'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Punca Jubah
GPDI KINCANG, 24 JANUARI 2009

Bilangan 15: 32-41

1. Tuhan memperingatkan bangsa Israel, supaya mereka membuat jumbai-jumbai pada punca baju mereka, apa gunany jumbai-jumbai itu? Gunanya adalah agar mereka mengingat perintah Tuhan, dan bukannya menuruti hati dan mata mereka sendiri ….yang mana hal itu sudah menjadi kecenderungan mereka/kita.

Jumbai-jumbai itu ada di baju, dan mengandung benang ungu kebiru-biruan

Selalu dipakai, kecuali waktu mandi, selalu terlihat saat orang berjalan, dan selalu menjadi pengingat bagi manusia yang sering lupa.

Ingat Firman Tuhan di Amsal 3 : 5-8

2.
I Samuel 10: 1-9
Semua tanda-tanda yang diberikan Tuhan sungguh-sungguh digenapi, tetapi Saul yang punya punca jubahnya sendiri itu melupakan pesan Samuel yang disertai kata camkanlah !!

I Saamel 15:1-3
Perintah untuk menumpas Amalek dengan tuntas, seua termasuk raja-nya harus dibunuh

I Sam 15:7-9
Saul melanggar perintah Tuhan.

I Samuel 15
15:27 Ketika Samuel berpaling hendak pergi, maka Saul memegang punca jubah Samuel, tetapi terkoyak.

Saul punya punca jubahnya sendiri, kala itu ia mendengar perintah Tuhan melalui nabi Samuel , tetapi saat ia ditegur karena ketidaktaatannya, ia mengoyakkan punca jubah orang lain. Mari hidup taat pada Tuhan dan jangan banyak berdalih.

3.
I Samuel 24
24:5 Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: “Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik.” Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.

I Samuel 24
24:12 Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu dalam tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau, walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.

Hati daud berdebar-debar saat ia memegang punca jubah saul yang telah dipotongnya, kenapa? Karna punca jubah itu mengingatkannya pada Firman Tuhan :jangan membunuh, jangan mengusik oran gyang diurapi oleh Tuhan.

4.
Zakharia 8
8:23 Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!”

bagaimana hal itu bisa terjadi…..jika kita tetap memegang teguh punca jubah kita tetap ada, atau tetap hidup dalam ketaatan pada kebenaran/ Firman Tuhan

5.

Matius 9:20 Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
Matius 9:21 Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Markus 5:30 Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”

Yesus hidup dalam kebenaran…..kebenaran itu memerdekakan si orang sakit itu Yoh 8:32
Bahkan ada power/ kuasa yang keluar dari tubuh Yesus

Yak 5: 16 doa orang benar………….bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya.

Tahukan Anda, bahwa jumbai Tuhan Yesus jadi bahan rebutan bagi mereka yang mendambakan kelepasan

Matius 14
14:36 Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Markus 6
6:56 Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Kesimpulan:
Saat ini jubah kita tidak mengandung jumbai…tapi saat kita hidup dalam kebenaran….ada kuasa yang mengalir lewat hidup kita dan doa kita berkuasa, dan hidup kita bisa dipakai untuk memerdekakan orang lain. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: