'manusia hidup bukan dari roti saja…'

KHOTBAH DI GPDI KINCANG 26 APRIL 2009

Dasar/ motivasi mengikut dan melayani Yesus

1. Mujijat membawa Petrus mengikut Yesus

Motivasi Petrus yang pertama untuk mengikut Yesus adalah bahwa ia takjub akan mujijat Yesus, yang sungguh diluar keahliannya sebagai nelayan yang sudah bekerja keras dengan kekuatan tangannya sendiri tetapi dengan hasil nihil (Luk 5;8-11)

Perjumpaan Petrus dengan Yesus kala itu , membuat Petrus menyadari bahwa ia adalah orang berdosa,

Petrus tidak berorientasi lagi menjadi nelayan kaya, ia justru meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Petrus, Yohanes dan Yakobus, meninggalkan keluarganya untuk mengikut Yesus ( Mat 4:22, Mat 8:14

Tetapi Tuhan Yesus sudah mempunyai rencana/ visi tersendiri bagi Petrus, bahwa ia akan mengubah si penjala ikan itu menjadi penjala manusia

Tuhan mengubah nama Simon menjadi Petrus, buluh menjadi batu karang, serta menjadikan Petrus murid- Nya ( Luk 6: 12-16) Pemberian nama baru ini adalah dalam rangka bagaimana Tuhan membetuk karakter si buluh ini menjadi si batu karang.

Mujijat-demi mujijat menjadi makanan sehari-hari yang dilihat oleh Petrus

2.Ingin menjadi terkenal dan menjadi orang besar
membawa Petrus mengikut Yesus

Petrus-lah yang menyatakan bahwa Yesus adalah Mesias (Mat 16:16)
Pada saat itu pemikiran tentang Mesias adalah kedatangan Juruslamat secara politik/ sebagai raja, oleh karena itu Petrus tidak bisa mengerti saat Tuhan Yesus berbicara tentang Salib.,

Cara berpikir manusia menjadi sandungan, jika tidak sejalan dengan cara berpikir Allah
Tuhan ingin mengubahkan cara berpikir Petrus yang salah

Murid-murid marah saat anak-anak Zebedeus beserta ibu mereka meminta posisi tertinggi di bawah Yesus (Mat 20:20-27). Itu artinya mereka semua sama ambisinya

3. Upah/berkat/hadiah menjadi daya tarik Petrus mengikut Yesus

Petrus mulai hiutng-hitungan dagang dengan Tuhan, dia mulai mempertanyakan, apa upahnya mengikut Yesus?

Matius 19
19:27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?”

Dia sudah meninggalkan kekayaannya untuk mengikut Yesus, beda dengan anak muda saleh itu yang menjadi kecewa jika harus mengikut Yesus dan harus meninggalkan kekayaan-nya yang adalah “ Tuhan-nya “.

Sekarang semua kekayaan itu petrus tinggalkan, kekayaan di bumi tidak ada lagi….trus gunanya mengikut Yesus itu apa? Apakah hanya sekedar mengalami mujijat dan melihat mujijat spektakuler setiap hari?

Pada saat itu Yesus tetap menjelaskan bahwa di dunia dan di akhirat kita tetap dapat upah.

4. Sayang diri/ mengasihani diri sendiri/ takut mati/ salib membawa Petrus menyangkal Yesus

Mat 26: 35
(semua point 1-3 itu menjadi dasar yang goyah untuk mengikut Yesus, itulah yang membuat akhirnya Petrus menyangkal Yesus)

Saat Yesus di salib ia tidak dapatkan mujijat di situ, ia tidak jadi mentri terkenal seperti dugaannya tentang sang Mesias itu, apalagi semua kekayaan dan karier yang sudah ia tinggalkan….bisa-bisa ia ikut ditangkap…

5. keintiman/ kedekatan Petrus dengan Tuhan Yesus membawa pertobatan Petrus

Lukas 22:61, Mat 26:75
Pandang ketemu pandang…membawa pertobatan. Pandangan Yesus mengingatkan petrus bahwa Yesus adalah gurunya, sahabatnya…….ia sudah menyangkali kedekatannya dengan Yesus…sebgai murid-Nya . Petrus menangis dengan sedihnya.
Kedekatan dengan pribadi Yesus ini-lah yang merontokkan semua penyesalan karna semua motivasi awalnya tidak tercapai…..

Beda dengan yudas Iskariot yang hanya sampai pada tahap menyesal tetapi tidak bertobat

6. Setelah kebangkitan Yesus, Petrus kembali menangkap ikan? Mengapa?

Karena Petrus telah mengetahui bahwa Yesus itu Tuhan, Yesus itu bangkit…..tetapi….Dia tidak setiap saat ada bersama kita seperti dulu……lebih baik aku menangkap ikan lagi…

Petrus belum mengerti bahwa , dia harus sadar bahwa dia harus melandaskan pondasinya mengikut Yesus dengan pondasi yang betul yaitu KASIH Yoh 21: 15……(tidak seperti 3 motivasinya yang terdahulu itu)

Kasih kepada Yesus itulah yang nantinya akan membawa dia pada VISI Tuhan yang betul …bukan jadi penjala ikan lagi…tapi jadi penjala manusia, bukan mengerjar harta lagi, bukan mau menonton mujijat semata-mata, bukan juga mencari popularitas

7. Petrus tidak berorientasi lagi pada harta

Kisah Para Rasul 3
3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”

Kisah Para Rasul 5
5:3 Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

Kisah Para Rasul 8
8:20 Tetapi Petrus berkata kepadanya: “Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.

8.Petrus tidak takut masuk penjara karna mengikut Yesus

Kisah Para Rasul 12
12:4 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.

Bandingkan dengan Luk 22:33

Bahkan Petrus dikatakan menurut tradisi gereja, matinya disalib terbalik.

Kesimpulan:
Mari kita renungkan apa yang menjadi motivasi kita mengikut Tuhan dan melayani Dia?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: