'manusia hidup bukan dari roti saja…'

PA Pribadi, 5 Januari 2011

BERPERANG MELAWAN KEMISKINAN DAN JERAT HUTANG

Ayat Thema:

Amsal 6:1-19

Hai anakku, jikalau engkau menjadi pananggung sesamamu, dan membuat persetujuan dengan orang lain; jikalau engkau terjerat dalam perkataan mulutmu, tertangkap dalam perkataan mulutmu, buatlah begini, hai anakku, dan lepaskanlah dirimu, karena engkau telah jatuh dalam genggaman sesamamu: pergilah, berlututlah dan desaklah sesamamu itu; janganlah membiarkan matamu tidur dan kelopak matamu mengantuk; lepaskanlah dirimu seperti kijang daripada tangkapan, seperti burung daripada tangan pemikat.

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?
“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” –
maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.
Tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup dengan mulut serong, yang mengedipkan matanya, yang bermain kaki dan menunjuk-nunjuk dengan jari, yang hatinya mengandung tipu muslihat, yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan yang menimbulkan pertengkaran. Itulah sebabnya ia ditimpa kebinasaan dengan tiba-tiba, sesaat saja ia diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi
Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya; mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencara-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

Hai anakku, jikalau engkau menjadi pananggung sesamamu,
dan membuat persetujuan dengan orang lain;
jikalau engkau terjerat dalam perkataan mulutmu,
tertangkap dalam perkataan mulutmu,
buatlah begini, hai anakku, dan lepaskanlah dirimu,
karena engkau telah jatuh dalam genggaman sesamamu:
pergilah, berlututlah dan desaklah sesamamu itu;
janganlah membiarkan matamu tidur dan kelopak matamu mengantuk;
lepaskanlah dirimu seperti kijang daripada tangkapan,
seperti burung daripada tangan pemikat.

Ayat sebelum ayat 6 ini, sepertinya terlepas kaitannya dengan ayat 6 yang dimulai dengan kata-kata Hai pemalas…..pergilah kepada semut.

Sebenarnya tidak !! Ayat 1-5 sebenarnya sangat berhubungan dengan ayat 6 dan seterusnya sampai pasal 6:19 /perikop ini selesai.

Salomo membuka pasal 6 ini dengan sebuah penjelasan beberapa alasan penyebab mengapa orang bisa jatuh dalam kemiskinan (ayat 11)
• kemalasan (ayat 6)
• menjadi penanggung sesama (ayat 1-5) ( menandatangani surat hutang orang lain atas nama diri sendiri)
• membuat persetujuan dengan orang lain , berbicara mengenai perjanjian surat hutang
• terjerat dalam perkataan mulut, tertangkap dalam perkataan mulutmu (hutang janji yang harus ditepati, yang bisa membuat seseorang menjadi miskin, termasuk perjanjian dengan kuasa kegelapan yang dilakukan oleh nenek moyang penyembah berhala, yang mengakibatkan anak cucu menderita kemiskinan, Ulangan 5:9)
• jatuh dalam genggaman sesama ( terjatuh ke tangan rentenir/pembunga uang melalui hutang berbunga tinggi)

Ada empat hal yang menjadi solusi:
• pergilah, berlututlah dan desaklah sesamamu itu; artinya, harus mendesak orang yang bersangkutan untuk meyelesaikan hutangnya sendiri.
• Berlututlah :artinya berdoalah untuk mematahkan semua kutuk keturunan, dalam hal ini adalah kutuk hutang dan kutuk kemiskinan (Ulangan 5: 9, perkatakan ayat tentang pematahan kutuk di kayu salib yang sudah dilakukan Yesus bagi kita Gal 3:13)
• janganlah membiarkan matamu tidur dan kelopak matamu mengantuk; artinya, harus rajin/bekerja keras untuk keluar dari jerat hutang, belajarlah dari semut
• lepaskanlah dirimu seperti kijang daripada tangkapan, seperti burung daripada tangan pemikat. Bayangkan betapa sulitnya seekor burung mau melepaskan diri dari pemikat, tetapi toh kalau si burung bekerja keras, tetap bisa juga ia terlepas. Artinya harus dengan sekuat tenaga berusaha melepaskan diri dari si penagih hutang. Lepaskanlah juga berbicara mengenai Doa Pelepasan (yang Yesus ajarkan sendiri di Doa Bapa Kami, ‘ lepaskanlah kami dari yang jahat’). Untuk keluar dari jerat hutang dan kutuk kemiskinan, kita butuh pertolongan Tuhan untuk melepaskan kita dan memberi kita jalan keluar ( baca: I I Raj 4: 1-7)
• belajar dari semut (ayat 6)

Bagaimana caranya agar bisa rajin dan berusaha sekuat tenaga terlepas dari jerat hutang? Dengan dijawab di ayat 6-19. BELAJAR DARI KEHIDUPAN SEMUT

Hai pemalas, pergilah kepada semut,

Ayat ini didahului dengan sapaan Hai PEMALAS !! Mengapa? Karna apabila si pemalas pergi kepada semut, dan memperhatikan kehidupan semut, dia akan malu sendiri.

Siapakah semut ? Semut adalah binatang yang sangat kecil, diremehkan, sekali injak langsung mati. Namun semut memiliki keistimewaan yang tidak dapat diremehkan, walaupun badannya imut.

Semut diantara serangga lainnya:
Semut merupakan salah salah satu spesies serangga yang paling canggih, hampir tidak ada serangga lain yang sekuat semut.

Jumlah populasi semut
Jumlah Semut Sangat Banyak Sekali. Jika dikalkulasikan, 10% dari semua total hewan merupakan semut. Dan jika ditotal massa semua semut di bumi sama dengan total massa semua manusia di bumi.

Mengapa populasi semut bisa sedemikian hebat? Karna semut adalah binatang yang ahli beradaptasi dengan lingkungan di mana mereka tinggal

Umur Semut
Umur Semut Hanya Beberapa Bulan Berbeda dengan Ratunya. Semut pekerja hanya mampu bertahan hidup selama 45-60 hari, namun ratu semut bisa hidup hingga berumur 20 tahun. Dan ketika sang ratu mati, koloni semut tsb hanya bisa bertahan beberapa bulan.

perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak

Kecerdasan Semut

Semut Lebih Pintar Daripada yang Kalian Pikirkan
Binatang dengan otak paling besar proporsinya jika dibandingkan dengan tubuhnya adalah SEMUT. Mereka dikenal sebagai species paling cerdas di antara serangga-serangga lainnya dengan sekitar 250.000 sel otak.

biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya,

Semut mengerti tentang pembagian tugas/ ahli dalam pendelegasian tugas. Sang ratu semut pasti lebih besar daripada pekerjanya.
• Tugas Ratu semut : Setelah menemukan koloni baru, tugas sang ratu adalah untuk menghasilkan banyak semut pekerja, semut jantan dan ratu lainnya. Mereka bisa hidup selama 20 tahun dan bisa memproduksi ribuan telur dalam hidupnya.
• Tugas Semut jantan : semut jantan memiliki tubuh yang paling kecil dalam kasta semut. Tugas mereka hanya satu, yaitu menemani sang ratu dalam mereproduksi. Dan akan mati setelah beberapa hari.
• Semut pekerja memiliki tugas mencari makan, merawat bayi, membangun sarang dan menjaga koloni serta ratu.
• Semut tentara bercirikan memiliki kepala yang besar. Tugas utamanya adalah menjaga sarang mereka dari serangan musuh.
Jadi tugas ratu semut di sini bukan untuk memimpin, mengatur atau menguasai semut lainnya, melinkan hanya untuk mereproduksi/ menghasilkan semut lain sebanyak mungkin. Meskipun demikian, setiap semut mengerti tugasnya masing-masing dan tidak bermalas-malasan dalam menjalankan tugas masing-masing tersebut.
ia menyediakan rotinya di musim panas
Semut sangat kompak, ahli bekerja sama dalam kelompok. Ia sangat rajin mengumpulkan makanan dan mencari mangsa yang ditaklukkannya secara berkelompok.
Semut Karnivora. Di Afrika dan Asia, ada spesies semut yang bisa membunuh dan memakan binatang lain yang lebih besar dengan cara “mengeroyokinya”. Semut itu dikenal dengan nama Driver Ant, Safari Ant dan Siafu. Jenis semut itu merupakan pemburu yang sangat kuat, dan mereka memanfaatkan jumlah mereka saat mengincar mangsa.

Driver ant pernah ditemukan membunuh bayi manusia dan kuda yang sedang tertambat di kayu. Driver ant akan membunuh apapun yang berada di dekat sarang mereka, bahkan 100.000 ekor binatang mati dalam sehari karena koloni semut ganas ini. Semut ini juga suka berpindah-pindah untuk mencari mangsa, seperti serangga, laba-laba, kadal, ular, ayam dan binatang kecil lainnya. Terkadang memanjat pohon dan menyerang burung di sarangnya.

dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.

Jangan salah duga dengan ayat ini, selain panenan di sini berarti panenan dari apa yang diusahakan manusia, panenan di sini juga dimaksudkan, panenan yang dihasilkan dari ‘bisnis’ si semut sendiri. Bisnis semut adalah dalam bidang pertanian, dan peternakan:
Semut Sangat Ahli di Bidang Pertanian. Para semut menggunakan teknik budidaya tanaman kebun yang sangat canggih untuk meningkatkan hasil panen mereka. Mereka membuat dan melepaskan zat kimia dalam bentuk lendir yang kaya antibiotik untuk menghambat pertumbuhan jamur.
Semut yang Suka Beternak. Semut beternak Aphid, sejenis kumbang.
Semut madu mendapatkan madu yang manis dar hasil sekresi aphid. Semut tsb akan melindungi dan memberi makanan kumbang. Mereka memilihkan tanaman yang cocok untuk Aphid tinggal dengan aman. Jika ada predator atau parasit datang, maka semut tsb akan memboyong aphid ke tempat lain. Mereka akan mempertahankan dan membela aphid.
Hai pemalas,
berapa lama lagi engkau berbaring?
Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?
“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi,
melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” –
maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu,
dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Kemiskinan bisa datang seperti penyerbu, dan kekurangan bisa menyerang seperti orang yang bersenjata. Hal ini disebabkan karna kemalasan. Jika kita malas, kita pasti dikalahkan oleh kemiskinan, tetapi sebaliknya jika kita rajin, kita pasti dapat mengalahkan kemiskinan dan menjadi orang yang berkecukupan bahkan berkelimpahan. Tinggal di sini, siapa yang memenangkan peperangan ini, kemiskinan, atau kerajinan.

Oleh karna itulah, si semut merupakan binatang yang berjuang untuk hidup dan mereka dikenal sebagai binatang yang merupakan PRAJURIT NOMOR SATU.

Semut Merupakan Ahli Strategi Perang. Spesies semut yang berbeda, bahkan yang sama sekali pun terkadang “bertarung” dan “berperang” satu sama lain, dan bisa berlanjut selama beberapa jam, hari bahkan minggu. Salah satu pertempuran semut yang paling luas jangkauaanya adalah pertempuran sejenis Pavement Ant. Dan pertempuran paling besar adalah antara superkoloni semut Argentina yang menyebabkan jutaan korban semut yang tewas dalam sehari. Beda lagi dengan semut Amazon, mereka adalah sejenis semut yang suka “memperbudak” semut lain untuk dijadikan pekerja. Sebelum menyerang mereka akan mengobservasi sarang lawan. Setelah dua hari, semut amazon pun langsung menyerang, dengan mudah mereka menaklukkan lawannya yang rata-rata telah panik dan tidak terorganisir sama sekali.
Melihat itu semua, semut menjadi serangga pembunuh paling hebat di dunia…
Semut memiliki system pertahanan sarang
Semut juga ahli bangunan, dimana mereka membangun sarang mereka juga dibangun dengan sistem yang sangat canggih untuk mengontrol temperature dan kelembaban
Ayo perangi kemiskinan dengan kerajinan kita. Kalau kita tidak rajin, maka kemiskinanlah yang akan ‘menang’ atas hidup kita.
Tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup dengan
1. mulut serong,
2. yang mengedipkan matanya,
3. yang bermain kaki
4. dan menunjuk-nunjuk dengan jari,
5. yang hatinya mengandung tipu muslihat,
6. yang senantiasa merencanakan kejahatan,
7. dan yang menimbulkan pertengkaran.
Itulah sebabnya ia ditimpa kebinasaan dengan tiba-tiba, sesaat saja ia diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi

Enam perkara ini yang dibenci Tuhan,
bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya;
a) mata sombong,
b) lidah dusta,
c) tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,
d) hati yang membuat rencara-rencana yang jahat,
e) kaki yang segera lari menuju kejahatan,
f) seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan
g) dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

Perhatikan di sini gaya puisi dari Salomo, yang mana ia memaparkan hal-hal yang merusak unity/kesatuan.

Sekilas kalau kit abaca, ayat 12-15 ini sepertinya tidak ada hubungannya lagi dengan teladan dari si semut, tetapi kalau kita teliti kembali ternyata ayat-ayat ini masih berbicara mengenai rahasia kedahsayatan si semut. Yaitu kedahsyatan dari unity/kesatuan

Dari ayat 12-15 ternyata dijelaskan dan ditegaskan lagi di ayat 16-19 dengan perjodohan sebagai berikut

h) mata sombong, – 2. yang mengedipkan matanya
i) lidah dusta, – 1. mulut serong (fitnah/ bohong/ dusta)
j) tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, -4. dan menunjuk-nunjuk dengan jari ( tuduhan/penghakiman)
k) hati yang membuat rencara-rencana yang jahat, – 6. yang hatinya senantiasa merencanakan kejahatan
l) kaki yang segera lari menuju kejahatan, – 3. yang bermain kaki
m) seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan – 5. yang hatinya mengandung tipu muslihat
n) dan yang menimbulkan pertengkaran saudara. – 7. dan yang menimbulkan pertengkaran

akibat dari 7 dosa ini, terjadilah :
• pertengkaran saudara
• pertengkaran saudara ini menyebabkan kebinasaan dengan tiba-tiba
• dalam waktu singkat ia dapat diremukkan
• dan tidak dapat dipulihkan lagi.

Semut Adalah Ahli Organisasi dan sangat menjaga kesatuan/ unity. Bisa Membentuk Superkoloni. Semut argentina merupakan jenis semut yang suka menyerang. Mereka membentuk superkoloni yang besar dan banyak sekali di Kalifornia. Superkoloni tersebut memiliki jutaan sarang dengan jangkauan hampir ratusan mile (ratusan kilometer) dan kedalaman sarang 6 meter ke bawah. Semut dari sarang yang berbeda namun dalam satu koloni sangat jarang terlihat salin serang satu sama lain. Superkoloni terbesar terdapat di Kalifornia bagian selatan, dengan panjang 600 mile (sekitar 965 kilometer)

Fakta tentang semut didapat dari:

http://satriasputra.blogspot.com/2010/06/10-fakta-unik-mengenai-semut-yang-belum.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: