'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Bahan Saat Teduh Retreat Keluarga

GBI DIASPORA SEJAHTERA

Jumat, 16 Pebruari 2018

 

BELAJAR DARI KELUARGA ADAM DAN HAWA.

Fakta bahwa Adam telah gagal memposisikan diri sebagai pemimpin / imam dalam keluarga adalah: Adam diam saja pada saat dia berada di dekat Hawa, pada saat Hawa mendengarkan bujukan ular, bahkan Adam ikut memakan buah yang dilarang Tuhan untuk dimakan itu.

  • Kejadian 3:6; Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

Fakta bahwa Hawa telah gagal memposisikan diri sebagai penolong yang tunduk kepada suaminya , karena menjadi isteri yang dominan, adalah:

  • Kejadian 4; 1…manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya…(nama Adam tidak ditonjolkan dengan disebut-sebut, sedang nama Hawa disebut jelas-jelas)
  • Kejadian 4;2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain, dan Habel menjadi gembala….dst (kembali di sini ,kita tidak menjumpai ditonjolkannya peran Adam yang memperanakkan Kain, melainkan disebut-sebut lagi peran Hawa  yang melahirkan)

Fakta bahwa tidak ada kerukunan dalam keluarga Adam dan Hawa adalah: ( saling menyalahkan)

  • Kejadian 3: 12 Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.

Akhirnya pada keluarga yang seperti ini, terjadi tragedi pembunuhan pertama di dunia, yaitu Kain membunuh Habel. Kain dan Habel dididik dalam pola asuh yang salah, di mana Adam sebagai suami/ayah tidak berperan sebagai imam dalam keluarga, sedangkan Hawa sebagai isteri/ibu tidak berperan sebagai penolong yang tunduk kepada suaminya, sebaliknya Hawa menjadi isteri yang mendominasi keluarga.

Ketika akhirnya Habel mati, dan Kain menjadi pengembara, Adam dan Hawa hidup sendiri. Setelah Adam mencapai umur 130 tahun, Adam dan Hawa memperanakkan SET, anak mereka yang ketiga. Kejadian 4:25.

Di sinilah Adam dan Hawa memulai sebuah POLA BARU dalam keluarga mereka, sbb

Dominasi Hawa tidak dicatat lagi, dimana nama Adam yang lebih ditonjolkan dalam kelahiran Set.

  • Kejadian 4: 25. Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya:…………dst.

Adam memperanakkan menurut rupa dan gambarnya, bagaimana dia juga diciptakan menurut rupa dan gambar Allah, di sinilah Adam memulai pola baru di dalam mendidik anak-anaknya dalam takut akan Tuhan. Fungsinya sebagai Imam kembali dipulihkan. Kata-kata ‘memperanakkan menurut rupa dan gambarnya’ tidak ada di seluruh bagian Alkitab lainnya, kecuali pada ayat ini.

  • Kejadian 5:3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu memberi nama Set kepadanya.

Dan bagaimana dengan Set, yang dididik dalam pola asuh yang baru dan yang benar ini?

Set bertumbuh dewasa dan  membentuk keluarga yang takut akan Tuhan, dan kemudian mendidik Enos anaknya dengan luar biasa. Enos menjadi pelopor pada zamannya untuk masyarakat pada zaman itu mulai memanggil nama TUHAN. Enos memulai kegerakan rohani pada zamannya. Pada waktu itu banyak sekali keturunan Kain bertebaran di mana –mana sebagai orang-orang yang tidak takut akan Tuhan. ( Kej 4: 25-26)

Untuk melahirkan gererasi Enos, Tuhan memberi kesempatan kedua kepada Adam dan Hawa menjadi keluarga yang dipulihkan. Kelak tertulis pada silsilah Yesus Kristus, di dalam

  • Lukas 3: 23-38 Yesus adalah anak Yusuf, anak Eli, anak Matat…dst….Anak Daud, anak Isai, anak Obed….dst…anak Kenan, anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.

Mari kita posisikan diri kita sebagai Suami/Ayah, Isteri/Ibu, dan sebagai anak, dalam pola dan teladan Allah, supaya kita melahirkan generasi Enos, generasi yang membawa kebangkitan rohani pada zamannya.

Bila selama ini kita masih belum seperti pola yang benar yang Alkitab ajarkan, tidak ada kata terlambat untuk mengubahnya, dengan cara bertobat, dan memulai pola baru. Pola takut akan Tuhan.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: