…..

Kematian:

- sang ayah mungkin akan menyesal, karna pada detik terakhir tidak menunjukkan kasih sayang

- sang ibu dan ayah pasti sedih kehilangan anak tunggal

- sang anak ini masih terlalu muda….kog sudah meninggal

- sang anak yang dibangga-banggain, disayang-sayang kog meninggal secara mendadak

- membuat shock

- anak ini adalah anak istimewa yang dilahirkan dari nubuatan seorang hamba Tuhan/ nabi….ternyata akhir hidupnya kog hanya seperti ini saja…..belum jadi orang kog sudah mati…

-kekecewaan pada saat yang dimiliki direngut darinya. ( karna tidak menyadari bahwa anak itu bukan milik kita, tetapi milik TUHAN, kita hanya dipercaya merawat, mengasuh dan mendidik saja)

Apa yang dilakukan perempuan Sunem ini setelah ia menyadari bahwa anaknya sudah mati?

- dia tidak meberitahukan pada siapa pun termasuk pada suaminya dan orang-orang/ pegawainya

-anak itu digendong sendiri ke kamar Elisa. Mungkin saja ia berharap sang anak dibangkitkan oleh ELISA.

- mengadakan persiapan perjalanan untuk menemui Elisa

- menguatkan hatinya sendiri dengan berkata “jangan kuatir” kepada suaminya.

Dari ayat 23 kita tahu sekarang, bahwa selama bertahun-tahun ternyata si perempuan Sunem ini memiliki kebiasaan baru, yaitu:

setiap hari sabat dan setiap bulan baru, perempuan sunem ini pergi beribadah kepada TUHAN. Inilah yang membuat perempuan Sunem ini bisa :

1. menahan diri untuk tidak menceritakan kepada siapa pun bahwa anaknya mati

2. punya pengharapan anaknya bisa dibangkitkan , oleh karna itu ia membaringkan anaknya di kamar ELISA, bukan di kamarnya sendiri

3. dia dalam keadaan kalut, masih bisa menguatkan hati suaminya dan berkata “JAngan kuatir” tidak panik sama sekali

Lalu perempuan sunem itu pun berangkat dengan mengebut…..

dari jauh ELISA sudah melihat dia, tetapi anehnya Elisa belum tahu apa yang terjadi dengan Perempuan Sunem ini, padahal di pasal-pasal sebelumnya biasanya Elisa sudah diberi tahu Tuhan apa yang akan terjadi di depan, tapi khusus dalam masalah ini Tuhan merahasiakan dari hamba-Nya Elisa.

Pada saat bujang Elisa bertanya “selamatkah anakmu….?” jawab perempuan sunem itu ” SELAMAT”

MAT 9: 29

jadilah kepadamu menurut imanmu…..

YAK 2: 20

iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong

pada saat perempuan ini menjawab SELAMAT, itu bukan berarti dia bohong, tetapi yang dikatakannya adalah perkataan/perbuatan IMAN, dia mengatakan apa yang dia percayai, bahwa anaknya akan selamat.

ay 27, perempuan sunem memegang kaki Elisa. Hal ini ditafsirkan keliru oleh Gehazi. tetapi Elisa tahu bahwa perempuan sunem ini wanita yang sopan (pelajari Perempuan sunem babak I)

ayat 28., ternyata dibalik iman sang perempuan sunem ini ada akar kekecewaan yang belum dibereskan. Apa akar kekecewaan itu?

Jadi kronologisnya seperti ini:

Perempuan Sunem awalnya pasti ingin punya anak

bertahun-tahun menunggu sampai cape, bosan, dll, tidak juga kunjung punya anak

lama-lama harapan untuk punya anak sudah dikubur- dalam-dalam

tiba-tiba ada hamba Tuhan menubuatkan dia akan punya anak

harapan yang sudah terkubur dalam-dalam itu, tetap jadi harapan yang mati.

ekspresinya adalah; ketidakpercayaan terhadap nubuatan

tetapi akhirnya walau tidak percaya…ia hamil juga

pada saat hamil harapannya bngkit kembali

anak dilahirkan dengan selamat

anak dibesarkan dengan sukacita

setelah besar…….anak itu mati.

kematian ini membuat harapannya ikut mati bersama kematian anaknya.

akhrinya menimbukan kekecewaan terhadap TUHAN, terhadap hamba TUHAn, terhadap situasi, dan lain-lain

Sebelum perempuan ini bercerita secara detail, Elisa tahu juga bahwa anak ini mati.

Elisa mengutus Gehazi untuk menaruh tongkat di atas anak itu. Tetapi Perempuan Sunem tidak akan pulang kalau Elisa tidak ikut bersamanya. Ngotot….ia punya harapan yang sangat kuat akan kebangkitan anaknya dari kematian.

ayat 31 berita yang tidak enak terdengar di telinga Perempuan sunem ” anak itu tidak bangun….”

ternyata kebangkitannya tidak bisa pakai TONGKAT.

Harus ada sentuhan, dari sebuah tubuh yang diurapi, di PB semua kebangkitan orang mati disertai oleh sentuhan baik oleh sentuhan Tuhan Yesus maupun oleh sentuhan Petrus saat membangkitkan DORKAS.

dua kali Elisa meniarapi anak itu…sampai tubuhnya panaas…..berarti cukup lama…karna mayat itu dingin….karna sudah jadi mayat berjam-jam

sang anak bangkit, bersin 7 kali, lalu membuka mata

akhirnya perempuan ini melihat hasil dari IMANNYA……dan disembuhkan dari kekecewaannya.

minggu depan dilanjut babak ke 3

rhema hari ini:

iman yang membuat kita jadi:

1. kuat

2. tenang tidak panik

3. berkata kata positif

4. menikmati mujizat.

Yes-yes-yes!!

Babak ke III dalam kehidupan perempuan Sunem ada di II Raja-raja 8:1-6

Rangkuman babak I kehidupan perempuan Sunem, pada babak pertama kehidupannya ia sudah banyak MENABUR, berupa:

-memberi makan Nabi Tuhan

-memberi tumpangan kepada nabi Tuhan

-membangunkan sebuah kamar untuk tempat singgah bagi nabi Tuhan

Rangkuman babak II kehidupan perempuan Sunem: ia memiliki anak seperti yang dinubuatkan oleh Nabi Tuhan, kemudian anaknya mengalami kematian, oleh mujijat Tuhan anak itu dibangkitkan. Dalam babak ini, ternyata Perempuan sunem dicatat oleh Alkitab, sebagai perempuan yang rajin beribadah, baik pada bualn baru maupun pada hari Sabat. Kematian anaknya merupakan suatu ujian, apakah dia tetap beriman dan percaya kepada TUHAN atau tidak.

Sekarang kita menginjak babak ke III dalam kehidupannya.

ayat 1, nama perempuan Sunem yang biasanya disebut sebagai ‘perempuan sunem’ kini di ayat ini disebut sebagai ‘ perempuan yang anaknya dihidupkan kembali”…..rhema apa yang kita dapat di sini?

1. Perempuan sunem itu jumlahnya banyak….berapa kira-kira jumlah penduduk Sunem? waaaah banyak sekali, tetapi hanya satu perempuan saja yang mengalami mujizat anaknya yang mati dihidupkan kembali

2. embel-embel ‘anaknya dihidupkan kembali’ itu menjadi sebuah sejarah yang tidak dapat dihapuskan begitu saja….melekat dalam namanya. Sejak saat mujizat itu terjadi, embel-embel di belakang namanya itu akan terus melekat

3. kematian seorang anak adalah sebuah peristiwa yang tragis/ tragedi……namun demikian peristiwa kebangkitan anak itu jauh lebih heboh…./dahsyat…!! sebuah kedahsyatan di sini…haruslah melewati sebuah peristiwa yang tragis. tidak bisa hanya dikatakan sepotong , misal ‘perempuan yang anaknya mati . titik. “

‘perempuan yang anaknya bangkit. titik”

harus dua-duanya ‘mati dan dihidupkan kembali….; dua hal ini menjadi satu rangkaian yang tak terpisahkan, tragis yang kemudian diakhiri dengan kedahsyatan….!!

4. setiap kali embel-embel di belakang namanya disebutkan, setiap kali itu juga nama Tuhan dimuliakan.

perintah Elisa untuk mengungsi diberikan kepada Perempaun Sunem itu, bukan kepada suaminya. Mengapa?

-karena perempaun sunem yang bergaul dengan Tuhan ini, memiliki kepekaan yang lebih daripada suaminya

-karena perempuan Sunem ini memiliki iman / kepercayaan akan sebuah nubuatan….kan peristiwa kelaparan itu belum terjadi, baru ‘akan’. Respon perempuan sunem akan nubuatan ini, sangat berbeda dengan di pasal 4: 16 saat dia dinubuatkan akan memiliki seorang anak, saat itu responnya TIDAK PERCAYA, namun di babak ke III kehidupannya sekarang ini, tidak ada dicatat bahwa dia membantah perkataan abdi ALLAH.

-karena perempuan Sunem ini dipercayai oleh Tuhan untuk membawa keselamatan bukan hanya untuk dirinya secara pribadi melainkan untuk seisi keluarganya.

-abdi Allah berbicara kepada sang istri bukan berarti bahwa abdi Allah ini tidak menghargai sang suami sebagai kepala keluarga, bandingkan dengan peristiwa lainnya:

- untuk memberitakan kelahiran Simson, pertama kali malaikat Tuhan memberitakannya kepada Istri Manoa, bukan kepada Manoa.Hak 13:3, di ayat 8 Manoah memohon agar ia juga dapat mendengar berita yang sama, di ayat 9 malaikat datang kedua kalinya juga kepada istrinya. di ayat 6 istri manoah sudah tahu kalau itu malaikat Tuhan, tetapi di ayat 21 Manoah baru sadar bahwa itu malaikat Tuhan

- kej 21:12 Sara lebih peka situasi daripada Abraham

- ribkah mendapat pesan Tuhan tentang anak kembar dalam kandungannya

- maria lebih dulu tahu tentang janin yang akan dikandungnya daripada Yusuf , luk 1;26, mat 1;20

Tuhan akan berbicara kepada pihak yang paling peka. istri yang peka akan dipakai Tuhan berbicara kepada suaminya.

Terkadang Tuhan juga berbicara pada suami terlebih dulu,

-lukas 1: 5-25 Tuhan berbicara dahulu kepada sang suami, yaitu Zakaria, tetapi Zakaria yang tidak percaya akhirnya menjadi BISU

- Elisabet yang tidak ikut mendengar secara langsung percakapan anatara Zakaria dan malaikat pembawa berita tentang kelahiran Yohanes Pembabtis, tahu dari kepekaannya bahwa sang jabang bayi harus bernama YOHANES, padahal hal ini bukan dari pemberitahuan sang suami yang BISU smentara waktu, 1: 60

- Tuhan berbicara kepada Abraham tentang keturunannya ( Kej 12: 1) bukan kepada Sara

- masih banyak contoh lainnya.

Rhema di sini:

-para suami harus meningkatkan kepekaaanya kepada Tuhan, mendengar suara Tuhan

-para suami harus mau belajar mendengar perkataan ‘istri’ perkataan yang diurapi oleh TUHAN

-para isri yang bijak harus bisa mendorong suami untuk mendapat kepekaan yang sama (sama seperti Istri Manoa mengajak Manoa berbicara langsung dengan malaikat Tuhan)

kembali ke 2 raja 8: 1

Perintah nabi elisa ini adalah untk menyelamatkan keluarga perempuan Sunem dari KELAPARAN.

Mazmur 37:25 dahulu aku muda sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan atau anak cucunya meminta-minta roti.

Tuhan begitu mengasihi perempuan sunem ini dan keluarganya, mereka dihindarkan oleh Tuhan dari ancaman bahaya kelaparan.

2 raja-raja 8: 2

perempaun itu taat, tidak menunda-nunda, tidak menunggu bukti

berani meninggalkan semua aset kekayaannya dan kenyamanannya dan lingkungan sosialnya untuk mempercayai nubuatan hamba Tuhan

ia pergi bersama-sama dengan keluarganya

hal ini menunjukkan bahwa perkataan perempuan ini berhasil meyakinkan seluruh keluarganya. Kehidupan perempuan ini adalah kehidupan yang membuat orang-orang disekitarnya merasa percaya akan perkataannya dan keputusannya untuk TAAT kepada TUHAN.

kepergian perempuan sunem ini selama 7 tahun, tepat seperti yang diperintahkan oleh nabi Tuhan, tidak kurang dan tidak lebih. di negri Filistin hanya sebagai pendatang selama 7 tahun. Apapun kondisi di negri orang, setelah genap waktu yang Tuhan janjikan ada pemulihan di negri sendiri, wanita ini tetap memutuskan untuk PULANG di negri sendiri dia bisa menyembah Tuhan dengan bebas.

Hal pertama yang dilakukan sesampainya di negri Israel adalah mengadukan perihal rumahnya dan ladangnya kepada raja.

Kita akan mempelajari mengenai hukum Israel tentang rumah dan ladang.

1 tentang ladang. Imamat 25; 23-28

ladang tidak boleh dijual mutlak,

setiap ladang yang yang dijual haruslah mempunyai kemungkinan untuk ditepbus kembali oleh pemiliknya

jadi tidak ada istilah jual beli, yang ada adalah istilah tebus menebus

yang berhak menebus haruslah KAUMNYA

syarat untuk boleh meiliki kembali tanah miliknya adalah dengan membayar kan sejumlah uang dari tahun-tahun yang belum terpakai , dengan memotong perhitungan tahun-tahun yang sudah terlewati.

dalam tahun tahun Yobel, tanah tersebut bebas, kembali menjadi milik pemiliknya.

contoh: sebuah tanah milik tuan A ditebus oleh saudaranya, yaiut tuan B dalam jangka waktu 11 tahun, dengan harga 11 juta, setahun diperhitungkan mendapat hasil ladang satu juta. Pada tahun ke enam, jadi sudah berlangsung lima tahun, sang tuan A mau menebus kembali miliknya, maka tuan A harus mengembalikan uang tuan B sejumlah 11 juta dikurangi 5 juta, yaitu sejumlah 6 juta

2. tentang rumah. Imamat 25: 29-34

pemilik rumah hanya diberi kesempatan untuk menebus rumahnya kembali dalam jangka waktu satu tahun, kalau lebih dari satu tahun , rumah itu akan tetap mejadi milik sang pembeli TURUN TEMURUN, tidak terpengaruh oleh tahun YOBEL

hal ini tidak berlaku bagi rumah yang tidak berpagar tembok/ bukan rumah permanent.

Menurut hukum Israel, perihal rumah dan ladang perempuan sunem ini adalah sbb:

1. perempuan sunem harus menunggu tahun Yobel,….kapankah tahun ke 70 itu datang…?

2. kemungkinan berikutnya, ia boleh menebus kembali ladangnya dengan cara

misal ditebus selama 7 tahun dengan harga 7 juta

maka setelah 7 tahun lewat, ia harus membayar 7 juta juga kepada pembelinya

3. karena sudah lewat dari satu tahun, tidak mungkin menunggu tahun Yobel ataupun menebus kembali rumah itu.

ii raj 8: 5

ini adalah yang dinamakan momentum ilahi, kedatangan perempuan sunem kepada Raja, pas sekali waktunya bersamaan dengan antusiasme raja mendengar cerita tentang mujizat yang telah dilakukan Elisa terhadap kebangkitan anak perempuan sunem dari kematian.

sebenarnya mujizat yang dilakukan Elisa kan banyak…tidak hanya mujizat itu saja….? Kog bisa pas sekali …?!

ayat 6 perempuan Sunem dibawa oleh Tuhan ke istana raja dengan tujuan utama membebaskan tanah dan rumahnya, tetapi dengan cara yang unik Tuhan membuat skenario Gehazi menceritakan perihal tentang keajaiban Tuhan dalam hidup perempuan itu kepada Raja.

mungkin tidak yang mengungsi dari kelaparan saat itu banyak? dan mungkin tidak, bahwa yang berniat mengadukan perihalnya kepada raja juga antri? MUNGKIN SAJA

Mengapa perempuan sunem ini mendapat perhatian khusus dari raja? Karna sudah diskenariokan oleh TUHAN.

Perempuan Sunem tidak keburu nafsu mengupayakan kembalinya tanah dan rumahnya, tetapi dengan bersemangat ia menjawab semua pertanyaan raja tentang perihal mujizat yang terjadi dalam hidupnya. Ia tidak takut bahwa ia tidak berkesempatan mengadukan perihal rumah dan tanahnya pada raja, karna raja justru antusias menanyakan tentang mujizat itu.

ternyata itulah memang yang menjadi cara Tuhan untuk menolong perempuan sunem ini, di mana raja dibuat Tuhan sangat terkesan dengan kisah kehidupan perempuan sunem ini, itulah yang membuat raja jadi sangat perhatian kepada perempuan ini dibandingkan dengan mungkin ratusan kisah pengungsi yang lain.

Perhatikan ayat 6. Raja mengeluarkan suatu AMNESTI / perkecualian hukum bagi perempuan sunem ini;

1. seharusnya rumah tidak kembali, rumah harus eikembalikan ke perempuan ini

2. seharusnya perempuan sunem ini harus menebus tanahnya kembali seharga misal 7 juta, kini ia boleh menerima kembali miliknya tanpa membayar sepeser pun

3. malah dia mendapat hasil ladang selama tujuh tahun , misal 7 juta

hal inilah yan dialami oleh perempuan sunem>

rhema yang didapat:

1. taat mengungsi di masa kelaparan seperti yang Tuhan pesankan, tetap tidak akan kehilangan rumah dan tanah, Tuhan akan membela

2. semua miliknya kembali kepadanya berikut bonusnya, karena di masa babak pertama ia suka menabur bagi hamba Tuhan.

Mat 10: 41 – 42 barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi ia akan menerima upah nabi, barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar ia akan menerima upah orang benar. dan barangsiapa memberi air secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia muridKu aku berkata kepadamu, sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya daripadanya.

3. untunglah ia pernah mengalami masa tragis dimana anaknya mati. Kedahsyatan mujizat bangkitnya kembali anaknya dari kematian itulah yang menarik hati Raja untuk memperlakukan dia secara istimewa, sehingga dia mengalami mujizat spektakuler yang ketiga dalam hidupnya:

- mandul jadi punya anak

-anak mati, hidup kembali

- harta kekayaan yang sudah 7 tahun ditinggalkan, kembali menjadi miliknya berikut bonus-bonusnya.

waaaaaaaau kereeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnn!!

(pelajari babak I dan ke dua dalam catatan sebelumnya!)

APA YANG KAU TABUR AKAN ENGKAU TUAI

ISHAK-RIBKAH-ESAU DAN YAKUB DALAM HUKUM TABUR TUAI

HUKUM TABUR TUAI

Ayat mas kita:

Galatia 6
6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Kejadian 27: 1-46

Ada beberapa tokoh dalam kisah ini:

Ishak, Ribkah, Esau dan Yakub

Masing-masing dari tokoh ini telah menjadi kisah dalam Alkitab dimana lewat hidup mereka kita melihat ada hukum tabur tuai yang berlaku dalam hidup mereka:

Ishak:
Taburan Ishak
Ishak kehilangan kepekaannya, Ishak tidak berjalan dalam ketepatan seperti yang Tuhan mau. Jika seseorang berjalan dalam ketepatan ia akan memilih apa yang Tuhan pilih dan tidak akan salah alamat dalam me-nujukan suatu berkat.

Ishak menabur ketidak pekaan, karna ia lebih mengasihi Esau daripada Yakub. Mengapa? Hal yang membuat hati Ishak berpaut pada Esau adalah karna Esau suka berburu, sedang Ishak suka makan daging buruan. Perhatikan bahwa hobby yang sama bisa membuat hati seseorang tidak lagi memperhatikan apa yang jadi maunya Tuhan, Orang yang tidak berjalan dalam kepekaan tidak tahu apa atau siapa yang menjadi pilihan Tuhan. Itulah sebabnya Ishak memutuskan untuk memberkati Esau…bukan Yakub. padahal hal itu tidak sejalan dengan hati Tuhan.

Kejadian 25
25:28 Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub.

Roma 9
9:13 seperti ada tertulis: “Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau.”

Baca : Roma 9: 11-16

• Ishak tidak mengetahui ketepatan akan saat/ khairos-nya Tuhan, perhatikan, bahwa kebanyakan tokoh Alkitab memberikan berkat/ wasiat pada sesaat sebelum meninggal, contoh :
o Abraham memberikan segala hartanya pada Ishak sebelum ia meninggal (kej 25)
o Yakub memberikan berkat kepada anak-anaknya, sesaat sebelum ia mati (Kej 49)
o Yusuf berpesan tentang tulang-tulangnya…sesaat sebelum ia mati (Kej 50)
o Musa menumpangkan tangan pada Yosua sebelum ia mati, dan memberikan berkat untuk 12 suku Israel ( Ul 31-33)

Sangat berbeda sekali dengan Ishak….Ishak memberkati Yakub pada Kejadian pasal 27, dan ia mati diceritakan pada pasal 35: 29.
Lihatlah komentar Ishak: Kej 27: 2 “ lihat , aku sudah tua, aku tidak tahu bila hari kematianku”
Lihatlah komentar Yusuf: “ tidak lama lagi aku akan mati…” (Kej 50: 24)

Bisa jadi, karna ketidak tepatan Ishak pada waktu Tuhan, keluarganya menjadi tidak karuan: ( ada penipuan, ada niat pembunuhan, ada perpisahan, dll)

Walaupun melakukan sesuatu dengan iman, harus dilakukan pada saat yang tepat.

Ibrani 11
11:20 Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.

Tuaian Ishak:
Karna ia tidak berjalan dalam ketepatan sesuai dengan hati Tuhan, karna ia berjalan tidak sesuai dengan ketepatan waktu Tuhan, ia pun menjadi tidak peka saat ia ditipu oleh anak dan istrinya.

Mari berjalan dalam kepekaan dan ketepatan, karna Tuhan ingin kita dapat membedakan manakah yang menjadi kehendak Allah, yang berkenan dan yang sempurna.

Perhatikan di Roma 12: 1-2 dikatakan:
12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kesaksian: saat 10 tahun yang lalu harus memilih Surabaya atau kalinegoro.

Ribka:
Taburan Ribka
Berbeda dengan suaminya, Ribka seorang yang peka akan Kehendak Tuhan: ia tahu sejak hamil anak kembar itu, bahwa anak yang muda-lah yang dipilih oleh Tuhan, perhatikan kata ‘memang …” menunjukkan bahwa petunjuk yang ia terima dari Tuhan tidak salah….(canggih ya jaman dulu sudah ada USG dari Sorga….!!)

Namun Ribka menabur :
• Memakai caranya sendiri untuk “membantu” Tuhan yang sebenarnya tidak perlu dibantu. Ingat peristiwa Sara yang juga “membantu’ Tuhan dengan menyarankan Abraham menikahi Hagar.
• Mendidik anaknya hidup dalam kebohongan, bahkan dilatih untuk membohongi ayahnya sendiri

Tuaian Ribka
• Karna ia tidak mau menantikan Tuhan berkarya, akhirnya ia pun menuai, mendapat masa tua yang dia pilih sendiri caranya, bukan cara yang Tuhan pilihkan, bandingkan dengan kematian:
o Kematian Sarai istri Abraham dicatat dalam Kej 23 dan Abraham menangisi-nya
o Kematian Rahel istri Yakub dicatat dalam Kej 35: 16
o Kematian Debora, inang pengasuh Ribka mati, juga dicatat di Kej 35: 8 (ternyata saat Ribka pergi menginggalkan keluarganya untuk menikahi Ishak, ia disertai inang pengasuhnya dan saat Yakub pergi melarikan diri dari Esau, Debora ini pun menyertai Ishak.
• Sampai hari matinya Ribka tidak bertemu lagi dengan anak kesayangannya Yakub , selebihnya ia hidup dipisahkan dari inang pengasuhnya dan dari anaknya dan hidup dalam kesedihan karna anak-anaknya tidak hidup rukun, bahkan kematian Ribka pun tidak dicatat dalam Alkitab, Alkitab hanya menceritakan tempat ia dikuburkan (Kej 49: 31)

Mari berjalan dengan cara Tuhan, jangan mencari cara-cara sendiri

Kesaksian: saat beberapa tahun lalu merasa hamil, dan saat menolak menjalani program dokter, saat keinginan dipersembahkan, justru Tuhan beri anak ke 2.

Esau:

Apa taburan Esau?
1. Hidup dalam percabulan
2. Mempunyai nafsu yang rendah, sehingga untuk sepiring makanan mau melakukan apa saja
3. Memandang rendah hak kesulungannya
4. Menikahi orang kafir ( Kej 26:35) tidak menghormati nasehat orang tua

Ibrani 12
12:16 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.

Kejadian 25
25:34 Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.

Tuaiannya adalah:
Tuaiannya adalah: kehilangan hak kesulungan/ hak kesulungan adalah hak double porsi dari saudara lainnya,
Jika Esau mau berhasil ia harus bekerja keras untuk mendapat hasil, tidak hidup dalam kasih karunia Tuhan.

Baca: Kej 27: 27- 29
Kej 27:39-40

Orang yang hidup dalam berkat Tuhan bukan pemalas, tetapi ia tidak harus bekerja keras dan membanting tulang, hidup penuh dengan air mata dulu baru bisa berhasil. Ia tidak hidup dengan menggunakan kekuatannya sendiri, tetapi hidup dalam anugrah Tuhan.

Berbeda dengan orang yang hidup dalam berkat Tuhan, ia diberi kuasa untuk memperoleh kekayaan, dan ia hidup dalam kuasa hukum tabur tuai

Baca Kej 26: 12-14

Perhatikan ada kata menabur…..dan diberkati Tuhan. Menabur adalah bagian yang harus dikerjakan oleh Orang yang diberkati Tuhan, tetapi Tuhanlah yang memberikan berkat / tuaian itu.

Maz 127: 2
Amsal 10
10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
Ulangan 8
8:17 Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.
Ulangan 8
8:18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Mari tinggalkan hidup kedagingan, nafsu kedagingan dan hidup jauh dari Tuhan, agar kita jangan hidup dengan ngoyo/ dengan kekuatan sendiri jauh dari berkat Tuhan

Kesaksian : menabur untuk mendapat rumah dan tanah di Magelang.

Yakub:
Apa taburan Yakub?
• Menggunakan segala tipu daya untuk mendapatkan berkat/ warisan, dengan menipu esau, 2 kali

Kejadian 27
27:36 Kata Esau: “Bukankah tepat namanya Yakub, karena ia telah dua kali menipu aku. Hak kesulunganku telah dirampasnya, dan sekarang dirampasnya pula berkat yang untukku.” Lalu katanya: “Apakah bapa tidak mempunyai berkat lain bagiku?”
• Menyetujui trik yang ditawarkan oleh sang mama
• Yakub menipu ayahnya dengan 6 kebohongan
o Bahwa ia ini adalah Esau
o Bahwa ia yang dimasak adalah daging buruannya
o Bahwa ia sendiri yang memasaknya
o Bahwa Tuhan membuat ia dengan cepat melakukannya
o Ia sekali lagi menegaskan bahwa ia esau
o Ia menerima berkat yang seharusnya ditujukan ayahnya untuk Esau
o Total 8 tipuan

Apa tuaian Yakub?
• Ia pun hidup ditipu oleh orang-orang disekitarnya
o Setelah bekerja tujuh tahun untuk mendapatkan Rahel, ia justru dinikahkan dengan Lea
o Untuk mendapatkan Rahel, ia pun dipaksa bekerja lagi tujuh tahun
o Telah sepuluh kali upahnya dirubah-rubah oleh Laban pamannya yang sangat licik itu dalam kurun waktu 6 tahun
o Total 12 kali ditipu setelah menabur 8 kali tipuan, menuai 150 %

Kejadian 31
31:7 Tetapi ayahmu telah berlaku curang kepadaku dan telah sepuluh kali mengubah upahku, tetapi Allah tidak membiarkan dia berbuat jahat kepadaku.

Kejadian 31
31:41 Selama dua puluh tahun ini aku di rumahmu; aku telah bekerja padamu empat belas tahun lamanya untuk mendapat kedua anakmu dan enam tahun untuk mendapat ternakmu, dan engkau telah sepuluh kali mengubah upahku.

Mari hidup dalam integritas agar Tuhan memberkati hidup kita sesuai dengan ketulusan hati kita.

Mazmur 73
73:1 Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

LIKA LIKU KEHIDUPAN YOSUA

Khotbah di Pelantikan Pengurus Remaja, GUPDI, 5 Juli 2009

Pelayanan.

Mari kita lihat kehidupan Yosua..siapakah Yosua? Dia adalah seorang Pemimpin Bangsa Israel yang memimpin bangsa Israel memasuki tanah Kanaan.

Untuk menjadi pemimpin yang berhasil, tidak demikian saja terjadi, ada
1. proses yang harus dijalani
2. dan karakter building atau pembangunan karakter.

Hari ini ada beberapa yang dilantik menjadi pengurus. Mari kita meneladani Yosua yang menerima tongkat estafet dari kepemimpinan Musa. Mungkin saat ini senior kalian akan pergi…nah..harus ada yang melanjutkan.

I. Sebelum diangkat menjadi pemimpin menggantikan Musa, Yosua sudah dilatih dan dipersiapkan Tuhan terlebih dahulu, menjadi seorang pemimpin peperangan

Keluaran 17
17:9 Musa berkata kepada Yosua: “Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.”

Keluaran 17: 14
Nama Yosua sudah menjadi perhatian Tuhan, sebagai sebuah persiapan untuk melatih Yosua memiliki ketajaman terhadap musuh-musuhnya

II. Tugas awal Yosua adalah sebagai Abdi Musa sejak masa mudanya

Keluaran 24
24:13 Lalu bangunlah Musa dengan Yosua, abdinya, maka naiklah Musa ke atas gunung Allah itu.

Musa naik ke gunung Tuhan 40 hari 40 malam, lihat Kel 24: 18
Kel 32;15-18

Keluaran 33
33:11 Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.

Bilangan 11
11:28 Maka menjawablah Yosua bin Nun, yang sejak mudanya menjadi abdi Musa: “Tuanku Musa, cegahlah mereka!”

III Yosua ditunjuk untuk menjadi salah satu pengintai negeri itu. Dan dia kedapatan berani tampil beda dari 10 pengintai lainnya

Bilangan 14
14:6 Tetapi Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune, yang termasuk orang-orang yang telah mengintai negeri itu, mengoyakkan pakaiannya,

Bilangan 14
14:30 Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun!

Bilangan 14
14:38 Tetapi yang tinggal hidup dari orang-orang yang telah pergi mengintai negeri itu hanyalah Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune.

Bilangan 26
26:65 sebab TUHAN telah berfirman tentang mereka: “Pastilah mereka mati di padang gurun.” Dari mereka itu tidak ada seorang pun yang masih tinggal hidup selain dari Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun.

Yoshua dilantik menjadi pemimpin
Bilangan 27
27:18 Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: “Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya,

Bilangan 27
27:22 Maka Musa melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. Ia memanggil Yosua dan menyuruh dia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat itu,

Bilangan 27
27:23 lalu ia meletakkan tangannya atas Yosua dan memberikan kepadanya perintahnya, seperti yang difirmankan TUHAN dengan perantaraan Musa.

Yosua diteguhkan oleh Tuhan untuk menggantikan Musa
Yosua Pasal 1

IV Karakter Yosua

Yoshua punya hati hamba.
Ulangan 1
1:38 Yosua bin Nun, pelayanmu, dialah yang akan masuk ke sana. Berilah kepadanya semangat, sebab dialah yang akan memimpin orang Israel sampai mereka memiliki negeri itu.

Yosua Mengikut Tuhan dengan sepenuh Hati/ bersungguh-sungguh
Bilangan 32
32:12 kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya.

Yosua dilatih mengandalkan Tuhan
Musa memberi perubahan nama dari Hosea Bin Nun menjadi Yosua.

Bilangan 13
13:16 Itulah nama orang-orang yang disuruh Musa untuk mengintai negeri itu; dan Musa menamai Hosea bin Nun itu Yosua.

Perubahan nama dalam alkitab berarti perubahan karakter yang sedang dilakukan Tuhan dalam kehidupan seseorang. Pemberian nama yang special atas Hosea bin Nun menjadi Yosua adalah suatu bentuk hubungan pelatihan yang special antara Musa kepada Hosea.. Hosea artinya ‘keselamatan’, sedang Yosua artinya ‘Tuhan adalah Keselamatan’. Musa melatih Hosea yang tadinya mengandalakan kepada ‘aku’ menjadi Yosua yang mengandalkan kepada Tuhan sebagai Penyelamat. Si ‘aku’ yang minder selalu membutuhkan kata-kata penguatan dari Musa, Tuhan, bahkan dari orang-orang yang dipimpinnya (Ul 31:7-8, Yos 1:6,7,9, 18), harus didorong dan dilatih agar menjadi Yosua yang salalu mengandalakan penyertaan Tuhan. Mulai menjadi hamba, pemimpin suku, memimpin peperangan melawan amalek (Kel 17:8), menjadi pengintai, sampai memimpin umat Israel masuk ke tanah Kanaan. Sampai akhir hayat Yosua, Yosua menjadi pemimpin yang luar biasa, karna telah dilatih mengandalkan Tuhan.

Karakter Yosua adalah : TAAT
Keluaran 17
17:10 Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; tetapi Musa, Harun dan Hur telah naik ke puncak bukit.

Yoshua segera bekerja setelah mendengar perintah Tuhan
Yosua 1
1:10 Lalu Yosua memberi perintah kepada pengatur-pengatur pasukan bangsa itu, katanya:

Karakter Yosua: Setia

Keluaran 24
24:13 Lalu bangunlah Musa dengan Yosua, abdinya, maka naiklah Musa ke atas gunung Allah itu.

Musa naik ke gunung Tuhan 40 hari 40 malam, lihat Kel 24: 18
Kel 32;15-18

Keluaran 33
33:11 Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.

Yosua mendapat penyertaan Tuhan
Ulangan 31
31:23 Kepada Yosua bin Nun diberi-Nya perintah, firman-Nya: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan membawa orang Israel ke negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada mereka, dan Aku akan menyertai engkau.”

Yosua dibekali dengan urapan roh kebijaksanaan
Ulangan 34
34:9 Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Bilangan 27
27:18 Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: “Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya,

Kesimpulan:
1. Setialah pada perkara kecil untuk dipercaya Tuhan pada perkara besar. Lakukan bagianmu sekecil apa pun karna itu adalah proses persiapan dari sesuatu yang ada di depan
2. Miliki hati hamba, karna hati hamba adalah kunci kepemimpinan model Yesus, yang sangat berbeda dari konsep kepemimpinan dunia (Mat 20:25)
3. Miliki karakter TAAT dan Setia
4. Mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh]
5. Mengandalkan Tuhan
6. minta Roh Kebijaksanaan
7. Minta Penyertaan Tuhan, selalu tinggal dalam penyertaan Tuhan.

RAHAB PEREMPUAN BERIMAN RAKSASA SERI I

Yosua 2: 1-24

Kita mempelajari tokoh bernama Rahab:

ayat 1 profesi Rahap adalah sebagai PEREMPUAN SUNDAL, bisa jadi perempuan sundal berkelas tinggi, sampai ia pun dikenal oleh raja (2)

Seorang perempuan nakal yang menjadi sampah masyarakat.

Mengapa dua orang pengintai…..datang pertama kali justru ke rumah Rahap, sang perempuan sundal?

Analisa kita; karena rumah Rahap sangat terbuka bagi mampirnya orang asing, karna rumah Rahap ada di atas tembok kota. ( tembok yang sangat lebar dan kokoh sehingga bisa didirikan rumah di atasnya). Jadi bila ada orang asing yang masuk melalui rumah Rahap, tidak perlu melewati pemeriksaan di pintu gerbang kota.

bisa jadi, hal ini sudah dipelajari sebelumnya oleh dua orang pengintai tersebut, bahwa mereka akan memasuki kota yang dimata-matai melalui jalur khusus, tidak melewati jalur resmi.

kedatangan dua pengintai ketahuan…..entah bagaimana carayanya kog bisa ketahuan. Bisa jadi karna dibocorkan oleh tamu-tamu rahap yang lainnya, bisa juga karna kedatangan mereka tercium oleh penjaga kota, dll

ayat 2-3

yang aneh di sini adalah berita tentang kedatangan dua orang pengintai , langsung ditanggapi oleh Raja Yerikho dengan menyuruh orang kepada RAHAP. Ini berarti dapat kita simpulkan, bahwa Rahab sudah sering kedatangan tamu pengintai dari berbagai negri, dan sudah sering menyerahkan kepada Raja , para pengintai dari berbagai negri tersebut. Maka dari itulah raja langsung memerintahkan orang datang kepada Rahap untuk menyerahkan dua pengintai itu.

dan tidak menjadi sesuatu yang mengherankan mengapa di ayat 4-5 utusan Raja pun langsung mempercayai ucapan Rahab bahwa dua pengintai itu sudah pergi. Mengapa mereka tidak menggeledah rumah Rahap? Mengapa mereka begitu mudahnya percaya pada ucapan Rahap?

Karena:

-Rahap dengan terus terang mengaku bahwa, memang ia telah kedatangan tamu.

-mungkin selama ini rahap tidak pernah meleset dalam menyerahkan mata-mata ke tangan Raja.

-mungkin juga Raja pun selama ini percaya pada Rahap yang sangat nationalis, kesetiaan rahab pada negara yang dicintainya

-mungkin juga Raja telah terbiasa memberi upah kepada Rahap untuk setiap penangkapan tamu-tamu asing yang mencurigakan.

-Raja sama sekali tidak menduga bahwa bisa saja Rahap memperlakukan mata-mata dari negri ISrael dengan perlakukan yang berbeda dari tamu-tamu negri lain.

ayat 4.

Tindakan Rahab terhadap dua orang pengintai….

Perhatikan kata …..”tetapi….”

raja memerintahkan pada Rahap “bawalah keluar….” TETAPI yang dilakukan rahap adalah sebaliknya yaitu: membawa dan menyembunyikan kedua orang pengintai.

Sekarang kita akan bahas semua resiko tindakan/ keputusan yang diambil oleh Rahap

Kemungkinan I:

menyerahkan kedua pengintai pada Raja:

keuntungannya: -bisa saja mendapat upah dari Raja

- tidak dihukum Raja

- semakin dipercaya Raja

kerugiannya     : – kehilangan kemungkinan UNTUK keluarganya diselamatkan, apabila Israel menang dalam peperangan melawan Yerikho.

KEUNTUNGAN YANG SUDAH PASTI DI PELUPUK MATA, DAN KERUGIAN YANG BELUM PASTI.

Kemungkinan ke II:

menyembunyikan dua pengintai Israel:

keuntungannya- mungkin saja apabila Israel menang dalam peperangan melawan Yerikho, dia dan keluarganya SELAMAT

Kerugiannya: -kalau ketahuan, bisa saja dihukum berat

-tidak dapat hadiah dari Raja

- raja tidak lagi menaruh kepercayaan kepadanya.

- kehilangan Raja sebagai relasi

KEUNTUNGAN YANG BELUM PASTI DAN KERUGIAN YANG SUDAH TERBAYANG DI PELUPUK MATA, BAGAIKAN TELUR DI UJUNG TANDUK. RESIKO YANG TERLALU BESAR.

Pilih mana? Kalau pilih kemungkinan ke dua, dasar nya hanya IMAN bahwa Allahnya Israel pasti menang, keselamatan KEKAL

kalau pilih kemungkinan pertama, dasarnya adalah: UPAH DUNIAWI, keselamatan sementara. Untuk mendapatkan keselamatan kekal, resiko terlalu besar, tetapi justru hal inilah yang ditempuh oleh Rahab.

ayat 5: Rahap mengaku bahwa Pengintai sudah meninggalkan kota sebelum pintu gerbang ditutup, ternyata dua pengintai tidur di rumah Rahab, Rahap menyembunyikna mereka di atas sotoh rumah, di bawah timbunan batang rami, dan dua pengintai itu harus tetap tidur di situ sepanjang malam ke dua, mengapa? karna apabila pengejar tidak menemukan mereka, bisa saja rumah Rahap digeledah. Mengapa pintu gerbang kota segera ditutup setelah para pengejar berangkat ( ayat 7)? Untuk menutup kemungkinan pada pengintai masuk kembali ke kota atau menutup kemungkinan pengintai yang ternyata masih di dalam kota , melarikan diri ke luar pintu gerbang.

ayat 8, perhatikan kata-kata Rahap:

aku tahu

Tuhan TELAH  memberikan negeri ini kepada kamu ( perhatikan disini tidak dipakai kata AKAN, ATAU MUDAH-MUDAHAN)

kengerian terhadap kamu

TELAH  menghinggapi kami ( perhatikan di sini , bahwa kalimat ini sungguh-sungguh membocorkan rahasia negara, kelemahan negaranya sendiri dibocorkan kepada orang asing)

(perhatikan kata KAMI, itu berarti bahwa rahab pun ikut ngeri)

segala penduduk negri ini GEMETAR menghadapi kamu…..!! (bukan hanya ngeri, tapi gemetar….ini sungguh-sungguh pernyataan yang sangat jujur tentang kondisi mental bangsa dan negaranya sendiri….KALAH SEBELUM BERTANDING)

PENYEBAB DARI SEMUANYA ITU ADALAH:

KAMI MENDENGAR————–( IMAN TIMBUL DARI PENDENGARAN)

- AIR LAUT DIKERINGKAN

-RAJA SIHON DAN OG, RAJA AMORI TELAH DITUMPAS

-SEBAB BANGSA ISRAEL PUNYA ALLAH DI ATAS SEGALA allah.

rhema yang didapat hari ini adalah:

IMAN TIMBUL DARI PENDENGARAN

IMAN TERWUJUD DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TAMPAKNYA TIDAK MASUK AKAL, TETAPI JUSTRU KEPUTUSAN YANG TEPAT KARNA BERNILAI KEKAL.

IMAN RAKSASA MENGALAHKAN SEGALANYA….

RAHAB PEREMPUAN BERIMAN RAKSASA SERI II

PA dgn vik anie 4 Oktober 2010

Yos 2: mulai ayat 12

Rahap mengajukan perjanjian dengan sumpah. Sumpah yang diminta Rahap demi nama TUHAN, Tuhan disini bukanlah Tuhan-nya orang Yerikho, tetapi TUHAN-nya Allah Israel. Di sini dapat kita simpulkan bahwa Rahap telah mempercayai Allah Israel, sehingga yang dipakai sebagai oktum yang lebih tinggi bukannya allah Yerikho melainkan Allahnya orang Israel. (bandingkan dengan ayat sebelumnya , bahwa Rahap mengakui Allah Israel sebagai Allah di langit di atas dan di bumi di bawah, oleh karna itu, tidak ada oknum lain yang lebih tinggi lagi dibandingkan dengan Allahnya orang Israel)

Ayat 12 , Rahap ternyata selama ini ramah terhadap 2 orang pengintai, menyembunyikan mereka di rumahnya, ternyata ada maunya, yaitu dia ingin juga diperlakukan secara ramah pada saat terjadi apa-apa dengan negrinya, seingga keluarganya diselamatkan, walaupun untuk itulah dia harus berkorban bagi keluarganya. Apa pengorbanan Rahap bagi keluarganya? Mempertaruhkan nyawanya sendiri, apabila dia ketahuan raja, pastilah dia dihukum mati, demi untuk sebuah IMAN bahwa orang Israel pasti menang dalam pertempuran melawan Yerikho , walaupun hal itu belum pasti. Mata jasmani berkata belum pasti, tetapi mata iman , berkata PASTI, kepastian ini membuat Rahab berani menanggung resiko demi untuk keselamatan keluarganya.

Karakter Rahap di sini: TIDAK EGOIS< KASIH YANG MAU BERKORBAN DEMI ORANG LAIN.

ayat 13. Rahap tidak menyebut kata AKU, …bahwa kamu akan membiarkan hidup-KU…., yang pertama disebut adalah

ayah, ibu, saudara-saudara, ipar, ponakan, dan lain-lain, baru terakhir dia mengatakan kata KAMI.

Rahap disini punya karakter:

1. cinta orang tua

2. cinta saudara/keluarganya

3. tidak egois

4. keselamatan tidak di pek dewe/ dinikmati sendiri ( ayo orang Kristen berdoalah bagi keselamatan kerabatmu…jangan simpan keselamatan hanya untuk diri sendiri)

ayat 12c rahab meminta tanda yang dapat dipercaya

ayat 14 pengintai mengatakan bahwa “nyawa kamilah jaminan bagi kamu”

di sinilah kita melihat hukum tabur tuai, bahwa untuk menyembunyikan dua orang pengintai, Rahap mempertaruhkan nyawanya, maka dua orang pengintai ini pun membalas kebaikan Rahap dengan cara mempertaruhkan pula nyawa mereka. Rahap menabur nyawa, maka akan menuai orang-orang yang rela mempertaruhkan nyawanya juga

Mat 7: 12 Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.

hal ini bisa kita lihat 2 samuel 23: 13-17

ada 3 orang perwira yang mempertaruhkan nyawanya bagi Daud, dengan cara menerobos perkemahan musuh, hanya untuk memenuhi keinginan Daud meneguk air dari sumur Betlehem.

siapa saja mereka?

Yosabam / isybaal orang Hakhmoni, 2 sam 23: 8,

Eleazar anak dodo nak seorang Ahohi, 2 sam 23: 9

Sama, anak Age, orang Harari, 2 sam 23: 11

Mengapa 3 orang ini mau mempertaruhkan nyawanya bagi Daud, hanya sekedar untuk segelas air putih saja?

Karna Daud pun di masa sebelumnya telah banyak mempertaruhkan nyawanya bagi anak buahnya, sejak mereka mengikuti daud dari gua adulam ( I Sam 22: 1-2) jadi ketiga perwira ini mungkin latar belakang mereka sebelum jadi pahlawan adlah:

ada dalam kesukaran

dikejar hutang piutang

kepaitan/sakit hati

ornag-orang berlatar belakang seperti inilah yang dibina oleh Daud dalam masa dikejar-kejar oleh Saul, sampai mereka terdidik menjadi Pahlawan/perwira yang tangkas dan luar biasa.

Kesimpulan Daud mau mempertaruhkan nyawanya buat orang=orang disekitarnya, ma dia pun menuai, orang-orang yang mau mempertaruhkan nyawanya buat dia.

Hal inilah yang dialami juga oleh RAHAP

ayat 9 Rahap menggunakan kata TELAH …..Tuhan telah memberikan negeri ini kepada kamu

tapi di ayat 14 2 orang pengintai malah memakai kata APABILA TUHAN NANTI MEMBERIKAN NEGRI INI KEPADA KAMI.

Kita bandingkan iman keduanya. Besar mana iman mereka? IMAN RAHAB lebih besar daripada iman kedua pengintai.

Markus 11: 24 karena itu Aku berkata kepadamu , apa saja yang kamu minta dan doakan percayalah bahwa kamu TELAH menerimanya, maka hal itu AKAN diberikan kepadamu.

PERCAYA DULU TELAH MENERIMA, BARU SETELAH ITU MUJIZAT TERJADI.

jangan dibalik……MINTA BUKTI DULU, BARU PERCAYA…!!

FIRST BELIEVE AND THAN RECIEVE

ayat 17, disini terlihat bahwa ternyata Rahab sangat menguasai trik bagaimana caranya lolos dari pengejaran. karna dia menguasai rahasia negara, dan medan pengejaran.

perjanjian melibatkan 2 pihak

dipihak Rahab:

kwajiban Rahap;

merahasiakan kedatangan dua pengintai sampai mereka selamat ke perkemahan Israel ( 20)

Hak rahap

- orang-orang yang akan diselamatkan haruslah di dalam rumah, tidak boleh keluar rumah

aturan main:

harus ada tali dari benang diikatkan pada jendela tempat 2 pengintai itu diturunkan

di pihak dua orang pengintai:

ayat 13, 14

kewajiban pengintai:

menyelamatkan keluarga rahap

Hak pengintai:

dilindungi Rahab

Aturan main:

kalau tidak ada tanda benang merah, dan keluarga rahab keluar dari rumah, kalau sampai mati, dua pengintai tidak bertanggung jawab

Jaminan:

- Nyawa dua pengintai

ayat 21 ;

Deal …? Deal !!

Kesimpulan:

1. Iman Rahab yang raksasa itu mengalahkan iman 2 pengintai.

2. rahab tidak egois

3. Menabur nyawa, menuai nyawa.

dilanjut minggu depan, seri III

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.