'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Khotbah di Sel Anak Panah, Minggu, 14 Mei 2006

SPECIAL TENTANG YANG SPECIAL

Teman Hidup adalah suatu topik special yang menjadi pergumulan semua anak muda.

Saya dahulu pernah bergumul ketika duduk di bangku SMP, “akankah kelak dewasa saya hidup melajang? Mungkinkah saya bersuamikan seorang Bule ? Saya tidak berminat menjadi istri Pendeta!”
Sekarang ketika saya mengingat hal tersebut saya menjadi geli sendiri, karna kenyataan yang saya hadapi sekarang ternyata adalah sama sekali yang berlainan dengan bayangan-bayangan saya dulu.

Apa pandangan Alkitab tentang Pacaran ?

Alkitab tidak pernah mengenal istilah berpacaran, Alkitab hanya mengenal istilah bertunangan.

Bertunangan adalah perjanjian dua insan yang diumumkan ke masyarakat luas, bahwa dalam perkenalan yang lebih mendalam diantara mereka, mereka berstatus sebagai calon suami istri, atau mengumumkan bahwa si wanita ini sudah ada yang punya.

Pertunangan hanya dimungkinkan putus apabila terjadi kematian (Ul 20:7)
Pertunangan, tidak memperbolehkan si wanita berpasangan dengan pria lain selain tunangannya. (Ul 22:23-24)
Pertunangan tidak membolehkan mereka hidup seperti suami istri (Mat 1:18)
Pertunangan masih dimungkinkan putus/cerai, tetapi pernikahan tidak mengenal istilah cerai. (Mat 1:19)

Berbeda dengan Bertunangan, berpacaran mengambil sisi kedekatan orang bertunangan melinkan dilakukan tanpa visi yang lebih serius kearah pernikahan

Pertunangan Berpacaran
Diumumkan secara resmi kepada masyarakat luas Diketahui dengan sendirinya oleh masyarakat luas
Perkenalan yang lebih mendalam untuk persiapan ke arah pernikahan Perkenalan yang lebih mendalam, tidak harus membicarakan visi ke arah pernikahan
Kemungkinan cerai kecil Kemungkinan putus masih besar
Istilah yang digunakan dalam Alkitab Istilah ini tidak ada dalam Alkitab

Dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa Alkitab mengajak kita bergaul dengan sebanyak mungkin orang, dan ketika kita yakin benar akan siapa pasangan kita, barulah kita masuk dalam tahap pertunangan, di mana kita menjalin hubungan yang lebih mendalam ke arah pernikahan.

Oleh karena itu dari segi usia, akan lebih baik jika pertunangan kita adalah lebih kurang satu tahun menjelang pernikahan kita. Oleh karena itu, yang bisa kita lakukan jika usia kita masih sangat muda hanyalah bergaul dengan sebanyak mungkin orang dan mulai berdoa untuk pasangan kita kelak.

Kerugian Tahap Berpacaran
• Pergaulan yang sangat eksklusif
• Kontak Fisik yang menjurus pada Seks Pra Nikah

Keuntungan Tahap Pertunangan
• Masyarakat ikut menjaga
• Keseriusan meniti jalan ke pernikahan

Tiga Pintu Masuk ke Pernikahan

1. Pintu Gerbang Perjodohan
2. Pintu Gerbang Cinta
3. Pintu Gerbang Seks

Pernikahan yang melalui Pintu Gerbang Seks akan mengalami krisis kepercayaan, motivasi pernikahan yang tidak benar.

Kriteria Pasangan Hidup

Mengapa perlu kriteria ? Karena Alikitab mengajak kita menjadi pasangan yang sepadan. (Kej 2:18)
Ada beberapa kriteria yang menjadi standar kita yang bisa jadi sangat bertolak belakang dengan standar masyarakat pada umumnya, misalnya:
1. Melalui pergumulan doa (Kej 24:12-14), memohon tanda-tanda.
2. Standar Iman/ Kerohanian (Kej 24:3)
Tuhan tidak menghendaki pernikahan yang tidak sedasar, iman adalah dasar. Tingkat kedewasaan rohani juga penting menjadi bahan pertimbangan
3. Usia
4. Suku/ Budaya (Kej 24:4)
5. Tingkat Sosial
6. Pendidikan (Ams 22:29)
7. Kedewasaan/ kematangan/karakter (kej 24:20)
8. Kekudusan (kej 24:16)
9. Etos Kerja (Kej 24:19-20)
10. Kesamaan pandangan hidup mengenai karier, tempat menetap, dll (Kej 24:8,58)
11. Hobby
12. Latar Belakang Keluarga (Kej 24:24)
13. dll

Sasaran Tuhan dalam Menghadirkan Pasangan

Lewat pasangan kita, dapat memuliakan nama Tuhan
Lewat pasangan kita dapat saling menajamkan sehingga masing-masing dapat makin serupa Tuhan
Lewat pasangan kita dapat saling melengkapi, saling membangun, saling menolong
Lewat pasangan kita dapat menurunkan keturunan ilahi
Pernikahan Kristen yang Kuat adalah Pernikahan Kristen yang menganut prinsip segitiga. Hubungan Segitiga antara Tuhan, Suami dan Istri

Mengenal Bermacam Orang Lewat Pergaulan yang Luas

Bergaul dengan sebanyak mungkin orang sangat penting untuk dapat menilai:
• perempuan jahat (Amsal 6:24-26)
• perempuan pembinasa raja-raja (Amsal 31:3)
• perempuan yang cakap (Amsal 31:10)
• perempuan yang mendampingi seorang laki-laki sehingga bisa jadi pemimpin yang baik (amsal 31: 23)
• perempuan yang memiliki inner beauty / kecantikan batin (Amsal 31:30)
• wanita yang bijaksana (I Sam 25:3)
• pria yang tidak terikat pada minuman keras (Amsal 31:4)
• pria yang bijaksana (Amsal 31:9)
• pria yang mata keranjang (Amsal 6:25)
• pria yang bebal, kasar dan jahat kelakuannya ( I Sam 25:3)
• dll

Kesimpulan:
Masuklah dalam kehendak Tuhan yang sempurna dalam hidupmu

Comments on: "SPECIAL TENTANG YANG SPECIAL….I LOVE YOU YANG" (2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: