'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Imamat pasal 2:14-16

Imamat 2:14-16

2:14 Jikalau engkau hendak mempersembahkan korban sajian dari hulu hasil kepada TUHAN, haruslah engkau mempersembahkan bulir gandum yang dipanggang di atas api, emping gandum baru, sebagai korban sajian dari hulu hasil gandummu. 2:15 Haruslah kaububuh minyak dan kautaruh kemenyan ke atasnya; itulah korban sajian. 2:16 Haruslah imam membakar sebagai ingat-ingatannya, sebagian dari emping gandumnya dan minyaknya beserta seluruh kemenyannya sebagai korban api-apian bagi TUHAN.”

Dua ayat ini keren banget.

Rhema yang pertama yang kita dapatkan adalah: kata HULU HASIL gandum, hulu hasil adalah panenan yang pertama.

Panenan yang pertama, dipersembahkan kepada TUHAN.

Penenan yang pertama bisa berupa:
gaji pertama, bonus pertama, honor pertama, PK pertama, keuntungan pertama, dll

Semua orang lazimnya sudah mengangan-angankan

“Nanti gajiku pertama…bisa untuk beli….(jam, ditabung untuk beli laptop, DLL)

Tuhan ingin kita menempatkan Dia sebagai yang utama, dan pertama. Tuhan ingin kita mengangankan seperti ini

“Gaji pertamaku kupersembahkan untuk TUHAN”

HAL KEDUA

Tatacaranya adalah:
bulir gandum yang dipanggang.

Bukankah gandum mentah yang dipanggang itu tidak bisa dimakan?
Benar..tidak bisa dimakan, karna itu sudah dipersembahkan untuk TUHAN

HAL KETIGA

Emping gandum baru.
Untuk jadi emping, gandum baru itu harus ditumbuk, halus. Tidak bisa dijadikan gandum lagi, tidak bisa dijual lagi. Benar…tidak bisa dijual lagi, karna itu sudah dipersembahkan untuk TUHAN

HAL KEEMPAT

Di atasnya harus diberi minyak. Minyak lambang daripada URAPAN BARU.

Saat kita persembahkan hulu hasil/ hasil sulung, Tuhan sudah mengurapi hal itu dan menjadi suatu INGAT-INGATAN di hadapan Tuhan. Tuhan mengingat kita, saat kita mempersembahkan HULU HASIL/BUAH SULUNG ini.

Hal yang mirip juga terjadi pada Kornelius, dalam Kis 10: 31 dikatakan “Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan sedekahmu telah diingatkan di hadapan-Nya.”

Kalau doa didengar Tuhan, itu biasa. Tuhan memang mendengar setiap doa kita. Tetapi diingat oleh Tuhan bukan perkara biasa, tidak semua orang diingat oleh Tuhan. Artinya diingat dalam INGAT-INGATAN.

(Jelas Tuhan itu tidak pernah lupa pada tiap orang, tetapi hanya orang-orang tertentu yang diingat-ingat oleh Tuhan. Bedakan antara di ingat dan diingat-ingat.)

Bahasa asli yang dipakai di sini Kis 10:31 mengandung arti:

Perlu diingat dalam pikiran, untuk diingat, ada dalam ingatan

Jadi Tuhan merasa perlu untuk mengingat Kornelius dalam pikiran-Nya.
Bukan sekedar TERINGAT. Tetapi sengaja mengingat dia.

Seperti itulah di Imamat ini digunakan kata MEMORIAL – OFFERING

Dan ada kemenyan yang dipersembahkan juga bersamaan dengan hulu bulir gandum, emping baru serta minyak ini.

HAL KELIMA

KEMENYAN

Kemenyan salah satu persembahan dari orang Majus. Kemenyan berharga mahal. Baunya harum, tetapi rasanya pahit. tidak bisa dimakan, hanya untuk dipersembahkan.

Saat gandum hulu, yang pertama, panenan pertama dipersembahkan buat Tuhan, kita menjadikan Tuhan pribadi yang paling utama dalam hidup kita. Saat kebanyakan orang lain menikmati yang pertama untuk DIRINYA SENDIRI, ORANG YANG DISAYANGI, KELUARGA, PASANGAN, ORANG YANG DIKAGUMI, TABUNGAN HARI DEPAN, DLL..Tuhan mau mengingat-ingat bau keharuman dari persembahan HULU HASIL dari kekasih-kekasih hati-Nya.

Pastikan kita orangnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: