'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Khotbah di upacara SMP Kristen I 11 Oktober 2004

Proses

Di dunia ini tidak ada yang instant, semuanya mengalami proses. Mie instant yang cara memasaknya hanya membutuhkan waktu 3 menit, proses pembuatan di pabrik juga tidak instant. Demikian juga dengan afi junior, tidak mungkin menerbitkan artis dadakan, tetapi mereka semua telah kursus menyanyi sebelumnya selama bertahun-tahun, sering mengikuti festifal, kalau pun tidak mereka juga belajar menyanyi secara autodikdak. Contohnya Fery, dia sangat menguasai cengkok melayu, karna sudah bertahun-tahun sebelumnya dia suka belajar menyanyi sambil bermain gitar.

Tuhan kita juga cara bekerjanya melalui proses. Tuhan tidak bekerja dengan system instant. Mari kita lihat contoh-contohnya.
1. Abram berumur 86 tahun saat dia menurunkan Ismail, selama 13 tahun Abram diproses Tuhan . Sehingga saat Abram berumur 99 tahun, Tuhan datang kepadanya dan memberinya nama yang baru Abram.Pada waktu dia umur 100 tahun, Iskak lahir.
2. Yusuf adalah ekonom yang saat itu mengatur pengadaan bahan pangan bagi seluruh dunia. Yusuf diproses dalam waktu yang tidak sedikit, dari sejak kecil jadi anak manja, dijual jadi kacung, masuk penjara jadi narapidana dan terakhir dia jadi raja muda di Mesir. Dari mana Yusuf dapat mengatur sekian banyak gandum untuk seluruh dunia? Yusuf diproses Tuhan sejak dari kecil, Yusuf tidak menyia-nyiakan setiap proses Tuhan dalam hidupnya, baik ketika di rumah potifar, baik ketika di penjara, dia mengerti dan mau masuk dalam proses Tuhan.
3. Daud diproses Tuhan luar biasa, untuk menjadi raja di Israel, sebelumnya dia harus jadi anak yang ditolak keluarganya, menggembalakan kambing domba di padang, menghadapi singa dan beruang, setiap hari bergaul dengan Tuhan dengan kecapi mungilnya. Rentang waktu antara dia diurapi dengan dia jadi raja adalah 13 tahun, bukan waktu yang singkat. Selama 13 tahun itu dia menjadi buronan yang dikejar-kejar raja yang adalah sekaligus mertuanya, sekalipun dia tidak bersalah. Daud mengalami proses Tuhan dalam hidupnya yang tidak mudah.
4. Tuhan Yesus pun mengalami proses dalam hidupnya. Dia dilahirkan di kandang binatang, dibesarkan dalam keluarga yang miskin, keluarga tukang kayu, bahkan setelah Yesus dewasa, Dia pun bekerja sebagai tukang kayu, itu adalah proses yang tidak mudah. Dia menjadi seorang kakak bagi adik-adiknya. Pada usia 30 tahun Tuhan Yesus baru terjun melayani Tuhan. Fisiknya yang kuat sebagai tukang kayu itulah yang memproses dan mempersiapkan Dia berjalan dari desa ke desa dari desa ke kota bahkan sampai perjalanannya di jalan Salib.
5. Rasul Paulus tanpa sadar diproses Tuhan bahkan sejak dia menjadi murid gamaliel. Kecerdasannya dalam soal hokum taurat ternyata dipakai Tuhan juga saat dia terpilih menjadi rasul, untuk memberitakan kabar baik kepada baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi.

Ef 5:15 -17
Karena itu perhatikanlah dengan seksama bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat, sebab itu jangalah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan

Kesimpulan:
Hargailah setiap proses Tuhan dalam hidupmu, buatlah sekolah, keluarga, lingkunganmu dan setiap kesempatannmu itu sebagai wajan tempat semua bahan makanan itu diolah, dimasak, dipotong-potong, baru setelah itu semua siap dinikmati oleh masyarakat. Syukuri keluargamu betapa buruk pun keadaannya, syukuri sekolahmu, syukuri setiap kesempatan yang Tuhan berikan kepadamu.

zwani.com myspace graphic comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: