'manusia hidup bukan dari roti saja…'

NILAI RAPORT KALEB

Khotbah di Kapel ATII, Madiun, 19 Oktober 2007

Spesial dari yang Spesial

Yosua 14; 6-15

Kaleb. Kita belajar dari seorang pribadi yang special bernama Kaleb. Dari seorang yang special, kita akan mempelajari bahwa dalam hidup kaleb banyak hal-hal yang juga special

Yosua pasal 14 PEMBAGIAN TANAH KANAAN

• Ayat 6. Kaleb dan bani Yehuda datang menghadap Yosua. Sekalipun seangkatan, Kaleb tetap menghormati Yosua sebagai seorang pemimpin yang ditunjuk dan diurapi oleh Tuhan.
• Ayat 12. Ada tindakan pro aktif dari Kaleb untuk meraih/ mendapatkan wilayah. Tahukah Saudara bahwa Tuhan sudah mematok wilayah-wilayah buat kita, tetapi tetap kita harus mendapatkan wilayah itu dengan berjuang ? Kita harus membiasakan diri membuang konsep instant, dan mengejar konsep proses. Area kanaan sudah dibagi-bagi oleh Musa (14:1) area yang sudah dibagi-bagi itu diundi (13:6b) dan Tuhan sendiri yang akan menghalau musuh dari depan orang Israel, tetapi orang Israel harus tetap maju di medan peperangan, dan bekerja keras membuka hutan (Yos 17:16-18). Kemenangan sudah pasti di tangan (jaminan), sekalipun musuh mempunyai kereta besi dan kekuatan. Mengapa ? Karena peperangan adalah milik Tuhan. Tetapi Tuhan mau kita tetap melangkah dengan iman. Musa melangkah, dan Tuhan yang membuka jalan lautan. Sekalipun laut terbuka tetapi kalau mereka tidak mau menyeberang, tidak akan sampai di seberang.
• Kaleb mengulangi lagi janji Tuhan lewat Musa (ayat 9). Mengingat-ingat janji seperti seorang anak kecil yang percaya kepada janji-janji orang tuanya. Seorang anak kecil yang sudah tidak percaya lagi kepada orang tuanya biasanya karena orang tua sering melanggar janji, ketika Kalep selalu mengingat janji Tuhan, dia percaya sepenuhnya bahwa janji Tuhan itu ya dan amin
• Kaleb menghitung hari-harinya dengan bijaksana (ayat 7, ayat 10) Selama 45 tahun, Kaleb menghitung hari-harinya. Musa dalam Mazmur 90:12 menuliskan : Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana. Tahukah saudara, bahwa kebijaksanaan seseorang bisa dilihat dari bagaimana dia memanage waktu-waktunya? Kapan harus beristirahat, kapan harus belajar, kapan harus berekreasi, kapan harus menjalin hubungan, kapan harus membaca, kapan harus memasak, kapan harus bersaat teduh bersama Tuhan, kapan harus mendengar, kapan harus bicara (Pengk 3), Efesus 5:15-21 ciri-ciri orang yang arif/ bijak adalah:
o Memeperhatikan dengan seksama cara hidup/ life style (yang dibentuk dari hari-ke hari) memilih arif bukan bebal
o Mempergunakan waktu yang ada, menyadari bahwa hari-hari ini jahat
o Mengerti kehendak Tuhan (spirit of excellence), cerdas secara roh, tidak bodoh secara roh
o Tidak penuh hawa nafsu
o Penuh dengan Roh Kudus
o Suka memuji Tuhan
o Suka mengucap syukur
o Rendah hati
Bayangkanlah Kaleb yang selama 5 tahun (bil 10:34) hidup berani menantang arus, berani tampil beda, berani bertindak bijaksanana. Semua orang menggerutu lebih dari 10 kali tetapi Kaleb dan Yosua lolos (Bilangan 14:20-22, 26) Kaleb mengikut Tuhan dengan sepenuh hati (ay 14:24, punya jiwa yang lain/ inggiris Defferent Spirit/ roh yang berbeda) Dan selama 40 tahun berikutnya Kaleb tetap konstan mengikut Tuhan dengan sepenuh Hati
• Kaleb mengikut Tuhan dengan sepenuh hati, hal ini dikatakan oleh:
o Tuhan sendiri (Bilangan 14:24)
o Musa (Yosua 14:9)
o Kaleb sendiri (Yosua 14:8)
o Yosua (Penulis kitab Yosua Yosua 14:14)
Orang yang mengitut Tuhan dengan sepenuh hati akan mendapat sertifikat dari Tuhan, pemimpin, teman seangkatan dan juga diterima oleh diri sendiri sebagai gambar diri. Salah saru cara untuk tidak jatuh dalam dosa adalah selalu berkata pada diri sendiri Kamu orang yang diurapi, kamu takut akan Tuhan, kamu mau mengikut Tuhan dengan segenap hati. II Korintu 10:18 Bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan
• Beberapa karakter Kaleb:
o Jujur (ay 7)
o Pemberani, Tidak gentar menghadapi raksasa (ay 14:15, 15:14)
o Rendah hati untuk trima berkat (ay 12) perhatikan kata mungkin….Yosua memberkati…..Itulah sebabnya….Kaleb sadar, ambisinya tidak akan menjadi ambisi yang kudus, jika tuhan tidak menyertai dengan berkat-Nya
• Kaleb senantiasa hidup dalam pemeliharaan Tuhan, dan tidak kuatir tentang hari depan (ay 10). Kaleb terus menjaga stamina rohaninya
• Tahukah saudara, bahwa kegigihan Kaleb diturunkan pada anak gadis dan kemenakannya? (baca Psl 15: 13-19)

Ayo Kaleb akhir jaman, Bangkit!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: