'manusia hidup bukan dari roti saja…'

PA TGL 2 PEBRUARI 2011

TAK TERBELENGGU WALAU DIPASUNG

KIS 16: 13-40

Latar belakang Paulus dan Silas dipenjara:
• Mereka bisa ada di penjara, bukan karna mereka berbuat jahat, tetapi karena mereka memberitakan injil kepada orang Filipi
• Dalam pemberitaan injil itu, terjadi pelepasan dari seorang petenung, yang mana pertobatan dari petenung ini membuat adanya kerugian besar-besaran terhadap tuan-tuannya.
• Sehingga tuan-tuannya ini marah dan menjadi profokator untuk melawan Paulus dan Silas.

Rhema:
• Dalam memberitakan injil pasti ada bayar harganya. Jangan dikira memberitakan injil itu enak-enakkan saja.
o Ditangkap
o Diseret ke pasar (dipermalukan di depan umum)
o Dihadapkan pada penguasa
o Difitnah
o Ditentang massa (orang banyak)
o Ditelanjangi
o Didera
o Dilemparkan ke dalam penjara
o Dipasung kakinya
• Keuntungan di pihak kerajaan sorga adalah mendatangkan kerugian di pihak kerajaan neraka. Pada saat petenung ini dilepaskan dari kuasa gelap, satu jiwa diselamatkan, malaikat di sorga bersorak-sorai, tetapi orang-orang pengikut iblis, menjadi marah karna mengalami kerugian. Hal ini pasti terjadi, sekalipun Paulus dan Silas tidak punya motivasi sama sekali untuk membuat orang lain bangkrut. Tetapi hal ini tidak dapat dihindarkan.
• Orang yang mengalami kerugian besar-besaran, pasti akan melakukan apa saja , unuk mendapatkan kembali uangnya. Termasuk menjadi profokator/ menfitnah orang yang diurapi Tuhan di hadapan massa.

Ayat 24.
Bentuk penjara pada jaman itu adalah bangunan berbentuk lingkaran/ seperti spiral. Dimana Paulus dan Silas dimasukkan di penjara yang di paling tengah/ as/ paling dalam, paling gelap dan tidak mungkin bisa melarikan diri.
Kaki mereka dibelenggu dengan pasungan yang kuat. Yang tidak mungkin dapat terlepas.
Ini berarti bahwa Paulus dan Silas dianggap sebagai penjahat yang berbahaya. Dianggap sebagai pengacau dan sebagai pengajar sesat.

Ayat 25
Kira-kira tengah malam …..sekitar jam 11 malam, 12 malam atau jam 1 dini hari.
Paulus dan Silas berdoa
Serta menyanyikan puji-pujian kepada Allah.

Sekarang pertanyaannya , kira-kira nyanyian pujian seperti apakah yang mereka nyanyikan?
Ada banyak thema nyanyian; misalnya: nyanyian penyembahan/pengagungan, nyanyian pembebasan, nyanyian permohonan, nyanyian pengajaran, dll. Kira-kira nyanyian yang mana?

Menurut saya, nyanyian yang dinyanyikan adalah nyanyian yang hanya berisi PUJI-PUJIAN kepada Allah, tanpa ada sedikitpun permohonan/ ratapan/ memohon belas kasihan Tuhan.

Doa yang dinaiikkan juga adalah doa ucapan syukur.

Mengapa kita bisa menyimpulkan hal tersebut?

“….. dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka…” itu berarti suara Paulus dan Silas, menggema sampai ke penjara yang lingkar paling luar. Itu berarti suara mereka suara yang keras, bukan suara nyanyian rintihan yang bersuara kecil, tetapi nyanyian mereka adalah nyanyian PRAISE yang bersuara lantang dan keras, sehingga semua orang bisa mendengar. Bahkan dipakai kata ‘mendengarkan’ bukan kata ‘mendengar’ Kalau dipakai kata ‘mendengar’. Bisa saja orang hukuman lain, mendengar suara itu sayup-sayup saja, jadi tidak bisa dengan penuh perhatian mendengarkannya.

Tetapi karna suara itu keras, maka mereka dikatakan :’mendengarkan’, itu berarti ada perhatian yang khusus/serius. “Suara apa itu? Lagu apa itu? Siapa itu yang nyanyi? Dari mana arah suara itu? Belum pernah ada orang di penjara sini yang nyanyi-nyanyi…?”
Kaki mereka boleh dipasung, tetapi hati mereka yang penuh dengan sukacita, dan ucapan syukur, tidak pernah bisa terpasung.

Lukas 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karna apa yang diucapkan mulutnya meluap dari hatinya

Karna hati Paulus dan Silas berisi kebaikan, ucapan syukur, puji-pujian, hal itulah yang meluap keluar , berupa doa syukur dan puji-pujian.

Tidak sedikitpun mereka mengeluh, ngomel, menggerutu, bersungut-sungut, menyesal mengapa kog memberitakan injil justru hasilnya seperti ini, mengerang kesakitan, minta dipijit, mengkawatirkan hari depan yang suram, kepahitan pada Tuhan atau pada orang yang menjebloskan mereka di penjara, atau kepahitan pada para penguasa.

Ayat 26
Terjadilah gempa bumi yang hebat. Kapan terjadinya gempa bumi ini? Setelah mereka menaikkan puji-pujian dan doa syukur.

Kalau memang Tuhan mau melepaskan mereka dari penjara, bisa saja gempa bumi ini terjadi sejak awal mereka dijebloskan dalam penjara.

Itu artinya: gempa bumi ini adalah goncangan yang terjadi akibat dari adanya sebuah pujian.. mungkin saat itu Sorga goncang, maka penjara itupun ikut bergoncang.

Tidak mungkin frekuensi suara Paulus dan Silas secara fisika, dapat menggoncangkan penjara sampai terjadi gempa yang hebat, paling-paling kalau suara mereka itu getarannya kuat, hanya bisa membuat kaca bergetar, tetapi tidak sampai membuat gempa.

Mungkin saja Malaikat malaikat Tuhan pada berdatangan, menyerbu tempat itu.

Sadarkah saudara, bahwa puji-pujian yang dinaikkan dari hati yang dipenuhi ucapan syukur dalam keadaan yang paling terpuruk sekalipun, itu dapat menggoncangkan isi hati TUHAN, menggetarkan hati TUHAN.

Sendi-sendi penjara itu goyah dan belenggu-belenggu semua orang penjara itu terlepas, serta pintu-pintu penjara terbuka semua. Lihatlah kuasa dari sebuah puji-pujian. Sedangkan tembok Yerikho saja yang sedemikian tebal dan kokoh sampai bisa didirikan sebuah rumah Rahap diatasnya pun bisa runtuh berkeping-keping….apalagi Cuma rantai besi…keciiiiil !!

Seberapa keras suara kita menjangkau…..saat memuji Tuhan , seberapa jauh itulah kuasa puji-pujian itu bekerja. Kalau suara Paulus dan Silas saat itu hanya menjangkau kamar sebelah, pastilah belenggu yang terlepas hanya sampai kamar sebelah.

Percayalah, bahwa saat kita menaikkan puji-pujian, belenggu-belenggu dari orang yang mendengarkan ikut terlepas:
• Belenggu dosa
• Belenggu kekuatiran
• Belenggu ikatan dgn kuasa gelap
• Belenggu sakit penyakit
• Dll

zwani.com myspace graphic comments

Iklan

Comments on: "TAK TERBELENGGU WALAU DIPASUNG" (3)

  1. Trimakasih atas bahasan FT ini. saya disegarkan dan menjadi referensi yang sangat baik saat melakukan pujian dan penyembahan kepada Yesus.

    GBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: