'manusia hidup bukan dari roti saja…'

UNTUK MENGAWALI KHOTBAH INI ANDA BISA MENJADIKAN TULISAN PADA TAUTAN BERIKUT INI SEBAGAI ULASAN PEMBUKAAN/ sesi 1

PESTA PERTAMA YANG DIHADIRI YESUS

POWER POINT MATERI INI BISA ANDA UNDUH GRATIS DENGAN KLIK TAUTAN DI BAWAH INI

DIPULIHKAN UNTUK MEMULIHKAN

 

ENOS ADALAH ORANG PERTAMA YANG MENYERUKAN DAN MEMPELOPORI MEMANGGIL NAMA TUHAN PADA ZAMANNYA

DIPULIHKAN UNTUK MEMULIHKAN

GMS KENDARI

KKR CG FAMILY AGUSTUS 2014

 

SESI 1 . ANGGUR YANG LEBIH MANIS

Bacaan Alkitab: Yohanes 2:1-11

(ay 11)Perkawinan adalah sebuah lembaga yang amat penting di mata Yesus, sehingga ia menjadikan perkawinan sebagai moment yang paling pas untuk membuat mujijat yang pertama. Mujijat pertama bukanlah kebangkitan Lazarus yang menghebohkan itu, bukan pula kesembuhan si timpang, bisu atau tuli, atau bahkan setan yang terbirit-birit meninggalkan si anak muda yang terserang penyakit ayan. Tuhan Yesus menunjukkan bahwa yang paling pertama membutuhkan muzizat adalah sebuah perkawinan.

Mengapa ? Karna Tuhan Yesus tahu bahwa dalam sebuah perkawinan terjadilah yang namanya ‘dua jadi satu’, pada saat dua insan disatukan dalam pernikahan kudus, masing-masing akan mengalami Merriedge Blessing/ berkat pernikahan yang tidak akan pernah diterima saat sebelum menikah. Kejadian 1: 28 menyatakan bahwa perintah untuk berkuasa dan memenuhi bumi adalah untuk ‘mereka’ bukan untuk Adam saja atau Hawa saja, tetapi berkat itu adalah untuk Adam dan Hawa yang telah disatukan oleh Tuhan dalam sebuah perkawinan. Detik saat seseorang menikah, dia menerima berkat yang luar biasa, kuasa untuk menaklukkan bumi, yang dia tidak dapatkan saat dia masih membujang/melajang.

Iblis paling tidak suka hal ini. Hal yang paling dibenci iblis adalah melihat keluarga-keluarga yang diberkati. Si jahat ini berupaya agar dalam sebuah pernikahan terjadilah malapetaka…yaitu kehabisan anggur. Yang disebut terjadi sebuah mujijat adalah kalau terjadi sesuatu yang dasyat yang mengubah dari peristiwa negative jadi positif, misalnya dari sakit jadi sembuh, dari mati jadi bangkit, dlsb. Kekurangan anggur dalam sebuah pesta adalah malapetaka yang membuat malu.

Apa arti anggur di sini?

  • Anggur adalah lambang sukacita (Yes 24:11),
  • kemanisan/kenikmatan cinta/kemesraan (Kid 1:2),
  • keharmonisan rumah tangga/kesuburan (Mazmur 128:3),
  • kelimpahan (Amsal 3:10)
  • kata-kata yang manis (Kid 7:9) , dalam sebuah rumah tangga.

Iblis ingin pernikahan anak-anak Tuhan kehabisan sukacita, tidak ada lagi sukacita seperti saat pengantin baru, sukacitanya telah menjadi tawar, tidak ada lagi kemanisan/kenikmatan cinta/kemesraan, semuanya menjadi rutinitas belaka, tidak ada lagi keharmonisan rumah

tangga,perbedaan-perbedaan bukan lagi memperkaya/melengkapi melainkan menjadikan alasan untuk semakin tajamnya perbedaan. tidak ada lagi kelimpahan, dan sudah menjadi langka kata-kata manis dalam keseharian. Tidak ada lagi pujian, pasangan yang tadinya special, menjadi orang biasa-biasa saja. Yang tadinya dirindukan tidak lagi, yang tadinya dilayani dengan baik, sekarang tidak lagi, yang tadinya dimanjakan sekarang tidak lagi.

Pernikahan seperti inilah yang membutuhkan ‘mujijat’ pemulihan dari Tuhan, lebih dari mujijat-mujijat lainnya, kenapa? Karna dalam sebuah lembaga perkawinan sebagai satuan terkecil dalam masyarakat bahkan komunitas dunia terdapat power yang luar biasa. Keluarga yang kuat, menghasilkan masyarakat yang kuat, masyarakat yang kuat menghasilkan bangsa yang kuat, Bangsa yang kuat menghasilkan Negara yang kuat. Tuhan Yesus menyentuh elemen terkecil tapi justru mendasar /fundamental dalam masyarakat. Tidak heran rasul Paulus mensyaratkan kepala rumah tangga yang baik sebagai salah satu syarat yang mutlak dan tak dapat ditawar-tawar dari seorang diaken.

Khotbah ini bukan saja ditujukan untuk para pasutri. Tuhan selalu mengambarkan hubungan antara Tuhan dan jemaat-Nya dengan sebuah hubungan suami dan istri. Sebagai umat Tuhan kita semua menjadi mempelainya Tuhan. Adakah hubungan kita dengan Tuhan sudah menjadi hambar?

Adakah kata-kata kita kepada Tuhan bukan kata-kata yang manis lagi tetapi sudah menjadi gerutuan? Adakah kita dengan Tuhan akrab dan mesra? Adakah kita masih punya sukacita datang kepada-Nya atau hanya sebatas kewajiban aja? Adakah anggur itu telah menjadi tawar?

Ayat 2. Untunglah Tuhan Yesus diundang juga di perkawinan itu. Apakah Yesus hadir dalam perkawinan Saudara ? Apakah saudara mencampakkan Yesus saat saudara menikah? Apakah Yesus menjadi bagian dalam pernikahanmu? Adakah Dia hanya hadir sebatas potret-Nya aja? Adakah kehadiran Yesus menjadi sebuah kebanggaan bagi keluargamu ataukah sebaliknya Yesus kita simpan saja di kolong meja makan?

Kalau Dia sudah hadir, apakah itu menjamin bahwa semuanya oke-oke saja? Badai datang saat Yesus ada dalam perahu bersama murid-murid-Nya, bahkan Yesus sendiri yang mengajak berlayar. Tahukah Saudara bahwa Dia tidak menjanjikan semuanya berjalan mulus, tetapi yang Dia janjikan adalah jalan keluar bagi setiap masalah yang kita hadapi. Siapa bilang dengan hadirnya Yesus dalam pernikahan kita itu berarti semuanya otomatis jadi berjalan baik? Justru adanya badai, kesulitan, kekurangan anggur, rasa malu, kegagalan, dlsb Di balik itu semua Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan (Roma 8:28). Yusuf berkata kepada kakak-kakaknya bahwa semua rekaan yang jahat dari mereka telah diubah Tuhan menjadi rekaan yang baik. Justru ia berterima kasih kepada kakak-kakaknya, sumurlah jalan peramanya menuju istana Mesir. Kakak-kakaknya sungguh berjasa dalam hidupnya.

Di ayat 3 ibu Yesus berkata “mereka kehabisan anggur” dalam bahasa Inggris dikatakan the mother of Jesus said to Him…..tetapi di ayat 4 dalam bahasa Inggris Yesus menjawabnya tidak menggunakan kata mother, but Woman.

Maria menempatkan diri sebagai Ibu Yesus, tetapi Tuhan Yesus menempatkan diri sebagai Guru dan Tuhan atas Maria. Kalau pun Tuhan Yesus membuat muzizat itu bukan karna menuruti apa kata Maria, tetapi mentaati akan kehendak Bapa, Tuhan Yesus tidak mau diburu-buru, karna Ia bukan saja taat kepada Bapa, melainkan juga menanti saatnya Bapa. Kita boleh saja memohon pemulihan atas keluarga kita, tetapi soal waktu dan saatnya harus kita serahkan kepada Tuhan saja!

Ada istri yang telah berdoa untuk suaminya dan doanya baru dijawab Tuhan setelah 15 tahun kemudian. Ada keluarga-keluarga yang hancur tetapi doa seorang anak didengar Tuhan dan dijawab beberapa tahun kemudian.

Ada orangtua-orangtua yang menangis karna anaknya yang dahulu lucu, mungil dan manis telah bertumbuh menjadi remaja yang jauh dari Tuhan, hidupnya terhilang dan berandalan, permohonan doa dan air mata akhirnya membuahkan pemulihan atas diri anak ini. Kita harus peka akan saatnya Tuhan, terkadang doa kita jadi terkesan merengek kepada Tuhan, tetapi kalau kita tahu saatnya Tuhan dan tahu akan kehendak Tuhan, kita tidak perlu berdoa dengan merengek, tetapi berdoa dengan iman.

Ay 5 dalam bhs Inggris dikatakan “What ever He says to you, do it.” Artinya apa pun yang dikatakan kepadamu, buatlah itu. Tuhan membutuhkan ketaatan yang mutlak untuk terjadinya sebuah pemulihan. Apa pun itu. Kelilingi tembok Yerikho 13 kali dalam 7 hari, tampaknya aneh, tapi taatlah ! Jika ternyata untuk sebuah pemulihan sang suami harus berlatih memuji istrinya setiap hari minimal sekali, tampaknya konyol dan aneh, masak hanya dengan cara sepele seperti itu pernikahan kami dapat pulih ? Taat dan lakukan ! Masa hanya dengan membikinkan sang suami the hangat setiap sore dapat memulihkan hubungan kami ? Taat dan lakukan. Kami sudah puluhan tahun menikah, aneh rasanya kalau harus memeluk pundaknya, kayak orang pacaran aja ? Taat dan lakukan.

Ay 6. Enam tempayan (enam adalah angka manusia) Tuhan mau membuat muzizat, air akan diubahnya menjadi anggur, tapi apakah di sana ada wadah? Wadah/ tempayan adalah lambang dari hati kita. Muzizat adalah soal mudah, tapi adakah hati kita telah kita siapkan ? Seringkali yang membuat mujijat tidak terjadi adalah masalah hati yang tidak percaya. Di kota asal-Nya (Nasaret) sangat sedikit mujijat yang dapat dikerjakan Yesus, bukan karna Ia tidak berkuasa, tetapi masalah respon atau sikap hati dari penduduk kota itu yang tidak percaya kepada-Nya, mereka mengenal Yesus hanya sebatas tukang kayu belaka. Mengapa kuasa Yesus dapat dibatasi oleh ketidak percayaan ? karna Tuhan Yesus tidak mau memaksa orang. Bagi yang tidak percaya tidak akan alami mujijat, sekalipun Dia berkuasa melakukannya. (Mat 13:58)

Ayat 7 Pengantin menempatkan Yesus hanya sebagai tamu, tapi ketika pesta itu kehabisan anggur dan saatnya Bapa tiba, Yesus turun tangan,

Yesus melibatkan diri, Yesus tidak segan-segan meninggalkan kursi kehormatannya sebagai tamu dan menuju ke bagian dapur dimana terdapat pelayan-pelayan.

Dapur adalah bagian rumah yang sangat pribadi sekali, karna dari bagaimana bentuk dapur seseorang dapat dibaca kira-kira bagaimana sang nyonya rumah. Yesus turun tangan sampai ke dapur dan berbicara kepada para

pelayan, ini menandakan bahwa Yesus melibatkan diri-Nya dalam hidup kita sampai ke hal-hal yang amat pribadi dan rahasia sekalipun. Sekarang ini di majalah2 dan TV banyak digelar konsultasi macam2 mulai dari konsultasi hukum, konsultasi psikologi, konsultasi kecantikan, sampai konsultasi mengenai seksologi. Apakah menurut Saudara kita tidak mungkin berkonsultasi dengan Tuhan mengenai seks?

Ingat, Tuhan adalah penasehat yang ajaib/ wonderful councelor. Ijinkan Tuhan menyentuh bagian-bagian yang amat pribadi dalam hidupmu bila memang itu bermasalah. Mengapa tidak? Siapa yang menciptakan seks ? Tuhan ! Jadi kalau ada masalah dengan itu, Tanya Tuhan donk!

Ay 8 . Mengapa harus dibawa kepada ketua panitia ? Karna kemanisan sebuah anggur pernikahan tidaklah hanya dirasakan oleh suami istri tersebut, tetapi menjadi berkat bagi banyak orang. Berapa nilai keharmonisan rumah tanggamu jika pembantu rumah tanggamu disuruh menilai ? Berapa nilai keharmonisan rumah tanggamu jika dinilai oleh anak-anakmu? Tetanggamu? Sekretarismu? Pegawaimu? Mertuamu ? orang tuamu? Semua orang disekelilingmu akan menilai apakah anggur di pernikahanmu itu masih manis, sudah menjadi tawar atau bahkan bertambah manis ? Kesan apa yang tergores dalam diri anak-anakmu tentang kehidupan pernikahanmu? Papa mama rukun, papa mama rajin bertengkar, papa mama bercerai, papa mama selingkuh, papa mama mesra, papa mama pasangan paling serasi di dunia, dll !

Ay 10. Pernikahan di dalam Tuhan berbeda dengan model pernikahan kebanyakan orang, atau orang-orang duniawi. Orang duniawi manis di depan, cerai di belakang. Tetapi anak Tuhan kehidupan pernikahannya semakin lama semakin manis aja! Semakin lama semakin diberkati, semakin sukacita meluap2 bukan sebaliknya duka bertindih duka

 Kesimpulan : Hari ini Dia ingin mengadakan pemulihan bagi rumah tangga-rumah tangga yang mulai menjadi tawar, buka hatimu,…biarkan Dia memulihkan hidupmu, mari berkata seperti Adam- kita mau peranakkan anak-cucu kita seperti gambar dan rupa kita, yaitu gambar dan rupa kita yang telah dipulihkan seperti gambar dan rupa Tuhan, hidup yang memuliakan nama Tuhan, membangun suatu keluarga yang harmonis bagi kemuliaan nama Tuhan, sehingga anggur yang semakin manis itu menjadi suatu berkat bagi banyak ‘tamu undangan’, bagi ‘panitia’, bagi semua orang yang bersentuhan hidup dengan kita. Amin.

 

SESI 2 BELAJAR DARI PEMULIHAN KELUARGA ADAM DAN HAWA

POLA 3 GENERASI

SESI 3 PENELITIAN ZAMAN

POLA 3 GENERASI

 

untuk POWER POINT SESI 2 DAN 3 , serta TABEL DAPAT ANDA UNDUH DI SINI

POLA 3 GENERASI POLA 3 GENERASI TABEL KEJADIAN 5

POLA 3 GENERASI

TABEL KEJADIAN 5

 

Pola 3 Generasi adalah pola Alkitab yang dapat kita lihat rumusnya di dua ayat ini:

Yoel 1;3

Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, g  dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada angkatan h  yang kemudian.

Mazmur 78: 5-7
78:5 Telah ditetapkan-Nya peringatan u  di Yakub v  dan hukum Taurat diberi-Nya di Israel; nenek moyang kita diperintahkan-Nya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka 1 78:6 supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian, supaya anak-anak, yang akan lahir kelak, w  bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka, 78:7supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah dan tidak melupakan x  perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintah-Nya; y 

Belajar dari Pernikahan Adam dan Hawa:

Dalam pernikahan Adam dan Hawa, mereka mendapatkan anak Kain dan Habel. Mengapa Kain dan Habel bertumbuh bersama dan pada akhirnya Kain membunuh Habel?

Karena ada beberapa alasan sbb: ( yang nantinya akan kita bahas satu persatu dengan lebih mendalam)

  1. Adanya pola asuh yang salah dalam keluarga Adam dan Hawa
  2. Keluarga Adam dan Hawa bertumbuh tanpa menghadirkan Tuhan dalam keluarga mereka
  3. Adanya kubu kubu dalam keluarga
  4. Kegagalan Adam untuk memposisikan diri sebagai kepala keluarga dan kegagalan Hawa untuk memposisikan diri sebagai istri yang tunduk pada suami dan mendidik anak-anaknya dengan baik.

Baik, sekarang kita akan bahas dan buktikan ke empat point point di atas dan biarkan Alkitab sendiri yang bisa menjelaskan dirinya sendiri dengan ayat-ayat pendukung berikut ini.

 

  1. POLA KEHIDUPAN ORANG TUA AKAN MEMPENGARUHI ANAK

Karena dalam keluarga mereka di bangun sikap dan teladan dan pola didikan yang salah daripada Adam dan Hawa kepada anak-anaknya. Adam dan Hawa menyelesaikan dosa mereka dengan cara saling menyalahkan, (Kejadian pasal 3)

Alkitab mencatat hal ini terjadi dalam kehidupan Ahazia, raja Israel dalam 1 Raja-raja 22;52-54

Ahazia, raja Israel

22:51 (22-52) Ahazia, anak Ahab, menjadi raja atas Israel di Samaria dalam tahun ketujuh belas zaman Yosafat, raja Yehuda, dan ia memerintah atas Israel dua tahun lamanya. 22:52 (22-53) Ia melakukan apa yang jahat s  di mata TUHAN dan hidup menurut kelakuan ayahnya dan ibunya dan Yerobeam bin Nebat, yang telah mengakibatkan orang Israel berdosa. 22:53 (22-54) Ia beribadah kepada Baal t  dan sujud menyembah kepadanya dan dengan demikian ia menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel, tepat seperti yang dilakukan ayahnya. u 

  1. KELUARGA YANG BERTUMBUH TANPA MENGHADIRKAN TUHAN

Dalam keluarga Adam dan Hawa, mereka mengajak keluarga mereka bertumbuh dengan tidak memanggil nama TUHAN, hal ini dapat dibuktikan pada Kejadian 4;26

Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. r  Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN 1 . 

Dari ayat ini kita tahu, bahwa pada zaman itu, Enos, cucu Adamlah yang pertama kali mempelopori orang-orang untuk memanggil nama Tuhan, beribadah, mencari Tuhan, takut akan Tuhan, dll Jadi pada masa Kain dan Habel, nama Tuhan jauh disebut-sebut daripada bibir keluarga ini.

Tidak ada anggur dalam rumah tangga mereka. Semua telah menjadi tawar. Tidak ada hubungan segitiga antara suami, istri dan Tuhan.

Ketika garis ke Tuhan terputus, tentunya Tuhan tidak ada di antara mereka. Tuhan tidak ditinggikan dan diagungkan. Tuhan tidak menjadi pusat dalam keluarga mereka.

Selepasnya dari Eden, mereka harus berpeluh, berjuang, berlelah, Hawa harus mengalami sakit bersalin, mereka harus menghadapi tanah yang sudah terkutuk, mereka harus menghadapi perjuangan terhadap himpitan ekonomi dan himpitan kuasa jahat.

Seharusnya yang mereka lakukan adalah lari kepada TUHAN, memanggil nama Tuhan, tetapi tidak, yang mereka lakukan adalah dalam keadaan terjepit, dalam keadaan yang sulit, mereka hidup terus saling menyalahkan, ada dengki, ada hati yang panas dan muka yang muram.

Mungkin saja Adam mulai menyalahkan Hawa…gara-gara Hawa aku harus berpeluh, bisa jadi Hawa mulai menyalahkan Adam, gara-gara Adam, aku sakit saat melahirkan, dll

  1. ADANYA KUBU KUBU DALAM KELUARGA

Mengapa Kain dan Habel sedemikian bertumbuh sangat berbeda, padahal mereka berasal dari orang tua yang sama?

Arti nama Kain: kemahiran

Arti nama Habel:’= hembusan nafas.

Kain adalah seorang pembunuh, sementara itu Habel adalah seorang beriman.

Pribadi Kain dapat terlihat sebagai berikut:

  1. Hatinya sangat panas/ amarah
  2. Mukanya muram/ tidak dapat mengendalikan diri
  3. Ketika ditegur oleh Tuhan, …(dalam Kejadian 4: 6-7)

Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas  dan mukamu muram?  Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau , tetapi engkau harus berkuasa atasnya. ”

…reaksinya bukannya menjawab Tuhan, merespon Tuhan, memohon ampun, koreksi diri, dll, malah dia melakukan hal sebaliknya di ayat 8

Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Ini adalah sikap pemberontakan, dan tidak menghormati Tuhan

  1. Sikap berbohong.

Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, n  adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! o  Apakah aku penjaga adikku?”

  1. Sikap tidak menyayangi adik, tidak care, tidak perduli dengan adiknya

Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, n  adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! o  Apakah aku penjaga adikku?”

  1. Sikap apatis

Firman-Nya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku 4  dari tanah. p 

  1. Berpikiran Negatif yang berkaca pada diri sendiri, karena dia seorang pembunuh, maka dia takut dibunuh

Maka sekarang, terkutuklah q  engkau 5 , terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. 4:12 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; r  engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara s  di bumi. t ” 4:13 Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung. 4:14 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, u  seorang pelarian dan pengembara di bumi; v  maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku. w 

4:15 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain x  akan dibalaskan y  kepadanya tujuh kali lipat. z ” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain 6 , supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

  1. Yang dilakukan kain pada saat itu adalah PERGI DARI HADAPAN TUHAN, kata ini pernah muncul pada Yunus 1:3 yang sama-sama menggunakan kata Paniyim, ada unsur lari dari Tuhan, menjauhi Tuhan dalam kedua kisah ini. Kepergian Kain bukan sekedar jadi orang Nomaden/yang terus berpindah-pindah, tetapi juga kepergian dalam arti hidup jauh dari detiny Tuhan/tujuan Tuhan/hidup jaduh dari hadirat Tuhan, hidup menjauhi Tuhan.

4:16 Lalu Kain pergi dari hadapan a  TUHAN 7  dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden. b 

Sedangkan pribadi Habel, dapat kita baca di Ibrani 11:4

Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik 3  dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian m  kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya n  itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. o 

Dari ayat tersebut kita bisa simpulkan bahwa pribadi Habel adalah, sbb:

  1. Memberi persembahan pada Tuhan, jadi ada rasa cinta akan Tuhan
  2. Memberi korban yang lebih baik , jadi ada pengorbanan untuk memberi yang terbaik pada Tuhan
  3. Hidup benar
  4. Beriman pada Tuhan

Semua hal di atas bisa diteguhkan lagi dengan ayat ini:

I Yoh 3: 11-12

3:11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar p  dari mulanya, q  yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; r  3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat s  dan yang membunuh adiknya. t  Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. u 

Bisa jadi terjadi perbedaan cara mendidik anak , antara Adam dan Hawa kepada Kain dan Habel. Bisa jadi terjadi dua kubu dalam keluarga ini; bisa jadi Kain lebih dekat ke mama, dan Habel lebih dekat ke papa. Kain anak mama dan Habel anak papa. Atau bisa jadi sebaliknya , Kain lebih dekat ke papa, sedangkah Habel lebih dekat ke mama. Kita tidak dapat memiliki prediksi berat sebelah.

Karena pola seperti ini, tidak asing buat kita, karena kita pernah juga menjumpai keluarga berkubu kubu seperti ini, yaitu yang terjadi pada Ishak, Rahel, Esau dan Yakub.

Kejadian 25;28

Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub.

Sama saja yang terjadi pada keluarga ini, yaitu bertumbuhnya dua kakak beradik kembar yang sangat berbeda dan sangat berkompetitif, dengan dua perangai dan sifat yang sangat berbeda sekali, karena yang satu adalah anak papa dan yang satu lagi adalah anak mama. Jika terjadi perkelahian suami istri, maka masing masing kubu mendapat ‘bolo’/ pembela, si sulung belain papa, dan si bungsu belain mama. Kita tidak bahas kali ini perbedaan mencolok antara karakter Yakub dan karakter Esau, tetapi itu ada, dan nyata, lahirnya dua karakter yang sangat mencolok dikarenakan bukan semata-mata dari adanya keunikan tiap pribadi, melainkan semakin dipertajam dengan adanya kubu kubu dalam keluarga. Kita lihat apa yang menjadi kecenderungan kubu kubu dan iri hati di sini…adanya upaya pembunuhan Esau terhadap Yakub

Demikian juga ketika Yakub mempertontonkan kecintaannya pada Yusuf lebih daripada saudara-saudara yang lainnya, membuatkan jubah yang indah untuk Yusuf, membuat saudara-saudaranya iri dan hal itulah yang membuat Yusuf akhirnya menjadi sasaran upaya pembunuhan oleh saudara-saudaranya.

Iri hati akhirnya menghasilkan niat jahat untuk membunuh, demikian juga yang terjadi pada Kain dan Habel

Hal ini tak lepas daripada keretakan suami istri dalam komunikasi, yang akhirnya kemarahan terhadap pasangan dilampiaskan kepada anak yang disayangi oleh pasangannya, dan demikian terjadi sebaliknya

Bisa jadi sang ayah selalu mengajarkan pada sang Habel, bahwa “…..Tuhanlah yang memberi nafas hidup pada kita, …kita harus beriman pada Tuhan, Tuhan menutupi kemaluan manusia , Tuhan melakukan pemberesan dosa manusia dengan cara pengorbanan darah binatang, pakaian papa mama dulu adalah dari daun-daunan yang mudah robek, tidak sempurna, tetapi Tuhan sendiri yang memakaikan pada papa dan mama pakaian dari kulit binatang yang telah disembelih…dst…dst…”

Kelak Habel bertumbuh menjadi anak beriman, cinta Tuhan, takut Tuhan, hidup benar dan menjadi anak yang berani berkorban dari hasil keringatnya sendiri ( yang diusahakan dengan susah payah, selepas dari tidak tinggalnya lagi papa mama mereka di Eden) , memberi korban yang terbaik untuk Tuhan, dengan persembahannya itu.

Di kubu lain bisa jadi sang ibu , yang notabene adalah wanita pertama di dunia yang melanggar hukum Tuhan, bisa jadi menjadi seorang profokator buat Kain. “…..sudahlah Kain, kamu seorang yang mahir, kamu bisa mengembangkan diri sebaik-baiknya, kamu bisa memiliki apa yang kamu dambakan, kita itu nggak usah sok-sok suci-sucian…rohani-rohanian…kalau memberi persembahan itu ya apa yang ada aja, nggak perlu harus yang mengeluarkan darah…nggak perlu harus beli binatang sama adikmu, apalagi minta sama dia, itu gengsi dong, dan kalau kamu punyanya tumbuhan ya itu aja….apa yang terjadi sama papa mama dulu di Eden nggak usah diingat-ingat….papamu itu memang begini..begini begini….Tuhan itu mengusir papa dan mama dari Eden…sekarang kita ini hidup susah…mama mehalirkan kalian berdua dengan susah payah, dll…dst….”

Didikan yang seperti ini , bisa jadi menghasilkan anak yang seperti Kain, mudah marah, tidak bisa mengendalikan diri, berontak, tidak menghormati Tuhan, iri, dengki, dst.

Atau dimungkinkan Kain justru ada di kubu ayah, yang sedang berontak sama Tuhan, nggak perduli dan cuek dengan Tuhan, sedang mengadakan aksi protes karena kehidupan yang begitu keras menerpa mereka selepas mereka dari Eden. Sedang Habel ada di kubu mama yang mendominasi Habel untuk ikut jalan Tuhan, karena sang mama yang lebih perasa merasakan luka yang dalam jika jatuh dalam dosa, dan ingin berjuang untuk bangkit, dan intim lagi dengan Tuhan. Banyak kali di Alkitab dan di dunia sekarang, para wanita lebih menggebu dengan perkara rohani daripada pria. Who knows?

Kita tidak tahu pasti, apakah Kain di kubu Adam dan Habel di kubu Hawa atau sebaliknya Kain di kubu Hawa sedang Habel di kubu Adam. Tidak ada penjelasan lebih lanjut…semua kemungkinan itu ada saja.

Dan bisa jadi tiap-tiap hari mereka hidup dalam dua kubu ini, sementara Adam yang gagal menjadi seorang pemimpin, tidak bisa memegang kendali atas rumah tangganya, dia cenderung menyalahkan Tuhan atas kehadiran perempuan yang di sisinya, dan Hawa adalah sorang istri yang mendominasi dan gagal introspeksi diri, karena dia menyalahkan iblis. Masing-masing punya alasan dan tidak mau kalah.

Anak-anak mereka tiap hari menyaksikan orang tua mereka yang hidup seperti itu,saling menyalahkan,  tidak hidup dalam pertobatan, dan akhirnya terjadilah pembunuhan keji itu.

Betapa sedihnya Adam dan Hawa menyaksikan kematian Habel. Betapa tidak, karena mereka baru pertama kali ini menyaksikan kematian manusia. Habel yang biasa diajak bercanda, makan bersama, ngobrol, kini tergeletak tak bernyawa, diam , dan tubuhnya kaku, semakin lama semakin membusuk dan lama-lama kembali kepada tanah.

Kematian….kematian itu terjadi..untuk pertama kalinya. Dan itu terjadi pada anak mereka.

Mereka mulai menyadari bahwa mereka selama ini salah, mereka selama ini hidup dalam ‘saling menyalahkan’,membangun kubu-kubu dalam keluarga, tidak ada kesatuan, tidak pernah menghadirkan Tuhan dalam hidup mereka, anggur mereka telah tawar, eden mereka telah hilang, bukan hanya dari pijakan kaki mereka , melainkan juga dari hati mereka, sudah tidak ada ‘eden’ lagi. Boleh-boleh saja Eden dijaga malaikat dengan pedang bernyala-nyala, tetapi mengapa eden ikut-ikutan hengkang dari suasana keluarga mereka. Keharmonisan itu telah pergi jauh, menghilang tak terlihat kemana perginya.

Adam dan Hawa tentunya sedih, karena Habel mati terbunuh, sementara itu Kain hidup jauh dari mereka di perantauan.

 

  1. KEGAGALAN ADAM MEMPOSISIKAN DIRI SEBAGAI

PEMIMPIN/ IMAM DALAM KELUARGA

KEGAGALAN HAWA UNTUK TUNDUK KEPADA SUAMINYA

Fakta bahwa Adam telah gagal memposisikan diri sebagai pemimpin / imam dalam keluarga adalah:

Pada  saat dia ada di dekat istrinya, dan diam saat istrinya digoda ular, dan diam saat istrinya memakan buah terlarang, dan membuka mulutnya ikut memakan buah terlarang itu. .. membuat Adam serasa tidak berdaya dibawah pengaruh dominasi istrinya, dan tidak berdaya menegakkan pendidikan keluarga yang memuliakan nama Tuhan, dan seakan tidak berdaya untuk ikut mendidik Kain, yang mungkin saja berpihak di  kubu mama ini, dengan benar.

Banyak kali dibahas bahwa Adam tidak ada di tempat, saat Hawa jatuh dalam dosa, Siapa bilang Adam jauh…dari tempat kejadian perkara itu? Ohhh tidak ! Adam ada di situ dan mengikuti semua seri dari awal. Kesalahan Adam adalah karena dia DIAM. Kepemimpinan Adam nggak jalan, fungsi nya sebagai kepala, nggak jalan, fungsi kontrol, fungsi mengarahkan, fungsi menegur, fungsi memberi teladan…nggak jalan sama sekali.

Kejadian 3; 6

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati k  karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil 1  dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya l  yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya 2 . m 

Kita lihat bahwa pada Kejadian pasal 4 : 1-24, adalah ZAMAN dimana Adam dan Hawa memiliki dua anak yaitu KAIN dan HABEL, serta setelah peristiwa pembunuhan itu, terbentuklah masyarakat dari keturunan KAIN.

Kita akan simak bahwasannya pada masa Kain dan Habel itu, HAWA menjadi seorang istri yang sangat dominan, kita bisa lihat pada ayat-ayat sbb:

  • Kejadian 4; 1…manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya…(nama Adam tidak disebut, sedang nama Hawa disebut jelas-jelas)
  • Kejadian 4;2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain, dan Habel menjadi gembala….dst (kembali di sini ,kita tidak menjumpai peran Adam yang memperanakkan Kain, melainkan disebut-sebut lagi peran Hawa  yang melahirkan)

DARI EMPAT PENYEBAB KEGAGALAN KELUARGA ADAM DAN HAWA ITULAH, YANG MEMBUAT MEREKA MENGALAMI PRAHARA PEMBUNUHAN PERTAMA DI DUNIA DALAM KELUARGA MEREKA

SEJAK SAAT ITU ADA SEBUAH TITIK BALIK DALAM KELUARGA MEREKA , sbb: (yang nanti akan dibahas lebih lanjut)

  1. Adam mulai menjalankan fungsi kepemimpinannya dengan baik sejak diberikannya Tuhan kesempatan kedua kepada keluarga mereka dengan kelahiran SET
  2. Hawa mulai menyadari bahwa pola pengajarannya pada anak-anaknya selama ini salah, dan dominasinya terhadap suami mulai berubah menjadi suatu ketundukan
  3. dengan ketundukannya pada suaminya yang mulai memposisikan diri sebagai ayah yang menurunkan pola SEGAMBAR DAN SERUPA ALLAH pada anak mereka SET, dengan didikan seorang ayah, Hawa juga kini mau sepakat mengajar SET dengan pola yang sama, hal ini menghasilkan sebuah keputusan pertobatan dalam keluarga mereka.

 

  1. ADAM MULAI MENJALANKAN FUNGSI KEPEMIMPINANNYA DENGAN BAIK

SEJAK SET LAHIR

Adam mulai menyadari , bahwa kegagalannya sebagai seorang pemimpin dalam keluarga, harus mengalami perombakan total.

Nah, sekarang kita akan bandingkan dengan ZAMAN dimana Adam dan Hawa memiliki anak mereka yang berikutnya yaitu SET, dalam kesempatan kedua yang Tuhan berikan,  dimana sangat mencolok sekali, peran Adam yang mulai terlihat memposisikan diri sebagai pemimpin, dan Hawa yang memposisikan diri sebagai penolong. Hal ini kita lihat pada Kejadian pasal 4: 25 sampai kejadian 5; 1-5

Adam bersetubuh pula dengan isterinya, o  lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, p  sebab katanya: “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya. q 

( ada penyebutan nama Adam di sini)

5:1 Inilah daftar t  keturunan u  Adam 1 . Pada waktu manusia itu diciptakan oleh Allah, dibuat-Nyalah dia menurut rupa Allah; v  5:2 laki-laki dan perempuan w  diciptakan-Nya mereka. x  Ia memberkati mereka dan memberikan nama “Manusia” kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan. 5:3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, y  lalu memberi nama Set z  kepadanya. 5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 5:5 Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun 2 , lalu ia mati.

( ada nama Adam disebut di sini, tidak hanya sekedar penyebutan ‘manusia itu’ seperti pada Kejadian 4;1, dan ada peran utama ADAM sebagai yang memperanakkan, serta memberi nama pada SET)

 

  1. KEKALAHAN HAWA DALAM BERPERANG MELAWAN IBLIS

DALAM RANGKA MENGAJAR ANAK-ANAKNYA HIDUP TAKUT AKAN TUHAN

DIGANTI MENJADI POLA BARU YANG MEMBAWA KEMENANGAN

Saat itulah, ketika terjadi prahara pembunuhan kakak beraadik ini, bisa jadi Hawa diingatkan akan persitiwa di Eden, ketika dia perhadapkan pada dua pilihan:

Kejadian 3; 15

Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu a  dan keturunannya; b  keturunannya akan meremukkan kepalamu, c  dan engkau akan meremukkan tumitnya 1 .”

Dan pada saat itu, setelah mereka mendapat teguran Tuhan, di Kejadian pasal 3; 14-19, Adam memberi nama Hawa , langsung di ayat berikutnya, yaitu Kejadian 3 di ayat 20

Manusia itu memberi nama Hawa p  kepada isterinya 11 , sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Arti nama daripada Hawa adalah sbb:

Hawa = Eve = “life” or “living” = kehidupan

Bisa jadi Hawa mengalami perenungan dalam hidupnya, sepeninggal Habel dan selepas kepergian Kain, yang menjadi pengembara.

 

DUA PILIHAN POLA KEHIDUPAN KELUARGA

Saat Hawa berhasil menjadi seorang ibu yang MENANG, melawan kuasa jahat, berhasil tunduk kepada suaminya, dan mendidik anak-anak bukan dengan cara-cara dari si jahat, melainkan dengan CARA TUHAN,  maka dia akan mengalirkan KEHIDUPAN /hawa/ living pada keturunannya.  Jika dia menang, maka keturunannya akan meremukkan kepala ular

Akan tetapi apabila dia menjadi seorang ibu yang GAGAL, melawan kuasa jahat, dan mengajar anak-anaknya dengan cara-cara Tuhan, melainkan dengan CARA IBLIS, maka dia akan mengalirkan KEMATIAN pada keturunannya

Jika dia kalah, maka tumitnya akan diremukkan si iblis.

Hawa sadar , bahwa kematian Habel adalah kegagalannya sebagai seorang Ibu, yang ada adalah kematian si nafas ( kematian Habel), yang terjadi karena pembunuhan oleh si mahir (Kain). Itu semua, bisa jadi karena dia mendidik Kain dengan menanamkan karakter karakter jahat, mempresentasikan bapa pembohong itu.

I Yoh 3: 11-12

3:11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar p  dari mulanya, q  yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; r  3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat s  dan yang membunuh adiknya. t  Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. u 

 

Jika dia menang, maka keturunannya akan menghasilkan sebuah KEHIDUPAN/ hasrat untuk hidup, mempresentasikan Tuhan, Bapa Kebenaran. Dan keturunannya yang dihasilkan dari ajaran yang benar, akan menjadi keturunan yang meremukkan kepala ular, menghancurkan kuasa jahat, dan menjadi generasi yang menang, hidup benar, takut akan Tuhan, berkarakter ilahi.

 

  1. KEPUTUSAN UNTUK BERTOBAT DAN MEMULAI POLA KELUARGA YANG BARU

YAITU POLA SERUPA DAN SEGAMBAR DENGAN ALLAH

DIDIKAN DARI ADAM SEBAGAI AYAH

DAN AJARAN DARI HAWA SEBAGAI IBU

AMSAL 1; 8 HAI ANAKKU, DENGARKANLAH DIDIKAN AYAHMU, DAN JANGAN MENYIA-NYIAKAN AJARAN IBUMU

 

Saat itulah bisa jadi, Adam dan Hawa ingin memulai sesuatu yang baru dengan cara yang baru, cara mendidik anak yang baru, cara mengajar anak yang baru , cara hidup yang baru, pola keluarga yang baru

Kejadian 4: 25 Adam dan Hawa melahirkan lagi anak bernama SET, sebagai ganti daripada Habel yang telah mati dibunuh oleh Kain.

Set arti namanya adalah ‘kompensasi’ / pengganti

Mereka mendapatkan kesempatan kedua dari Tuhan untuk mengawali suatu restorasi/ pemulihan dalam keluarga mereka

Perubahan di satu sisi mulai terlihat, dimana Adam mulai memposisikan dirinya sebagai KEPALA keluarga, memimpin, mengatur, mengarahkan, memberi VISI, pandangan ke depan, mendisiplin, meluruskan.

Kita lihat adanya perubahan dalam keluarga ini: perhatikan apa yang ditulis di Kejadian pasal 5 ini

Keturunan Adam

5:1 Inilah daftar t  keturunan u  Adam 1 . Pada waktu manusia itu diciptakan oleh Allah, dibuat-Nyalah dia menurut rupa Allah; v  5:2 laki-laki dan perempuan w  diciptakan-Nya mereka. x  Ia memberkati mereka dan memberikan nama “Manusia” kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan. 5:3 Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, y  lalu memberi nama Set z  kepadanya. 5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 5:5 Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun 2 , lalu ia mati. 

Perhatikan pada kata-kata yang saya cetak tebal, ternyata pada ayat ini, dimulai pada penciptaan Adam , kemudian dilanjutkan pada SET, serta dibahas sampai hari matinya ADAM

Perhatikan kembali di sini ada suatu POLA ILAHI yang diulang di sini :

  • Pertama Tuhan menciptakan Adam dan Hawa menurut RUPA ALLAH.
  • Dan perhatikan di sini, bahwa kemudian Adam memperanakkan seorang laki-laki MENURUT RUPA DAN GAMBARNYA, artinya Adam di sini Adam dan Hawa mulai menerapkan pola ilahi dalam keluarga mereka, agar tujuan penciptaan Tuhan itu tercapai dalam keluarga mereka
  • Pola baru, yang menghadirkan rupa dan gambar Allah dalam sebuah keluarga ini, dicatat sebagai hal baru, terbukti nama Kain dan Habel, tidak dicantumkan di sini.
  • Dan di seluruh bagian Alkitab, tidak ada satu ayat pun , kecuali ayat ini yang mencantumkan frase…………menurut rupa dan gambarnya….dalam hal MEMPERANAKKAN, ini adanya hanya di ayat ini saja.

Ayat ini mengisyaratkan kita, bahwasannya Adam dan Hawa mau mulai memperbaiki keluarganya, mau kembali pada tujuan ilahi daripada penciptaan mereka berdua, bahwa mereka diciptakan untuk mempresentasikan Tuhan kepada dunia ini. Yesaya 43;7

semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku z  yangKuciptakan a  untuk kemuliaan-Ku, b  yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan! c 

Pola asuh Adam dan Hawa terhadap Set kini diubah, mereka kini belajar saling menerima, saling mengampuni, saling memperhatikan, tidak mau lagi hidup saling menyalahkan, mau saling mengasihi, mau saling memberi, saling mendorong, tidak hidup dalam persaingan, dan prakarsa daripada Adam ini disetujui dan ditunduki oleh Hawa. Hawa mau sepakat, Hawa mau terlibat, Hawa mau jadi perempuan pemenang atas iblis, Hawa mau jadi ibu yang takut akan Tuhan, Hawa mau jadi perempuan yang mendidik anak-anaknya dengan bijak , yang diawali dengan titik awal penunjukan terhadap suaminya.

TUHAN SANGAT MENGHARGAI PERTOBATAN DAN PERUBAHAN DARI POLA LAMA KEPADA POLA BARU INI

  • Dalam seluruh pasal Kejadian 5 nama Kain dan Habel tidak dicantumkan dalam Keturunan Adam ini, semuanya dimulai dari SET.
  • Dalam seluruh bagian Alkitab, tidak ada ayat lain kecuali ayat ini yang menuliskan frase ‘SERUPA DAN SEGAMBAR’ dalam perihal MEMPERANAKKAN
  • Umur Adam saat memperanakkan Kain dan Habel tidak dicatat, namun ketika dia memperanakkan Set, usianya dicatat. Tuhan menganggap ini hal penting yang harus di catat, sejak kapankah kiranya Adam memulai pola baru dalam keluarganya.

CATATAN KEMENANGAN DARI KELUARGA YANG TELAH DIPULIHKAN

Pola asuh yang baru ini ditandai dengan adanya pencatatan hal yang baru pada silsilah Adam, kejadian 5: 1-32. Dalam perikob ini ditulis Adam, Set, dst sampai ke Henokh yang diangkat ke surga, serta perikop ini diakhiri dengan keluarga Nuh.

Dalam perikob ini tidak ditulis Kain dan Habel….mengapa? karena Tuhan mencatat pola yang baru dalam keluarga Adam dan Hawa ini, anggur yang baru yang mereka hadirkan dengan mulai mengajar anak-anak takut akan Tuhan. Sampai menghasilkan keturunan yang menang melawan kuasa gelap (Kej 3; 15)

Dan ini berhasil, Set bertumbuh berbeda, dia menjadi anak yang mengerti pentingnya anggur kemanisan dalam sebuah keluarga, pentingnya mendidik anak-anak dari kecil dengan baik, pentingnya saling menerima satu dengan yang lainnya, pentingnya takut akan TUHAN.

Set pun bertumbuh dewasa dan menjadi seorang ayah bagi Enos.

Dan Enos pun dicatat dalam Alkitab sebagai orang pertama yang mempelopori pada zamannya ‘memanggil nama TUHAN’, dia menyembah kepada Tuhan, memusatkan hidupnya pada Tuhan.

Pada saat Adam dan Hawa menjadi keluarga yang dipulihkan, baru keluarga mereka saja yang pulih, baru Adam, Hawa serta SET, sementara itu keluarga-keluarga lainnya , belum pulih, masih ikut pola jahat, pola salah, pola lama, kubu-kubu- karakter negatif-kebohongan-kejahatan-kesombongan, dll. Siapakah keluarga-keluarga lain itu..? Ya keturunan daripada Kain itu yang juga semakin banyak jumlahnya

Tetapi pada zaman Enos, Enoslah orang yang pertama kali mempelopori orang-orang disekitarnya, keluarga-keluarga lainnya untuk kembali pada tujuan penciptaan yang semula, yaitu untuk mempresentasikan TUHAN atas muka bumi ini, memuliakan Tuhan.

Hawa berhasil kali ini….ada sebuah KEHIDUPAN yang dialirkan jika dia menang.  Semangat Adam saat menyemangati dia, ketika hukuman Tuhan telah diketok palu di Taman Eden dulu, bahwa Adam ingin mendorong Hawa menjadi ibu semua yang hidup, tergenapi.  Set anak yang luar biasa memuliakan Tuhan, menjadi ayah bagi ENOS yang juga luar biasa cinta Tuhan, dan itu berjalan…it’s work !

Dengan demikian Adam ikut menang….!! Yeaaaayyyy!!!

SET DAN ENOS MASUK DALAM SILSILAH YESUS

Keturunan Set, menjadi garis keturunan Mesias, lewat Enos, Lukas 3; 38

Silsilah Yesus

3:23 5 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, k  Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, l  anak Eli, 3:24 anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf, 3:25 anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai, 3:26 anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda, 3:27 anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, m  anak Sealtiel, anak Neri, 3:28 anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er, 3:29 anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi, 3:30 anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim, 3:31 anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, n  anak Daud, 3:32 anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason, 3:33 anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, o  anak Yehuda, 3:34 anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor, p  3:35 anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon, 3:36 anak Kenan, anak Arpakhsad, q  anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh, r  3:37 anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan, s  3:38 anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah. t 

Perhatikan kata-kata terkahir adalah ANAK ALLAH.

Kemenangan dari keturunan Adam adalah ketika Adam berhasil memposisikan diri sebagai pemimpin yang takut akan Tuhan, dalam keluarganya.

Kemenangan dari keturunan Hawa, adalah karena jadi ANAK ALAH, bukan anak iblis.

Kembali kita teringat pada ayat ini: I Yoh 3: 11-12, anak Allah…atau anak iblis…dua pilihan ini menjadi penentunya.

3:11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar p  dari mulanya, q  yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; r  3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat s  dan yang membunuh adiknya. t  Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. u 

 

POLA TIGA GENERASI

Adam-Set dan Enos adalah 3 generasi yang merupakan pola Alkitabiah: Yoel 1 ayat 3, Mazmur 78: 5-7, di mana dalam pola ini ada perintah Tuhan untuk ayah mengajarkannya pada sang anak, dan anak mengajarkannya pada sang cucu , dan saat kakek meninggal, maka anak akan menjadi kakek bagi anak dari anak-anaknya, demikian seterusnya secara estafet.

Yoel 1;3

Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, g  dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada angkatan h  yang kemudian.

Mazmur 78: 5-7
78:5 Telah ditetapkan-Nya peringatan u  di Yakub v  dan hukum Taurat diberi-Nya di Israel; nenek moyang kita diperintahkan-Nya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka 1 78:6 supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian, supaya anak-anak, yang akan lahir kelak, w  bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka, 78:7supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah dan tidak melupakan x  perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintah-Nya; y 

Kalau kita teliti lagi dari kitab Kejadian, nantinya kita akan simpulkan bahwasannya Set mewakili pendidikan anak yang telah berhasil, dari sebuah pola didikan keluarga yang telah dipulihkan, sementara Kain mewakili pendidikan anak yang telah gagal, dari sebuah pola didikan keluarga yang belum dipulihkan.

Keturunan Kain hanya dituliskan sampai generasi yang terbatas, hanya sampai keturunan yang ke 7 saja , dan semua keturunan mereka yang bertambah lama bertambah jahat sampai akhirnya pada zaman air bah, mereka semua musnah. Semua kehidupan mereka terpusat pada budaya. Keselamatan tidak bisa diselesaikan pada budaya, melainkan hanya lewat Kristus saja.

Tetapi keturunan SET terus ditulis sampai garis Yesus Kristus, karena Nuh adalah keturunan daripada Set.

Kesimpulan : Hari ini Dia ingin mengadakan pemulihan bagi rumah tangga-rumah tangga yang mulai menjadi tawar, buka hatimu,…biarkan Dia memulihkan hidupmu, mari berkata seperti Adam- kita mau peranakkan anak-cucu kita seperti gambar dan rupa kita, yaitu gambar dan rupa kita yang telah dipulihkan seperti gambar dan rupa Tuhan, hidup yang memuliakan nama Tuhan, membangun suatu keluarga yang harmonis bagi kemuliaan nama Tuhan, sehingga anggur yang semakin manis itu menjadi suatu berkat bagi banyak ‘tamu undangan’, bagi ‘panitia’, bagi semua orang yang bersentuhan hidup dengan kita. Amin.

PENELITIAN ZAMAN

Umur ADAM saat mati adalah 930 tahun

Saat Adam memperanakkan SET, dia berumur 130 tahun. Adam menjadi ayah bagi Set di usia 130 tahun

Saat Set berumur 105 tahun, Enos lahir, waktu itu berarti umur Adam 130+105= 235 tahun. Adam menjadi kakek bagi Enos  diusia 235 tahun.

Saat Enos berusia 90 tahun, Kenan lahir, waktu itu berarti umur Adam adalah 235 + 90 = 325 tahun. Adam menjadi kakek buyut buat Kenan diusia 325 tahun.

Saat Kenan berusia 70 tahun, Mahalaleel lahir, waktu itu berarti umur Adam adalah 325 +70 = 395 tahun. Adam menjadi kakek canggah buat  Mahalaleel diusia 395 tahun

Saat Mahalaleel berumur 65 tahun, Yared lahir, waktu itu berarti umur Adam adalah 395 + 65 =  460 tahun. Adam menjadi kakek gantung siwur buat Yared diusia 460 tahun

Saat Yared berusia 162 tahun, Henokh lahir, waktu itu berarti umur Adam adalah  460 +162 = 622 tahun. Adam menjadi nenek moyang bagi Henokh di usia  622 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu berarti umur Adam adalah 622 +65 = 687 tahun. Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Henokh diangkat ke surga pada usia 365 tahun. Itu artinya ADAM selama di dunia, tidak sempat mengalami peristiwa ini. Peristiwa ini terjadi 57 tahun sebelum Adam mati (622+365=987, 987-930= 57)

Saat Metusalah berusia 187 tahun, Lamekh lahir, waktu itu berarti umur Adam adalah 687 +187 = 874 tahun. Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Pada saat Lamekh berumur 56 tahun, Adam mati. 874 +56 = 930

ADAM, nenek moyang canggah daripada lamekh,  sempat hidup bersama-sama Lamekh selama 56 tahun

Kelak ketika Lamekh berumur 182 tahun, dia memperanakkan NUH.

Artinya, Adam mati, 126 tahun sebelum NUH lahir. Adam tidak sempat menyaksikan kelahiran Nuh

(182-56 = 126 )

Adam (sebagai generasi PEMULA)  hidup mendampingi anaknya (generasi 1), cucunya (generasi 2) dan terus sampai generasi ke 10

Adam terus mendampingi generasi-generasi dibawahnya dengan diberi kesempatan oleh Tuhan meneruskan tongkat estafet itu sampai generasi daripada LAMEKH. Adam sempat menemani Lamekh sampai Lamekh berusia 56 tahun. Dimana Lamekh nantinya akan menjadi kakek yg meneruskannya pada Nuh, dan Lamekh masih akan mendampingi Nuh menjadi seorang ayah buat cucu-cucunya Sem Ham dan Yafet. Di sini kita lihat, kematian Adam adalah sampai mempersiapkan kakek daripada Sem, Ham dan Yafet. Saya percaya karena Adam diberi mandat oleh Tuhan untuk beranak cucu dan bertambah banyak, maka Adam diberi mandat untuk membuat POLA ILAHI ini begitu kuat dalam estafet pendampingannya sebagai manusia pertama yang pernah paling intim dengan Tuhan di Eden dulu -sebelum kejatuhannya dalam dosa-  dan setelah Adam hidup dalam pemulihan dan pertobatan, Tuhan terus memberi kesempatan-kesempatan yang berikutnya pada Adam untuk terus mengulang pelajaran ini, sampai 8 generasi di bawahnya.

Adam diijinkan Tuhan bertahan hidup di zaman Henokh (6 generasi di bawahnya) , walaupun Adam telah meninggal 57 tahun sebelum  Henokh diangkat hidup-hidup ke surga tanpa mengalami kematian, Adam sempat mengenal Henokh.  

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya SET

Umur SET  saat mati adalah 912 tahun

Saat Set berumur 105 tahun, Enos lahir, waktu itu berarti Set menjadi ayah buat ENOS diumur 105 tahun . Sedangkan usia Adam pada saat itu adalah 235 tahun.

Saat Enos berusia 90 tahun, Kenan lahir, waktu itu berarti umur SET  menjadi kakek buat Enos pada umur 105 + 90 =195 tahun. Sedangkan usia Adam pada saat itu menjadi kakek buyut buat Kenan diusia 325 tahun.

Saat Kenan berusia 70 tahun, Mahalaleel lahir, waktu itu berarti umur Set  adalah 195:70=265  tahun. SET menjadi kakek buyut buat Mahalaleel di usia 265 tahun, dan Adam menjadi kakek canggah buat  Mahalaleel diusia 395 tahun

Saat Mahalaleel berumur 65 tahun, Yared lahir, waktu itu berarti umur Set  adalah 265 + 65 =  330  tahun. Set menjadi kakek canggah buat Yared di usia 330 tahun. Adam menjadi kakek gantung siwur buat Yared diusia 460 tahun

Saat Yared berusia 162 tahun, Henokh lahir, waktu itu berarti umur Set adalah  330 +162 = 492 tahun. Set menjadi kakek gantung siwur buat Henokh di usia 492 tahun. Adam menjadi nenek moyang bagi Henokh di usia  622 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu berarti umur Set dalah 492 +65 = 557 tahun. Set menjadi nenik moyang buat Metusalah di usia 557 tahun, Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Henokh diangkat ke surga pada usia 365 tahun.

Itu artinya usia SET pada saat itu adalah (usia SET  saat Henokh lahir) 492 +365 = 857  tahun

ARTINYA SET  ADALAH KAKEK GANTUNG SIWUR YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN HENOKH DIANGKAT OLEH TUHAN HIDUP HIDUP

Saat Metusalah berusia 187 tahun, Lamekh lahir, waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Pada saat Lamekh berumur 56 tahun, Adam mati. 874 +56 = 930

Pada saat Lamekh berusia 168 tahun, SET MATI (744+ 168 = 912)

SET mati setelah Adam telah mati selama  (168-56 =) 112 tahun

Kelak ketika Lamekh berumur 182 tahun, dia memperanakkan NUH.

Artinya, Adam mati, 126 tahun sebelum NUH lahir.

(182-56 = 126 )

Artinya, SET mati, 14  tahun sebelum NUH lahir

(182 -168= 14)

Set tidak sempat menyaksikan kelahiran NUH

Set (sebagai generasi 1)  hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3) dan terus sampai generasi ke 8

Set sama seperti Adam, ayahnya, dia terus mendampingi generasi-generasi dibawahnya dengan diberi kesempatan oleh Tuhan meneruskan tongkat estafet itu sampai generasi daripada LAMEKH. Set sempat menemani Lamekh sampai Lamekh berusia 168 tahun. Dimana Lamekh nantinya akan menjadi kakek yg meneruskannya pada Nuh, dan Lamekh masih akan mendampingi Nuh menjadi seorang ayah buat cucu-cucunya Sem Ham dan Yafet. Di sini kita lihat, kematian SET sebagai generasi pertama yang dididik dengan cara yang benar, dibawa takut akan Tuhan, menjadi generasi pertama yang mengecap pemulihan keluarga, SET berkewajiban sampai mempersiapkan kakek daripada Sem, Ham dan Yafet. Pendampingan ini begitu penting dan kuat sampai harus diulang terus sampai 7 generasi di bawahnya.

Set diijinkan Tuhan bertahan hidup di zaman Henokh (5 generasi di bawahnya) , jadi saat Henokh diangkat hidup-hidup ke surga tanpa mengalami kematian, Set ada di zaman itu, dia mengalami kuasa dari sebuah pemulihan keluarga dengan metode ilahi pola estafet 3 generasi.

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya ENOS

Umur ENOS  saat mati adalah 905 tahun

Saat Enos berusia 90 tahun, Kenan lahir, waktu itu Enos menjadi ayah buat Kenan diusia 90 tahun, waktu itu berarti umur SET  adalah105 + 90 =195 tahun. Set menjadi kakek buat Enos pada umur 195 tahun. Sedangkan usia Adam pada saat itu menjadi kakek buyut buat Kenan diusia 325 tahun.

Saat Kenan berusia 70 tahun, Mahalaleel lahir, waktu itu Enos menjadi kakek buat Mahalaleel di usia 90+70 = 160 tahun, waktu itu berarti umur Set  adalah 195:70=265  tahun. SET menjadi kakek buyut buat Mahalaleel di usia 265 tahun, dan Adam menjadi kakek canggah buat  Mahalaleel diusia 395 tahun

Saat Mahalaleel berumur 65 tahun, Yared lahir, waktu itu Enos menjadi kakek buyut bua Yared di usia 160 + 65 = 225 tahun. waktu itu berarti umur Set  adalah 265 + 65 =  330  tahun. Set menjadi kakek canggah buat Yared di usia 330 tahun. Adam menjadi kakek gantung siwur buat Yared diusia 460 tahun

Saat Yared berusia 162 tahun, Henokh lahir, waktu itu ENOS menjadi kakek canggah buat Henokh di usia 225+ 162 = 387 tahun, waktu itu berarti umur Set adalah  330 +162 = 492 tahun. Set menjadi kakek gantung siwur buat Henokh di usia 492 tahun. Adam menjadi nenek moyang bagi Henokh di usia  622 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu ENOS menjadi kakek gantung siwur buat Metusalah di usia 387+65 = 452 tahun,  waktu itu berarti umur Set dalah 492 +65 = 557 tahun. Set menjadi nenik moyang buat Metusalah di usia 557 tahun, Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Henokh diangkat ke surga pada usia 365 tahun. Itu artinya usia Enos pada saat itu adalah 387 (usia Enos saat Henokh lahir) +365 = 752  tahun

ARTINYA ENOS ADALAH KAKEK CANGGAH YANG  MASIH HIDUP DI ZAMAN HENOKH DIANGKAT OLEH TUHAN HIDUP HIDUP

Saat Metusalah  berusia 187 tahun, Lamekh lahir, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buat Lamekh di usia 452+187 = 639 tahun , waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Saat Lamekh berusia 182 tahun, Nuh lahir, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buyut buat Nuh di usia 639 + 182 = 821 tahun

Pada saat Nuh berusia 84 tahun ENOS mati

905-821 = 84

ENOS hidup bersama Nuh selama 84 tahun.

Enos (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3) dan terus sampai generasi ke 8

Enos melihat hasil daripada kerja kerasnya mempelopori menyebut nama Tuhan pada zamannya, dan pengaruhnya sangat kuat sampai ia melihat dengan mata kepala sendiri, 7 generasi di bawahnya, yaitu Nuh, menjadi orang yang hidup berbeda dari orang-orang sezamannya.

Enos, diijinkan Tuhan bertahan hidup di zaman Henokh 4 generasi di bawahnya) , jadi saat Henokh diangkat hidup-hidup ke surga tanpa mengalami kematian, Enos ada di zaman itu, dia mengalami kuasa dari sebuah pemulihan keluarga dengan metode ilahi pola estafet 3 generasi.

 

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya KENAN

Umur KENAN  saat mati adalah 910 tahun

Saat Kenan berusia 70 tahun, Mahalaleel lahir, waktu itu Kenan menjadi ayah bagi Mahalaleel diusia 70 tahun, waktu itu Enos menjadi kakek buat Mahalaleel di usia 90+70 = 160 tahun, waktu itu berarti umur Set  adalah 195:70=265  tahun. SET menjadi kakek buyut buat Mahalaleel di usia 265 tahun, dan Adam menjadi kakek canggah buat  Mahalaleel diusia 395 tahun

Saat Mahalaleel berumur 65 tahun, Yared lahir, waktu itu Kenan menjadi kakek buat Yared di usia 70+65 = 135 tahun, waktu itu Enos menjadi kakek buyut bua Yared di usia 160 + 65 = 225 tahun. waktu itu berarti umur Set  adalah 265 + 65 =  330  tahun. Set menjadi kakek canggah buat Yared di usia 330 tahun. Adam menjadi kakek gantung siwur buat Yared diusia 460 tahun

Saat Yared berusia 162 tahun, Henokh lahir, waktu itu Kenan menjadi kakek buyut buat Henokh di usia 135+162 = 297 tahun, waktu itu ENOS menjadi kakek canggah buat Henokh di usia 225+ 162 = 387 tahun, waktu itu berarti umur Set adalah  330 +162 = 492 tahun. Set menjadi kakek gantung siwur buat Henokh di usia 492 tahun. Adam menjadi nenek moyang bagi Henokh di usia  622 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu Kenan menjadi kakek canggah buat Metusalah diusia 297+65 = 362 tahun , waktu itu ENOS menjadi kakek gantung siwur buat Metusalah di usia 387+65 = 452 tahun,  waktu itu berarti umur Set dalah 492 +65 = 557 tahun. Set menjadi nenik moyang buat Metusalah di usia 557 tahun, Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Henokh diangkat ke surga pada usia 365 tahun. Itu artinya usia Kenan pada saat itu adalah (usia Enos saat Henokh lahir) 297 +365 = 662  tahun

ARTINYA KENAN ADALAH KAKEK BUYUT HENOKH YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN HENOKH DIANGKAT OLEH TUHAN HIDUP HIDUP

Saat Metusalah  berusia 187 tahun, Lamekh lahir,  waktu itu Kenan menjadi kakek gantung siwur buat Lamekh di usia 362+187 = 549 tahun , waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buat Lamekh di usia 452+187 = 639 tahun , waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Saat Lamekh berusia 182 tahun, Nuh lahir, waktu itu Kenan menjadi nenek moyang buat Nuh di usia 549+182 = 731 tahun, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buyut buat Nuh di usia 639 + 182 = 821 tahun

Saat Nuh berusia 179 tahun, Kenan mati

910-731 = 179

Kenan, nenek moyang Nuh,  hidup bersama Nuh 179 tahun.

ENOS, nenek moyang buyut Nuh,  hidup bersama Nuh selama 84 tahun.

Kenan (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3) dan terus sampai generasi ke 7

Kenan sebagai anak daripada ENOS, diijinkan Tuhan mendampingi 6 generasi dibawahnya sampai mempersiapkan Nuh. Pengaruh yang kuat dari ENOS ayahnya, membuat Kenan harus menjadi bukti bahwa menyerukan nama Tuhan itu menjadi gaya hidup yang terus ditularkan sampai 6 generasi di bawahnya. Kita masih mencium pola 3 generasi di sini, yang digarisbawahi dari ENOS, sang pelopor praise and worship pada zamannya ENOS-KENAN

Kenan, diijinkan Tuhan bertahan hidup di zaman Henokh 3 generasi di bawahnya) , jadi saat Henokh diangkat hidup-hidup ke surga tanpa mengalami kematian, Kenan ada di zaman itu, dia mengalami kuasa dari sebuah pemulihan keluarga dengan metode ilahi pola estafet 3 generasi.

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya Mahalaleel

Umur MAHALALEEL  saat mati adalah 895 tahun

Saat Mahalaleel berumur 65 tahun, Yared lahir, waktu itu, Mahalaleel menjadi ayah buat Yared diusia 65 tahun. waktu itu Kenan menjadi kakek buat Yared di usia 70+65 = 135 tahun, waktu itu Enos menjadi kakek buyut bua Yared di usia 160 + 65 = 225 tahun. waktu itu berarti umur Set  adalah 265 + 65 =  330  tahun. Set menjadi kakek canggah buat Yared di usia 330 tahun. Adam menjadi kakek gantung siwur buat Yared diusia 460 tahun

Saat Yared berusia 162 tahun, Henokh lahir, waktu itu Mahalaleel menjadi kakek buat Henokh diusia 65+162 = 227 tahun . waktu itu Kenan menjadi kakek buyut buat Henokh di usia 135+162 = 297 tahun, waktu itu ENOS menjadi kakek canggah buat Henokh di usia 225+ 162 = 387 tahun, waktu itu berarti umur Set adalah  330 +162 = 492 tahun. Set menjadi kakek gantung siwur buat Henokh di usia 492 tahun. Adam menjadi nenek moyang bagi Henokh di usia  622 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu Mahalaleel menjadi kakek buyut buat Metusalah di usia 227+65 = 292 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek canggah buat Metusalah diusia 297+65 = 362 tahun , waktu itu ENOS menjadi kakek gantung siwur buat Metusalah di usia 387+65 = 452 tahun,  waktu itu berarti umur Set dalah 492 +65 = 557 tahun. Set menjadi nenik moyang buat Metusalah di usia 557 tahun, Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Henokh diangkat ke surga pada usia 365 tahun. Itu artinya usia Mahalaleel pada saat itu adalah (usia Mahalaleel saat Henokh lahir) 227 +365 = 592  tahun

ARTINYA MAHALALEEL  ADALAH KAKEK HENOKH YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN HENOKH DIANGKAT OLEH TUHAN HIDUP HIDUP

Saat Metusalah  berusia 187 tahun, Lamekh lahir,  waktu itu Mahalaleel menjadi kakek canggah buat Lamekh di usia 292+187 = 479 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek gantung siwur buat Lamekh di usia 362+187 = 549 tahun , waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buat Lamekh di usia 452+187 = 639 tahun , waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Saat Lamekh berusia 182 tahun, Nuh lahir, waktu itu Mahalaleel menjadi kakek gantung siwur buat Nuh, diusia 479+182 = 661 tahun, waktu itu Kenan menjadi nenek moyang buat Nuh di usia 549+182 = 731 tahun, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buyut buat Nuh di usia 639 + 182 = 821 tahun

Saat Nuh berusia 234 tahun, Mahalaleel mati

895-661 = 234

Mahalaleel , kakek gantung siwur buat Nuh, hidup bersama Nuh, 234 tahun.

Kenan, nenek moyang Nuh,  hidup bersama Nuh 179 tahun.

ENOS, nenek moyang buyut Nuh,  hidup bersama Nuh selama 84 tahun.

Mahalaleel (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3) dan terus sampai generasi ke 6

Mahalaleel sebagai cucu daripada ENOS, diijinkan Tuhan mendampingi 5 generasi dibawahnya sampai mempersiapkan Nuh. Pengaruh yang kuat dari ENOS kakeknya, membuat Mahalaleel  harus menjadi bukti bahwa menyerukan nama Tuhan itu menjadi gaya hidup yang terus ditularkan sampai 5 generasi di bawahnya. Kita masih mencium pola 3 generasi di sini, yang digarisbawahi dari ENOS, sang pelopor praise and worship pada zamannya. ENOS-KENAN-MAHALALEEL

Mahalaleel, diijinkan Tuhan bertahan hidup di zaman Henokh2 generasi di bawahnya) , jadi saat Henokh diangkat hidup-hidup ke surga tanpa mengalami kematian, Mahalaleel ada di zaman itu, dia adalah KAKEK YANG mengalami kuasa dari sebuah pemulihan keluarga dengan metode ilahi pola estafet 3 generasi, dimana CUCUNYA Henokh diangkat hidup-hidup. Luar biasa..!

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya Yared

Umur YARED  saat mati adalah 962 tahun

Saat Yared berusia 162 tahun, Henokh lahir, waktu itu Yared menjadi ayah buat Henokh di usia 162 tahun. waktu itu Mahalaleel menjadi kakek buat Henokh diusia 65+162 = 227 tahun . waktu itu Kenan menjadi kakek buyut buat Henokh di usia 135+162 = 297 tahun, waktu itu ENOS menjadi kakek canggah buat Henokh di usia 225+ 162 = 387 tahun, waktu itu berarti umur Set adalah  330 +162 = 492 tahun. Set menjadi kakek gantung siwur buat Henokh di usia 492 tahun. Adam menjadi nenek moyang bagi Henokh di usia  622 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu Yared menjadi kakek buat Metusalah di usia 162+65 = 227 tahun. waktu itu Mahalaleel menjadi kakek buyut buat Metusalah di usia 227+65 = 292 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek canggah buat Metusalah diusia 297+65 = 362 tahun , waktu itu ENOS menjadi kakek gantung siwur buat Metusalah di usia 387+65 = 452 tahun,  waktu itu berarti umur Set dalah 492 +65 = 557 tahun. Set menjadi nenik moyang buat Metusalah di usia 557 tahun, Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Henokh diangkat ke surga pada usia 365 tahun. Itu artinya usia Yared pada saat itu adalah (usia Yared saat Henokh lahir) 162 +365 = 527  tahun

ARTINYA YARED  ADALAH AYAH HENOKH YANG MASIH HIDUP DI ZAMAN HENOKH DIANGKAT OLEH TUHAN HIDUP HIDUP

Saat Metusalah  berusia 187 tahun, Lamekh lahir, waktu itu Yared menjadi kakek buyut buat Lamekh di usia 227+187 = 414 tahun.   waktu itu Mahalaleel menjadi kakek canggah buat Lamekh di usia 292+187 = 479 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek gantung siwur buat Lamekh di usia 362+187 = 549 tahun , waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buat Lamekh di usia 452+187 = 639 tahun , waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Saat Lamekh berusia 182 tahun, Nuh lahir, waktu itu Yared menjadi kakek canggah buat Nuh di usia 414+182 = 596 tahun. waktu itu Mahalaleel menjadi kakek gantung siwur buat Nuh, diusia 479+182 = 661 tahun, waktu itu Kenan menjadi nenek moyang buat Nuh di usia 549+182 = 731 tahun, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buyut buat Nuh di usia 639 + 182 = 821 tahun

Saat Nuh berusia 366 tahun, Yared mati

962-596 =366

Yared , kakek canggah buat Nuh, hidup bersama Nuh 366 tahun.

Mahalaleel , kakek gantung siwur buat Nuh, hidup bersama Nuh, 234 tahun.

Kenan, nenek moyang Nuh,  hidup bersama Nuh 179 tahun.

ENOS, nenek moyang buyut Nuh,  hidup bersama Nuh selama 84 tahun.

Yared (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3) dan terus sampai generasi ke 5

Kini pola 3 generasi itu dijajal keberhasilannya, apakah dibawah ENOS, sang pelopor itu, yaitu generasi anaknya KENAN, masih bisa diperhitungkan KENAN sebagai hitungan pertama (kakek) yang bisa saja kita sebut sebagai KENOS JUNIOR, apakah KENAN berhasil menjadi KENOS SENIOR, yang meneruskan estafet itu secara kuat pada anaknya Mahaleel, dan pada cucunya Yared. Ternyata berhasil, Yared masih memegang dengan kuat tongkat estafet itu. Bahkan bisa dikatakan , penjajalan ini bisa dinilai sangat berhasil, karena Yared yang adalah CICIT daripada ENOS, jadi di sini sudah terjadi 2 gelombang pola 3 generasi;

GELOMBANG 1. ENOS-KENAN-MAHALALEEL.

GELOMBANG 2. KENAN-MAHALALEEL-YARED.

Mengapa saya hitung Enos sebagai gelombang 1, karena dia pelopor praise and worship pada zamannya. Sampai di mana pola 3 generasi ini berhasil mencetak generasi di bawahnya (anak) menjadi hitungan 1 lagi untuk 2 generasi di bawahnya (anaknya kini menjadi KAKEK buat CUCU BUYUTNYA , dan sampai dimana pola 3 generasi ini berhasil mencetak 2 generasi di bawahnya, yaitu si CUCU yang berhasil menjadi KAKEK BUAT cucu canggahnya

Ternyata semakin kuat pengaruhnya, Yared berhasil mendidik HENOKH, tokoh yang fenomenal sekali karena diangkat ke surga tanpa mengalami kematian. Hmmmm luar biasa !

Yared, diijinkan Tuhan bertahan hidup di zaman Henokh 1generasi di bawahnya) , jadi saat Henokh diangkat hidup-hidup ke surga tanpa mengalami kematian, Yared ada di zaman itu, dia adalah AYAH YANG mengalami kuasa dari sebuah pemulihan keluarga dengan metode ilahi pola estafet 3 generasi, dimana ANAKNYA Henokh diangkat hidup-hidup. Luar biasa..!

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya Henokh

Umur Henokh   saat diangkat ke surga adalah 365 tahun

Saat Henokh berusia 65 tahun, Metusalah lahir, waktu itu Henokh jadi ayah buat Metusalah di usia 65 tahun, waktu itu Yared menjadi kakek buat Metusalah di usia 162+65 = 227 tahun. waktu itu Mahalaleel menjadi kakek buyut buat Metusalah di usia 227+65 = 292 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek canggah buat Metusalah diusia 297+65 = 362 tahun , waktu itu ENOS menjadi kakek gantung siwur buat Metusalah di usia 387+65 = 452 tahun,  waktu itu berarti umur Set dalah 492 +65 = 557 tahun. Set menjadi nenik moyang buat Metusalah di usia 557 tahun, Adam menjadi nenek moyang buyut buat Metusalah di usia 687 tahun.

Saat Metusalah  berusia 187 tahun, Lamekh lahir, waktu itu Henokh menjadi kakek buat Lamekh di usia 65+187 = 252 tahun,  waktu itu Yared menjadi kakek buyut buat Lamekh di usia 227+187 = 414 tahun.   waktu itu Mahalaleel menjadi kakek canggah buat Lamekh di usia 292+187 = 479 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek gantung siwur buat Lamekh di usia 362+187 = 549 tahun , waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buat Lamekh di usia 452+187 = 639 tahun , waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Umur Henokh   saat diangkat ke surga adalah 365 tahun

Henokh tidak sempat menjadi kakek buyut daripada Nuh .

 

Pada saat Metusalah berusia  365-65= 300  tahun, Henokh, ayahnya, dianggat naik

Pada saat Lamekh berusia 113 tahun,  Henokh, kakek Lamekh, dianggat naik.

365-252= 113

Henokh , sempat menjadi kakek yang menemani Lamekh hidup selama 113 tahun

Henokh , tidak sempat melihat Nuh, cucu buyutnya.

Henokh lebih dulu diangkat ke surga daripada Yared, ayahnya, 

lebih dulu diangkat ke surga daripada Mahalaleel, kekeknya

lebih dulu diangkat ke surga daripada Kenan, kakek buyutnya

lebih dulu diangkat ke surga daripada Enos, kakek canggahnya

Henokh (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3)

Sesingkat-singkatnya hidup Henokh pada zaman itu, tetapi POLA 3 GENERASI INI BERJALAN, Henokh tetap berkesempatan menjadi ayah yang mengestafetkan pada anaknya, dan kakek yang mendampingi anaknya mengestafetkan pada cucunya.

Ketiadaan kakek dalam sebuah generasi adalah sebuah kutuk, yang pernah menimpa keluarga Imam Eli, jadi sebelum keturunannya mencapai umur panjang layaknya seorang kakek, sudah keburu mati duluan, mati muda, mati tanpa sempat mengestafetkan hidupnya pada generasi cucu.

1Sam 2:31 Sesungguhnya akan datang waktunya, bahwa Aku akan mematahkan tangan kekuatanmu 1  dan tangan kekuatan kaummu, sehingga tidak ada seorang kakek dalam keluargamu. f 

Sekalipun hidup Henokh tergolong singkat pada zamannya, namun Henokh si saleh itu, yang hidup bergaul dengan Allah itu, diberi kesempatan oleh Tuhan meneruskan tongkat estafet itu sampai generasi daripada LAMEKH. Adam sempat menemani Lamekh sampai Lamekh berusia 113 tahun. Dimana Lamekh nantinya akan menjadi kakek yg meneruskannya pada Nuh, dan Lamekh masih akan mendampingi Nuh menjadi seorang ayah buat cucu-cucunya Sem Ham dan Yafet. Di sini kita lihat, kematian Henokh, tak lain tak bukan adalah sampai mempersiapkan kakek daripada Sem, Ham dan Yafet.

 

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya Metusalah

Umur  Metusalah  saat mati adalah 969 tahun

Saat Metusalah  berusia 187 tahun, Lamekh lahir, waktu itu Metusalah menjadi seorang ayah buat Lamekh pada usia 187 tahun.  waktu itu Yared menjadi kakek buyut buat Lamekh di usia 227+187 = 414 tahun.   waktu itu Mahalaleel menjadi kakek canggah buat Lamekh di usia 292+187 = 479 tahun, waktu itu Kenan menjadi kakek gantung siwur buat Lamekh di usia 362+187 = 549 tahun , waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buat Lamekh di usia 452+187 = 639 tahun , waktu itu berarti umur Set adalah 557 +187 = 744  tahun. Set menjadi nenek moyang  buyut buat Lamekh di usia 744 tahun, Adam menjadi nenek moyang canggah buat Lamekh di usia 874 tahun.

Saat Lamekh berusia 182 tahun, Nuh lahir, waktu itu Metusalah menjadi seorang kakek buat Nuh di usia 187+ 182 = 369 tahun , waktu itu Yared menjadi kakek canggah buat Nuh di usia 414+182 = 596 tahun. waktu itu Mahalaleel menjadi kakek gantung siwur buat Nuh, diusia 479+182 = 661 tahun, waktu itu Kenan menjadi nenek moyang buat Nuh di usia 549+182 = 731 tahun, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buyut buat Nuh di usia 639 + 182 = 821 tahun

Saat Nuh berusia 500 tahun (dan selebihnya, karena tidak ada keterangan bahwa Sem-ham dan Yafet adalah anak kembar)  , Sem  Ham dan Yafet lahir, waktu itu Metusalah menjadi seorang kakek buyut buat Sem, Ham dan Yafet di usia  369 +500 = 869 tahun.

Saat Sem Ham dan Yafet berusia 969-869 = 100 tahun (dan selebihnya-karena 3 orang), pada saat Metusalah sang kakek buyut mereka mati.

Metusalah sempat hidup bersama Sem Ham dan Yafet sebagai seorang kakek buyut buat mereka selama 100 tahun

Perhatikan di sini…walaupun usia Metusalah adalah yang paling tua di dunia, 969 tahun, namun di usia setua itu, dia hanya mendampingi sampai 3 generasi di bawahnya, mengapa bisa demikian? Karena Nuh baru memperanakkan Sem , Ham dan Yafet di usia 500 tahun. Itu artinya, walau untuk menunggu 500 tahun sekalipun, kalau Tuhan berkehendak Metusalah menjadi Kakek Buyut buat cucu-cucu buyutnya, bahkan 100 tahun pun menambah umurnya agar bisa berestafet dengan 3 generasi di bawahnya, Tuhan tidak pelit-pelit memberi umur panjang kepadanya. Bandingkan dengan generasi-generasi di atas Metusalah, yang berkesempatan mengantarkan tongkat estafet sampai :

Adam- meneruskan tongkat generasi sampai ke 8 generasi di bawahnya- padahal usia Adam 930 tahun

Set- 7 generasi di bawahnya- padahal usia SET 912 tahun

Enos-7 generasi di bawahnya- padahal usia Enos 905 tahun

Kenan-6 generasi di bawahnya- padahal usia Kenan-910 tahun

Mahalaleel-5 generasi di bawahnya- padahal usia Mahalaleel 895 tahun

Yared- 4 generasi di bawahnya – padahal usia Yared-962 tahun

Henokh-2 generasi di bawahnya- usia Henokh 365 tahun

Metusalah-3 generasi di bawahnya- padahal usia Metusalah 969 tahun

NUH-SEM-HAM-YAFET- belum kita selidiki untuk saat ini ( bersambung)

 

Jadi usia Metusalah hanya 7 tahun lebih tua daripada Yared, tetapi Yared berkesempatan meneruskan tongkat generasi sampai 4 generasi di bawahnya, sedang Metusalah hanya sampai 3 generasi di bawahnya.

Dan usia Metusalah, hanya 39 tahun lebih tua daripada Adam, 57 tahun lebih tua daripada Set, dan 64 tahun lebih tua daripada Enos, tetapi Adam dalam usia yang terpaut sedikit dengan Metusalah, bisa berkesempatan meneruskan estafet ke 8 generasi dibawahnya , dan Set serta Enos, juga sama kasus, dengan selisih umur yang terpaut sedikit dengan Metusalah, bisa berkesempatan meneruskan estafet ke 7 generasi di bawahnya, Sedangkan Metusalah sekalipun usianya terpanjang dari mereka semua, dan terpanjang di seluruh sejarah umat manusia, hanya berkesempatan meneruskan estafet sampai 3 generasi di bawahnya.

Kalau Tuhan mau…untuk estafet ini terus berjalan..dan Nuh harus kenyang dahulu dengan semua pola ini sampai permanent, barulah Nuh di’lepas’ di ‘launching’ pada zamannya untuk memperanakkan Sem Ham dan Yafet, sehingga Nuh menjadi pribadi yang sungguh-sungguh hidup berbeda dari orang-orang sezamannya.

Metusalah  (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3) dan terus sampai generasi ke 4

Metusalah hidup lebih lama dari anaknya.Walaupun Lamekh ,anaknya mati lebih dahulu, namun demikian Metusalah hidup pada zaman cucunya, Nuh, bahkan cicitnya, Sem Ham dan Yafet, dan menghantarkan keluarga 3 generasi dibawahnya sampai ke pintu BAHTERA, karena Metusalah orang yang umurnya paling panjang, dan dia diberi kesempatan untuk menghantarkan cucunya dan cicitnya sampai ke finishing bahtera, walaupun pada saat itu anaknya telah meninggal lebih dulu. Di sini kita lihat bahwa pola 3 generasi itu tetap berjalan

 

Sekarang kita selidiki tahun-tahunnya LAMEKH

Umur  LAMEKH   saat mati adalah 777 tahun

Saat Lamekh berusia 182 tahun, Nuh lahir, waktu itu Lamekh menjadi ayah buat Nuh pada umur 182 tahun, waktu itu Metusalah menjadi seorang kakek buat Nuh di usia 187+ 182 = 369 tahun , waktu itu Yared menjadi kakek canggah buat Nuh di usia 414+182 = 596 tahun. waktu itu Mahalaleel menjadi kakek gantung siwur buat Nuh, diusia 479+182 = 661 tahun, waktu itu Kenan menjadi nenek moyang buat Nuh di usia 549+182 = 731 tahun, waktu itu ENOS menjadi nenek moyang buyut buat Nuh di usia 639 + 182 = 821 tahun

Saat Nuh berusia 500 tahun (dan selebihnya, karena tidak ada keterangan bahwa Sem-ham dan Yafet adalah anak kembar)  , Sem  Ham dan Yafet lahir, waktu itu Lamekh menjadi seorang kakek buat Sem Ham dan Yafet pada umur 182+500 = 682 tahun, waktu itu Metusalah menjadi seorang kakek buyut buat Sem, Ham dan Yafet di usia  369 +500 = 869 tahun.

Pada saat Nuh berusia 595 Lamekh ayahnya mati

777-182= 595

Saat Sem Ham dan Yafet berusia 95 tahun (dan selebihnya), saat Lamekh, kakek mereka mati.

777-682 = 95

Lamekh sempat hidup bersama cucu-cucunya selama 95 tahun.

Lamekh mati lebih dulu daripada Metusalah ayahnya,

 

Saat Sem Ham dan Yafet berusia 999-869 = 130 tahun (dan selebihnya-karena 3 orang), pada saat Metusalah sang kakek buyut mereka mati.

Metusalah sempat hidup bersama Sem Ham dan Yafet sebagai seorang kakek buyut buat mereka selama 100 tahun

Usia Nuh sampai 950 tahun.

Saat Nuh dilahirkan usia Metusalah, kakeknya adalah 369 tahun. Itu artinya selisih usia Nuh dengan Metusalah kakeknya adalah 369 tahun

Usia Metusalah sampai 969 tahun, itu artinya  Metusalah hidup bersama Nuh , cucunya, selama 969-369 = 600 tahun.

Perintah membuat bahtera terjadi pada saat Nuh berusia 500 tahun. Saat itu usia Metusalah adalah 500 +369 = 869

Pada saat usia Nuh mencapai 600 tahun, air bah menutupi bumi, saat itu usia Metusalah adalah 600+369 = 969 tahun

Pas. Pada tahun yang sama dimana air bah melanda bumi, Metusalah, kakek Nuh, mati di usia 969.

Lamekh (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anaknya (generasi 2), cucunya (generasi 3)

Walaupun dia mati lebih dulu daripada ayahnya, Metusalah, namun dia sempat menjadi kakek buat cucu-cucunya Sem Ham dan Yafet selama 95 tahun. Di sinilah pola 3 generasi tetap berlaku

 

SEKARANG KITA BAHAS NUH

Nuh (sebagai generasi 1) hidup mendampingi anak-nya (generasi 2), ….(selanjutnya belum kita bahas anak-anak daripada Sem Ham dan Yafet)

            Nuh adalah pribadi yang benar-benar dipersiapkan oleh Tuhan , melalui beberapa generasi di atasnya, sbb:

  • Enos, 7 generasi di atasnya, sang pelopor
  • Kenan, 6 generasi di atasnya
  • Mahalaleel, 5 generasi di atasnya
  • Yared, 4 generasi di atasnya.
    • Nuh tidak sempat mengecap menjadi cucu buyut yang digendong Henokh, namun itu tidak menjadi masalah, karena kakek buyut tidak termasuk dalam pola 3 generasi. Nuh telah mengecap pola 3 generasi dari METUSALAH-LAMEKH dan DIRINYA SENDIRI-NUH.
  • Metusalah, 2 generasi di atasnya
  • Lamekh, 1 generasi di atasnya.

SEKARANG KITA BAHAS SEM HAM DAN YAFET

Memiliki kakek bernama Lamekh yang mengalami dan bisa bercerita pada mereka mulai dari apa yang terjadi dengan ADAM , manusia pertama, apa yang terjadi dengan keluarga mereka, bagaimana dengan Set, dst. Karena Lamekh mengalami semua nenek moyangnya secara lengkap dari 9 generasi dari Adam sampai generasi kakek Lamekh

Kisah selengkap ini dari sang kakek, mungkin saat-saat mereka tidur bersama dan merangkai cerita-cerita ini sebagai pengantar tidur dari sang kakek pada cucunya, mengantar mereka Sem Ham dan Yafet menjadi keluarga yang benar benar tinggal dalam kesatuan yang solid, kompak, bisa bekerja sama, tidak ada kubu-kubuan dalam keluarga mereka. Mau sepakat dengan orang tua mereka (NUH)- bandingkan dengan keluarga Lot, yang tidak mendapat respek dari anak-anak dan para calon menantunya.

 (Jika tidak demikian, mustahil Nuh bisa menyelesaikan bahtera itu yang dibuatnya dalam kurun waktu 100 tahun, jika tidak dibantu oleh anak-anaknya)

 

KESIMPULAN PENELITIAN ZAMAN.

POLA TIGA GENERASI
ADAM
ADAM SET G1
ADAM SET ENOS G2
ADAM SET ENOS KENAN G3
ADAM SET ENOS KENAN MAHALALEEL G4
ADAM SET ENOS KENAN MAHALALEEL YARED G5
ADAM SET ENOS KENAN MAHALALEEL YARED HENOKH G6
ADAM SET ENOS KENAN MAHALALEEL YARED HENOKH METUSALAH G7
ADAM SET ENOS KENAN MAHALALEEL YARED HENOKH METUSALAH LAMEKH G8
ENOS KENAN MAHALALEEL YARED METUSALAH LAMEKH NUH G9
METUSALAH LAMEKH NUH SEMHAMYAFET G10
  1. Ada pola 3 generasi di sini yang selalu berjalan: Ayah, Anak, Kakek, jika digambarkan dalam skema adalah sbb:
  2. Ada berkat kesulungan, karena dalam Kejadian pasal 5;1-32 selalu terjadi pengulangan kalimat seperti ini:…setelah memperanakkan SET ( dan nama-nama lainnya di beberapa ayat)…ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Siapa nama-nama mereka? Tidak dicatat, karena yang dicatat hanya anak SULUNG
  3. Pola 3 generasi inilah yang menyebabkan adanya PARADOKS yang sangat mencolok, dimana pada zaman itu, orang yang jahat sedemikian jahatnya, sampai Tuhan menghukum mereka dengan air bah, tetapi orang yang kudus sedemikian kudusnya, sampai –sampai Henokh terangkat ke surga hidup-hidup, tidak mengalami kematian. Jadi kesimpulannya apabila kita hidup dengan pola 3 generasi, kita dapat menjadi GENERASI YANG BERBEDA dari generasi dunia. Benar benar dapat menjadi generasi yang menaklukkan bumi.
  4. Ada berkat menurunnya NATURE SMART/ Kecerdasan natural/ kecerdasan flora dan fauna yang ada pada Adam diturunkan terus sampai ke Nuh, terbukti Nuh dapat dipercaya Tuhan mengelola semua binatang selama dalam bahtera, lengkap dengan pengenalan Nuh akan perangai tiap binatang, cara merawat dan makanan mereka semua

APLIKASI

MARI JADI KELUARGA
POLA 3 GENERASI
JANGAN SAMPAI KITA KEHILANGAN GENERASI

GEREJA KOLOSE-FILIPI-TESALONIKA-KORINTUS DAN EFESUS SUDAH TIDAK ADA LAGI
KARENA KEHILANGAN GENERASI

GEREJA GEREJA DI BELANDA SPANYOL DAN AUSTRALIA DIJUAL DIJADIKAN BAR RESTO DAN HOTEL

KARENA KEHILANGAN GENERASI

MENGAPA SETELAH KITAB YOSUA ADA KITAB HAKIM HAKIM?

KARENA KEHILANGAN GENERASI

MENGAPA SETELAH GENERASI DAUD ADA GENERASI ABSALOM?

KARENA KEHILANGAN GENERASI

  • KEGAGALAN POLA GENERASI
  • DAUD-SALOMO-REHABEAM
  • I RAJA-RAJA 9: 4-9

DIRIKAN MEZBAH KELUARGA
BAWA ANAK-ANAK KE SEKOLAH MINGGU
DIRIKAN SEKOLAH SEKOLAH KRISTEN
BUAT BULAN KELUARGA PADA AGENDA GEREJA ANDA
BUAT KONSELING KELUARGA DI GEREJA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments on: "BELAJAR DARI PEMULIHAN KELUARGA ADAM DAN HAWA- DILENGKAPI PENELITIAN ZAMAN" (2)

  1. lincie yang said:

    Excellent cie, God Holy Spirit make you to see all the details in marvelous way. Tx for sharing ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: