'manusia hidup bukan dari roti saja…'

NATAL-HARI IBU

Materi ini akan disampaikan pada NATAL GPDI SAWANGAN, Puji TUHAN, (22 Des 2012)

Tentunya hari Natal kita akan membahas mengenai kelahiran Yesus, tetapi yang sungguh ‘luar biasa’ adalah bertepatan dengan hari ini, 22 Desember 2012, adalah hari Ibu, maka kita akan mengkaitkan antara NATAL dan HARI IBU

Semua umat kristiani tentunya mengenal Maria, yang terpilih menjadi Ibu bagi sang Bayi Yesus, saat yang sangat penting dimana Yesus telah mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba, dan hal itu terjadi di rahim seorang ibu, yaitu seorang ibu muda bernama MARIA.

Ada sebuah peristiwa menarik saat Maria hamil akan jabang bayi Yesus.

Mari kita baca di Lukas 1: 39-45

1. SALAM MARIA- SALAM IMAN

Maria memberi salam pada Elisabet. Luk 1: 40

Lukas 1: 40 : kata ‘salam’ dalam bahasa aslinya dipakai kata ASPAZOMAI, yang artinya MENYAPA.

Kata yang dipakai di Lukas 1:40 ini akar katanya sama dengan yang ada di Lukas 20:46

Lukas 20:46

Kata ‘Penghormatan’ dalam ayat ini dipakai kata ASPASMOS, dimana Yesus mengecam ahli taurat dan orang Farisi yang menarik salam publik untuk menghormati mereka

Menyapa adalah sebuah budaya/ ceremonial yang PENTING bagi orang YAHUDI.

Dalam hal ini salam Maria adalah salam yang menunjukkan penghormatannya kepada Zakaria dan Elisabet yang ditunjukkannya dengan cara mengunjunginya.

Mengapa Maria begitu menghormati keluarga ini..? Tentu karna secara usia mereka lebih tua, dan Elisabet masih memiliki hubungan kerabat dengannya, tetapi tentu ada alasan lainnya:

Lukas 1: 39 ….langsung berjalan: dalam bahasa aslinya mengandung arti;  cepat-cepat. ( dari kata SPOUDE),

Maria baru saja mendengar berita Mujizat akan kehamilan daripada Elisabet, kerabatnya itu, dari Malaikat Tuhan , yang menyatakan bahwa SEBAB bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Berita yang ‘kedengarannya mustahil’ untuk orang setua Elisabet itu bisa juga hamil, akhirnya ditegaskan oleh malaikat, bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah, akhirnya meneguhkan Maria untuk berkata “YA” pada TUHAN. Setelah itu….dikatakan Maria ‘cepat-cepat berkemas untuk mengunjungi Elisabet.

Saat Maria bergegas ke rumah Elisabet, tentunya :

  • Ia mempercayai berita dari Malaikat itu, bahwa Elizabet itu benar-benar hamil di usia mati pucuk/ usia tua/ sudah menopause

Ia langsung cepat-cepat bergegas menemui Elisabet itu, dia menunjukkan rasa hormatnya pada kerabatnya yang telah terlebih dahulu mengalami MUJIZAT ( dari mandul jadi merdeka dari AIB), disamping dirinya sendiri yang mengalami MUJIZAT (dari seorang perawan yang mengandung oleh ROH KUDUS). Dan mungkin saja ia membutuhkan teman sharing, dimana peristiwa langka dan hanya satu-satunya dia orang di muka bumi ini yang mengalami mengandung oleh Roh Kudus- bukanlah peristiwa yang mudah dimengerti sembarangan orang.

Salam sapa Maria adalah salam yang keluar dari hati yang ber-IMAN, akan berita Firman TUHAN. Seandainya Maria tidak memiliki iman akan berita Firman Tuhan, tentu kunjungannya pada keluarga Zakaria adalah kunjungan untuk maksud PEMBUKTIAN, ‘apa benar ya…? apa mungkin ya…? coba aku lihat dulu…’ Dan tentunya kalimat yang pertama kali keluar dari mulut Maria adalah kalimat pertanyaan “Benarkah yang sudah kudengar itu…?” Tetapi iman Maria adalah iman yang sudah dia bawa sejak perjalanannya dari rumah, sehingga kalimat yang keluar pertama dari mulutnya adalah SALAM HORMAT.

KESIMPULAN 1: SAMA SEPERTI TOKOH IBU MARIA YANG MEMILIKI IMAN- TUHAN INGIN KITA PUNYA IMAN AKAN JANJI –JANJI FIRMAN TUHAN.

2. MENGHORMATI ORANG LAIN – MENDATANGKAN SUKACITA

Penghormatan Maria pada keluarga ini dengan cara memberi salam dan mengadakan kunjungan khusus seperti ini bukanlah perkara sepele seperti yang kita bayangkan.

Perhatikan di sini bahwa janin Yohenes Pembabtis telah dinubuatkan oleh Malaikat Gabriel pada Zakaria , waktu itu ia masih sebagai ‘calon ayah’, Lukas 1: 15 bahwa sang janin akan penuh Roh Kudus sejak dalam rahim ibunya.

Kapankan sang janin Yohanes pembabtis ini dipenuhi Roh Kudus?

Saat Maria mengucapkan salam IMAN

dan Elisabet merespon (mendengar dengan AKTIF), saat itulah janin Yohanes pembabtis memberi respon yang sama dengan melonjak kegirangan dalam rahim mamanya dan mamanya pun penuh dengan Roh Kudus (Luk 1: 44)

Melonjak kegirangan….perhatikan kata itu.

Saat Maria  mengucapkan salam hormatnya, yang lahir dari imannya, sebenarnya, ada sebuah urapan sukacita yang dialirkan dari janin Yesus pada Maria, yang sampai pada Elisabet dan sang janin Yohanes Pembabtis, sehingga dikatakan janin Yohanes melonjak kegirangan.

Apakah ada hubungan antara rasa hormat dan sukacita itu? ( Maria memberi salam hormat…lantas apa hubungannya dengan sukacita dari janin Yesus-ke Elisabet- dan ke Yohanes?)

I Kor 12: 26 adalah ayat yang menghubungkan antara rasa HORMAT dengan SUKACITA

Jika satu anggota dihormati, seluruh anggota turut bersukacita.

Konsep tubuh Kristus telah terjadi pada peristiwa ini. Saat Maria memberi salam hormat pada Elisabet, maka semua ikut bersukacita.

Apakah melonjaknya si janin Yohanes itu adalah murni dari respon ibunya terhadap salam Maria saja, ataukah dari Janin Yesus- Elisabet- baru ke dirinya?

Jawabnya adalah START DARI SI JANIN YESUS

Jadi prosesnya adalah seperti ini

MARIA MEMBERI SALAM HORMAT PADA ELISABET, Jika satu anggota dihormati, seluruh anggota turut bersukacita, akhirnya si janin Yesus bersukacita, dan sukacita itu kini direspon oleh Elisabet dan kemudian oleh si janin Yohanes Pembabtis

KESIMPULAN 2 : SEPERTI TOKOH IBU MARIA YANG TIDAK SEGAN-SEGAN MEMBERI HORMAT PADA ORANG LAIN- TUHAN INGIN KITA SALING MENDAHULUI DALAM MEMBERI HORMAT (Rom 12:10)

3. URAPAN SUKACITA – SANG MESIAS

Darimana asal SUKACITA si janin YESUS?

Darimana kita bisa tahu hal itu, dari ayat ini:

Maz 45:7 yang digenapi dalam diri Yesus dan ditulis ulang di Ibrani 1:9

Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan  ; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak  sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu. 

Jadi urapan yang selama ini menyertai pelayanan Yesus selama di bumi adalah URAPAN SUKACITA

Darimanakah datangnya urapan sukacita itu ? Dari Roh Kudus, hal ini dapat kita pastikan dari ayat ini

Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Hal ini diproklamirkan Yesus dalam khotbah pertama-Nya di bait Allah/ sinagoge, di Lukas 4: 18-21, bahwa ROH Tuhan ada pada-Ku oleh sebab Ia telah mengurapi Aku….dst”

Urapan apa ini…..Urapan Sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus

Sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus, dalam diri Yesus adalah sukacita yang memampukan Yesus untuk:

Menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin

Memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan

Pengelihatan bagi orang-orang buta

Membebaskan orang-orang yang tertindas

Memberitakan tahun rahmat TUHAN telah datang

KESIMPULAN 3: ADAKAH URAPAN SUKACITA ITU MEMENUHI HIDUP KITA?

4. URAPAN SUKACITA – BEKAL NAIK KE GOLGOTA

Persiapan –persiapan  apa saja yang dilakukan Yesus sebelum Ia memasuki masa sengsara:

Mungkin Anda akan menjawab dengan :

  • Yesus melakukan perjamuan kudus dengan murid-murid-Nya
  • Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya
  • Yesus berdoa di taman Getsemani

Semua jawaban itu benar, tetapi ada satu bagian Alkitab yang sering terlewatkan :

  • Matius 26: 30- 35 di Bhs Inggris di katakan “ and when they had sung a hymn, they went out to the Mount of Olives
  • Ayat ini sering terlewatkan

YESUS MENYANYI  sebuah lagu hymne / nyanyian pujian, bersama murid-murid-Nya di akhir dari perjamuan malam

 

Mengapa Yesus menyanyi?

 

Karna Yesus akan menghadapi Bukit Zaitun!!

 

Untuk mengawali sebuah pergumulan yang berat dan perjalanan yang panjang dan melelahkan Tuhan Yesus menyanyi.

Setelah itu ia pergi ke Bukit Zaitun, dan di sanalah Dia menyatakan bahwa Petrus akan menyangkal Dia

Mengapa Yesus menyatakan hal itu di  BUKIT ZAITUN ? Toh berikutnya Dia berdoa di taman Getsemani?

Ada apa di Bukit Zaitun?

Di Bukit Zaitun : Daud  menangis, karna sahabatnya bernama Ahitofel bersekongkol dengan anaknya Absalom untuk menghianati Dia (Baca II Samuel 15; 31)

Di Bukit Zaitun ini juga Tuhan Yesus mengungkapkan penghianatan yang akan dilakukan oleh sahabat-sahabat-Nya, oleh Petrus.

II Samuel  15

15:30 Daud mendaki bukit Zaitun sambil menangis, kepalanya berselubung dan ia berjalan dengan tidak berkasut. Juga seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia masing-masing berselubung kepalanya, dan mereka mendaki sambil menangis.

Mazmur  41

41:10 Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.

Yohanes  13

13:18 Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.

Aniaya yang Yesus alami bukan saja aniaya fisik, tetapi juga aniaya psikis/ kejiwaan. Penghianatan oleh seorang sahabat sangat menyakitkan batin seseorang

Seberapa dekat kedekatan Tuhan Yesus dengan murid-murid-Nya selama 3, 5 tahun?

Dari mujijat apa pun Petrus adalah salah seorang dari 3 orang murid yang selalu diajak-Nya menyaksikan secara langsung

Oleh karena itulah ,  Yesus tahu, sebelum Dia mengalami penghianatan yang menyakitkan itu, Di Bukit Zaitun, Dia bernyanyi

Sukacita adalah urapan yang memampukan Yesus melalui masa-masa sengsara-Nya (lihat Ibrani 1: 9)

Ketika Yesus menyanyi, ada sukacita yang meluap-luap, urapan sukacita itulah yang memampukan Dia menghadapai semuanya, baik aniaya batin berupa penghianatan, aniaya fisik, aniaya ditinggalkan oleh Bapa, dan semuanya.

Di hidup kita ada banyak Ahitofel/ Yudas ISkariot dan Petrus ….itu bisa berupa penghianatan seorang sahabat, keluarga, dan rekan bisnis, rekan pelayanan, orang tua, anak, dll, itu bisa berupa masalah yang tak kunjung selesai, itu bisa berupa orang-orang yang menentang hidup kita, membenci kita tanpa alasan.

Maukah tiap hari kita menyanyikan nyanyian pujian untuk memberi kekuatan pada kita?

Maukah kita menghadapi banyak hal dengan sukacita? Dengan menyanyikan pujian?

 

KESIMPULAN 4 ; KALAU YESUS SAJA- SANG MESIAS MEMAKAI KUASA PUJIAN UNTUK MENGHADAPI MASA SENGSARA-NYA, BAGAIMANA DENGAN KESEHARIAN KITA?

5. MINYAK URAPAN SUKACITA OLEH BEBERAPA PEREMPUAN MENGAWALI DAN MENGAKHIRI PELAYANAN YESUS

Peristiwa Yesus diurapi dengan minyak narwastu yang mahal harganya ditulis dalam empat Injil dan terjadi tiga kali oleh tiga wanita yang berbeda.

  •   Pertama, pada awal pelayanan Yesus oleh seorang wanita berdosa yang tidak disebutkan namanya. (Lukas 7:36-50). Dalam peristiwa ini Yesus tidak menyebut tindakan wanita ini sebagai persiapan penguburan-Nya – melainkan komentar Yesus adalah- tindakan wanita ini sebagai sebuah cara untuk menyambut Yesus.

Di awal pelayanan Yesus, ternyata Dia membutuhkan tumpahan urapan sukacita itu pada tubuh-Nya

  • Yang kedua dilakukan oleh Maria, saudari Lazarus di kota Betania (Yohanes 12:1-8), yakni enam hari sebelum Yesus mati di Golgotha. Petunjuk waktunya adalah enam hari sebelum paskah, terjadinya di rumah Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati itu.
  • Sedangkan yang terakhir adalah dua hari sebelum Yesus di salib, oleh seorang perempuan anonim.( Matius 26: 6-13, juga ditulis oleh Markus 14: 3-9 pada peristiwa yang sama). Peristiwa ini terjadi di Bethania di rumah Simon si kusta.

Oleh Karena itu saat  dua kali peristiwa itu terjadi , saat ada dua wanita berbeda menuangkan minyak ke tubuh Yesus. Tuhan Yesus berkata itu untuk persiapan penguburan-Nya

Untuk dikubur, Dia harus mati, untuk mati, Dia harus melalui salib, untuk melalui salib itu Dia membutuhkan urapan sukacita itu.

Mengapa Yesus diurapi oleh 3 wanita dengan Minyak Narwastu yang sangat mahal itu? Minyak ini dipakai oleh istri Raja Salomo di kitab Kidung agung 1:12, minyak ini sangat harum?

Amsal  27

27:9 Minyak dan wangi-wangian menyukakan hati, tetapi penderitaan merobek jiwa.

Karna minyak wangi adalah lambang sukacita

Kesimpulan 5:

Seperti wanita-wanita yang meberikan minyak yang sangat mahal harganya untuk mengurapi Yesus, maukah kita memberikan sesuatu yang paling berharga dalam hidup kita pada Yesus? Pada Tuhan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: