'manusia hidup bukan dari roti saja…'

SIAPAPUN BISA BERKOTBAH

Khotbah di Cell Immanuel, 20 Mei 2006

Menggali Isi Alkitab

Apa yang dimaksud dengan menggali isi Alkitab?

Menggali isi Alkitab adalah sebuah usaha untuk kita menemukan mutiara-mutiara kebenaran Firman Tuhan yang diterangi oleh Pengurapan Roh Kudus.

Apa kegunaan kita dapat menggali Isi Alkitab?
• Dapat jadi mutiara yang berharga dalam hidup kita, tidak hanya membaca secara sepintas saja
• Dapat dikotbahkan, menjadi berkat bagi orang lain

Kapan sebaiknya kita menggali isi Alkitab?
Menggali Isi Alkitab membutuhkan waktu khusus, untuk itu kita harus mempunyai waktu special yang berbeda dengan membaca Alkitab Setahun, idealnya adalah selaki seminggu. Miliki buku-buku khusus, buatlah catatan-catatan dan sediakan ballpoint dalam Alkitab. Buatlah coretan, garis bawah, warna-warna, tanggal yang special, dll.

Topical atau Eksposisi?
Ada dua hal yang sangat berlainan yang terjadi pada pikiran kita saat kita membaca Alkitab:
1. Menggali Isi Alkitab dengan cara Topikal.
Kita mempunyai pokok pikiran, lalu kita mencari jawabannya di Alkitab. Misalnya kita mempunyai suatu pokok pikiran tentang “kuatir”, lalu kita mulai menyelidiki apa kata Alkitab atau apa komentar Alkitab tentang topic “kuatir” ini. Dapat disimpulkan sbb: Kita bertanya, Alkitab Menjawab
2. Menggali Isi Alkitab dengan cara Eksposisi
Kebalikan dari yang pertama, cara eksposisi ini yaitu kita memilih dari Alkitab bagian mana dari Alkitab yang ingin kita selidiki, baru setelah mengadakan penyelidikan, kita menemukan pokok-pokok pikiran. Misalnya kita ingin menyelidiki makna apa yang terkandung dari kisah Zakeus ? Setelah kita menyelidiki kisah Zakeus, kita akan menemukan pokok-pokok pikiran dari kisah Zakeus tersebut. Dapat disimpulkan sbb: Alkitab bertanya, kita menjawab

Dua cara tersebut sama baiknya, tergantung Roh Kudus membawa kita ke mana.
Saat ini kita akan belajar bagaimana caranya menggali isi Alkitab dengan cara Eksposisi.
1. Berdoalah minta hikmat dan pengurapan dari Roh Kudus (I Yoh 2 : 22. 27)
2. Tentukan sebuah pasal atau perikop yang akan kita gali.
3. Cari tahu siapa nama pengarang dari kitab itu
4. Cari tahu kepada siapakah tulisan itu ditujukan
5. Cari tahu apa latar belakang dari kitab itu atau latar belakang bagian yang akan kita pelajari itu, misalnya latar belakang sejarah, latar belakang politik, latar belakang budaya, dll
6. Cari tahu hubungan bagian itu dengan bagian/perikop/pasal sebelumnya dan sesudahnya. Apa peristiwa yang mengawali atau mengikutinya, berkaitan atau tidak.
7. Cari tahu referensi perikop atau referensi ayat yang sudah tertera di dalam Alkitab kita ( di bawah judul perikop atau di catatan kaki perikop atau halaman Alkitab)
8. Jika ada cerita yang sama di bagian kitab yang berbeda, carilah perbandingannya sehingga boleh saling melengkapi.
9. Cari tahu apakah ada hubungan antara PL dan PB dalam bagian itu. Misalnya nubuatan atau tipologi/bayangan (PL) dan penggenapan / kutipan (PB)
10. Cari tahu siapa sajakah tokoh-tokoh dalam perikop itu
11. Bayangkanlah kita ada dalam situasi itu, kita berperan menjadi tokoh-tokoh itu, bagaimana perasaan/ pikiran kita saat itu
12. Cari kata-kata yang asing di dalam kamus Alkitab
13. Gunakan peta Alkitab untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang jarak dan ruang.
14. Garis bawahi kata-kata yang menarik, dan renungkan artinya, mungkin di situ ada nasehat, teguran, pernyataan, nubuatan, kesaksian, pengajaran, dll
15. Gunakan Kamus, dan Beberapa Alkitab dalam beberapa terjemahan yang berbeda untuk mendapatkan makna yang lebih dalam
16. Jangan melewatkan kata-kata sambung, kata-kata sebutan/panggilan, kata-kata langsung dan tak langsung, kata-kata kerja, kata-kata sifat, kata-kata kiasan, dll
17. Perhatikan dengan lebih seksama kata-kata yang sering diulang-ulang
18. Buatlah poin-poin yang telah di susun berdasarkan no 11
19. Dalam setiap poin yang telah di susun tersebut, terangkan artinya dan ambillah bagian Alkitab lain yang dapat mendukung kesimpulan tiap poin tersebut
20. Renungkan tiap point tersebut lebih dalam dan hubungkan dengan keseharian kita. Yang sangat penting adalah bagaimana melakukan kebenaran-kebenaran tersebut dalam keseharian hidup kita
21. Carilah sebuah ilustrasi/ cerita yang kira-kira dapat lebih mempertegas hal-hal yang sudah didapat tadi. Dua ilustrasi tersebut, salah satu dapat diletakkan di depan sebagai pancingan inspirasi, dan yang lainnya bisa juga diletakkan di belakang sebagai penutup
22. Bagikan kepada orang lain apa yang menjadi hasil perjalanan kita ‘menggali isi Alkitab’
23. Kini anda telah siap Berkhotbah!!

zwani.com myspace graphic comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: