'manusia hidup bukan dari roti saja…'

SIAPKAN RANGSELMU !!

Apabila awan itu naik dari atas Kemah Suci, berangkatlah orang Israel dari setiap tempat mereka berkemah. tetapi jika awan itu tidak naik, maka mereka pun tidak berangkat sampai hari awan itu naik. Sebab awan Tuhan itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di dalamnya, di depan mata seluruh umat Israel pada setiap tempat mereka berkemah.

Keluaran 40:36-38

Awan itu bukan awan biasa, melainkan Tiang awan pimpinan Tuhan.

Tidak ada yang tahu kapan awan itu akan naik, bergerak dan memimpin menuju tempat berikutnya, itu bisa terjadi dini hari, pagi, setengah siang, siang, atau bahkan sore hari. Bangsa Israel harus taat pada pimpinan Tuhan yang ditunjukkan lewat tiang api itu. Mungkin ada yang lagi enak masak, harus mematikan apinya secara mendadak, mungkin ada yang sedang tidur, harus bangun dan berkemas, mungkin ada yang sedang ashik ngobrol, mereka harus bubar dan mempersiapkan diri mengikuti perjalanan berikutnya yang masih panjang. Kalau mereka tidak selalu siap untuk TAAT, tidak selalu siap untuk MOVE, tidak selalu siap untuk DIINTERUPSI, tidak selalu siap untuk BERANJAK dari rasa nyamannya saat itu ( nyaman memasak, nyaman mengobrol, nyaman tidur…dll) tentu akan berakibat : BERANGKAT DENGAN PERSUNGUTAN. Persungutan selalu dihasilkan oleh hati yang tidak siap, atau bahkan TERTINGGAL

Tetapi ingat…jam berapa pun pimpinan Tuhan terjadi, awan itu menghasilkan bayangan yang meneduhkan perjalanan mereka.

Tidak pernah dijanjikan jalanan yang rata, tetapi selalu ada keteduhan dari Tuhan.

Tidak pernah dijanjikan jalanan berumput hijau selalu, karna banyak kali justru dipertemukan dengan padang gurun, tetapi tetap berpayungkan naungan Tuhan.

Tapi jika awan itu tidak naik, maka mereka pun tidak berangkat. Ini juga tidak mudah, terkadang ada orang yang ingin terburu-buru meninggalkan suatu tempat perhentian yang kurang nyaman, ada juga type orang yang mudah bosan di suatu tempat dan ingin segera beranjak, bahkan ada juga orang yang tidak bisa menikmati berlama lama di suatu titik. Kapan ya kiranya awan ini bergerak lagi…kapan ya…??

Rasa terburu-buru tidak akan menghasilkan sesuatu yang matang, yang ada hanyalah proses setengah matang, bantat, ibarat roti yang tidak berkembang.

Itu seperti kebalikan dari orang-orang golongan pertama tadi yang enggan untuk beranjak, tetapi orang-orang golongan ini adalah orang yang enggan untuk tinggal.

Tetapi perjalanan ini tetap harus ikut Pemimpin Agung, bukan Musa, bukan Harun, bukan tabut, tetapi pimpinan daripada TUHAN sendiri.

Pada malam hari ada API di dalam awan itu. Bisakah kita membayangkan api di dalam awan? Seperti apakah itu? Itu seperti kehangatan selimut malam yang menjagai orang Israel atau kita dari dinginnya malam. Bekunya cuaca yang menggigilkan tubuh.

Kebekuan sekitar kita, hati yang beku, berkat yang beku, senyum yang beku, tidak akan membuat kita beku jika kita tetap ada dalam pimpinan API TUHAN, yang membuat kita tetap bersemangat, tetap bergerak, tetap bertahan, tetap maju, tetap bergairah, tetap memberi dampak, tetap membakar, tetap murni dan memurnikan

di depan mata seluruh umat Israel pada setiap tempat mereka berkemah.

itu bicara mengenai MATA YANG DAPAT MELIHAT PIMPINAN ITU. tidak ada dalih..Oh saya tidak dapat melihat pimpinan Tuhan…oh saya tidak mengerti, oh saya tidak tahu, TIDAK BISA JADI ALASAN, karna semua mata dapat melihat ketinggian awan itu, ketinggian api di dalam awan itu…

Tuhan akan menunjukkan pimpinannya, tugas kita adalah TAAT, ketika disuruh berangkat, BERSUKACITA ketika disuruh tinggal, dan selalu enjoy dengan jalan-jalan yang Dia pilihkan..

Ayo siapkan rangsel kita !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: