'manusia hidup bukan dari roti saja…'

IMAMAT 7: 1-10

Ada penjelasan mengenai KORBAN PENEBUS SALAH

Yaitu, korban penebus salah ini harus dimakan oleh imam yang mengadkan pendamaian dengan korban itu, dia harus memakan korban itu.

Hal itu juga berlaku bagi korban penghapus dosa, dan korban sajian.

Jadi tiga korban ini harus dimakan oleh imam, yaitu

KORBAN PENEBUS SALAH

KORBAN PENGHAPUS DOSA

KORBAN SAJIAN

Setelah semuanya dipersembahkan pada Tuhan, harus dimakan oleh imam yang melayani.

Tugas imam di sini adalah MENGADAKAN PENDAMAIAN bagi orang yang bersalah dan berdosa itu di hadapan TUHAN.

Kalau bukan imam tidak boleh ikut makan Keluaran 29: 33, karna ini kudus, bahkan maha kudus

Imam yang memakan pun, (Harun dan keturunannya) tidak boleh  makan jika sedang dalam keadaan sbb:

  • Dalam keadaan najis, (Imamat 22: 3-9), sakit kusta, mengeluarkan lelehan, kena sesuatu yang najis,

Arti rohani:

Oleh karna itu, sebagai Imamat rajani, kita tidak boleh dengan sembarangan mengikuti perjamuan kudus, karna sebagaimana Imam di perjanjian lama, tidak boleh makan korban-korban itu dalam keadaan najis, demikian juga dengan kita, saat kita memakan perjamuan Tubuh dan Darah Yesus, kita tidak main-main, harus bersungguh-sungguh di hadapan Tuhan, kalau tidak demikian, ada hukuman.

I Kor 11: 27-31

Anak –anak Imam yang laki-laki boleh makan, tapi kalau anak imam yang perempuan tetapi bersuamikan orang awam, si anak imam perempuan itu tidak boleh ikut makan. (Im 22: 12)

IM 22: 10, bahkan pendatang yang tinggal bersama Imam dan juga orang upahan yang tinggal di rumah imam pun TIDAK BOLEH ikut memakannya

Arti rohaninya:

I Kor 11: 29

Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya.

Hal inilah yang digambarkan di Imamat sebagai orang awam/ bukan orang Lewi, tidak boleh ikut makan.

Orang awam di sini menggambarkan orang-orang yang tidak mengakui tubuh Tuhan, tidak mau mengakui korban Kristus di kayu Salib.

Tapi ada yang menarik di sini: BUDAK BELIAN-  dan yang lahir di rumahnya ( maksudnya anak-anak dari si budak belian itu yang lahir di rumahnya) JUSTRU BOLEH IKUT MAKAN

Arti rohaninya:

Budak belian boleh memakannya, asal sudah disunat ( Kel 12: 43) tetapi orang asing tidak boleh.

Lewat karya salib,kita telah dibeli dan harganya lunas dibayar ( I Kor 7: 23) kita yang tadinya budak dosa, kini menjadi hamba kebenaran.

Pernah sekali peristiwa , anak-anak Harun, Eleazar dan Itamar, ditegur oleh Musa, karna mereka telah membakar korban penghapus dosa itu , tetapi darahnya tidak dibawa masuk ke tempat kudus dan TIDAK DIMAKAN. (Imamat 10: 16-20)

Teguran keras dari Musa ini ada alasannya, yaitu :

Imamat 10: 17

Mengapa tidak kamu makan korban penghapus dosa itu di tempat yang kudus?

Bukankah itu sesuatu bagian maha kudus dan Tuhan memberikannya kepadamu, supaya kamu MENGANGKUT KESALAHAN UMAT itu dan MENGADAKAN PENDAMAIAN bagi mereka di hadapan Tuhan?

Ini yang jadi jawabannya, ternyata, dengan memakan KORBAN PENGHAPUS DOSA, para imam ini MENGANGKUT KESALAHAN UMAT, dan MENGADAKAN PENDAMAIAN BAGI UMAT.

 

Kata KESALAHAN pada IMAMAT 10: 17  ini juga kata yang sama yang ada di Keluaran 28: 38

Nwe `avon or Nwwe `avown

Patam itu haruslah ada pada dahi Harun, dan Harun harus menanggung akibat kesalahan terhadap segala yang dikuduskan oleh orang Israel, yakni terhadap segala persembahan kudusnya; maka haruslah patam itu tetap ada pada dahinya, sehingga TUHAN berkenan akan mereka.

 

KATA kesalahan ( AVON) itu juga berarti sbb:

Kesalahan, dosa, kejahatan, hukuman, kedurjanaan, penghakiman, berlaku salah, berbuat salah, mendengki, noda, pelkanggaran, kesengsaraan.

Semua kesalahan orang Israel ditanggung oleh Harun sebagai seorang Imam. Dan itu digambarkan dengan patam yang dilekatkan pada Serban. ( ini adalah peraturan pakaian Harun, pakaian yang khusus untuk seorang IMAM)

Keluaran 28: 36-37

Juga haruslah engkau membuat patam dari emas murni dan pada patam itu kauukurkanlah, diukurkan seperti meterai: Kudus bagi TUHAN. Haruslah patam itu engkau beri bertali ungu tua, dan haruslah itu dilekatkan  pada serban, di sebelah depan serban itu.

Bertali ungu tua, menunjuk tali dari bahan KIRMIZI yang melambangkan darah Yesus

Beberapa peristiwa menyangkut KEPALA YESUS saat Yesus disalibkan dapat kita catat sebagai berikut:

Kepala Yesus dipukul dengan buluh Mrk 15:19, Matius 27:30

Saat Yesus menyerahkan nyawa-Nya, dicatat dalam Alkitab, Yesus menundukkan kepala-Nya Yohanes 19:30

Matius 27:37

Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: “Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”

Kepala Yesus dimahkotai dengan duri (Yoh 19:2)

Mengapa kepala Yesus dipukul? Karna Dia mengangkut kesalahan umat dan mengadakan pendamaian bagi umat. Dia adalah IMAM BESAR AGUNG.

Mengapa Yesus menundukkan kepala-Nya?

Karna Dia sedang menanggung semua dosa dan kesalahan dan pelanggaran seluruh dunia yang ditimpakan kepada-Nya.

I Yohanes 2: 2 Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia

Mengapa di atas kepala Yesus dipasang tulisan itu? Bukan di dekat kaki-Nya atau tangan-Nya, karna semua alasan yang dikemukakan untuk menjadi alasan bagi penyaliban-Nya harus dituliskan di dekat KEPALA-NYA.

Mengapa kepala Yesus dimahkotai duri? Karna Dia menangung kutuk yang seharusnya kita tanggung ( Kej 3: 18-duri lambang kutuk)

Karna Yesus adalah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Yoh 1: 29

Oleh karna itu salah satu perlengkapan senjata Allah adalah KETOPONG KESELAMATAN, yang dipasang di KEPALA( Ef 6: 17)

dan Yesaya 59: 17 menulis sbb:

Ia mengenakan keadilan sebagai baju zirah dan ketopong keselamatan ada di kepala-Nya.

Dia menundukkan kepala-Nya supaya kita bisa menegakkan kepala Maz 27:6, karna menang atas musuh.

Dia dipukul kepala-Nya, agar kesalahan yang ditimpakan kepada-Nya, oleh pengorbanan –Nya di kayu salib, membuat kita DIBENARKAN, DIKUDUSKAN

Dia mengenakan mahkota duri, supaya kutuk yang seharusnya kita tanggung, oleh karya salib-Nya, diubah menjadi BERKAT

De dekat kepala-Nya dituliskan tuduhan-tuduhan atas keputusan penyaliban-Nya, agar tuduhan-tuduhan iblis atas kita itu dicabut dan oleh darah-Nya semua hutang dosa kita dinyatakan LUNAS DIBAYAR.

Doa:

Terima kasih Tuhan, karna Engkau telah menjadi KORBAN PENEBUS SALAH  bagi kami, terima kasih karna Engkau sudah menjadi Imam Besar Agung  bagi kami, dan kami akan mengenakan KETOPONG KESELAMATAN, yaitu Engkau sendiri, dalam hidup kami. AMIN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: