'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Imamat 6: 1-7

…maka haruslah ia membayar gantinya sepenuhnya dengan menambah seperlima;haruslah ia menyerahkannya kepada pemiliknya pada hari ia mempersembahkan korban penebus salahnya.

Sebagai korban penebus salahnya haruslah ia mempersembahkan kepada Tuhans eekor domba jantan yang tidak bercela….dst

Dosa kepada Tuhan adalah satu lini, yaitu antara kita dengan Tuhan saja.

Tetapi dosa kepada sesama adalah dua lini, yaitu antara kita dengan orang lain, dan antara kita di hadapan Tuhan.

Bukan berarti kalau sudah mempersembahkan korban penebus salah di hadapan Tuhan, perkara dengan manusia / orang lain, dianggap beres. OH TIDAK !

Pemberesan dengan manusia lain yang dirugikan harus tetap dikerjakan PADA HARI YANG SAMA.

Jadi kalau kita menyimpan ketidak beresan dengan orang lain berhari-hari, sama saja dalam hari-hari ketidak beresan itu DOA KITA TERHALANG. Markus 11:25-26.

I Pet 3:7 hubungan antara suami dan istri yang tidak harmonis, akan menjadi penghalang doa

Ini bener bener keren !! Itulah mengapa kayu salib berbentuk garis Vertikal dan Horisontal, dua aspek pemberesan baik kepada manusia maupun kepada Tuhan harus berjalan seiiring.

Itulah yang terjadi dengan Zakheus, dia tidak hanya percaya pada Yesus, tetapi masalahnya dengan semua penduduk kota itu dia bereskan, sen demi sen.

It’s fair.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: