'manusia hidup bukan dari roti saja…'

YAEL, PEREMPUAN PERKASANYA – TUHAN

Kotbah di Wanita Kharisma, Magelang, 10 Juli 2011

Bacaan Alkitab Hakim-hakim 4: 1-24

Yael adalah perempuan yang dipakai Tuhan untuk mengalahkan musuh, dengan mematok musuh di pelipisnya dengan patok kemah dan palu. Mengapa seorang perempuan yang dipakai Tuhan, karna sebenarnya pada awalnya si Barak, pria yang diperintahkan Tuhan gagal untuk mengandalkan Tuhan, dan berkata pada Debora, “jika engkau turut maju, aku pun maju, tetapi jika engkau tidak turut maju, aku pun tidak maju” maka Debora pun sebagai nabi-Nya menubuatkan bahwa Tuhan akan menyerahkan musuh ke dalam tangan seorang perempuan.

Siapakah perempuan perkasa itu? Dia adalah YAEL.

Musuh kita dewasa ini bukanlah orang Kanaan, seperti yang kit abaca di bacaan Alkitab kali ini, bukan juga Belanda yang sudah pergi, bukan jugaMalaysia, Negara tetangga kita

Musuh kita adalah:

  1. Iblis

Kuasa Iblis yang berusaha menghancurkan anak-anak Tuhan

Belenggu Sakit penyakit

Belenggu kemiskinan

Belenggu kekuatiran, dll

  1. Si Aku / egoisme

Egoisme diri sendiri, dll

  1. Belenggu Dosa

Sifat-sifat diri sendiri yang buruk; malas, bohong, membantah orang tua, dll/ hukum dosa

Kebiasaan-kebiasaan buruk yang sulit dilepaskan., dll

  1. Pengaruh dunia yang jahat

Pengaruh dunia yang jahat yang berusaha mempengaruhi hidup kita untuk menjauh dari Tuhan.

Bagaimana agar kita menjadi anak-anak yang MENANG dalam peperangan melawan itu semua?

  1. Lawan iblis dengan perlengakpan senjata ALLAH Efesus 6: 14-18
  2. Lawan EGO dengan menyangkat diri dan memikul salib Matius 16:24
  3. Lawan Dunia dengan iman kita 1 Yohanes 5:4
  4. Lawan kelemahan dengan Filipi 4:13
  5. Lawan hukum dosa dengan kuasa Roh Kudus. Roma 8;2
  6. sehingga kita lebih dari pemenang Roma 8:37

Kita melihat kisah hidup seorang bernama Yael, tentara perempuan-Nya Tuhan

Hak 4: 18-20  Yael berperang dengan siasat. Tampaknya Yael tidak ikut maju kemedan perang, tetapi saat musuh ada di depan mata, Yael memberi musuhnya minum dari sekirbat susu. (biasanya orang sehabis minum susu menjadi ngantuk), dan ia juga menyelimuti musuh ( dalam cuaca dingin, selimut menolong seseorang dapat tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak). Tuhan ingin kita berperang dengan siasat. Apa artinya berperang dengan siasat? Artinya, Tuhan ingin kita seperti Daud, selalu meminta petunjuk Tuhan dalam berperang, dan strategi yang Tuhan berikan tidak selalu sama dari waktu ke waktu, dan walaupun menghadapi musuh yang sama, cara-Nya dan strategi-Nya pun tak pernah sama. Mari hadapi para musuh kita itu dengan cara Tuhan, dengan strategi yang dari Tuhan, dengan siasat yang dari Tuhan, jangan berperang dengan cara-cara sendiri, karna sebenarnya Tuhanlah yang berperang ganti kita

Hak 4: 21 Yael berperang dengan diam-diam. Tampaknya Yael ini Cuma diam di kemah, tidak berangkat ke medan peperangan yang sedemikian bising dengan suara pedang, panah, ringkik kuda, roda kereta, dll. Tetapi walau hanya di sebuah kemah, Yael mampu membunuh panglima Sisera yang sangat ditakuti itu, bahkan ditakuti oleh Barak, pepimpin yang ditunjuk oleh Tuhan untuk memimpin peperangan ini. Memang dalam peperangan kita membutuhkan perlengkapan senjata Allah yang tercatatat dalam Galatia 6: 14-17. tetapi ingat, semua perlengkapan senjata itu hanya menutupi bagian depan dari tubuh kita, sedangkan bagian belakang kita mudah diserang, apabila kita tidak menjadikan ayat 18 yang menekankan DOA sebagai senjata terakhir. DOA adalah senjata peperangan rohani yang kita dapat lakukan secara diam-diam, seperti yang dilakukan YAEL. Membunuh musuh, salah satunya adalah dengan cara DOA yang dilakukan diam-diam di kamar doa kita bersama dengan Allah.

Hak 4: 17 Yael berperang dengan cara tidak kompromi . Meskipun keluarga Heber, suami dari Yael, berhubungan baik dengan Yabin, raja Kanaan yang adalah boss dari Panglima Sisera ini, dan si musuh berkata “Berdirilah di depan pintu kemah dan apabila ada datang dan bertanya kepadamu: Ada orang di sini?, maka jawablah: Tidak ada.” Yael tidak mau berkompromi dengan pihak musuh. Dikatakan oleh Alkitab TETAPI….Yael, istri Heber, mengambil patok kemah…..dst. Jangan berkompromi dengan dosa, berkompromi dengan kelemahan, sakit penyakit, kekuatiran, pengaruh dunia yang jahat, dll

Hak 4: 22 Yael berperang dengan cara memiliki kerendahan  hati.  Saat Barak datang, tidak secuil pun Yael menyebutkan bahwa ialah yang berhasil membunuh pentolan musuh, tetapi di ayat berikutnya justru disebutkan Demikianlah Allah pada hari itu menundukkan Yabin….dst. Yael tidak mengambil pujian dari kemenangan ini, melainkan segala pujian ia kembalikan kepada Tuhan saja. Kita hanyalah sebagai alat di tangan Tuhan, kemenangan adalah pemberian daripada TUHAN saja.

Hak 4: 21 Yael berperang di area pikiran. Cara Yael menang, adalah dengan menyerang pelipis musuh, pelipis adalah tempat dimana ada OTAK.. Pelipis ini tempat pikiran dari si musuh, bisa saja pikiran iblis, pikiran dunia yang jahat, pikiran si ego, dll. Firman Tuhan mengajar kita untuk menentang cara berpikir yang menentang pengenalan akan Allah dalam II Korintus 10:5. Hal ini juga yang dilakukan oleh Daud terhadap Goliad, seluruh tubuh Goliat terlindung kecuali bagian dahinya. Itulah sebenarnya medan peperangan kita, di area PIKIRAN.

Mari sebagai perempuan-Nya Tuhan, tentara wanita-Nya Tuhan, kita memerangi tiap musuh dengan hasil lebih dari pemenang.

Selamat berperang.

eBabyShowerGames.com myspace graphic comments

Comments on: "YAEL, PEREMPUAN TENTARA-NYA ALLAH" (2)

  1. Alex K. Palit said:

    Many thanks Bu Grace, nowadays it s clearly for “area pikiran”. Again, thanks a lot, Bu. TYM. Tx.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: