'manusia hidup bukan dari roti saja…'

YESUS DAN PETRUS BERJALAN DI ATAS AIR

Read the rest of this entry »

MAZMUR 132

JADILAH  SION

TEMPAT YANG PALING DIDAMBAKAN OLEH TUHAN !!

 

Latar Belakang Mazmur 132

Nyanyian Ziarah, di Kitab Mazmur ada dari MAZMUR 120 sampai MAZMUR 134, TOTAL ADA 15 PASAL yang adalah nyanyian ziarah.

Di antara 15 pasal itu, ada 4 pasal diantaranya jelas-jelas ditulis oleh DAUD, yaitu pasal 122, 124, 131, 133, tetapi ada juga 1 pasal yang ditulis oleh SALOMO, yaitu pasal 127.

Mari kita simak judul mazmur yang diberikan oleh LAI kepada kita;

Read the rest of this entry »

Markus 1:35-39. Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia. Waktu menemukan dia mereka berkata : ” Semua orang mencari Engkau.” JawabNya : “Marilah kita pergi ke tempat lain , ke kota -kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan injil, karena untuk itu Aku telah datang.” Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan injil dlam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan -setan. Rhema yang kita dapatkan. 1. Ada cari mencari di sini, Yesus mencari Bapa, orang banyak mencari Yesus, dan Simon dkk mencari Yesus karena org banyak itu. Untuk dapat melayani org banyak Yesus selalu mencari Bapa. 2. Aliran banyak orang di situ tdk dapat menyetir jadwal Yesus hari itu, karena agenda Yesus hari itu disusun bersama Bapa, dalam sasaran yang detail, harus stay di tempat atau harus ke kota sekitar, pun di kota sekitar lebih detail lagi, untuk memberitakan injilnya di rumah rumah ibadat dan mujizat yg dikerjakanNya lebih spesifik lagi, mengusir setan setan. Semakin seseorang intim dgn Tuhan, dia akan semakin detail dapat menjalani hidupnya dgn eficient dan optimal. 3. Yesus tahu untuk apa Dia datang. Yesus datang bukan untuk melayani para fans, tetapi untuk memberitakan injil. Mungkin di kota kota sekitar adalah pendengar baru, tdk spt di kota itu sudah banyak org yang ingin mendengar lagi dan lagi pengajaranNya, ttp Yesus tahu porsinya sudah cukup untuk mengajar di kota itu. Rupanya ke3 hal ini menjadi pelajaran buat kita, untuk berjalan dalam hidup kita sbgmna Yesus melakukannya.

 

 

Markus 1: 40-45 Seorang yang sakita kusta datang kepada Yesus,… (Dalam beberapa peristiwa bisa saja Tuhan yang mendatangi orang sakit, tetapi dalam beberapa peristiwa, termasuk kali ini, si org sakitlah yg datang pada Yesus. Orang sakit yg datang pada Yesus, menyadari bahwa dia butuh Penyembuh Ajaib, Yesus. Org ini datang pd alamat yg tepat!) …dan sambil berlutut di hadapanNya ia memohon bantuan-Nya, katanya: … ( sikap tubuh dari si orang kusta ini sangat luar biasa karena mengekspresikan penyembahan. Penyembahan bukan setelah dia sembuh, tetapi pada sikap hati yang menyembah Tuhan. Kalau org yg sudah sembuh lalu sujud menyembah, itu wajar wajar saja, tetapi jk blm sembuh datang menyembah, lhah ini baru namanya luar biasa ! Dia memohon bantuan kepada yang dia sembah. Siapakah yang selama ini kita andalkan untuk membantu kita? Biasanya tanpa kita sadari kepada siapa kita berharap identik dengan kepada siapa atau bahkan kepada apa, kita menyembah. Apakah kita berharap pada uang, orang dermawan, nama, talenta, catatan keberhasilan, bunga deposito, asuransi, dll? Ataukah kita menyembah Khalik Alam Semesta?) ” Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku. ” (Mengapa kalimat semacam ini busa muncul? Karena org kusta ini sudah sangat kekenyangan dengan penolakan. Penolakan dari keluarganya, lingkungannya, masyarakatnya, bahkan seolah olah masa depan pun telah menolaknya. Bukankah di kalimat sebelumnya dikatakan ia memohon bantuan, kog kalimatnya nggak seperti ini : ‘Tolong bantu aku…!’ Inilah ekspresi dari pribadi yang tertolak, dia sudah memasang tembok sebelum dia ditolak. Dia tidak berani langsung meminta, tetapi ada embel embelnya ‘Kalau Engkau mauuu….’ ) Maka tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tanganNya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya : “Aku mau, jadilah engkau tahir.” ( lihatlah di sini ada bbrp aspek kesembuhan yang Tuhan kerjakan, MENJAMAH adalah bagaimana Yesus tidak jijik dgn org kusta ini, ttp tdk segan segan menjamah org yang telah lama sekali tdk pernah mendapatkan sentuhan kasih dari keluarganya, lingkungannya. Bagian tubuh disembuhkan Yesus lewat mujizat, tetapi jamahanNya menyembuhkan jiwa yang merana tdk pernah dikasihi melainkan selalu ditolak sana sini. Dan saat mana Yesus menjawab ‘Aku mau’ Dia sedang menyembuhkan area tertolak dari pribadi orang ini. Yesus mau berurusan dengan area ini. Yesus mau berkata Aku tidak ikut menolak engkau. Aku mau perduli denganmu, Aku mengasihimu, Aku ada di sini untukmu. Tdk sedikitpun Yesus menjawab ‘Lebai banget sih?’ Atau ‘ Selama ini Aku nggak pernah nolak org yang minta disembuhkan kog !’ atau ‘Sudahlah jangan cengeng, jgn mengasihani diri sendiri! ‘ Disinilah kita tahu bahwa Yesus bkn sekedar bertindak sbg penyembuh ajaib, tetapi juga sebagai Wonderful Conselor atau Penasihat ajaib! Dia tdk segan segan berkata “Aku mau. ” Dua kata saja, tetapi tdk terlupakan seumur hidup. Ini adalah area roh. Roh, jiwa dan tubuh semua digarap oleh Yesus) Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. Penyakit yang lenyap itu urusan lain, tahir juga urusan yang lain lagi, namun keduanya Tuhan Yesus kerjakan. Sembuh, dan pulih. Sembuh dan aib pun dilenyapkan. Sembuh dan benar benar terjadi suatu pembalikan keadaan. Sebagai Imam besar Agung, Yesus berhak untuk katakan org ini tahir, oleh karna itu walau org ini blm menunjukkan diri ke imam, Alkitab telah mencatat bhw dia tahir. Namun demikian Yesus tetap memerintahkan org ini datang kepada imam, sesuai hukum taurat. Yesus tahu apa itu tim work, dan Yesus tidak menabrak aturan mentang mentang Dia sudah sembuhkan org kusta itu. Dia tetap akui keberadaan imam imam dan tugas mrk di tengah masyarakat. ) ….Haleluya!

 

 

Markus 1: 21-28 Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau, Yang Kudus dari Allah.” Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya; “Diam. keluarlah dari padanya!” Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya; “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.” Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.

Mari kita bahas bagian ini satu per satu;

1.Yesus masuk ke rumah ibadat dan mengajar. Tidak sembarangan orang dapat mengajar di rumah ibadat, hanya Rabi yang diperbolehkan melakukan hal tersebut. Untuk mencapai level rabi, tidak semudah yang kita bayangkan, karena mereka harus memenuhi syarat-syarat tingkat pendidikan tertentu. Yesus boleh mengajar di rumah ibadat, karena dia adalah Rabi. Yesus mengikuti proses jenjang pendidikan sampai tinggi,sehingga Dia memiliki legalitas untuk mengajar. Terkadang kita tidak seperti Yesus, dalam arti selalu meminta perkecualian, misalnya anak pejabat boleh bolos di sekolah, boleh merokok, dll ( mendapat perlakuan khusus karena keistimewaan dari status orang tuanya) Namun Yesus tidak demikian, sekalipun dia adalah Juruselamat Dunia, Dia tetap menempuh jalur pendidikan sampai tinggi sehingga boleh menjadi Dosen/ Pengajar yang legal/sah. Di sinilah saya salut dengan Yusuf, yang membesarkan Yesus secara taurat dan pada usia 12 tahun pun Dia didapati jenius, melebihi rata-rata orang seusia-Nya pada saat itu.

2.Pengajaran Yesus dan kata-kata-Nya penuh dengan kuasa. Saya suka sekali ayat ini. Mungkin kosa kata-Nya bisa saja sama dengan ahli-ahli taurat mereka, namun yang membedakan adalah KUASA, saya yakin bukan karena intonasi berbicara, bukan juga karena pilihan kata/ diksinya, bukan juga karena volume suara-Nya, tetapi karena Dia mengajar dengan ROH yang ikut terlibat, tidak hanya mengajar dengan tubuh ( gerak mimik muka dan badan/ body language) tidak saja mengajar dengan JIWA ( intelektual, emosi yang ikut terlibat saat mengajar, dan kehendak yang ikut terlarut dalam setiap penekanan kesimpulan) tatapi terlebih lagi, Dia mengajar dengan melibatkan ROH-Nya, hati-Nya, hasrat-Nya, passion-Nya, kasih-Nya akan jiwa-jiwa ini. Itu yang tidak ada pada ahli-ahli taurat mereka, yang bisa saja penelaahan tauratnya keren, tetapi mereka tidak pakai hati.

3. Ada orang kerasukan roh jahat, tetapi anehnya di dalam rumah ibadat. Jadi jangan punya pandangan sempit, di rumah ibadat semuanya malaikat, semuanya kudus, semuanya beres. Justru di rumah ibadat adalah tempat pertama yang harus dikuduskan sebelum akhirnya tempat-tempat lain juga menunggu gilirannya. Mengapa dikatakan orang ini kerasukan roh jahat? karena di DALAM DIRINYA, ada roh najis, roh cemar, tidak tahir. Ada sesuatu di dalam diri orang ini, yang harus dibereskan.

4. Wau perhatikan apa kata orang yang kerasukan ini Yesus adalah Yang Kudus dari Allah…. pernyataanya keren ya…dan mengandung kebenaran..bahwa Yesus memang adalah Yang Kudus dari Allah.

Siapa bilang Iblis itu tidak tahu siapa Yesus, siapa bilang iblis itu tidak tahu firman Tuhan, buktinya saat dia mencobai Yesus, semua pelurunya adalah ayat ayat !!

Jika iblis itu tahu bahwa Yesus adalah Yang Kudus dari Allah, apa bedanya kita dengan dia?

Saya sudah check bahasa aslinya dan kata roh-roh jahat TAAT kepada-Nya digunakan kata HUPAKOUO yang sebenarnya lebih tepat diterjemahkan dengan kata TAKLUK.

Berbeda dengan kata TAAT yang dipakai di Kis 4:19

Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.

kata TAAT pada ayat ini dipakai kata AKOUO yang artinya MENDENGARKAN.

Bedanya adalah iblis tahu siapa Yesus, tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan mentaati Yesus. Yang mereka dapat lakukan hanyalah takluk. Dalam arti saat Yesus menghardik dan menyuruh dia untuk DIAM, dan keluar dari orang itu, maka iblis TAKLUK, tidak kuasa menolak perintah Yesus.

Tapi coba kalau Yesus memerintahkan iblis, kasihi orang ini..! Iblis tidak mau dengar dan tidak mau taat kepada Yesus, walaupun dia tahu siapa Yesus, karena apa? karena iblis pada hakekatnya adalah pencuri, pembunuh, pembinasa. Mana bisa pembinasa disuruh mengasihi orang ini? tidak mungkin !

Itulah yang seharusnya membedakannya dengan kita, kita tahu siapa Yesus, dan kita mendengarkan Yesus, dan kita taat kepada Yesus.

5. Orang itu terguncang-guncang dan menjerit. Itu namanya manifestasi saat roh jahat itu keluar dari orang itu. Manifestasi itu pada saat itu terjadinya juga di rumah ibadat. Jadi kita tidak perlu takut pada manifestasi dan juga tidak perlu merasa aneh dengan hal tersebut. Itu biasa. Karena ketika ada sesuatu yang keluar, pasti ada suaranya/ gerakannya. Kita justru harus bersyukur karena ada orang yang mengalami kemerdekaan/kelepasan dari cengkraman kuasa jahat.

Semua orang percaya juga diberi kuasa untuk mengusir setan. jadi jika ada orang kesurupan/ kerasukan di dekat kita, tidak perlu kita panik lalu menelephon pendeta. Ingat di dalam diri kita sudah diberi kuasa untuk mengusir setan. Markus 16;17.

Thanks Lord !

have a nice day..

 

 

Markus 2; 1-12 Kisah 4 orang sekawan yang menggotong teman mereka yang lumpuh, sehingga mereka lebih tepat dikatakan sebagai 5 sekawan, sering kita dengar. Tetapi ada sesuatu yang menggelitik hati saya, ayat 6 Tetapi di situ ada juga dududk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri? Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka “Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? .

Yesus mengetahui dalam hati-Nya apa yang dipikirkan ahli taurat dalam hati mereka. Para ahli taurat itu tidak bercakap satu dengan lainnya, tetapi mereka berpikir pikiran yang sama dalam hati mereka masing-masing. Yesus tahu juga, di dalam hati-Nya.

Semua yang bergetar dari hati akan ditangkap oleh bahasa hati. Semua yang bergetar dari pikiran akan ditangkap oleh bahasa pikiran. Semua yang bergetar dari tubuh juga akan ditangkap oleh bahasa tubuh.

Saat mana di dalam lubuk hati kita yang terdalam ada persungutan sekecil apa pun, sedetik sekalipun, itu ikut menggetarkan hati Tuhan juga.

Namun jika di dasar hati kita ada sebentuk iman, sekecil biji sesawi pun, itu pun sanggup menggetarkan hati Sang Pencipta alam semesta. Maka gunung pun dapat berpindah.

 

 

Markus 2: 13-14 Lewi pemungut cukai mengikut Yesus. Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: ‘Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi lalu mengikut Dia.

Hari itu bukan hari biasa,
Karena Yesus berjalan lewat.
Karena Yesus bukan orang biasa, maka ketika hanya tampaknya berjalan lewat biasa, tetap ada peristiwa luar biasa.
Hari itu Yesus ketambahan murid baru, yaitu Lewi si pemungut cukai.
Hari itu menjadi istimewa karena Lewi menanggapi ajakan Yesus dengan berdiri, meninggalkan rumah cukai itu, beserta uang-uang di laci atau di atas meja cukai itu, kertas-kertas dan catatan-catatan cukai itu…dan kakinya beranjak keluar dari kolong meja itu, dan mengikut Yesus.
Seandainya Lewi tidak merespon dengan seperti itu, tentunya ketika Yesus berjalan lewat di situ, itu cuma lewat-lewat biasa saja.

Yesus melihat Lewi. Bisa saja jalan lewatnya cuma jalan lewat biasa, tetapi ada sepasang sorot mata yang melihat Lewi dengan tidak cara melihat yang biasa. Karena dalam pandangan mata-Nya, Dia sudah memprediksi jauh ke depan, seperti apa jadinya Lewi ini nanti bila dia dimuridkan….waaauuu, dia nanti bakalan menjadi penulis kitab injil Matius……huhuuii…

Jangan sepelekan saat Yesus berjalan lewat….karena Ia akan melihat dengan sepasang mata dan pandangan yang menembus hati, dan Dia akan berkata “Ikutlah Aku.”

Respon kita akan menentukan apakah berjalan lewat-Nya Dia itu seperti pada hari-hari biasa, atau akan menjadi suatu hari yang istimewa, mana kala kita beranjak dari dunia kita dan beralih ke dunia-Nya.

 

 

 

 

Markus 3:1-6 Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mepersalahkan Dia. Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu.: “Mari berdirilah di tengah!” Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja. Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herdoian untuk membunuh Dia.

Mari kita telaah bagian ini dengan SUDUT PANDANG EMOSI. Ada beberapa emosi yang diungkap di sini. Pertama adalah emosi DUKACITA ketika Yesus melihat kedegilan orang-orang Farisi. Kedua adalah emosi MARAH, Yesus marah kepada orang-orang yang ada di sekeliling-Nya pada saat itu. Ketiga ada ekspresi marah juga dari orang-orang Farisi itu yang ditunjukkan dengan cara mereka KELUAR dari tempat itu.

Kemarahan Yesus, didahului dengan DUKACITA. Artinya dalam dukacita ini Yesus sebenarnya memiliki belas kasihan pada orang-orang yang sangat degil hatinya ini. Yesus sudah menjelaskan lhoh ya bahwa pada hari Sabat, diperbolehkan dong menyelamatkan nyawa orang. Bukankah yang Yesus lakukan itu positif? Pada hari sabat tidak boleh bekerja, tetapi pada saat Yesus menyembukan orang sakit, Dia bukan sedang praktek tabib yang mendapat uang dari pasien, tetapi Dia sedang melakukan praktek kasih. Yesus sering disebut Dokter di atas segala dokter, memang benar, dalam kuasa-Nya membetulkan bagian tubuh manusia yang rusak, atau menumbuhkan bagian tubuh manusia yang kekurangan, atau bahkan memotong bagian tubuh manusia yang kelebihan. Tapi, maaf, sebagai Dokter, Yesus menulis besar-besar tulisan ini di ruang praktek-Nya; G.R.A.T.I.S. Tidak perlu sepeserpun membayar, karena sudah dibayar oleh BILUR YESUS DI KAYU SALIB.Jadi Yesus bukan bekerja seperti halnya tabib yang mendapat uang dari pasien untuk penghidupannya. Di hari sabat ini, Yesus tidak sedang melanggar aturan Sabat. Tidak sekalipun Yesus yang pernah jadi tukang kayu ini, melanggar aturan sabat , di mana Dia membuat almari kayu di hari Sabat. Nah kalau itu jelas melanggar ya.

Yesus menjelaskan dengan metode tanya jawab, tetapi kesombongan dari orang-orang Farisi ini membuat mereka itu diam saja. Tidak menjawab pertanyaan Yesus. Mereka gengsi untuk menjawab pertanyaan Yesus. Memilih untuk tidak luluh hati, tetapi semakin mengeraskan hati. Yang Yesus lakukan sejak dari awal justru menyuruh orang yang sakit itu berdiri di tengah. Yesus tidak perlu sembunyi-sembunyi untuk melakukan mujizat-Nya. Dia tahu bahwa aturan hari Sabat yang dibuat oleh mereka sendiri itu terlalu kaku sampai-sampai menggerus arti Sabat yang sesungguhnya dari Bapa.

BIsa saja Yesus marah, semata-mata karena kedegilan hati mereka, tetapi tidak, Yesus mendahuluinya dengan Ekspresi Dukacita.

Jika Yesus sedang berdukacita karena kita melakukan dosa, segeralah bertobat, karena jika tidak demikian, emosi-Nya akan beranjak kepada MARAH.

Nah, apa yang terjadi pada orang-orang Farisi itu, mereka mengamat-amati Yesus, untuk tujuan mempersalahkan Yesus, ketika tujuan mereka tidak tercapai, maka mereka MARAH, keluar dari ruangan itu, lalu bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk melakukan niat mereka MEMBUNUH YESUS,

Tak heran, Yesus juga menyebut-nyebut kata MEMBUNUH. Sejak mereka mengamat-amati Yesus untuk tujuan mempersalahkan Yesus, sudah nampak dari situ, suatu BENIH PEMBUNUHAN , yaitu pembunuhan karakter Yesus. atau perusakan reputasi.

Berhati-hatilah dengan yang namanya pembunuhan karakter atau perusakan reputasi, yang sebenarnya didasari oleh rasa IRI HATI, yang sadar atau tidak sadar akan menggiring kepada PEMBUNUHAN.

Yakobus 4:2 kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Di hari Sabat Yesus menyembuhkan, karena belas kasihan daripadaNya, tidak memperdulikan jika karena kasihNya kepada orang sakit ini dijadikan alasan orang-orang jahat untuk melakukan pembunuhan karakter/ perusakan reputasi terhadap diriNya.

Di hari Sabat Yesus marah, bukan karena reputasiNya berusaha diaduk-aduk, tetapi karena orang-orang jahat berkedok agamawi ini sama sekali tidak punya kasih terhadap orang yang mengalami MATI sebelah tangannya ini ( Stroke). Yesus bukan marah karena diri-Nya, reputasiNya, tetapi karena kedegilan hati mereka membutakan mata mereka melihat sebuah kebutuhan akan MEMBANGKITKAN YANG MATI ( Syaraf yang mati, aliran darah yang mati, semangat yang mati, dll).

Oleh karena itu, tak heran, kedegilan hati mereka akan menggiring mereka bukan saja membiarkan si orang sakit ini tetal mati sebelah tangannya, tetapi juga merencanakan kematian-Nya, mereka bersekongkol untuk membunuh-NYa.

Mengapa ada persekongkolan? Karena mereka cocok, mereka sama, mereka kompak, mereka semua punya spirit bukan membangkitkan, tetapi MEMBUNUH. Nggak perlu waktu lama atau perdebatan untuk sama-sama sepikir menyingkirkan Yesus, karena hati mereka sama. Sama-sama DEGIL.

Yesus marah, mereka juga marah. Tetapi kemarahan mereka berbeda. Kemarahan Yesus adalah didasari dengan belas kasihan yang dalam , muncul kepada bentuk dukacita, dan saat mereka tidak bertobat juga, Yesus marah. Tetapi pada detik yang sama saat Dia marah, belas kasihanNya pada orang yang sakit ini tidak hilang, Dia tidak lantas hilang konsentrasi, lalu menunda penyembuhan itu sebentar sore saja, TIDAK. Yesus tetap dapat menyembuhkan orang ini.

Tetapi kemarahan orang-orang farisi ini beda, yang mendasari adalah IRI HATI, dengki, ingin merusak reputasi Yesus, tidak berhasil melakukannya, dan mereka pun pada akhirnya membunuh.

Pembunuhan tidak pernah langsung terjadi begitu saja, kecuali kasus pembelaan diri dari ancaman pembunuhan, Tetapi pembunuhan berencana selalu memiliki benih awal IRI HATI.

Kain membunuh Habel. ( Huuuu…. iri nich ye)
Esau berniat membunuh Yakub.
Saudara-saudara Yusuf berniat memunuh Yusuf.
Daniel digiring ke gua singa
Saul berniat membunuh Daud, hanya gara-gara nyanyian para fans daripada Daud yang mengganggu telinga Saul kan.

————— dan daftar ini masih panjang

Hati -hati….iri hati justru akan membunuh dirimu sendiri, sebelum kau berniat untuk membunuh karakter orang -orang lain di sekitarmu !

 

Markus 3 : 7-12 Banyak orang mengikut Yesus, dari berbagai penjuru karena mereka telah mendengar segala sesuatu yg dilakukan Yesus. Waktu mrk berjumpa dgn Yesus terjadi kesembuhan dan kelepasan. Semua yg dilakukan Yesus itu memberi dampak. Luar biasa ! Tapi ahli ahli taurat itu, siapa nama mrk? Tidak tercantum ! Karena mrk tdk berdampak positif berupa teladan. Oleh karena itu Yesus peringatkan, harus ikuti ajaran mrk ttp jangan ikuti tingkah lakunya. Seharusnya ajaran dan tingkah laku berjalan selaras. Baru itu bisa berdampak makro.

 

Markus 3: 13-19

Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan dan diberiNya kuasa untuk mengusir setan. Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah; Simon, yang diberiNya nama Petrus, Yakobus anak Zebedeus , dan saudaranya Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Yudas Iskariot DIPANGGIL,
Yudas Iskariot DIKEHENDAKI-NYA
Yudas Iskariot DATANG KEPADA-NYA
Yudas Iskariot DITETAPKAN-NYA untuk menyertai Dia
Yudas Iskariot DIUTUSNYA memberitakan Injil
Yudas Iskariot DIBERINYA KUASA untuk mengusir setan

sama seperti Simon Petrus, Yakobus anak Zebedeus, Yakobus, Andreas, Filipus, Barotolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, ….

yang membedakan adalah frase terakhir….

dan Yudas Iskariot, yang menghianati Dia.

Petrus juga pernah menyangkal Yesus tiga kali, tetapi kemudian dia bertobat, dan selanjutnya dia menyatakan mengasihi Yesus tiga kali juga.

Tetapi Yudas Iskariot tidak bertobat, hidupnya berakhir dengan mengenaskan.

Yang penting bukan saja bagaimana mengawalinya, tetapi juga bagaimana mengakhirinya

Yang penting bukan saja bagaimana mengakhirinya tetapi juga bagaimana prosesnya

Yang penting bukan saja bagaimana gurunya, bagaimana metodenya, bagaimana Visinya, bagaimana proses belajar mengajarnya, tetapi juga….

bagaimana si murid itu sendiri.

 

MARKUS 3; 20-30 Yesus dikerumuni banyak orang, Yesus tidak sempat makan. Kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, dan mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

Yesus saja dianggap tidak waras lagi oleh kaum keluargaNya.

Jadi kalau ada yang menghina kita, mengejek kita, merendahkan, menolak, mengata-ngatai, memfitnah, mempergunjingkan, menilai kita secara berlebih-lebihan, …

itu belum apa-apa. Tetaplah tersenyum. Tuhan kog yang tahu hati kita dan menyelidiki motivasi setiap hati.

Yesus rela dianggap tidak waras lagi hanya demi melayani orang-orang pada zaman-Nya, dan demi untuk menjangkau hidup kita, supaya kita semua waras, selamat, diberkati, dipulihkan, sembuh, dan baik-baik saja karena semua kebaikan-Nya. Amin.

 

Ada banyak rhema sebenarnya, tetapi baru sempat sekarang ngetiknya. Markus 4: 1-20. Perumpamaan tentang seorang penabur. Biasanya kalau bahas perikop ini pastilah yang dibahas 4 macam tanah kan? Tanah pinggir jalan, tanah semak duri, tanah berbatu dan tanah yang subur. Tapi kali ini saya mencoba memikirkan si Penabur itu. Penabur itu menaburkan Firman Tuhan yang digambarkan dengan benih. Seorang penabur tidak boleh punya motivasi memilih-milih jenis tanah. Tugasnya hanya menabur saja. Membawa benih di genggamannya, lalu menaburkannya. Nanti benih itu bisa saja jatuh di jenis tanah yang berbeda-beda. Namun tanah berbatu kadang tidak terlihat batunya, karena batu-batunya bisa saja tertutup oleh tanah juga, tapi tanah itu tipis, karena di bawahnya ada batunya. Itulah sebabnya tugas kita untuk mewartakan injil kepada SIAPA SAJA, jangan membuat cap seolah-olah orang ini pastilah tanah hatinya berbatu, bersemak duri, pinggir jalan, kita tidak pernah tahu itu. Siapa tahu orang itu justru memiliki tanah hati tanah yang subur. Pemilik tanah hati subur itu bisa saja pembantu rumah tangga kita, supir kita, tukang sampah, anak jalanan, tetangga yang berkerudung, dll Sebagai penabur, semua dari mereka harus dengarkan Injil Kristus. Berapa yang bertumbuh dan berbuah, dari mereka, kita tidak bisa memprediksi, yang penting tugas kita menabur sudah kita kerjakan sebaik mungkin. Amin

 

Markus 4: 21 Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendakllah ia mendengar !

Saya sedang merenung-renungkan ayat ini..waaauuu keren !! Meletakkan pelita MAU DI MANA SAJA, termasuk DI TEMPAT TINGGI, contoh di atas meja, atau di atas almari, SAMA SAJA TIDAK BERGUNA BILA DITUTUPI DENGAN RANTANG, APINYA AKAN MATI. Gini penjelasannya, gantang dan pelita itu PORTABLE/ bisa dengan mudah dipindah-pindahkan.

Banyak orang berkedudukan tinggi/ memiliki jabatan/ ada di posisi puncak/ merupakan key person/ orang kunci, Sebenarnya orang-orang seperti ini mempunyai KESEMPATAN EMAS untuk bersinar bagi Kristus, karena sekali mereka bersinar bagi Kristus, akan dilihat banyak orang, akan disimak banyak orang, akan memberi pengaruh kepada banyak orang. Namun sayang sekali, walaupun pelita itu sudah ada di tempat tinggi, bila ada GANTANG yang menutupinya, api itu akan mati. Bukan posisi tinggi yang utama di sini, tetapi bagaimana BERSINAR BAGI TUHAN.

Yang lebih lucu lagi, pelita kog ditempatkan di bawah tempat tidur, untuk apa itu? Di sinilah sedang dibahas POSISI YANG TINGGI. Jadi anak Tuhan kalau bersinar jangan di rumah saja, harus di sekolah, di gereja, di kampung, di masyarakat. Anak Tuhan harus jadi pemimpin donk, agar sinarnya dilihat oleh banyak orang, agar kebaikannya dilihat oleh semua orang, agar Bapa dipermuliakan. Anak Tuhan harus jadi kepala donk, jangan jadi ekor. Sebab kalau menerangi KOLONG TEMPAT TIDUR, nggak ada gunanya juga sih.

Jadi dua-duanya itu penting, baik di tempat tingginya, maupun bagaimana di tempat tinggi itu harus bersinar.

Tempat yang benar adalah di KAKI DIAN, yaitu di tempat yang benar, di tempat yang seharusnya, di tempat yang Tuhan mau, di tempat yang mana Tuhan berkenan. Itu bisa di jalanan, bisa di tempat kerja, bisa di bangku sekolah, bisa di pasar, bisa di mana saja. Kaki dian tidak dapat ditutup dengan gantang, dan kaki dian mustahil diletakkan di kolong tempat tidur. Kaki dian ya kaki dian, dia tinggi, dan dia bersinar menyinari sekelilingnya.

Apa ya maksudnya …tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan dan tidak ada rahasia yang tidak tersingkap.

Maksudnya TELADAN HIDUP dari orang yang di tempat tinggi dan bersinar terang bagi Tuhan, itu nyata, hidupnya transparan, hidupnya seperti dalam rumah kaca, hidupnya seperti surat terbuka, semuanya terlihat, ibaratnya dia bersin pun semua orang akan tahu.

Cara berpikir, mengelola uang, mengelola waktu, hubungan antar keluarga, prioritas, ucapan, hubungan dengan TUHAN, semua itu terbuka, transparan.

Hanya orang yang siap hidup transparan, bukan hidup dalam topeng kemunafikan, yang bisa BERSINAR BAGI KRISTUS, ada di kaki dian-Nya. Amin.

 

Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,…

Markus 4: 11.

Kepada murid-murid Tuhan menyatakan rahasia Kerajaan-Nya. Tetapi kepada sekedar orang banyak yang sangat besar jumlahnya yang mengerumuni Dia ( Markus 4:1) Dia hanya mengemukakan berupa perumpamaan.

Oleh karena itu jangan puas hanya jadi pengikut, tetapi harus jadi murid-Nya. Murid itu harus mau diajar, harus rela ditegur, dan rela didisiplin. Beda kan dengan pengikut…

 

Markus 5; 1-20 Lalu sampailah MEREKA di seberang danau, di daerah orang GERASA.

Repot repot menyeberang danau dan hadapi angin ribut hanya untuk melayani SESEORANG.

Perhatikanlah bahwa YESUS mengerahakan FULL TEAM. Hanya untuk melayani SESEORANG di seberang danau sana.

Yesus tidak memutuskan berangkat sendirian, hanya demi alasan efisiensi.
Yesus tidak memutuskan untuk mengutus salah seorang muridnya saja untuk menangani orang ini, hanya demi alasan efisiensi.
Yesus memutuskan untuk mengeluarkan biaya perjalanan untuk keperluan FULL TEAM, demi melayani SATU JIWA, apakah itu kalau di zaman sekarang berupa ; biaya sewa perahu, apakah biaya pengadaan perbekalan di jalan, bensin untuk mesin perahu…dll, dengan mengesampingkan yang namanya ‘efisiensi’ dengan definisi yang sempit.
Yesus mengerahkan waktu yang ada, yang mana waktu itu digunakan oleh SELURUH ANGGOTA TIM, padahal bisa saja jika tim dibagi dua atau tiga kelompok, mereka dapat melayani di tiga tempat sekaligus, dengan mengesampingkan yang namanya ‘efisiensi’ dengan definisi yang sempit.
Kalau hanya untuk menyaksikan bagaimana orang yang kerasukan dapat dilepaskan dari kuasa jahat, ada banyak pelayanan lain yang serupa itu, jadi murid-murid masih bisa mendapatkan kesempatan belajar dari peristiwa yang serupa di lain hari, tidak perlu saat ini semuanya ikut, karena ini hanya menangani satu orang saja. Namun Yesus membawa FULL TEAM. Yesus mengesampingkan yang namanya ‘efisiensi’ dengan definisi yang sempit.

Jadi ukuran efisiensi dalam sebuah proyek pelayanan , tidak bisa diukur dari berapa biaya yang dikeluarkan, berapa banyak waktu yang dipergunakan, berapa banyak orang yang secukupnya saja bisa dilibatkan. Karena Yesus tahu kapan saatnya rombongannya tidak memawa roti, atau saat kapan Dia memerintahkan murid-Nya untuk berbelanja keperluan perjamuan malam paskah, dan Yesus tahu kapan saatnya Dia harus mengerahkan FULL TEAM, karena Yesus melakukan semuanya berdasarkan KEHENDAK BAPA.

Definisi efisiensi Yesus sangat berbeda dengan definisi kita. Namun jika kita dalam melayani Tuhan mau peka dan taat, Tuhan akan membawa kita menjadi pelayan Tuhan yang tepat dalam setiap pengeluaran uang, waktu, tenaga, SDM, dll….

Jangan terlalu takut untuk dianggap BOROS, jika memang Tuhan ingin kita keluarkan dana, waktu, SDM, dll
Sebaliknya juga jangan terlalu takut untuk dianggap PELIT, jika memang Tuhan mengutus kita, dan memberi rambu-rambu untuk tidak boleh membawa bekal dalam pengutusan itu.

Seorang pelayan yang tahu hati Tuhan, akan berjalan dalam ketepatan.

Lalu…dimana letak Efesiensi Yesus di pelayanan di Gerasa itu? Cuma satu orang lho yang dimenangkan !! Selebihnya ada kira-kira dua ribu babi yang mati !!

Eit !! Jangan salah….

baca dulu bagian akhir dari kisah ini

orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia. Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: “Pulanglah ke rumamu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmua dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!”
Orang itu pun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.

Yesus membawa Full Team untuk melayani DAERAH, suatu DAERAH DEKAPOLIS, melalui SATU ORANG saja, dengan membawa FULL TEAM.

Satu daerah …..satu daerah….

Untuk memenangkan satu daerah tidak selalu dengan KKR yang dihadiri ribuan orang, seperti kotbah di bukit.

Dengan menjangkau satu orang saja, satu daerah dapat diraih. Karena Tuhan tidak hanya mengasihi orang ini, tetapi juga penduduk daerah ini, yang telah mengusir Yesus dengan cara halus, yaitu dengan ‘mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka ‘ ( Markus 5:17)

Siapa tahu tujuan Yesus ajak satu tim, agar mereka merasakan juga rasanya diusir itu seperti apa. Pengalaman diusir, itu pengalaman yang jarang-jarang mereka alami. Kalau cuma pelayanan pelepasan mah, itu sering…

Dari pengalaman itu, mereka mengerti bahwa justru ketika mereka diusir dan pergi dari situ, Tuhan sanggup memakai satu orang yang baru saja dilepaskan dari iblis ini untuk menjadi agen kerajaan sorga.

Semua pengalaman diusir ini penting, dan melihat bagaimana satu orang bisa jadi agen perubahan atas suatu daerah, itu sangat penting, sehingga sudah tepat rasanya bila semua daya, waktu, SDM, tenaga, konsentrasi, dll dikerahkan untuk suatu pengalaman mahal itu. Harus bawa FULL TEAM. Yesus tidak pernah terlalu boros.

 

MARKUS 2: 23-28

KONTROVERSI SEMU

Tulisan tersebut terkait dengan tulisan sbb:

JADIAH ZION

 

Markus 5: 21-43.

Interupsi

Yesus sedang dalam perjalanan ke rumah seorang kepala rumah ibadat bernama Yairus, yang anak perempuannya sakit dan sedang sekarat.

Namun dalam perjalanan ada interupsi.

Perhatikan di alinea yang baru di ayat 25, tiba-tiba cerita berganti ke sebuah peristiwa aneh, di kala banyak orang berdesak-desakan di dekat Yesus, Yesus bertanya “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”

Singkat cerita perempuan pendarahan itu mengaku dan bercerita perihal dirinya.

Ada beberapa rhema yang saya dapatkan dari dua peristiwa ini.

1. Perjalanan Yesus ke rumah Yairus adalah ; pelayanan berdasarkan ORDER/ permintaan/ kebutuhan yang ada di sekitar-Nya. Dia pergi untuk menjawab kebutuhan itu. Tetapi peristiwa perempuan pendarahan itu menjamah jumbai jubahNya berbeda, itu adalah sebuah pelayanan yang terjadi dengan tidak sengaja. Karena Yesus hidup benar ( bukankah pemakaian jumbai melambangkan hidup dalam kebenaran? Diperintahkan Tuhan agar bangsa Israel selalu ingat akan perintah Tuhan dan melakukan-Nya. Bilangan 15, Yakobus 5;16, Amsal 3:7-8) maka tubuh-Nya mengalirkan kuasa lewat jumbai-Nya. Ketika kita hidup dalam kebenaran, maka pelayanan yang tidak sengaja ini juga akan menjadi bagian dalam hidup kita. Contoh, di perjalanan kita tidak sengaja, saat mengobrol dengan orang yang baru kita kenal, orang itu alami jamahan Tuhan saat kita didorong Tuhan untuk menasihati dan beritakan injil kepadanya. Padahal bukan itu tujuan perjalanan kita.

2. Setiap detik dari interupsi itu sangat menegangkan bagi Yairus, karena anak gadisnya ada dalam masa-masa kritis, sekarat, hampir mati. Mengapa detik-detik berharga ini akhirnya mengakibatkan dia diberi kabar bahwa anaknya sudah mati. Apakah dia akan menyalahkan perempuan pendarahan ini yang seakan-akan mengganggu perjalanan Yesus menemui anaknya? Apakah dia akan menyalahkan Yesus yang seakan-akan membiarkan dengan mudah interupsi ini menghentikan Dia? Yesus tahu kegalauan hati Yairus, begitu berita kematian itu datang, Yesus pun langsung menyanggah dengan berkata ” Jangan takut, percaya saja !” Dalam pelayanan apa saja bisa terjadi sebagai interupsi, namun kita harus mengedepankan KEHENDAK BAPA dalam setiap detik yang dilewati , sebagaimana Yesus bertanggung jawab, toh di rumah Yairus, akhirnya anak itu hidup kembali. Jika Yesus hanya perduli pada yang namanya jadwal yang ketat, dia akan buru-buru pergi dari orang -orang itu, dan akan bersikap cuek pada perempuan pendarahan itu, toh dia sudah sembuh. Tetapi Yesus beda, dia sempatkan untuk berurusan pribadi dengan peremuan itu dan berkata “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” Kesembuhan saat menjamah jumbai-Nya itu soal lain, tetapi bagaimana Yesus menyempatkan diri dalam beberapa menit berbicara secara pribadi kepada perempuan yang sudah sembuh itu, beberapa kata yang tidak akan terlupakan seumur hidup bagi perempuan itu..bagi Yesus itu adalah hal yang lain lagi. Di sini kita belajar bahwa terkadang ada interupsi, sebuah pelayanan yang tidak berdasarkan order…datang dan di situlah kita memutuskan untuk disetir oleh jadwal, atau mau mengalir bersama tuntunan-Nya. Di saat mana Yesus bisa saja dianggap terlambat datang ke rumah Yairus, yang terjadi justru terjadi kebangkitan, bukan saja kesembuhan. Dahsyat. Jangan pernah takut terasa terlambat karena Tuhan tidak pernah terlambat, karena kematian pun dapat Dia ubahkan jadi kehidupan.

3. Perhatikan bahwa ini peristiwa pertama, dimana orang sakit sembuh saat menjamah jumbai Yesus. Rupanya perempuan pendarahan ini memberi inspirasi kepada banyak orang, Lihat saja, peristiwa orang sembuh karena menjamah jumbai jubah-Nya terjadi berkali-kali lagi setelah peristiwa itu pada orang-orang lain.

Mat 14:36

Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. p Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Mrk 6:56

Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya f saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Perhatikanlah bahwa pengertian yang ada pada perempuan pendarahan itu, bahwa ASAL KUJAMAH SAJA JUBAH-NYA AKU AKAN SEMBUH. ….segera menjalar ke banyak orang. Dia adalah orang pertama yang punya ide itu. Keren kan?

Apakah sebuah penyakit, dan juga bagaimana Tuhan menyembuhkan kita, bisa jadi merupakan suatu jembatan untuk kesembuhan-kesembuhan lainnya…ijinkan itu terjadi karena di balik semuanya itu akan ada pembicaraan dari mulut ke mulut betapa dahsyatnya Tuhan itu !! Alami mujizat dan saksikan, ceritakan dan beri inspirasi pada banyak orang bahwa Tuhan itu keren abiz !!

4. Saya kagum dengan Yesus, tidak pernah sekalipun dia menggunakan kalimat yang spektakuler seperti “Aku akan membangkitkan dia dari kematiannya” atau ” Nah..benar kan dia bangkit..??” Sama sekali tidak, melainkan yang Dia ucapkan hanya “Anaik ini tidak mati, tetapi tidur !” dan kalimat semacam ini “Berilah dia makan!” Sesuatu yang spektakuler itu hanya di mata orang lain, sedangkan pada perspektif Yesus itu natural saja. Hanya dari tidur menjadi sadar, cuma masalah gelombang otak saja dari Delta dibawa naik menjadi Beta. Orang yang berjalan bersama Tuhan akan dibawa menyeberang dari hal yang supranatural menjadi natural, sebaliknya hal-hal natural ( seperti sebagaimana Yesus didapati sedang berdoa pagi-pagi buta) adalah sebenarnya supranatural.

5. Yesus menyuruh mereka memberi anak muda ini makan. Orang yang baru sakit akan kehilangan nafsu makan, dan orang yang baru sembuh sakit baru terasa bahwa makanan itu enak. Demikian juga dengan hidup rohani kita, bila kita malas makan Firman, malas bersekutu, malas berdoa, harus di periksa, agaknya kita sedang SAKIT.

 

Markus 6: 1-5. Yesus baru saja membangkitan anak gadis berusia 12 tahun, yaitu anak Yairus. Waaau betapa paradoks sekali, karena di tempat berikutnya yang dituju, ternyata yang terjadi adalah berbanding terbalik. Yesus ditolak di Nasaret dan tidak terjadi mujizat pun di sana kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tanganNya atas mereka. Mengapa bisa begitu? Yups! Karena seorang nabi dihotmati di mana mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya. Teman Yesus masa kecil bermain ‘layangan’ , tetangga Yesus masa remaja teman belajar di sinagoge, dan kerabat Yesus yang melihat masa pemuda Yesus sebagai tukang kayu, mereka semua terbiasa melihat Yesus dalam keseharianNya yang begitu natural, kini mereka melihat Yesus dalam bingkai hikmat dan mujizat yang dikerjakanNya. Mereka terjebak dalam pengetahuan mereka bahwa Yesus adalah tukang kayu. Mereka lupa mengembangkan kepekaan roh mereka. Itu dari sisi mereka. Kesimpulan bagi kita, mari kembangkan kepekaan roh, lihatlah seseorang bukan dari profesinya tetapi bagaimana Tuhan berkarya melalui orang itu.

Nah sekarang dari sisi Yesus. Yesus mengalami penolakan, di Nasaret itu, tetapi Dia tetap menumpangkan tangan atas orang sakit, dan menyembuhkan mereka. Yesus tetap maksimal dalam mengerahkan semua yang ada pada diriNya, tetapi respon audience juga akan sangat berpengaruh, mereka tidak siap menyambut Yesus sebagai Juruselamat dan mesias, jadi mempengaruhi kuantitas mujizat yang terjadi. Mengapa bisa begitu? Karena ada dua pihak di sini, yang mendoakan dan bagaimana respon orang yang didoakan. Kesimpulan bagi kita, tetap lakukan yang terbaik saat kita ditolak. Jangan terpengaruh dengan eforia keberhasilan di pelayanan sebelumnya. Kesimpulan berikutnya bagi kita, kesiapan kita sebagai penyelenggara /kota/jemaat/audience dalam mengalami lawatan akan sangat berpengaruh atas bagaimana seberapa besar lawatan itu akan melanda.

Dikatakan di ayat 6a. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.

Jika Yesus heran, biasanya hanya mencakup dua hal ini, atas iman yang raksasa, atau atas ketidakpercayaan….

Nah kita bisa membuat Yesus heran, tapi dengan memakai alasan yang mana?

 

Markus 6: 6b-12. Yesus ditolak di Nazaret adalah judul dari perikob sebelumnya yang diakhiri dengan ayat 6a, Apakah penolakan ini membuat Yesus trauma? Terhenti? Mogok? Kehilangan semangat? Ooooow oooowww…. tidak lah youw !! dikatakan L A L U Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar. Perhatikan kata LALU, yang menyambungkan kedua perikop ini. Dari perikop pertama berjudul Yesus ditolak di Nasaret menjadi beralih ke perikop berikutnya berjudul Yesus mengutus kedua belas rasul, dengan satu kata penguhubung, sebuah kata dengan 4 huruf saja LALU.

Apakah hidup kita juga mau seperti Yesus, penolakan tidak membuat Yesus melanjutkan cerita pelayananNya dengan kata-kata semacam ini.

Sejak terjadi penolakan itu, MAKA Yesus berhenti.

Tetapi justru ada kata LALU,…. Yesus masih punya kelanjutan cerita di agenda pelayanan yang berikutnya.

Sebelum mengutus para murid-murid-Nya, Yesus terlebih dahulu mengajak mereka ke Nazaret dan mengalami penolakan. Penolakan emang sakit, tetapi itu tidak boleh ‘menyakiti’ hati kita. Jangan ijinkan penolakan membuat kita terhenti. Hidup harus terus melaju, jangan biarkan terhenti hanya gara-gara sebuah penolakan. Yesus aja ditolak di Nazaret, apalagi cuma kita. Jadi jika kita ditolak, nikmati aja, terus melaju, gunakan kata LALU…jangan sekalipun pakai kosa kata MAKA…

Jika Yesus terhenti, tentu tidak akan pernah ada program pengutusan kedua belas murid.

Yesus tidak pernah akan terhentikan hanya gara-gara masalah penolakan.

Jangan membesar-besarkan penolakan. Jangan beri kesempatan kepadanya untuk menghentikan kita terus melaju dalam melayani Tuhan. Itu semua baik untuk pembentukan karakter kita.

Saya bersyukur sekali karena berkesempatan mengalami banyak penolakan. Lewat penolakan, Visi kita semakin dipertajam, Motivasi kita semakin dimurnikan, Dedikasi kita semakin ditantang, dan lihatlah bahwa Mujizat Tuhan selalu beserta, sebagaimana kedua belas murid mengalami mujizat dalam pengutusan mereka.

 

Markus 6: 14-29
Yohanes Pembabtis dibunuh
Itu adalah judul perikop ini. Yohanes Pembabtis dibunuh.
Ada beberapa tokoh yang dibahas di perikop ini:
1. Yohanes Pembabtis, atau Yohanes saja, namanya disebutkan di ayat 14, ayat 16, 17, 18, 19, 20, 20, 24,25,27,29, total 10 kali dicatat.
2. Raja Herodes, namanya disebutkan di ayat 14, ayat 16, 17, ayat 18, ayat 20, ayat 21, ayat 22. Total namanya ditulis sebanyak 7 kali. Belum termasuk penyebutan kata Raja, di ayat 26 dan 27, total pribadi Raja Herodes ditulis sebanyak 9 kali
3. Yesus, namaNya disebutkan di ayat 14, hanya satu kali dalam perikop ini.
4. Elia, ayat 15, satu kali dicatat.
Jadi dengan judul perikop seperti itu, sudah selayaknya, karena pembahasan mengenai Yohanes Pembabtis memang paling banyak dicatat.
Perhatikan bunyi awal dari perikop ini;
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembabtis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.” ….dst
Dilanjut dengan kisah bagaimana Yohanes pembabtis telah mati.
Waktu membaca perikob ini kita akan terkejut, karena kita mengira tokoh utama dalam perikop ini adalah Yesus yang sudah terkenal. Namun ternyata anggapan yang dihasilkan dari kesan pertama yang timbul dari bagian awal perkop ini sangat meleset jauh.
Perikop ini lebih mengupas banyak tentang Raja Herodes dan pandangannya tentang Yohanes pembabtis, dan bagaimana Yohanes telah mati dipenggal kepalanya.
Dari sini kita tahu bahwa Herodes gagal melihat Yohanes pembabtis sebagai pembuka jalan bagi kedatangan Mesias itu. Dia gagal melihat Yesus sebagai mesias, ataupun melihat Yesus sebagai Elia yang akan datang itu, melainkan Herodes melihat Yesus malahan sebagai titisan dari Yohanes Pembabtis.
Betapa kagumnya dia pada Yohanes Pembabtis sampai-sampai dia mengkultusindividukan Yohanes ..Herodes tahu bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci,jadi ia melindunginya…dan ia juga senang mendengarkan Yohanes. Yang membuat dia setuju membunuh Yohanes adalah karena permintaan dari Herodias melalui anak perempuannya.
Yesus yang dikatakan sudah terkenal, namaNya justru dibahas hanya satu kali.
Ketika seseorang gagal melihat pada Kristus, gagal melihat pada Mesias, gagal melihat pada Juruselamat, gagal melihat pada utusan-Nya dalam proporsional yang tepat sebagai utusan, gagal melihat nabiNya sebagai nabi, mengkultusindividukan seseorang yang bukan Tuhan yang benar, akan menjadi pribadi yang terjebak pada yang : MELIHAT HANYA KEPADA DIRINYA SENDIRI.
Sebagaimana Herodes tega membunuh Yohanes pembabtis, hanya untuk yang namanya harga diri, yang mana ia terlanjur bersumpah, dan harus jaga image di depan tamu-tamu di hari ulang tahunnya. Ia tak kuasa menolak permintaan keji…demi sebuah harga diri. Itu karena dia gagal melihat Yesus sebagaimana Sang Mesias, dan gagal melihat Yohanes Pembabtis yang hanya sebagai alat , dan gagal melihat dirinya sendiri sebagai umat manusia, salah satu gelintir umat manusia di sebuah belahan bumi.
Mestinya perikop yang diawali dengna penjelasan bahwa Nama-Nya Yesus sudah terkenal, tentunya pembahasan lebih banyak tentang Yesus. Namun itu semua bisa berbelok arah, karena kegagalan pengenalan akan Tuhan yang benar.
Rhema bagi kita
Gagal memandang Kristus, akan menjadikan kita gagal memandang hamba Tuhan, dan gagal memandang diri sendiri dalam pandangan yang benar sesuai tujuan Tuhan. Tetapi jika kita berhasil memandang Kristus , Sang Mesias, kita akan berhasil menempatkan hamba Tuhan dalam proporsional yang tepat dan tidak ngawur dalam menempatkan diri sendiri.
Tidak ada gunanya dipuja-puja oleh manusia. Mereka di satu sisi bisa memuja tetapi di sisi lain bisa menghujat. Yesus tidak pernah terjebak pada pemujaan seperti itu. Orang yang dulu berteriak “Hosana “ dalam waktu tidak lama berteriak “Salibkan Dia” , dan yang Yesus katakan tentang mereka adalah “Mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”
Jangan terlalu bangga dan kipas-kipas bila ada pemujaan semu dan tidak perlu serta bisa jadi jerat jatuh dalam kesombongan.
Jangan mengkultus individukan seseorang, mereka hanya sebagai alat di tangan Tuhan. Kalau tidak, kita akan kecewa berat manakala melihat mereka terkadang jatuh dalam dosa, dan tidak hidup seperti yang mereka ajarkan.
Saat pengurapan berjalan begitu hebat, kekaguman dari orang lain pasti ada, namun kita harus selalu kembalikan segala pujian hanya bagi Raja di atas segala raja.

 

Markus 6: 30-44

Kisah Yesus memberi makan lima ribu orang tentunya adalah kisah yang sangat terkenal.

Ada beberapa rhema yang saya dapatkan saat merenungkan bagian ini.

Tentang PRIVACY

Apakah sih sebenarnya arti dari PRIVACY itu?

Kerahasiaan pribadi (Bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk menutup atau melindungi kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka.

Di ayat 31 Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.

Betapa enaknya bisa istirahat sejenak, tinggalkan semua hiruk pikuk, mengambil tempat yang sunyi sendirian dengan murid-muridNya tanpa gangguan konselinglah..doain yang sakitlah..pertanyaan ini dan itulah, dan makan dengan tenang, dengan privacy yang terjaga utuh. Bisa nikmati setiap gigitan makanan dengan semua sensasi rasanya dengan ketenangan.

Yesus dan murid-murid-Nya merelakan diri mereka untuk dalam beberapa kasus, termasuk pada peristiwa ini seperti tidak memiliki privacy.

Dalam melayani Tuhan, terkadang bukan hanya waktu, uang, talenta, perasaan, dan banyak hal lain yang kita kerahkan untuk Tuhan, melainkan juga terkadang privacy kita harus rela kita berikan.

Di sebuah pelayanan, pernah saya tidur di pastori. Di daerah yang panas seperti itu, tentunya nyaman sekali bila di kamar pastori itu ada AC-nya, dan memang ada…puji Tuhan!! Di suatu ketika, panitia bicara sama saya beberapa dari mereka juga akan tidur di kamar yang sebenarnya disediakan khusus untuk saya sebagai pembicara di acara itu. Dengan spontan saya menjawab….’ya boleh..nggak mengapa…’ Akhirnya malam itu saya tunggu-tunggu yang mau tidur di kamar saya kog nggak datang-datang. Keesokan harinya saya tanya, ternyata mereka tidak jadi tidur di kamar saya. Saya dimampukan Tuhan lulus dalam ujian privacy ini.

Ketika antrian kamar mandi begitu panjang, saya pun tawarkan siapa yang mau mandi di kamar mandi dalam yang ada di kamar saya itu. Dan benar saja, beberapa peserta mandi di kamar mandi dalam yang ada di kamar saya.

Kira-kira seperti itu contohnya. Pribadi tiap orang tidak sama, ada orang-orang tertentu yang mengagung-agungkan privacy mereka. Tidak demikian dengan Yesus. Makan pun Yesus dan murid-murid-Nya tidak sempat. Pada akhirnya mereka tidak makan secara privacy melainkan makan bersama-sama ribuan orang dalam mujizat yang luar biasa.

Contoh lain, seseorang yang tidak pernah tinggal bersama orang lain, karena seumur hidup tinggalnya hanya dengan keluarganya sendiri. Kali ini, Tuhan membawanya pada situasi di mana dia harus tinggal dengan orang lain, tinggal di asrama, di situ semua area privacynya hampir tidak ada lagi. Apakah dia mau merelakan hal itu?? Apakah dia mau sepakat dengan Tuhan untuk itu??

Contoh lain, ada pastori yang mana rumahnya ini bisa menjadi rumah milik publik. Ada jemaat yang numpang menyusui anaknya di kamar. Ada remaja yang ambil minum di pastori sepulang gereja. Tidak bisa pakai daster seenaknya kapan saja, karena di pastori banyak jemaat lalu lalang. Dan seterusnya, dan seterusnya. Maka orang-orang yang tinggal di pastori semacam ini bisa jadi hampir hampir tidak memiliki privacy lagi, karena rumah mereka adalah rumah milik orang banyak/ milik umum.

Apa yang menjadi area privacy kita yang selama ini kita genggam erat-erat..?? Ketika Tuhan meminta itu dipersembahkan ke altar-Nya, apakah kita relakan??

Bagaimana dengan 5 roti dan 2 ikan itu?

Tadinya 5 roti dan 2 ikan itu adalah miliki privacy dari seorang anak.

Andreas yang berkata kepada Yesus perihal hal ini, baca Versi Yohanes 6: 9 Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?

Andreas mengakui bahwa 5 roti dan 2 ikan ini adalah MILIK PRIVACY dari seorang anak ini. Lalu Andreas mulai memikirkan apa artinya property /bekal sesedikit itu untuk orang sebanyak itu? Andreas tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Dia tidak pernah memikirkan area pribadinya sendiri lebih dulu daripada memikirkan kebutuhan orang lain di sekitarnya walaupun mereka sama-sama butuh makanan.

Tapi kita coba bandingkan dengan catatan Matius, Markus dan Lukas.

Matius 14; 17 yang ada pada KAMI di sini hanya lima roti dan dua ikan.

Markus 6:38
Berapa banyak roti yang ada PADAMU? Cobalah periksa!
Sesudah memeriksanya mereka berkata : “Lima roti dan dua ikan !”

Lukas 9: 13
Yang ada pada KAMI tidak lebih dari pada lima roti dan dua ikan, ..

Lima roti dan dua ikan itu MILIK KAMI, UNTUK KAMI, MAKANAN KAMI, NANTI AKAN KAMI MAKAN BILA SEMUA ORANG INI SUDAH PULANG, ITU SUDAH DIBERIKAN ANAK KECIL ITU PADA KAMI.

kira-kira seperti itu kalimat kalimat yang terimajinasikan.

Hanya Andreas yang berkata 5 roti dan 2 ikan ini punya seorang anak.

Betapa mudahnya berkata milik anak itu milik kami. Dalam kata kami, bahkan Yesus pun tidak termasuk di dalamnya, karena tidak dipakai kata KITA.

Anak itu sudah memberikannya kepada rombongan Yesus itu tentunya. Jadi sangat mudah mengatakan bahwa itu milik kami.

Tetapi lebih sulit lagi berkata bahwa milik kami ini bisa menjadi milik mereka. Itu akan membongkar-bangkirkan acara privacy makan bersama antara mereka sendiri, sekelompok eksklusif rombongan Yesus. Sedang orang banyak ini, suruh aja mereka pulang, tidak perlu ganggu-ganggu acara makan kita.

Yesus mengubah sebuah situasi dengan
menerima persembahan anak kecil ini, dari MILIKKU menjadi milik KAMI, lalu Yesus mengubahnya menjadi MILIK KITA SEMUA.

tetapi orang yang memiliki privacy yang tinggi dan tidak rela diusik, akan berkata MILIK ANAK KECIL ITU sekarang telah menjadi MILIK KAMI. titik.

Ketika kita merelakan privacy kita dipersembahkan di altar Tuhan, bila memang Tuhan mengehendakinya, percayalah, Tuhan akan melakukan perkara yang dahsyat untuk RIBUAN ORANG/ atau untuk banyak orang.

Garisbawahi kata JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA, artinya juga tidak ngawur donk ! Kita tetap perlu memiliki area privacy pribadi yang harus kita jaga. Namun bila dalam kasus tertentu area ini Tuhan minta, sebagai seorang prajurit yang harus berkenan kepada Komandannya, maka seharusnya kita berkata “Siap, Komandan!”

Karena…II Timotius 2 :3-4 berkata:
Ikutlah mendertia sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

 

YESUS DAN PETRUS BERJALAN DI ATAS AIR

YESUS DAN PETRUS BERJALAN DI ATAS AIR

 

Markus 6:53-56

Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada. Ke mana punIa pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Ini adalah pertama kalinya Yesus dan murid-murid-Nya ke Genesaret. Genesaret sebuah tempat yang artinya a harp/ sebuah harpa. Waaauuu…keren ya arti nama tempat ini !!

Walau ini pertama kali Yesus melayani di daerah ini, orang-orang di daerah ini ternyata segera mengenal YESUS.

Coba baca perikop di atas dan……ehemmm….
Saya curiga kalau wanita pendarahan itu asalnya dari tempat ini !!

Perhatikan bahwa orang-orang sakit dikumpulkan di pasar, lalu mereka memohon untuk diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja, Asal kujamah saja jubahNya- aku pasti sembuh. Agaknya kalimat seperti itu tidak asing di telinga kita…

Mungkinkah di daerah itu sudah banyak puluhan tabib yang didatangi perempuan pendarahan itu, dan hasilnya nihil.

Mungkinkah di daerah itu si perempuan pendarahan itu pulang kampung dan menyaksikan kepada orang banyak, bahwa dengan menjamah ujung jumbai Yesus, dia pun sembuh seperti yang dia percayai???

Mungkinkah kisah kesembuhan perempuan pendarahan ini telah menyebar ke seluruh daerah itu….??? Waaaauuu…Alkitab tidak pernah mencatat dari mana asal perempuan pendarahan itu, tetapi kecurigaan saya sepertinya cukup beralasan !

Hmmmmmm….bisa jadi !!

HASRAT UTAMA HIDUP DAUD

TERKUAK DARI

KONTRADIKSI SEMU

MARKUS 2: 23-28

VS

I SAMUEL 21: 1-9

DISERTAI DENGAN 12 ALASAN

MENGAPA KONTRADIKSI INI

ADALAH KONTRADIKSI SEMU

 

Read the rest of this entry »

PERANGI AMALEK DENGAN 24 TIPS

Read the rest of this entry »

Beberapa materi dari tulisan ini, telah menjadi tulisan saat teduh renungan bagi guru SM, dengan judul Precious calling, tetapi karena renungan pagi untuk ret-reat guru itu sangat terbatas waktunya, ada banyak materi dari tulisan ini saya pangkas.

Untuk itu, lebih panjang lebar tentang Uria dapat anda baca di tulisan berikut ini;

Read the rest of this entry »

Puji Tuhan, buku The Victorious Girl telah terbit !! Haleluya !!

 

Puji Tuhan, buku The Victorious Girl sudah ada di Gramedia.

http://www.gramedia.com/victorius-girl-the.html

RAJA JUGA BISA BERMAIN PETAK UMPAT

http://graceofourlord.files.wordpress.com/2012/05/saul__annointed.jpg

Ada fakta menarik bahwa ternyata bermain petak umpat sudah ada di Alkitab…. ha ha ha

Read the rest of this entry »

SAMUEL VS SAUL

http://www.biblestudyresources.org/_media/img/small/saul-offers-sacrifice.jpg

 

Ada perbedaan mencolok antara kepemimpinan Samuel atas Israel dan kepemimpinan Saul atas Israel.

Ada saat menyembah, ada saat berperang.

Read the rest of this entry »

ALLAH MAHA TAHU

ALLAH MAHA TAHU

Read the rest of this entry »

SPECIAL CALLING

SPECIAL CALLING

Read the rest of this entry »

KEBETULAN ILAHI

KEBETULAN seri 1

Read the rest of this entry »

YEFTA

Setelah panjang lebar kita membahas Yabes, kini kita beralih ke tokoh Yefta ( jadi ini seri membahas tokoh tokoh yang mengalami penolakan dalam hidup mereka)

Read the rest of this entry »

GOLD CHARACTER OF JOSHUA

Materi ini pernah di sampaikan di SMP Pantekosta Magelang, Januari 2016

Read the rest of this entry »

Materi ini pernah disampaikan di GPdI Kharisma Kalinegoro, Januari 2016 dalam Ibadah Raya 1/ Pagi.

Terima kasih kepada Bpk Pdt Deni Yoga Trianto yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk membagikan Firman Tuhan.

Jika anda ingin mempelajari lebih lanjut mengenai Generasi Yosua dalam bacaan yang lebih lengkap lagi, bisa melihat pada tulisan saya di blog ini juga, dengan judul Generasi Yosua. Mengingat ada beberapa kalimat-kalimat yang saya tulis dalam naskah kotbah ini memerlukan penelitian yang lebih mendalam yang tidak saya bahas di sini.

Berikut saya tautkan juga Power Point yang menolong anda untuk dapat mengkotbahkan kembali bila anda menginginkannya.

————————–

GENERASI YOSUA

Yosua 5:13-15

Read the rest of this entry »

DOA YABES

DOA YABES

Read the rest of this entry »

GENERASI YOSUA

Materi ini akan disampaikan bulan Oktober 2015 di Rally Doa Anak/ Rally Doa Generasi/

The Pray Rally Day of Generation

di GPdI Church on the Way Temanggung.

dalam bentuk GAME LEMPAR BOLA.

 untuk materi game lempar bola dapat anda buka di http://www.jeniuscaraalkitab.com

 

 

Jika tampilan wordpress di sini kurang OKE, karena kolom dalam tabel tidak enak dibaca, bisa anda download tautan berikut ini secara Gratis

GENERASI YOSUA DESEMBER 2015

PEMETAAN EXODUS

PENELITIAN NAMA YOSUA

PETA ZAMAN GENERASI YOSUA

PETA ZAMAN HAKIM-HAKIM

 

Jika anda ingin memakai materi ini untuk game bola lempar, anda bisa buka tautan-tautan yang berbeda dari tautan yang ada di sini, bisa dibuka di http://www.jeniuscaraalkitab.com

klik di sini: anda akan digiring ke website saya yang lainnya, yang khusus membahas pelayanan anak.

GAME BOLA LEMPAR

 

 

Read the rest of this entry »

KUASA PERKATAAN

KUASA PERKATAAN

 

Read the rest of this entry »

 

saya bersyukur dapat berbagi dengan guru-guru Play Group Bintang Nusantara, Semarang. Haleluya !!

Saya bersyukur dapat berbagi dengan guru-guru Play Group Bintang Nusantara, Semarang. Haleluya !! Materi ini tidak saya sampaikan kepada rekan-rekan guru di sana, namun foto ini saya tampilkan hanya sebagai inspirasi bagi kita, para guru, untuk terus berjalan dalam Visi Tuhan atas panggilan-Nya dalam hidup kita sebagai seorang pengajar.

 

DAUD SEORANG GURU..??

Jika tampilan wordpress di sini kurang sempurna, maka anda dapat download tulisan ini langsugn dari komputer saya, dengan klik sbb:

DAUD SEORANG GURU

(BAGI ANDA YANG SUDAH PERNAH DOWNLOAD – saya anjurkan download ulang, karena ini materi edit. )

Pada tulisan nanti, akan selalu saya muat KURIKULUM SEKOLAH DAUD, untuk menjelaskan pada anda mana bagian kurikulum itu yang sedang diajarkan Daud pada murid-muridnya pada tiap peristiwa yang berbeda.

Jika anda mendownload tautan tersebut akan terlihat jelas, bagian-bagian dalam kurikulum yang saya tebalkan, garis bawahi dan tercetak miring, namun pada tampilan wordpress ini sangat terbatas. Untuk itu saya sarankan anda download dari komputer saya.

Baik, kita akan mulai dengan petualangan kita tentang pak guru Daud

Read the rest of this entry »

Read the rest of this entry »

Saat mempersiapkan materi sekolah injil liburan, saya dapat rhema yang luar biasa…yang sering kita baca di Alkitab tetapi tidak pernah terpikir bahwa sekalipun Daniel sering mengungkapkan arti mimpi raja dan arti SMS dari surga Mene Mene Tekel Ufarsin…tetapi sebenarnya Daniel adalah pribadi yang selalu diremehkan dan tidak pernah diperhitungkan !! Simak dalam tulisan ini !

BELAJAR DARI DANIEL

 

1. Ada sesuatu yang aneh dalam kisah hidup Daniel, dia didapati paling bijaksana dan berpengertian 10 kali lipat dari orang-orang berilmu dan ahli-ahli jampi, mungkin kalau di zaman sekarang dia itu memiliki IQ yang super jenius.
(Daniel 1:21) Tapi tidak ada jabatan apa-apa yang diberikan kepadanya saat itu, walau dia adalah seorang juara test IQ.

SATU- JANGAN TARUH PENGHARAPANMU PADA YANG NAMANYA PRESTASI APA PUN

 

 

Read the rest of this entry »

Materi ini akan disampaikan nanti malam pada KKR Natal Wanita gereja Kibait, se klasis Kendari

Tulisan terkait ( untuk anda bisa memahami lebih dalam anak-anak Batsyeba) bisa anda klik di tautan berikut ini:

RAHASIA DI BALIK SILSILAH YESUS KRISTUS

BERJUMPA DENGAN ALLAH DALAM KELUARGA

IMAMAT 26: 12

PEREMPUAN YANG KREATIF

Read the rest of this entry »

Semua materi ini dapat anda download secara gratis langsung dari komputer saya, dan dapat anda sharekan jika anda terdorong untuk itu , klik tulisan biru di bawah ini… (dengan mendownload ini berarti anda mendapatkan tampilan yang lebih baik dari semua tabel yang ada di tulisan wordpress yang tidak sempurna ini, dan juga anda mendapatkan seri editing 2)

RAHASIA DI BALIK SILSILAH YESUS KRISTUS

Keterangan untuk para pembaca:

Mohon maaf bila pada pembahasan panjang lebar di bawah ini,  terpaksa ada bagian-bagian yang diulangi / disinggung/dibahas kembali, karena ini seperti jalinan, saat kita membahas Daud, kita tak terlepas dari pembahasan mengenai Uria, demikian seterusnya, sehingga ada pembahasan yang berulang Hal ini kita lakukan mengingat ada penyorotan yang lebih mendalam mengenai suatu tokoh yang mau tidak mau terkait dengan pembahasan mengenai peristiwa lain yang menyangkut tokoh lain. Jika pembahasan dimungkinkan tidak berulang, dikawatirkan sisi kronologisnya dirusak oleh pengurangan pengulangan itu. Jadi jika anda bisa memaklumi, anda saya harap tidak akan bosan belajar bersama.

Sebenarnya ada keuntungan daripada hal tersebut, jika anda ingin mengkotbahkan naskah ini secara berseri/ khotbah seri, maka anda tidak perlu lagi mencari data dari bagian-bagian lain, karena per bagian sudah memiliki data lengkap ( walaupun mungkin ada bagian-bagian yang berulang dari ulasan sebelumnya)- dan hal ini menolong jemaat yang belum sempat mendengar seri sebelumnya, serta menolong jemaat yang sudah pernah mengikuti seri sebelumnya melalui pengulangan beberapa hal penting, tetap bisa mengingat kembali info dari seri-seri sebelumnya

Materi ini pernah di sampaikan di GKII Bener Yogyakarta, pada ibadah raya, tanggal 28 Desember 2014 menutup akhir tahun 2014.

20141228_072352

20141228_100553

Read the rest of this entry »

Status-status FB saya yang berbau natal, saya koleksikan di sini untuk bisa jadi perenungan buat kita semua…

GBU

SIAPA YANG POTONG TALI PUSAT YESUS?

 

Kalau bukan karena cinta pada kita, ngapain ya Tuhan Yesus capek-capek mengunjungi planet bumi kita , jadi bayi mungil , di tolak sana-sini, lahir di kandang hina, dibaringkan di palungan tempat makanan keledai, serta dibungkus kain lampin (kain perca), dan tamu yang menjenguk para gembala.

Bisa jadi tanpa pertolongan bidan ( biasanya kehadiran bidan dicatat dalam Alkitab- tapi untuk peristiwa kelahiran Yesus tidak dicatat ada bidan yang hadir) – bisa jadi Yusuflah yang secara darurat memotong tali pusat bayi mungil Yesus.

Yusuf berhak memberi nama kepada Yesus sesuai dengan petunjuk Tuhan lewat malaikat-Nya. Karena dia sah sebagai ayah Yesus secara hukum.

Yusuf adalah orang pertama yang melihat wajah Yesus lahir ke dunia ini.

Kereeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnn

Read the rest of this entry »

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan saya sebelumnya yang saling terkait mengait dengan tulisan ini: anda bisa klik di sini:

BAROMETER VISI HIDUP KITA – MENGENALI VISI HIDUP SAUL

 

 ANAK CUCU ORANG BENAR VS ANAK CUCU ORANG FASIK

 

  Read the rest of this entry »

UNTUK MENGAWALI KHOTBAH INI ANDA BISA MENJADIKAN TULISAN PADA TAUTAN BERIKUT INI SEBAGAI ULASAN PEMBUKAAN/ sesi 1

PESTA PERTAMA YANG DIHADIRI YESUS

POWER POINT MATERI INI BISA ANDA UNDUH GRATIS DENGAN KLIK TAUTAN DI BAWAH INI

DIPULIHKAN UNTUK MEMULIHKAN

 

ENOS ADALAH ORANG PERTAMA YANG MENYERUKAN DAN MEMPELOPORI MEMANGGIL NAMA TUHAN PADA ZAMANNYA

DIPULIHKAN UNTUK MEMULIHKAN

GMS KENDARI

KKR CG FAMILY AGUSTUS 2014

 

SESI 1 . ANGGUR YANG LEBIH MANIS

Bacaan Alkitab: Yohanes 2:1-11

(ay 11)Perkawinan adalah sebuah lembaga yang amat penting di mata Yesus, sehingga ia menjadikan perkawinan sebagai moment yang paling pas untuk membuat mujijat yang pertama. Mujijat pertama bukanlah kebangkitan Lazarus yang menghebohkan itu, bukan pula kesembuhan si timpang, bisu atau tuli, atau bahkan setan yang terbirit-birit meninggalkan si anak muda yang terserang penyakit ayan. Tuhan Yesus menunjukkan bahwa yang paling pertama membutuhkan muzizat adalah sebuah perkawinan.

Mengapa ? Karna Tuhan Yesus tahu bahwa dalam sebuah perkawinan terjadilah yang namanya ‘dua jadi satu’, pada saat dua insan disatukan dalam pernikahan kudus, masing-masing akan mengalami Merriedge Blessing/ berkat pernikahan yang tidak akan pernah diterima saat sebelum menikah. Kejadian 1: 28 menyatakan bahwa perintah untuk berkuasa dan memenuhi bumi adalah untuk ‘mereka’ bukan untuk Adam saja atau Hawa saja, tetapi berkat itu adalah untuk Adam dan Hawa yang telah disatukan oleh Tuhan dalam sebuah perkawinan. Detik saat seseorang menikah, dia menerima berkat yang luar biasa, kuasa untuk menaklukkan bumi, yang dia tidak dapatkan saat dia masih membujang/melajang.

Iblis paling tidak suka hal ini. Hal yang paling dibenci iblis adalah melihat keluarga-keluarga yang diberkati. Si jahat ini berupaya agar dalam sebuah pernikahan terjadilah malapetaka…yaitu kehabisan anggur. Yang disebut terjadi sebuah mujijat adalah kalau terjadi sesuatu yang dasyat yang mengubah dari peristiwa negative jadi positif, misalnya dari sakit jadi sembuh, dari mati jadi bangkit, dlsb. Kekurangan anggur dalam sebuah pesta adalah malapetaka yang membuat malu.

Read the rest of this entry »

MENDALAMI KHOTBAH YESUS

Senin, 27 Juli 2009 PA DENGAN CIK ANIE

Matius 6: 1-4
Melakukan sesuatu jika hanya berdasarkan kewajiban hasilnya akan sangat berbeda dengan jika kita melakukannya berdasarkan kerinduan

Ayat 1 motivasi mengikut Tuhan jangan karna ingin mencari pujian dari orang lain

Ternyata ibadah itu ada upahnya, jika kita mencari pujian manusia kita tidak dapat upah dari Tuhan

Ayat 2 Motivasi menabur jangan untuk mencari pujian orang
Menabur jangan hanya berupa program, melainkan harus berdasar belas kasihan

Menabur ternyata juga ada upahnya

Ayat 3, jangan digembar-gemborkan tetapi harus dengan diam-diam, jika kita melakukannya untuk menyenangkan hati Tuhan, kita akan mendapat tuaian

Ayat 5- 14 Doa ternyata juga ada upahnya
Cirri-ciri orang munafik: doa di depan umum (tidak pernah doa pribadi)
Motivasinya untuk mancari nama

Ciri doa yang benar:
Berurusan secara pribadi dengan Tuhan

Kamar doa di sini bisa di mana saja, kita bisa intim dengan Tuhan

Cirri cirri doa dari orang yang tidak mengenal Tuhan adalah berdoa dengan bertele-tele, menyangka dengan banyaknya kata-kata indahnya kata-kata yang puitis doanya dikabulkan

Read the rest of this entry »

5-10 2009

Mat 8: 5-13
Luk 7: 1-10
Yoh 4: 40-53

Mat 8
Perwira itu rendah hati- punya kasih- terhadap hambanya yang sakit lumpuh dan sangat menderita, disini perwira itu punya kepedulian/ empati
Aku datang untuk menyembuhkan
Tuhan Yesus juga tidak membedakan status- ia penuh belas kasihan

Read the rest of this entry »

19-10-2009

Mat 8: 14

Ayat 14: Tuhan Yesus punya kepedulian
Ayat 15 a Tuhan Yesus mengalirkan kuasa-Nya lewat sentuhan-Nya
Kreatif menyembuhkan dengan berbagai macam cara

Read the rest of this entry »

Senin, 29 Juni 2009 Mat 4: 12-25

1. Tanah Zebulon dan Naftali kecil dalam pemandangan manusia, kumuh, miskin, rusuh, tetapi disayangi oleh Tuhan, dari sanalah Tuhan memulai pelayanan-Nya bandingkan dengan Yes 8:23-9:1.
2. Berita Yesus sama dengan pemberitaan Yohanes Pembabtis : Bertobatlah sebab kerajaan Allah sudah dekat. Mari kita hadirkan Kerajaan Allah memerintah dalam hidup kita
3. Tuhan Yesus sudah mempunyai tujuan mencetak murid-murid-Nya menjadi penjala ikan. Tuhan Yesus punya visi ke depan, walaupun pada kenyataan saat itu Petrus dkk sama sekali belum mengerti apa artinya menjala manusia
Read the rest of this entry »

Matius 5, Senin 6 Juli 2009


Ucapan Bahagia

1. miskin rohani : selalu merasa kurang akan Firman Tuhan, haus dan lapar akan Firman Tuhan
Read the rest of this entry »

Bab XVII
7 LANGKAH TURUN, 7 LANGKAH NAIK

Filipi 2:1-8

Tuhan Yesus telah rela mengambil 7 langkah turun, sehingga Bapa di Surga membawa Tuhan Yesus naik ke atas 7 langkah lagi.
Dari teladan Yesus ini, kita mau seperti Tuhan Yesus, rendah hati, rela berkorban bagi orang lain, tidak egois.

Read the rest of this entry »

Berani Tampil Beda

Roma 12:1-2
….supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa oleh dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna

Berani Tampil Beda! Itulah yang menjadi thema renungan kita kali ini. Tentu kita bertanya-tanya ‘berani tampil beda? Untuk apa kita tampil beda?’

Jika kita perhatikan sekeliling kita, ada orang yang ingin tampil beda, supaya dapat menarik perhatian orang banyak. Ada pula orang yang ingin tampil beda karna tidak ingin seorang pun menyamai atau menandinginya. Dan ada pula yang ingin tampil beda karena dengan cara itu, ia ingin membuktikan bahwa dia mampu melakukan atau memiliki apa yang tidak sanggup dilakukan atau dimiliki orang lain.

Read the rest of this entry »

PENDAHULUAN

1. Tuhan memberikan karunia pada tiap orang secara unik, dan kita tidak dapat memilih sendiri, semuanya sesuai dengan design Tuhan.

2. Tuhan menempatkan karunia pada tiap orang, jika kita mengabaikannya hidup kita tidak akan maximal

3. Kita sering melakukan kesalahan dengan :
• Membuang-buang waktu kita pada hal yang bukan bidang kita
• Membuang-buang waktu kita untuk mengubah pemberian Tuhan yang unik dalam diri kita, agar kita menjadi seperti keunikan orang lain. Hal ini sia-sia.

Read the rest of this entry »

PSK SMP Kristen I
20 Agustus 2004
Khotbah dari Gembala JKI Magelang yang diintisarikan oleh Grace

Anak-anak panah di tangan Tuhan

Maz 127:4
Anak-anak muda adalah anak panah di tangan pahlawan, yaitu Tuhan sendiri.

Peranan Tuhan
Yes 49:2b Tuhan membuat kita menjadi anak panah yang runcing.
Anak panah yang lurus melambangkan karakter yang dibentuk sampai lurus

Read the rest of this entry »

Kembali Berbicara Tentang Motivasi

GPDI Kincang, 24 MEi 2009

Ilustrasi: Maukah kita sekarang jadi pemain cadangan? Yang mungkin selama pertandingan kita hanya duduk di pinggir lapangan dan hanya dipanggil jika ada pemain yang cidera? Kalau anda hanya sebagai cadangan, apakah anda tetap bersungguh-sungguh latihan?

Read the rest of this entry »

Khotbah di Kharisma 14 Nopember 2004

BERSUNGGUH SUNGGUH
Bersungguh-sungguh adalah suatu respon kita terhadap suatu kesempatan. Seorang siswa yang bersungguh-sungguh akan mempergunakan kesempatan belajarnya dengan sebaik-baiknya. Seorang karyawan yang bersungguh-sungguh akan mepergunakan kesempatannya untuk bekerja (dimana jutaan orang tidak mempunyai pekerjaan) dengan sebaik-baiknya. Seorang ibu yang bersungguh-sungguh akan menjadikan kesempatan emasnya untuk menjadi seorang ibu yang baik. Seorang presiden yang bersungguh-sungguh tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh rakyat kepadanya. Seorang petani yang bersungguh-sungguh akan menanami setiap lahannya dengan benih terbaik, pupuk terbaik, pengolahan terbaik dan lain sebagainya.

Read the rest of this entry »

Setia Pada Perkara Kecil

Lukas 15:10

Tuhan menasehatkan kita agar setia pada perkara kecil
, benar dalam perkara-perkara kecil. Kesetiaan dan kebenaran pada perkara kecil akan membuat kita setia dan benar dalam perkara-perkara yang besar.

Read the rest of this entry »

Khotbah di upacara SMP Kristen I 11 Oktober 2004

Proses

Di dunia ini tidak ada yang instant, semuanya mengalami proses. Mie instant yang cara memasaknya hanya membutuhkan waktu 3 menit, proses pembuatan di pabrik juga tidak instant. Demikian juga dengan afi junior, tidak mungkin menerbitkan artis dadakan, tetapi mereka semua telah kursus menyanyi sebelumnya selama bertahun-tahun, sering mengikuti festifal, kalau pun tidak mereka juga belajar menyanyi secara autodikdak. Contohnya Fery, dia sangat menguasai cengkok melayu, karna sudah bertahun-tahun sebelumnya dia suka belajar menyanyi sambil bermain gitar.

Read the rest of this entry »

Madiun, 25 April 2007

Perenungan dalam rangka Ucapan Syukur dan Doa:
1. Berkat Tuhan atas keluarga besar Sdri Siska
2. Hari Ulang Tahun Sdri Siska dan Ibu Lia
3. Doa untuk meminta pembentukan karakter dan doa memohon kesembuhan

Inspirasi:
Hidup manusia dikatakan bermakna, bukan dari seberapa lama atau seberapa panjang usia dia hidup, tapi dengan nilai-nilai apa dia mengisi kehidupnya.
Seorang Dosen UNPAR Bandung, yang menempuh program Doktor di Amerika, mati tertembak, ketika dia melindungi teman kuliahnya yang baru saja mempunyai bayi, karna tindakan heroic/ kepahlawanan ini, mahasiswa Indonesia ini kepalanya tertembak, dan menjadi salah satu korban penembakan yang dilakuakan oleh Mahasiswa Korea. Sekalipun dia belum menyelesaikan disertasinya- pihak kampus menganugrahkan gelar Doktor kepadanya. Orang ini mengisi hidupnya dengan nilai pengorbanan, dan kasih yang tidak egois.
Semakin Bertambah Umur, Semakin Bijaksana
Bacaan : II Samuel 20:16-22

1. Perempuan ini bukan orang terkenal di kota itu, buktinya : namanya tidak tercatat
• Tuhan mau memakai bukan saja orang-orang yang terkenal (Daniel, Yusuf, Musa, dll) tetapi juga orang-orang biasa seperti kita. (Tuhan memakai seorang anak kecil untuk memberikan bekalnya , 5 roti dan 2 ikan, untuk memberkati ribuan orang; Tuhan memakai Janda di Sarfat yang ttidak tercatat namanya untuk memberi makan Elia, dan banyak lagi contoh lainnya)
Read the rest of this entry »

Khotbah di Cell Immanuel, 20 Mei 2006

Menggali Isi Alkitab

Apa yang dimaksud dengan menggali isi Alkitab?

Menggali isi Alkitab adalah sebuah usaha untuk kita menemukan mutiara-mutiara kebenaran Firman Tuhan yang diterangi oleh Pengurapan Roh Kudus.

Apa kegunaan kita dapat menggali Isi Alkitab?
• Dapat jadi mutiara yang berharga dalam hidup kita, tidak hanya membaca secara sepintas saja
• Dapat dikotbahkan, menjadi berkat bagi orang lain

Read the rest of this entry »

Bahan Khotbah , Cell Getsemani 12 Mei 2006

Belajar dari Hidup Simson

Latar Belakang
Manoah, ayah simson dari keturunan Dan,
Kej 49:16 adalah kata-kata nubuatan/wasiat Yakup yang terakhir sebelum meninggal, bisa jadi digenapi dalam diri Simson, karna Simson adalah satu-satunya hakim dari suku Dan.

Read the rest of this entry »

Kebangkitan-Nya membangkitkanku

Paskah Youth GKJ Bayeman, Sabtu, 22 April 2006

Read the rest of this entry »

Miliki Sikap Hati yang Benar

Persekuatuan Choir Januari 2008

Mari memulai Pelayanan di 2008 dengan semangat yang baru, kalau kita bisa melayani Tuhan itu adalah kemurahan/ anugrah Tuhan.

Yunus adalah salah seorang contoh Hamba Tuhan/ Pelayan Tuhan yang mempunyai sikap hati yang salah dalam melayani Tuhan.

Read the rest of this entry »

Khotbah di GKPB Muntilan

Kenaikan Yesus ke Sorga

Kisah Rasul 1:8
Tetapi kau akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan samapai ke ujung bumi.

Read the rest of this entry »

Khotbah di Sel Anak Panah, Minggu, 14 Mei 2006

SPECIAL TENTANG YANG SPECIAL

Teman Hidup adalah suatu topik special yang menjadi pergumulan semua anak muda.

Saya dahulu pernah bergumul ketika duduk di bangku SMP, “akankah kelak dewasa saya hidup melajang? Mungkinkah saya bersuamikan seorang Bule ? Saya tidak berminat menjadi istri Pendeta!”
Sekarang ketika saya mengingat hal tersebut saya menjadi geli sendiri, karna kenyataan yang saya hadapi sekarang ternyata adalah sama sekali yang berlainan dengan bayangan-bayangan saya dulu.

Read the rest of this entry »

Persiapan khotbah Minggu

8 Agustus 2004
GPDI Kharisma Kalinegoro

Semua orang pasti ingin berhasil dalam pekerjaan, keluarga, study, masa depan, ekonomi, dll.

Ada 6 kunci keberhasilan orang percaya:
1. Disertai Tuhan
2. Cinta Firman Tuhan
3. Iman percaya kepada Tuhan
4. Hidup takut akan Tuhan
5. Melakukan bagiannya
6. berdiam diri

Read the rest of this entry »

Bahan Renungan Pra Ujian Hari ke III
Lagu :………………………..

Yak 5:17

Mengapa di dunia ini ada orang-orang yang hebat, misalnya penemu-penemu, yang dapat menemukan teori-teori yang mengagumkan, pelukis-pelukis yang lukisannya terkenal di seluruh dunia, penyanyi-penyanyi yang legendaries, presiden-presiden yang tidak tertandingi kehebatannya, jendral-jendral yang tidak pernah mencatat kekalahan dalam tiap peperangan, dll. Apakah orang-orang hebat tersebut bisa hebat karna mereka lebih pandai, lebih kaya, lebih cantik, lebih ganteng, lebih senior, lebih berkarisma dan serba lebih-lebih dari orang-orang kebanyakan ?

Jawabannya adalah T I D A K !!

Penelitian membuktikan bahwa orang-orang ber IQ tinggi tidak menjamin kesuksesannya di dunia kerja

Elia adalah manusia biasa seperti kita…., namun Alkitab mencatat bahwa tidak ada nabi lain yang dapat melakukan mujijat-mujijat yang spektakuler seperti Elia. Sebagai murid dari Elia, Elisa melakukan mujijat lebih banyak daripada gurunya, tetapi tetap saja nama besar Elia sang guru, tidak dapat tertandingi.

Read the rest of this entry »

Wanita (Khotbah di Darma wanita PSK, Maret 2005)

Wanita adalah mahluk yang sangat diincar oleh iblis, kejatuhan pertama manusia dari dosa karna dimulai dari kejatuhan seorang wanita. Hawa jatuh, karna perhatikan kejadian pasal 3. ia mendengar kata iblis, ia menanggapi iblis, ia menambah-nambahi kata Tuhan, ia melihat, dan tergiur, dan hatinya terpikat, ia mempunyai daya pengaruh yang luar biasa sampai-sampai suaminya pun yang bersama-sama dengan dia ikut memakannya.

Read the rest of this entry »

Belas Kasihan
(perenungan Firman Tuhan di Persek Doa Radio Sahabat Kehidupan, 2 Pebruari 2007)

Apa yang selama ini menjadi penggerak kita?
• Uangkah ? (anak muda yang kaya, Mat 19: 16-26)
• Popularitas ? (Pontius Pilatus, Mrk 15:15)
• Pembalasan dendam dan ambisi pribadi? (Yoab anak seruya, I Raj 2:5-6)
• Kedudukan? (Herodes, Mat 2:16-18)
• Dll

Read the rest of this entry »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.