'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Segala lemak adalah kepunyaan Tuhan (ayat 16)

Imamat 3: 1-17

Korban keselamatan bisa dari lembu, kambing dan domba yang tidak bercela.

Ada aturan dari korban-korban keselamatan ini :

1. Binatang tidak boleh bercela.

Adakah kita mempersembahkan sesuatu yang bercela pada Tuhan, misalnya, guru sekolah minggu yang kurang persiapan saat mengajar, penghotbah yang tidak siap saat berkotbah, anggota paduan suara yang jarang ikut latihan, tapi mau ikut tampil, vokalis gereja yang tidak menjaga pita suaranya, makan sembarangan, sehingga suaranya parau, pemimpin perusahaan yang tidak mempersiapkan agenda rapat saat memimpin rapat dengan bawahannya, dll.

Mari kita lihat contoh daripada PERSEMBAHAN YANG TIDAK BERCELA dengan cara kerja pelayan-pelayan mimbar yang diorganisasikan oleh Daud.

I Tawarikh 25: 1-31
para penyanyi berjumlah 288 orang.
Mereka adalah AHLI SENI
karena MEREKA TELAH DILATIH BERNYANYI sampai menjadi ahli seni

inilah yang dikatakan PERSEMBAHAN YANG TIDAK BERCELA, suaranya nggak fals, penguasaan lagunya OKE, pita suaranya terjaga, ada dinamika, ada kekompakan, ada keharmonisan suara, semuanya sampai taraf AHLI.

Terkadang sebagai pembicara ada beberapa materi yang diulang diajarkan di tempat lain yang berbeda, tetapi pengulangan itu tidak membuat saya meremehkan pentingnya persiapan. Dan setiap persiapan ada sesuatu yang baru yang Tuhan tambahkan dan ada juga hal-hal spesifik yang Tuhan tekankan untuk keunikan dari tempat dan orang-orang yang akan dilayani.

Binatang yang tidak bercela ini melambangkan Yesus sendiri, yang tidak bercacad cela telah menjadi korban keselamatan bagi kita, jadi kita sendiri juga harus memberikan yang terbaik bagi Tuhan

2. Orang yang mempersembahkan korban keselamatan harus menumpangkan tangannya ke atas kepala LEMBU, KAMBING atau DOMBA itu.

Mengapa harus ada penumpangan tangan di atas kepala binatang korban ini?

Karna harus ada pemindahan dosa dari orang itu, dipindahkan kepada binatang itu, lalu binatang itu dihukum mati dengan menyembelihnya, darahnya dibawa ke Mezbah dan tubuhnya dibakar habis di atasnya. Binatang korban ini melambangkan TUBUH YESUS sendiri yang dikorbankan di atas kayu Salib, sehingga kita bisa diselamatkan

http://www.tulang-elisa.org/darah-yesus/

Hidup kita sudah ditebus oleh Yesus sendiri, dan kita sudah diselamatkan oleh karya kasih-Nya, oleh karna itu masihkah kita mau main-main dengan hidup ini?

Banyak orang yang hidupnya masih main-main, membuang-buang kasih karunia Allah, membuang-buang karya salib Kristus dalam hidupnya. Tinggal di dalam dosa dan tidak memanfaatkan setiap nafas detik kehidupan berharga ini dengan hal-hal yang bermanfaat.

Akui dosa kita di hadapan Tuhan, dan Tuhan yang setia dan adil itu akan mengampuni segala dosa kita dan akan menyucikan kita dari segala kejahatan. (I Yoh 1:9)

3. Segala darah dari binatang korban ini, harus disiramkan pada mezbah, dan lemak dari hewan-hewan ini harus dibakar di atas mezbah.

Setiap korban yang dipersembahkan adalah ternak sapi, kambing atau domba yang tidak bercacat. Ada dua bagian yang mutlak menjadi bagian persembahan: darah dan lemak. Darah dipercikan disekitar mezbah. Lemak dibakar habis.

Darah melambangkan nyawa. Lemak melambangkan dosa. Kedua unsur ini tidak boleh dimakan.

Untuk keselamatan, darah harus tercurah dan lemak harus disingkirkan.

Doa: “Tuhan, terima kasih atas pengorbanan-Mu di kayu salib, menjamin keselamatan saya. Ajar saya membuang dosa-dosa saya. Terimalah saya menjadi anak-Mu.”

Sent from my iPad, http://youthprayerandbiblecamp.wordpress.com/2012/04/17/korban-keselamatan/

Lewat karya Yesus di kayu salib, nyawa kita diselamatkan, dan juga dosa kita dilenyapkan.Amin.

Oleh karna itulah kita harus hidup dalam ucapan syukur atas setiap korban Yesus di kayu salib yang telah menebus kita dari dosa dan telah menyelamatkan kita.
Jangan lagi tinggal dalam dosa.

4. itu semua sebagai koraban api-apian yang baunya menyenangkan bagi TUHAN.

tidak bercela- memberi persembahan yang terbaik untuk Tuhan, karna Yesus sudah jadi korban keselamatan yang tidak bercela bagi kita.
menumpangkan tangan pada binatang korban – mengakui dosa kita di hadapan Tuhan.
darah yang disiramkan pada mezbah dan lemak yang dibakar habis- darah Yesus yang menyelamatkan nyawa kita dan juga dosa yang kita buang dari hidup kita.

KEREN BANGET.

Doa: Tuhan, kami mau sungguh sungguh dalam hidup kami, karna Engkau telah menebus hidup kami yang sia-sia, agar kami bisa hidup dalam hidup yang penuh arti bagi kemuliaan nama-Mu.
Memberi yang terbaik bagi-Mu.Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: