'manusia hidup bukan dari roti saja…'

 

PITA SUARA ANDA

SERING BERMASALAH?

Sebagai seorang Penyanyi, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Anggota Paduan suara, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Dirigen, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Pelatih Vocal, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Solis, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Worship Leader, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Singer/ Penyanyi latar, pita suara anda sering bermasalah?

 

Sebagai seorang Trainer, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Pengkotbah, pita suara anda sering bermasalah?

 

Sebagai seorang Pembicara, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Guru, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Dosen, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Penyiar Radio, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Penyiar TV, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang MC, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Mandor, pita suara anda sering bermasalah?

Sebagai seorang Pramuka, pita suara anda sering bermasalah?

 

 

Untuk mengatasi hal tersebut, anda perlu MINUM AIR REBUSAN DAUN PECUT KUDA

 

TESTIMONI SAYA

_dsc1170

Saya dulu sering mengalaminya, diantaranya;

  • suara parau karena sering meneriakin pembantu rumah tangga yang kamarnya di lantai 2,
  • suara menghilang karena terlalu banyak melatih paduan suara,
  • gagal mencapai nada tinggi karena bermasalah dengan pita suara,
  • suara serak karena akibat batuk,
  • sering terlalu kecapekan dan kurang istirahat, akibatnya suara menipis,
  • sering  suara menghilang karena dalam sehari harus WL beberapa kali, di ibadah yang berbeda-beda jam.

Itu tidak lain tidak bukan adalah karena saya seorang Guru, Pembicara, Trainer, Pelatih Paduan Suara, Pelatih Vocal, dan juga Ibu Rumah Tangga.

Berdasarkan kasih karunia Tuhan dalam hidup saya, ketika masalah pita suara menjadi sesuatu yang serius, maka saya pun ke dokter THT. Bagaimana tidak serius, kalau saya tidak bisa mengeluarkan suara dalam menyanyi, padahal pekerjaan saya kala itu adalah seorang Dirigen/ pelatih paduan suara? Seminggu saya melatih 4 paduan suara di GUPDI Madiun, mulai dari 2 Paduan Suara Dewasa, 1 Paduan Suara Remaja, dan 1 Paduan Suara Anak-anak. Belum lagi saya mengandalkan suara dalam melatih Ansamble dan juga beberapa murid les privat vocal di rumah saya.

Mengapa saya awali kalimat sebelum ini dengan frasa; berdasarkan kasih karunia Tuhan dalam hidup saya, adalah karena ketika dokter menyarankan saya PUASA BERBICARA apalagi MENYANYI dalam waktu  3 bulan. Waaauuu..jelas tidak mungkin donk !! Bagaimana nanti dengan pelayanan saya di Gereja? Huhuuuiiii, kebaikan Tuhan nyata !! Tuhan kirimkan hamba-Nya Bpk Pdt Yakub Muji, untuk memperkenalkan kasiat dari tanaman Daun Pecut Kuda yang juga pernah bersejarah, karena dipakai Tuhan menyelamatkan pita suaranya yang dulu pernah jauh lebih parah dari pita suara saya, kondisinya, karena puasa yang disarankan dokter adalah puasa bicara selama 6 bulan ! Maka beliau berkisah, di kala itu beliau pun diberi nasihat orang desa, untuk meminum air rebusan Daun Pecut Kuda tersebut. Alhasil mereka mencari tanaman pecut kuda ini sampai ke banyak tempat, dan akhirnya menemukannya di lereng sungai.

Bpk Pdt Yakub Muji dan keluarga, GUPDI Madiun.

Setelah saya minum…waaau ini sebuah keajaiban ! Pita suara saya pulih seperti sedia kala. Haleluya !!

Saya pun mulai menanam di Madiun, dan saat berpindah ke Magelang, saya pun menanam ulang, dan ketika pindah ke Kendari, saya pun menemukan tanaman ini di jalanan dan segera menanamnya di rumah saya.

Cara Membuat Air Rebusan

Daun Pecut Kuda ( dengan daun basah):

Petik 7 lembar daun untuk ukuran 1 gelas air. Jika anda ingin merebus 2 gelas air, anda membutuhkan 2 X 7 = 14 lembar daun pecut kuda.

Untuk mendapatkan 1 gelas, anda perlu merebus 2 gelas. Untuk mendapatkan 2 gelas anda perlu merebus 4 gelas, karena  kita akan merebus air tersebut sampai air menyusut setengahnya.

Air rebusan akan berwarna hijau, seperti warna air rebusan kacang hijau.

Matikan api, dinginkan air rebusan tersebut. Minumlah dalam keadaan HANGAT.

Rasanya seperti teh hijau tawar. Maka jika anda ingin sedikit manis, maka anda dapat mencampurkan pada rebusan tersebut gula batu secukupnya.

Untuk pengobatan, anda perlu minum 2 gelas dalam sehari, 1 gelas di pagi hari, dan 1 gelas di malam hari.

Untuk perawatan pita suara, anda cukup perlu meminumnya seminggu sekali, atau jika anda bersiap akan Solo/ WL/ sesuaikan dengan kondisi/keadaan anda.

Anda dapat membuat banyak sekaligus, lalu simpan di almari es. Jika anda ingin meminumnya, tinggal dipanaskan sampai hangat, baru diminum.

Selama pita suara anda bermasalah; hindari minum DINGIN, hindari minum PANAS, selalu minum air apa saja dalam keadaan Hangat, hindari makanan berminyak, hindari makanan pedas, hindari meminum es dalam bentuk apa saja.

Cara Membuat Air Rebusan

Daun Pecut Kuda ( dengan daun kering):

Satu kemasan teh Daun Pecut Kuda yang kami kemas terdiri dari 2 sendok daun pecut kuda kering. Buka kemasannya, pakai daun pecut kuda kering tersebut untuk merebus teh daun pecut kuda

Rebus satu kemasan tersebut dengan 500 mililiter air atau setara dengan satu setengah ( 1,5) gelas (mug) air matang/ air bersih, selama 5 menit saja, kemudian matikan api. Untuk menunggu sampai minuman hangat-hangat kuku, diamkan  dalam waktu 15 menit.

Setelah itu saring, akan menghasilkan 300 mililiter air teh daun pecut kuda, atau setara dengan satu gelas penuh ( satu mug penuh),siap minum.

Bisa dipakai untuk 1 kali minum.

Untuk pengobatan maka dibutuhkan dua kali minum dalam sehari atau sama dengan membutuhkan 2 kemasan.

Jika ingin membuat banyak sekaligus, bisa diukur, untuk 500 ml ( atau satu kali minum/ 1,5 gelas mug) dibutuhkan 1 kemasan teh ( yang terdiri dari dua sendok teh daun pecut kuda kering)

Jadi misalkan ingin membuat minuman untuk 7 hari, bisa dihitung saja 500ml X 2 kali minum X 7 hari = 7000 ml  artinya, jika menggunakan ukuran mug, sama dengan 1,5 mug X 2 kali minum X 7 hari = 21 mug. Semuanya itu dibutuhkan 14 kemasan teh.

Jika sudah hijau airnya, dan juga sudah mendidih, tambahkan waktu sedikit, lalu matikan apinya.

Simpan di almari es air teh dalam jumlah banyak tersebut, dengan botol/ tupperware yang benar benar bersih dan kering. Jika ingin minum secara mendadak, tinggal ukur dalam 1 mug, panasi sebentar sampai hangat ( tidak perlu sampai mendidih), lalu minum secara mendadak.

Rasanya seperti teh hijau tawar. Maka jika anda ingin sedikit manis, maka anda dapat mencampurkan pada rebusan tersebut gula batu secukupnya.

Untuk pengobatan, anda perlu minum 2 gelas dalam sehari, 1 gelas di pagi hari, dan 1 gelas di malam hari.

Untuk perawatan pita suara, anda cukup perlu meminumnya seminggu sekali, atau jika anda bersiap akan Solo/ WL/ sesuaikan dengan kondisi/keadaan anda.

Anda dapat membuat banyak sekaligus, lalu simpan di almari es. Jika anda ingin meminumnya, tinggal dipanaskan sampai hangat, baru diminum.

Selama pita suara anda bermasalah; hindari minum DINGIN, hindari minum PANAS, selalu minum air apa saja dalam keadaan Hangat, hindari makanan berminyak, hindari makanan pedas, hindari meminum es dalam bentuk apa saja.

Bagaimana mendapatkan tanaman ini?

  1. Anda bisa mencari sampai dapat.
  2. Atau memesan pada kami.

Perlu diketahui, menanam Daun Pecut Kuda ini sangat mudah sekali, dan ini adalah tanaman liar yang mudah tumbuh di mana saja, tidak perlu perawatan khusus , karena sebagai bunga liar, dia akan tumbuh sendiri di alam lepas/ di outdoor.

Jika anda memesan tanaman Daun Pecut Kuda ini , akan kami kirim berupa:

  1. Biji siap tabur.
  2. Batang siap ditanam
  3. Daun pecut kuda basah untuk konsumsi 2 minggu.
  4. Petunjuk penggunaan obat herbal Daun Pecut Kuda.

Dengan harga;

Rp 300.000,00 / paket, di luar ongkos kirim.

Untuk daun pecut kuda kering kami jual Rp 10.000 per kemasan, untuk 1 kali minum./ di luar ongkos kirim

daun-kering-piring daun-pecut-kuda-kemasan

 

Hubungi Susan Grace Widiono; 081946262599 ( HP /WA), untuk order dan juga mengirimkan alamat anda.

Transfer dana ke nomor rekening; atas nama Susan Grace Hadazah Sumilat, No rekening; 136-00-1048304-5, Bank Mandiri KC Magelang.

Jika dana sudah terkirim, barulah paket kami kirimkan ke alamat anda.

 

 

 

Dari semua artikel, yang dapat anda baca di bawah ini, tidak ada yang menyebutkan khasiat Daun Pecut Kuda untuk pita suara, selain artikel unik yang ditulis oleh ;Istono Yuwono Rheistmara, yang mana berdasarkan pengalamannya merawat burung, ternyata burung yang meminum air rebusan daun pecut kuda, dapat mengalami pemulihan pada suara kicauan mereka.

KLIPING ARTIKEL TENTANG

DAUN PECUT KUDA

Baca juga artikel di sini:

http://kesehatandia.blogspot.co.id/2015/08/manfaat-daun-pecut-kuda-untuk-kesehatan.html

http://khasiatq.blogspot.co.id/2015/11/10-khasiat-daun-pecut-kuda-untuk.html

http://www.jamunusantara.com/pecut-kuda-stachytarpheta-jamaicensis-l-vahl/

http://www.manfaatbuah.asia/umum/khasiat-penting-tanaman-pecut-kuda-untuk-kesehatan/

http://www.tipscaraterbaik.com/khasiat-manfaat-tanaman-pecut-kuda.html

Khasiat: Manfaat tanaman Pecut Kuda

Khasiat manfaat tanaman pecut kudaKhasiat: Manfaat tanaman Pecut Kuda – Pecut kuda adalah tanaman yang biasa tumbuh liar dimana mana, di tepi jalan, tanah lapang ataupun tumbuh ditempat terlantar lainnya. Tanaman yang berasal dari Amerika latin ini dapat ditemukan di daerah yang cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari dan bisa tumbuh pada ketinggian 1-1500 m dpl.

Ciri-ciri tanaman pecut kuda

Hidup tahunan, tegak, tinggi 20-90 cm. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helai daunnya berbentuk bulat telur, pangkal menyempit, ujung runcing, tepi bergerigi, permukaan berlekuk-lekuk, panjang 4-8 cm, lbar 3-6 cm, berwarna hijau tua.

Bunga majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut kuda andong, panjangnya 1-20 cm. Bunga mekar dalam waktu yang berbeda, ukuran kecil, berwarna ungu, jarang berwarna putih. Buah berbentuk garis, berbiji dua. Biji berbentuk jarum, berwarna hitam. Untuk jenis Stachytarpheta jamaicensis indica Vahl, tingginya mencapai 2 meter, dipelihara sebagai tanaman pagar dan mempunyai khasiat obat yang sama dengan jenis Stachytarpheta jamaicensis [L] Vahl. Pecut kuda dapat dikembangkan dengan biji.

Pecut kuda memiliki kandungan kimia yaitu glikosa dan alkaloid, dan bisa dimanfaatkan untuk pengobatan herbal  Obat Radang Tenggorokan, radang akibat amandel, Batuk, Keputihan dan Hepatitis A.

Bagian tanaman pecut kuda yang digunakan untuk pengobatan herbal adalah bunga dan akar. Untuk penyimpanannya , setelah dicuci dan dipotong-potong jemur sampai kering dan disimpan dalam wadah tertutup.

Penggunaan tanaman pecut kuda untuk pengobatan herbal berbagai jenis penyakit

Cara pemakaian
Untuk obat yang diminum, rebus 15-30g herba kering ataupun 30-60g herba segar lalu minum air rebusannya.

Untuk pemakaian luar, giling herba segar sampai halus lalu tempelkan kebagian tubuh yang sakit, seperti bisul, radang kulit bernanah dan luka.

Beberapa Contoh Pemakaian pecut kuda untuk pengobatan herbal

Pengobatan penyakit Rematik dan sakit amandel

Cuci 10-60g daun pecut kuda segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Pengobatan Radang tenggorokan, Batuk,

Sediakan 50g herba pecut kuda segar, 2 buah kencur ukuran sedang, 2 siung bwang putih. Cuci bahan-bahan tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 cangkir air gula sambil diaduk rata, lalu peras dan saring. Selanjutnya minum air yang terkumpul, lakukann 3 kali sehari selama 3-5 hari.

Pengobatan Keputihan

Cuci 50g akar pecut kuda segar lalu iris-iris seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih, lalu rebus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari masing-masing 1/2 gelas

Pengobatan Hepatitis A

Cuci 5-10 tangkai bunga pecut kuda sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan gula batu secukupnya, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan kemudian air hasil saringan diminum. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
CATATAN
Ibu hamil dilarang minum air rebusan ramuan obat ini, karena bisa menyebabkan keguguran.

 

Pecut kuda

https://id.wikipedia.org/wiki/Pecut_kuda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tanaman Pecut Kuda
Stajamis01n.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Lamiales
Famili: Verbenaceae
Genus: Stachytarpheta
Spesies: S. jamaicensis
Nama binomial
Stachytarpheta jamaicensis (L)Vahl

Pecut Kuda adalah salah satu tanaman liar yang hidup di Indonesia.[1] Nama pecut kuda adalah nama lokal tanaman ini di Indonesia, sedangkan nama ilmiah dari tanaman ini adalah Stachytarpheta jamaicensis.[2]Masyarakat Filipina menyebut tanaman pecut kuda dengan sebutan Kandikandilaan dan di Cina disebut dengan istilah Yulongbian.[1] Tanaman ini berasal dari daerah selata Florida.[3] Tanaman pecut kuda juga dikenal sebagai gulba di beberapa negara, keberadaan tanaman pecut kuda dapat mengganggu pertumbuhan tanaman lain yang dibudidayakan.[3] Tanman ini, biasanya menjadi gulma pada area perkebunan.[3] Nama pecut kuda diambil dari bentuk tangkai bunga dan bunga yang membentuk seperti pecut pada kereta kuda.[4] Pecut kuda adalah bahasa jawa dari cemeti atau cambuk yang sering digunakan oleh kusir kereta kuda untuk memberikan perintah kuda supaya berjalan, berlari atau berhenti.[4]

Gambaran[sunting | sunting sumber]

Daun pecut kuda

Tanaman pecut kuda memiliki tinggi antara 1 meter hingga 3 meter.[3] Tanaman ini memiliki daun berwana hijau sepanjang tahun di semua musim.[3] Daun pecut kuda tersusun secara berlawanan pada batang utama.[3] Bentuk daunnya adalah mulai dari bulat hingga lonjong dengan tepi daun bergerigi kecil dan pangkal daunnya tidak berteoreh.[3] Permukaan daun pecut kuda, memiliki tekstur berkerut seperti kulit jeruk tetapi kerutannya lebih tajam.[3] Ukuran daun tidak terlalu besar, yaitu lebarnya antara 1 sampai 4,5 inchi dan panjang daun antara 3/4 sampai 2,5 inchi.[3] Daun pecut kuda yang terpapar sinar matahari seharian penuh akan berwarna hijau gelap atau hijau tua.[3]

Bunga pecut kuda

Tanaman pecut kuda adalah tanaman yang berbunga sepanjang tahun, tetapi tanaman ini bunganya lebih sedikit saat bulan Desember hingga Februari.[3] Bunga pecut kuda berwarna ungu dan ada pula yang ungu kebiruan.[3] Kelopak bunga terletak pada sebuah tangkai berwarna hijau dan seperti bersisik.[3] Setiap satu tangkai panjang terdiri dari beberapa bunga yang mengumpul sepanjang tangkai.[3] Lebar bunga kurang lebih 03 inchi.[3] Mahkota bunga rata-rata terdiri dari kelopak bunga yang berjumlah lima atau ganjil.[3] Keunikan bungan pecut kuda adalah bunga awalnya berupa kuncup di sepanjang tangkai bersisik kemudian mulai dari bawah kuncup akan mekar beurutan terus sampai ke ujung tangkai.[3] Bunga yang sudah mekar hanya tahan dalam waktu sehari semudian digantikan oleh kuncup diatasnya yang mekar.[3]

Batang tumbuhan pecut kuda termauk ke dalam batang berkayu, meskipun kecil.[5] Seluruh permukaan batang berwarna hijau tua sama dengan warna daunnya.[5] Batang tanaman juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan secara vegetatif buatan, sedangkan secara generatif tumbuhan ini berkembangbiak dengan menggunakna bijinya.[5] Akar pecut kuda termasuk jenis akar tunggang.[5]

Habitat[sunting | sunting sumber]

Tanaman pecut kuda dapat ditemukan di pinggir jalan dan kebun-kebun yang tidak terawat.[3] Pecut kuda biasa hidup di padang rumput dan area terbuka yang mendapatkan sinar matahari.[3] Tanaman tersebut juga biasanya ditemukan pada ketinggian Hingga 700 meter di atas permukaan laut.[3] Pecut kuda lebih tumbuh subur pada tanah berpasir.[3]

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Pecut kuda memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan manusia yaitu untuk obat.[6] Tumbuhan pecut kuda memiliki kanduangan kimia seperti alkaloid fan glikosa.[6] Alkaloid dan glikosa dapat menangani penyakit amandel , radang tenggorokan, batuk dan hepatitis A.[6] Bagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah bunga, akar dan daunnya.[6] Tanaman pecut kuda juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi kencing batu, rematik, haid tidak teratur dan keputihan.[4] Bunga dan tangkai pecut kuda dapat mengobati radang hati atau hepatitis A.[7] Keputihan yang sering dialami oleh wanita juga dapat diatasi menggunakan air rebusan akar pecut kuda.[4] Selain untuk obat, pecut kuda juga bisa digunakan untuk tanaman hias, kerena bunganya berbunga sepanjang tahun sehingga dapat lebih lama menghiasi rumah.[3]

Penyebaran[sunting | sunting sumber]

Tanaman pecut kuda terdistribusi ke beberapa negara di dunia.[5] Beberapa negara tersebut adalah Asia tenggara, Australia, Hawaii, Mikronesia, Kepulauan Cook dan Kepulauan Samudera Pasifik lainnya.[5] Pecut kuda juga tumbuh di Afrika Timur, tetapi tidak dalam keadaan dibudidayakan melainkan tumbuh liar.[5]

 

Deskripsi Bunga Pecut Kuda :
http://tanaman–herbal.blogspot.co.id/2014/11/manfaat-dan-khasiat-bunga-pecut-kuda.html

 

Pecut kuda tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, dan tempat-tempat terlantar lainnya. Tanaman yang berasal dari Amerika tropis ini dapat ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari, dan pada ketinggian 1-1500 m dpl. Terna tahunan, tegak, tinggi 20-90 cm. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur, pangkal menyempit, ujung runcing, tepi bergerigi, permukaan jelas berlekuk-lekuk, panjang 4-8 cm, lebar 3-6 cm, berwarna hijau tua. Bunga majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut, panjangnya 4- 20 cm. Bunga mekar dalam waktu yang berbeda, ukurannya kecil, berwarna ungu, jarang berwarna putih. Buah berbentuk garis, berbiji 2. Biji berbentuk jarum, berwarna hitam. Untuk jenis Stachytarpheta indica Vahl., tingginya mencapai 2 meter, dipelihara sebagai tanaman pagar dan mempunyal khasiat obat yang sama dengan jenis Stachytarpheta jamaicensis [L.] Vahl. Pecut kuda dapat diperbanyak dengan biji.

Nama Daerah Bunga Pecut Kuda :

Jawa: jarong (Sunda), biron, karomenal, sekar laru, ngadirenggo (Jawa). NAMA ASING Yu long bian (C), snakeweed (I). NAMA SIMPLISIA Stachytarphetae jamaicensis Herba (herba pecut kuda).


Klasifikasi Bunga Pecut Kuda :

Nama Latin : Stachytarpheta jamaicensis (L) Vahl
Nama Lain : Pecut kuda
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Lamiales
Famili : Verbenaceae
Genus : Stachytarpheta
Spesies : Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl
Kandungan Zat Dalam Bunga Pecut Kuda :

Pecut kuda mengandung glikosida flavonoid, dan alkaloid.

Manfaat dan Khasiat Bunga Pecut Kuda Untuk Kesehatan :

Pembersih darah

Antiradang
Peluruh kencing (diuretik)
Pengobatan Radang tenggorokan, Batuk,
Pengobatan Keputihan
Pengobatan Hepatitis A

Catatan Penting :

Ibu hamil dilarang minum air ramuan dari bunga pecut kuda ini, karena bisa menyebabkan keguguran

http://putperjaka.blogspot.co.id/2014/01/cara-membuat-obat-alami-herbal-untuk.html

Memang di jaman sekarang ini banyak terdapat obat-obat herbal yang tertulis sebagai obat alami dan tidak mengandung bahan kimia, tapi adalah hal yang sangat wajar apabila kita tekaut akan kebenaran produk tersebut, sebab apa yang kita putuskan adalah menyangkut kesehatan kita atau orang-orang yang kita cintai, jadi solusi yang saya berikan selain kita periksa ke dokter atau membeli obat di apotek yang harga nya relatif mahal dan juga belum lagi ketakutan kita atas obat-obatan herbal yang kita belum tahu cara pembuatannya, apakah obat itu steril, higienist, dan tidak mengandung zat-zat yang merugikan untuk tubuh. Tidak ada salahnya kita mengikuti jejal nenek moyang kita pada zaman dulu, yang semua obat untuk sakit ringan bisa kita buat sendiri. Salah satu ramuan buatan sendiri yang resek dan bahan nya sangat mudah kita jumpai di sekitar kita akan coba saya bagi, semoga bermanfaat untuk anda.

Manfaat Daun Pecut Kuda

http://putperjaka.blogspot.com

Jika anak anda terkena sakit amandel, segera mencari daun pecut kuda sebanyak 10 lembar atau lebih, gula batu sebesar ibu jari, dan adas pulowaras satu sendok makan. Selanjutnya, daun pecut kuda di potong kecil-kecil, lalu di campur dengan air sedikit-sedikit sampai kira-kira cukup, campurkan juga adas pulowaras dan gula batu yang sudah disiapkan kedalam sebuah kuali. Kemudian tutup kuali tersebut, dan masak sampai kira-kira air tersisa sebanyak 2/3 gelas.

Nah, setelah itu anda dapat langsung meminum air yang telah di masak, dalam keadaan hangat-hangat kuku sehari 3 kali. Ramuan ini adalah ramuan sekali pakai. Selagi meminum ramuan tersebut, hindari makanan pedas, minum es dan pemanis buatan.

Contoh daun pecut kuda yang banyak kita jumpai di sekitar kita:

http://putperjaka.blogspot.com

Pengalaman : Murtiani Nurainingsih d.a.SD negeri kemasan 1 surakarta JL. pringgodhani 30 Surakarta Jawa Tengah.

Pecut Kuda obat tradisional yang tidak dianjurkan bagi wanita hamil

https://biologinunik.wordpress.com/2012/12/30/pecut-kuda-obat-tradisional-yang-tidak-dianjurkan-bagi-wanita-hamil/

Pecut Kuda merupakan tumbuhan tak berkayu (Terna)  yang tumbuh tegak dengan tinggi bisa mencapai ± 200 cm, dapat berusia tahunan. Pecut kuda berasal dari Amerika tropis, banyak  ditemukan di daerah cerah maupun yang teduh terlindung dari sinar matahari  pada ketinggian 1-1500 m dpl. Pecut kudabanyak tumbuh liar di tanah-tanah yang kosong, di lereng pegunungan, dan di pekarangan-pekarangan rumah sebagai tanaman toga. Pecut kuda memiliki 2 varian warna bunga, ungu dan putih. Daun dari tumbuhan Pecut Kuda berbentuk bulat telur, dengan posisi berhadapan, tepi daun bergerigi, permukaan daun kasar tapi tidak berambut, berwarna hijau tua. Bunga dari tumbuhan Pecut Kuda berukuran kecil, tersusun dalam malai yang berbentuk pecut dengan panjang ± 4 -20 cm, malai biasanya tumbuh di pucuk ranting diantara dua cabang. Bunga mekar secara bergantian, diawali dari bagian pangkal malai hingga ke ujung malai. Pecut kuda diperbanyak dengan menggunakan biji.

Pecut Kuda bunga putih
                  Pecut Kuda bunga putih

Pecut Kuda bunga ungu

Pecut Kuda bunga ungu

Pecut Kuda memiliki nama ilmiah Stachytarpheta jamaicensis, yang memiliki beberapa  nama sinonim = S. marginata, Vahl = S. pilosiuscula H. B. K. = S. Villosa Turcz. = S.urticifolia Dalz. et Gibs. =Verbena indica, Linn. = Verbena jamaicensis, Linn.

Pecut Kuda memiliki beberapa nama lokal :  Inggris  : Jamaica vervain , Pilipina    : Kandikandilaan,  Cina : yu long bian , Indonesia: Pecut kuda, Jarongan, Jarong lalaki, ngadi rengga, ; remek getih, jarong, biron, sekar laru, laler mengeng, rumjarum, ki meurit beureum, karu menar.

Dalam taxonomi, tumbuhan Pecut Kuda memiliki urutan takson sebagai berikut :
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

 Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub Kelas: Asteridae

Ordo: Lamiales

 Famili: Verbenaceae
Genus: Stachytarpheta

 Spesies: Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl

Pecut Kuda mengandung senyawa aktif dalam bentuk metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, steroid, tanin, saponin, triterpenoid, akirantin,  dan lain-lain.  Terpenoid dalam tumbuhan Pecut kudaantara lain berupa minyak atsiri yang menyebabkan  bau yang khas pada tumbuhan. Steroid yang ditemukan dalam jaringan tumbuhan disebut fitosterol, Senyawa ini tidak hanya bekerja menolak beberapa serangga tetapi juga menarik beberapa serangga lain . Saponin adalah suatu glikosida, Saponin juga bersifat bisa menghancurkan butir darah merah lewat hemolisis, bersifat racun bagi hewan berdarah dingin, dan banyak di antaranya digunakan sebagai racun ikan. saponin dapat dibagi dua macam, yaitu tipe steroid dan tipe tritepenoid. Semua saponin mengakibatkan hemolisis. senyawa inilah yang dimungkinkan dapat menyebabkan keguguran pada wanita hamil yang mengonsumsi obat pecut kuda.Triterpenoid biasanya terdapat dalam daun ,  berfungsi sebagai pelindung untuk menolak serangga dan serangan mikroba. Alkaloid sering kali dikenal karena pengaruh fisiologinya.

Dalam dunia pengobatan tradisional , seluruh bagian tubuh tumbuhan  Pecut kuda memiliki beberapa peranan , antara lain untuk mengobati penyakit :

1. Keputihan ( akarnya)

2.radang saluran kencing(herba segar / kering)

3.radang tenggorokan(herba segar / kering)

4.haid tidak teratur(herba segar / kering)

5.rematik (herba segar)

6.bisul bernanah, luka(herba segar)

7.batuk (herba segar / kering)

8.radang hati / hepatitis A (bunga beserta tangkainya)

Dalam penggunaannya sebagai obat luar, herba segar dilumatkan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit / luka. Sedang sebagai obat dalam , bagian tubuh tumbuhan Pecut kuda direbus, diberi gula batu lalu  diminum . Untuk obat dalam bisa menggukan herba segar maupun herba kering. Karena kandungan senyawa aktifnya, maka ramuan obat Pecut kuda tidak dianjurkan bagi wanita hamil karena dapat menyebabkan keguguran.

MANFAAT DAUN PECUT KUDA UNTUK BURUNG-BURUNG KESAYANGAN KITA
Pada Kesempatan ini, untuk kesekian kalinya saya akan berbagi mengenai pengalaman yang saya dapat saat bereksperimen dengan burung-burung koleksi saya maupun milik teman-teman saya yang bermasalah ataupun sakit.
Adapun pengalaman saya yang berkaitan dengan daun pecut kuda adalah demikian: Sekian bulan yang lalu, salah satu koleksi saya yang saya boyong dari daerah dingin (Batu-Malang) ke Sidoarjo ini mempunyai problem mata berair. Anehnya, masalah ini kadang muncul dan kadang tidak.
Berbagai obat sudah saya coba, mulai dari sp***ra, a**i s**t, berbagai merk obat mata dan lain-lain, tapi tak kunjung juga menunjukkan tanda2 membaik ataupun sembuh.
Pada saat itu saya mencoba berpikir keras dan menelaah problem mata ini, sehingga timbul kesimpulan bahwa hal ini dimungkinkan karena faktor radang sehingga sangat sulit disembuhkan.
Pada saat berpikir keras tersebutlah muncul suatu ide yang berawal dari satu memmory pada saat saya kecil dulu. Didepan rumah kami di malang, orang tua saya mempunyai tanaman pecut kuda, yang sering digunakan untuk mengobati kami bilamana kami menderita sakit radang bahkan tak hanya itu, beberapa orang sering meminta daun tersebut untuk mengobati sakit amandel yang sudah akut, bahkan sudah divonis harus operasi.
Akhirnya, saya mencari daun pecut kuda ini bahkan mencarinya tak tanggung-tanggung, yakni sampai ke Prigen-Pasuruan.
Metode Pengolahannya sebagai berikut :
1. Ambil segenggam daun pecut kuda.
2. Rebus dengan 2 gelas air
3. Biarkan hingga mendidih
4. Didihkan hingga air tersebut tinggal setengahnya saja.
5. Tiriskan airnya hingga betul-betul dingin
Cara Pengobatan :
1. Ganti air minum burung kesayangan kita dengan air rebusan pecut kuda ini.
2. Tetesi pada mata burung yang sakit tersebut sebanyak 3 tetes tiap pagi dan sore hari.
Pada kasus yang saya jumpai di atas, “burung” koleksi saya tersebut sembuh total pada hari ke empat.
Pada eksperimen yang lain, saya menjumpai bahwa air rebusan pecut kuda ini dapat pula diaplikasikan kepada burung-burung yang pada awalnya rajin berkicau lalu menjadi kurang rajin berintensitas ngocehnya kicau (berkurang frekuensi berkicaunya) padahal burung tersebut tidak atau belum mau mabung maupun nyulam maupun pada kasus suara serak atau kurang jernih.
Hal tersebut diatas dimungkinkan karena terlalu rajinnya burung tersebut berkicau tanpa mengenal waktu, sehingga mereka menderita radang tenggorokan atau tenggorokannya sakit yang membuatnya jadi kurang kurang rajin berkicau kembali.
Untuk kasus kurang rajin berkicau ataupun serak ini, air rebusan tersebut cukup diminumkan selama satu minggu berturut-turut.

by ;Istono Yuwono Rheistmara

 

NOTE:

Dengan memesan Paket Daun Pecut Kuda;

Anda telah ikut mendukung Website Jenius Cara Alkitab, karena keuntungan dari penjualan Daun Pecut Kuda ini akan dipakai untuk semua keperluan Domain dan Hosting dan Kuota daripada website ini.

Website JCA telah menerbitkan 742 pos/ tulisan per tanggal 3 Agustus 2016.  Dan sejak Mei 2010 hingga Agustus 2016 ini telah dikunjungi total oleh 2.033.288 pengunjung dari mancanegara. Dan per Agustus 2016 ini memiliki pelanggan yang berlangganan tulisan melalui surrel/ e-mail; sejumlah 5.544 orang pelanggan.

Dengan demikian , tanpa sadar anda telah mendukung pekerjaan Tuhan melalui website ini, yang pada tanggal 23 Juli 2016 ini telah tembus 5.389 pengunjung , haleluya !!Untitled

Pemesan yang telah memesan dan mendapat kiriman Paket Daun Pecut Kuda adalah:

  1. Seorang pemesan dari BATAM ( Agustus 2016)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: