'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Khotbah di GPDI Kharisma

Memahami Kehendak Tuhan

Roma 12:2

Baik, berkenan dan yang sempurna

Ternyata kehendak Allah itu mempunyai jenjang atau level. Mungkin kalau seorang guru, itu ada standart nilainya misalnya 7, 8 dan 10. Kalau dalam permainan tembak point, ada lingkaran luar lingkaran dalam lingkaran tengah dan titik tengah.

Bagaimana mengetahui kehendak Allah?

Berubah oleh pembaharuan budi, artinya berubah dari cara berpikir duniawi kepada cara berpikir surgawi. Standar dunia berbeda dengan standart Allah, yang bagi dunia nilai 9 di mata Tuhan belum tentu bernilai sembilan. Tapi yang di mata dunia bernilai 6 mungkin di mata Tuhan bernilai 10.

Mengapa harus mengubah pola pikir ? Karna sasaran dunia jauh dengan sasaran Allah

Faktor-faktor apakah yang dapat mempengaruhi cara berpikir seseorang?
• Factor budaya masyarakat tempat seseorang dibesarkan
• Factor didikan keluarga
• Factor kepercayaan atau religi seseorang
• Factor impian atau cita-cita seseorang
• Factor pengalaman yang pernah dialami seseorang

Petrus dipengaruhi budaya masyarakat setempat, sehingga tidak mengerti kehendak Allah yang sempurna bahwa keselamatan juga untuk bangsa-bangsa non Yahudi, Tuhan mengubah budi pekertinya atau paradikmanya dengan memberinya visi atau pengelihatan tentang bintang yang haram dan yang tidak haram.

Saul dipengaruhi oleh didikan keluarga yang selalu berkata kamu dari suku terkecil, (suku benyamin) dari kaum keluarga terkecil, kamu anak kecil dan lain sebagainya sehingga ketika ditunjuk jadi raja, sekalipun dia tinggi perawakannya tetapi dia merasa kecil, dia bersembunyi. Pola piker saul harus dirubah oleh Tuhan, bahwa di mata keluarga dia merasa kecil, tetapi Tuhan menunjuk dia menjadi raja. Timotius orang yang minder, karna dia masih muda belum berpengalaman, dan sebagainya, tetapi pola pikir ini harus dirubah, Paulus mengatakan “ Janganlah kamu dipandang rendah sebab kamu muda, jadilah teladan dalam perkataanmu…kesucianmu….” Paulus mengubah pola piker Timotius bahwa kewibawaan sejati bukan dari factor senioritas umur tetapi dari teladan karakter.

Yosua dan Kaleb mempercayai Tuhan oleh karena itu pola pikir mereka sangat berbeda dengan sepuluh pengintai lainnya yang tidak menaruh percaya kepada Tuhan. Pada akhirnya terbuktilah bahwa Yosua dan Kaleb ada dalam kehendak Tuhan yang sempurna karna mengikuti pola pikirnya Tuhan. Masuk dalam tanah perjanjiannya Tuhan.
Faktor impian atau cita-cita:
Rasul Paulus punya impian dan cita-cita baik orang Yahudi maupun Yunani mengenal Yesus, impian inilah yang membuat cara berpikirnya tidak terhenti sekalipun dia ada dalam penjara, pola pikirnya ini yang punya cita-cita justru membawanya menuliskan beberapa surat yang sampai sekarang kita baca di Alkitab. Dalam penjara Paulus ada dalam kehendak Allah yang sempurna.

Faktor pengalaman akan membentuk pola piker seseorang, contohnya janda sarfat, dia berpengalaman bahwa dari tepung segenggam dan minyak sedikit biasanya hanya dapat menghasilkan roti yang sekali dimakan besok akan mati kelaparan, tetapi nabi mengubah pola berpikirnya bahwa “buatkan untuk aku dahulu’ bagu setelah itu untuk mu dan untuk anakmu…. Pola berpikir yang baru yang sesuai dengan maunya Tuhan membawa janda ini alami kehendak Tuhan yang sempurna dalam hidupnya yaitu alami mujijat pemeliharaan di masa sukar.

Semua faktor2 tersebut sangat mempengaruhi pola pikir kita. Padahal budaya, didikan keluarga, kepercayaan2 tertentu, impian-impian kita dan juga pengalaman kita tidak selamanya membawa cara berpikir yang selaras dengan cara berpikirnya Tuhan, tidak selamanya selaras dengan kehendak Tuhan yang sempurna, terkadang hanya sampai kategori baik, atau belum tentu juga termasuk kategori berkenan pada Allah, apalagi kategori sempurna. Itu belum tentu demikian.

Bagaimana sebenarnya pola piker dunia yang berbeda dengan pola pikir Tuhan:
• Konsep kepemimpinan bahwa seorang pemimpin itu bertangan besi, padahal konsepnya Tuhan , definisi kepemimpinan itu identik dengan melayani
• Konsep keuangan dunia bahwa dengan pengorbanan sekecil-kecilnya mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya, konsepnya Tuhan hukum tabur tuai
• Konsep nilai dunia bahwa yang paling bernilai adalah ketenaran, kedudukan, dan kekayaan, orang dinilai hebat jika beruang banyak, terpandang dan dihormati orang banyak, sementara konsepnya Tuhan sangat berbeda bahwa itu semua hanyalah bonus jika kita mencari dahulu kerajaan Allah serta kebenarannya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
• Konsep dunia dapat memisahkan antara urusan kepemimpinan dengan urusan keluarga, tetapi Alkitab mensyaratkan keberhasilan mengelola rumah tangga sebagai prasyarat mutlak untuk mengelola gereja Tuhan.
• Konsep dunia bahwa memiliki tabungan sebanyak-banyaknya dapat menjadikan kita bahagia, tertapi konsep ilahi bahwa di dunia gnengat dan karat akan merusakkannya., kumpulkan harta di surga

Jadi bagaimana kita bisa tahu kehendak Tuhan ? dengan memiliki cara berpikirnya Tuhan, bagaimana cara berpikirnya Tuhan kita bisa tahu, dengan membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari. Semua yang baik belum tentu berkenan, yang berkenan belum tentu sempurna.

Tuhan Yesus mencapai kesempurnaan kehendak Tuhan, karena beberapa kali Bapa berseru dari surga, inilah anakku yang kukasihi kepadanyalah aku berkenan, degarkanlah Dia.

Ayo kita masuk dalam kehendak Tuhan yang sempurna dalam hidup kita. Amin

Comments on: "TIGA TINGKATAN KEHENDAK TUHAN" (3)

  1. Informasi yang bermanfaat dan menarik, di tambah lagi dengan tampilan blognya yang mantap… Hehehe😀

    • nah ini semua karna saya sedang menambah kapasitas belajar mengelola blog lebih baik lagi….Puji Tuhan, Tuhan memberi kesempatan untuk mengembangkan diri. Makasih ya untuk dukungannya, saya sangat disemangati

  2. ada yang mau tukeran link saya blog saya? kalau mau silahkan kunjungi http://idisuwardi.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: