'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Perenungan dari Maz 121
(Disampaikan di Betston Guru-Guru SMP Krissa, Jumat 16 Juni 2006)

1. Nyanyian Ziarah
Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung:
Dari manakah akan datang pertolonganku?
2. Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi
3. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap
4. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel
5. Tuhanlah Penjagamu,
Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu
6. Matahari tidak akan menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam
7. Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan
Ia akan menjaga nyawamu
8. Tuhan akan menjaga keluar masukmu
Dari sekarang sampai selama-lamanya.
Amin

Ay 1.
Pada saat berziarah atau sedang mengadakan perjalanan, bangsa Israel melayangkan mata ke gunung-gunung.

Gunung-gunung adalah lambang permasalahan, yang tinggi, yang harus didaki dengan susah payah, yang besar, yang berbahaya….

Bandingkan dengan Markus 11 :23

Masalah bukan untuk dipandangi, atau diperbandingkan ‘mana yang lebih besar, masalahku atau masalahmu?’ tetapi yang paling penting adalah masalah itu harus kita beri, bukannya kalimat tanya atau kalimat berita tetapi haruslah diberi kalimat perintah. “Tercampaklah ke dalam laut” Kita harus mengendalikan masalah, bukan dikendalikan masalah

Ay 2
Pemazmur menemukan jawaban dari pertanyaannya. Tuhan bukan saja lebih tinggi dari gunung, bukan saja tinggi mengatasi gunung, tetapi juga pencipta gunung, dan bukan hanya gunung saja, tetapi seluruh langit dan bumi ini.

Rhema yang kita dapat disini adalah:
Gunung ‘permasalahan’ kita yang besar, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kedasyatan Allah yang adalah Pencipta langit dan bumi

Ay 3
Tuhan tidak akan membiarkan kaki kita goyah.
Kaki tidak goyah punya arti sbb:
1. Diberi kekuatan untuk menang melawan musuh , II Sam 22:37
Rhema: musuh kita bukan darah dan daging, melainkan penguasa di udara
2. Mazmur 16:7-11 tidak goyah artinya ada sukacita karena mengalami penyertaan Tuhan. Sukacita itu memberikan kesehatan, kesembuhan dan ketentraman batin
3. Kita dilindungi Tuhan dari orang-orang yang berniat jahat terhadap kita. (Maz 37:30-33)
4. Saat kita menghadapi ujian yang berat, kita dimampukan menghadapinya (Maz 66:9-12) (Lihat juga Maz 30, Maz 38:17)

Syarat agar tidak goyah:
1. Hidup dekat dengan Allah membuat kita tidak goyah (Maz 62:2-3, 6-7)
2. Tidak hidup dalam kekuatiran, karena kekuatiran dapat membuat kita goyah Maz 55:23
3. Hidup sebagai orang benar, karena tidak goyah adalah salah satu daftar berkat bagi orang benar, ciri-ciri orang benar (Maz 112) adalah sbb:
• Takut akan Tuhan, suka perintah-Nya
• Hidupnya melakukan kebajikan
• Pengasih dan penyayang
• Menaruh belas kasihan memberi pinjaman
• Penuh kepercayaan pada Tuhan

Ay 3b – 5
Kata Penjaga dengan huruf kapital P, diulang sampai 3 kali
Penjaga kita, Israel rohani, tidak akan membiarkan kaki kita goyah (kalah dari musuh, dikalahkan sakit penyakit, terkena jerat orang jahat, gagal melewati ujian)

Apa perbedaan terlelap dengan tertidur ? Dua duanya tidak akan terjadi pada Penjaga Israel yang selalu berjaga-jaga atas hidup kita

Ay 5 b-6
Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu, dalam versi NIV disebut kata ‘shade’ yang akar katanya ‘shadow’ yang artinya bayangan. Artinya Tuhan menjadi naungan kita, sehingga bayangan-Nya melingkupi kita, sehingga sinar matahari bahakan sinar bulan sekali pun dibuatnya tidak mengenai kita, jadi kita ‘ngiyup’ dibawah bayangan-Nya.

Hal itu memberi rhema pada kita, bahwa penjagaan Tuhan adalah digambarkan seperti orang yang menguntitin kita terus, karna kemanapun kita pergi atau berjalan ke mana pun, bayangan-Nya terus menaungi. Itulah Allah Imanuel !! Allah beserta kita!! Tuhan tidak pernah membiarkan kita melihat bayangan kita sendiri, karena bayangan-Nya menutupi bayangan kita, itu artinya setiap gerak gerik kita ada dalam penjagaan-Nya.

Ay 7-8
Penjaga, Penjaga, Penjaga akan Menjaga, Menjaga, Menjaga !!
Bandingkan dengan arti kaki yang tidak goyah tersebut di atas …
Kata menjaga diulang sampai 3 kali,
Penjaga kita akan :
• menjaga kita terhadap Kecelakaan (kita diberi kesehatan, kesembuhan, ketentraman batin)
• menjaga nyawa kita (kita dibebaskan dari niat jahat)
• menjaga keluar masuk kita (dimampukan menghadapi ujian, kekuatan untuk menang melawan musuh, yaitu si penghulu di udara)

Kesimpulan:
1. Ada gunung permasalahan dalam hidup kita
2. Jangan memandangi gunung, pandanglah Tuhan, Sang Pencipta Langit dan Bumi
3. Ia tidak pernah membiarkan kaki kita goyah
4. Ia adalah Penjaga yang tak pernah tertidur dan terlelap
5. Ia yang selalu menjaga nyawa kita dari kecelakaan, dan setiap keluar masukmu sampai selamanya

Contoh Ilustrasi Tokoh :
Yusuf
Semua point di kesimpulan dialami Yusuf. Baca Maz 105:19 sebagai pembuktian bahwa Keluar Masuk-nya Yusuf ada dalam penjagaan Tuhan
—————————————————————————By His Grace————————-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: