'manusia hidup bukan dari roti saja…'

Membedah II Tawarikh 20 : 1-13

Ayat 1
Ada 3 pasukan melawan Yosafat:
Bani Moab, bani Amon, dan pasukan dari Meunim

Ayat 2,
Ada orang yang memberi tahu….siapakah orang itu?
Dia pasti adalah PELIHAT/ MATA-MATA—————NABI/ PENDOA SYAFAAT/ WATCHMAN yang selalu ada di menara jaga/ pintu gerbang.

Pendoa tidak boleh tertidur/lengah harus terus berjaga-jaga dari serangan musuh

Pendoa harus tahu dengan detail:
1. jumlah/ kekuatan musuh
2. arah datangnya musuh
3. Negara asal musuh
4. tujuan musuh
5. titik posisi musuh
6. daerah musuh

ayat 3
Yosafat menjadi takut. Kenapa? Karna ada berita yang menakutkan/ intimidasi
Dalam keadaan takut, harus mengambil keputusan,
Berbagai alternative keputusan:
• menyiapkan pasukan : manusiawi
• menyiapkan senjata : manusiawi
• meminta bala bantuan Negara tetangga : manusiawi
• mencari Tuhan ; iman, mencari yang tidak dapat dilihat ( ibrani 11: 1)

Berarti Yosafat sudah terbiasa bergaul dengan Tuhan, sehingga dalam keadaan terjepit, spontan dia mencari TUHAN.
Orang dapat dilihat aslinya…pada saat ada kesulitan.
Amsal 24: 10

Yosafat belajar dari kesalahannya di pasal 18, yaitu berperang tanpa restu dari Tuhan, bersahabat dengan orang yang membenci TUHAN.

Tuhan ingin kita jangan bolo sama orang yang membenci Tuhan. ( Mazmur 139: 21)

I Kor 15 : 33
Amsal 13:20

Bergaul dengan orang bijak…..jadi bijak
Bergaul dengan orang bebal ….jadi malang

Nasib kita juga ditentukan oleh dengan siapa kita bergaul

Untung dalam pasal 18, yosafat masih selamat, dan diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bertobat, tapi tetap harus ditegur dulu.

Ketekunan dalam mencari Tuhan diperhitungkan oleh Tuhan, II Taw 19: 3

Sehingga Tuhan murka, oleh karna itu Yosafat tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berubah dan bertobat.

Seruan untuk berpuasa, adalah tindakan iman. Kelihatannya tidak masuk akal.
Pada saat orang berpuasa, tidak bertenaga, mudah diserang, mudah dikalahkan. Semua tindakan iman pasti terdengar tidak masuk akal

Ayat 4
Orang Yehuda berkumpul……untuk berdoa:
• doa korporat
• doa sepakat
• mewakili kota-kota
• tujuan:
o meminta pertolongan Tuhan
o mencari TUHAN

Orang Yehuda bisa mengambil langkah iman, karna melihat keteladanan dari PEMIMPIN, yaitu Raja Yosafat yang hidup bergaul dengan TUHAN.

Ayat 5:
BERDIRI :
Artinya: menantikan keselamatan yang datang dari TUHAN, dan pembelaan dari Tuhan sebagai panglima perang ( Kel 14: 13)

BEDIRI DI RUMAH TUHAN DI MUKA PELATARAN YANG BARU…..

I Raj 8: 44
Yosafat mengerti isi doa dari Salomo, bahwa kalau umat Tuhan berdoa di rumah Tuhan….minta pertolongan Tuhan…..Tuhan pasti menolong, memberi kemenangan terhadap musuh.

Ayat 6
Isi doa Yosafat:
1. mengakui kedaulatan TUHAN
2. mengakui bahwa semua percaturan politik ada dalam genggaman tangan TUHAN
3. semudah menggeser buah catur
4. tidak ada orang yang dapat bertahan melawan Engkau…
• I Sam 6: 20. tidak ada yang bisa mempermainkan Kuasa dan hadirat TUHAN
• Yosua 1: 5 janji Tuhan terhadap Yosua, tidak ada seorangpun yang dapat bertahan melawan Yosua
• Dari dua ayat ini disimpulkan bahwa Tidak ada seorang pun dapat bertahan melawan Yosua, karna ada perlindungan/ dekingan dari Tuhan sendiri, sedangkan Tuhan tidak mungkin ada yang bisa melawan.
• Lebih dari pememang karena dibela oleh TUHAN.

Isi pokok doa yang kedua dari Yosafat:
• Memperkatakan janji-janji Tuhan…pada Abraham, sahabat-nya Tuhan.
• Kenapa Abraham disebut sahabat Allah? Yak 2: 23 iman/percaya…diperhitungkan sebagai kebenaran
• Ternyata Tuhan memperhitungkan IMAN.
• Hubungannya antara iman dan persahabatan: orang yang saling bersahabat punya KEPERCAYAAN terhadap sahabatnya, tidak menyimpan rahasia apa pun juga
• Yosafat nagih janji sebagai keturunan Abraham.

Ayat 9 ,
Menagih isi doanya SALOMO.

Ayat 10-11
Bani Amon dan Moab, kenapa kog di sejarah masa lalu kog sama Tuhan dilarang untuk ditumpas…..

Siapakah bani Amon dan bani Moab itu ? Kej 19:38 keturunan hasil INSES Lot dan kedua putrinya.
Kel 34:11

Hakim- 11: 12-28

Musuh yang disimpan oleh TUHAN, yang dirancang untuk dimusnahkan di zamannya Yosafat.

Tuhan mau melatih tangan nya Yosafat untuk berperang, makanya disediakan sparing partner.

Sekarang mereka bikin ulah…..mau mengusik perjanjin Tuhan dengan umat Israel…mengenai tanah perjanjian.

Yang dilakukan musuh : ingin mencuri janji-janji Tuhan.

ayat 12
Yosafat mengembalikan masalah ini pada TUHAN, minta keadailan TUHAN

Yosafat mengakui keterbatasan dirinya:
• Tidak punya kekuatan
• Tidak punya ide

Yosafat mengakui :
• Kedahsayatan Tuhan,
• Mata Yosafat tertuju pada TUHAN.

Andalkan TUHAN, Yer 17: 7

Ayat 13 yang berdiri bukan Cuma Yosafat, tetapi seluruh YEHUDA

BERDIRI :
Artinya: menantikan keselamatan yang datang dari TUHAN, dan pembelaan dari Tuhan sebagai panglima perang ( Kel 14: 13)

Umat Yehuda berdiri….karna keteladanan dari Yosafat .

PA CIK ANIE 28 JUNI 2010

II TAW 20: 14 DST

AYAT 14 Yahaziel dihinggapi Roh Tuhan, ini tidak terjadi begitu saja, melainkan ada proses yang tercatat sebelumnya di ayat 3: mencari Tuhan, berpuasa, doa korporat, kesepekatan dan kerukunan keluarga-keluarga, tidak sibuk dengan urusan masing-masing

Ayat 14, Yahaziel adalah keturunan Asaf/ Lewi . Asaf adalah pemusik di rumah Tuhan, ternyata ada hubungn antara musik dan nubuatan. Bisa jadi nubuatan saat itu disampaikan dengan cara dinyanyikan

Ayat 15 isi dari pesan Tuhan adalah :
Jangan takut dan terkejut karna lascar yang besar ini: ( ini diulang dua kali , termasuk di ayat 17)
Mengapa perintah ini dibuat? Karna ketakutan dan keterkejutan adalah musuh daripada IMAN

I Yoh 4: 18

Laskar yang besar: itu kan bagi orang Yehuda, kalau bagi Tuhan….itu kecil…!!
Tidak perlu takut karna yang berperang adalah TUHAN, Tuhan yang mengambil alih, peperangan yang seharusnya jadi peperangan kita, kini jadi peperangan TUHAN, yang diserang oleh pihak musuh memang adalah YEHUDA, melainkan sesungguhnya yang mereka serang adalah ALLAHNYA Israel

Ayat 16-17 Peperangan ada di tangan TUHAN, Yehuda ambil bagian/ ada bagian dari Yehuda yaitu TAAT
Sedangkan bagian TUHAN yaitu:
1. memimpin
2. menyertai
3. memberi kemenangan
4. mengatur strategi

Ketaatan menghasilkan: Langkah iman, karna sebagai lascar kecil harus maju menghadapi lascar besar, terkadang perintah Tuhan terkesan tidak masuk akal, lakukan saja, karna tugas kita Cuma satu saja TAAT

Tinggal bediri di tempatmu !! bandingkan dengan Yosua 1:5, Tuhan membuat kita gagah di hadapan musuh, bandingkan lagi dnegan Maz 91: 7-8 Perlindungan Tuhan akan membuat kita tetap tegak bediri. Mengapa harus tegak berdiri? Karna supaya dapat melihat perbuatan tangan TUHAN

Ayat 17: Majualh BESOK, karna Tuhan punya timing / khairos sendiri, jangan terburu-buru dan jangan berlambat-lambat, waktu harus pas seperti maunya TUHAN

Ayat 18 Berlutut Yosafat : tanda tunduk, menyembah, hormat, dan merendahkan diri. Padahal Yosafat adalah seorang raja yang terhormat, keteladanan pemimpin yang seperti ini lah yang mempengaruhi seluruh Yehuda dan membuat seluruh rakyat ikut sujud menyembah

Ingat teladan adalah bahasa gambar yang sebenarnya, yang sangat mudah tercetak di pikiran bawah sadar dan sangat melekat.

Ayat 19 Para penyanyi berdiri untuk menyanyi. Bediri di antara orang-orang yang berlutut bukan berarti tidak sopan, justru berdiri di sini adalah sikap Hormat (seperti pengunjung pengadilan berdiri saat Hakim masuk, pengunjung gereja berdiri saat Pengantin masuk, dll) Berdiri untuk menyanyi, inilah yang dinamakan MEMOMENTUMENTALKAN MOMENT ILAHI, ketika hadirat Tuhan begitu kuat, mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan ini ,mereka menaikkan suatu nyanyian iman. Mengapa saya sebut nyanyian iman? Karnya nyanyian ini isinya bukan nyanyian permohonan, kalau nyanyian permohonan, sudah wajar, tetapi kalau berisi nyanyian syukur…itu baru nyanyian iman, bersyukur sebelum bukti kemenangan ada di pelupuk mata.
SEBELUM KITA BISA BERDIRI UNTUK MEMUJI TUHAN ,KTIA TIDAK AKAN BISA BERDIRI UNTUK MELIHAT PERTOLONGAN TUHAN. MAZ 22: 4I

TAWARIKH 20 : 20

AYAT 20
Kesokan harinya, pagi-pagi….
ayat 16 dan 17 hanya dikatakan Tuhan, majulah BESOK, tidak dikatakan pagi-pagi. Tetapi di sini mereka tetap berangkat pagi-pagi

Kata ‘pagi-pagi’ menunjukkan :
– bersemangat
– rajin
– mendahulukan schedule-nya Tuhan
– tidak menunda-nunda
– tidak bersantai-santai
– sudah tidak diliputi ketakutan lagi, ada keberanian
– kesiapan hati
– sikap hati yang taat

kata ‘pagi-pagi’ juga ditemukan di :
Daud saat menjalankan perintah Isai, ayahnya, untuk menengok kakak-kakak-nya. isai tidak memerintahkan pagi-pagi…tetapi dikatakan , Daud bangun pagi-pagi ( I Sam 17: 17-20)

Abraham saat berangkat hendak mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran di tanah MORIA. Tuhan tidak memerintahkan pagi-pagi, tetapi Abraham berangkat pagi-pagi. ( Kej 22: 1-3)

Kesimpulan: Orang Yehuda, Daud dan Abraham, bangun pagi-pagi untuk melaksanakan perintah Tuhan / dalam hal ini : Daud untuk melaksanakan perintah ayahnya. (orang tua adalah wakil Tuhan di dunia).
bangun pagi-pagi: menunjukkan bahwa mereka :
– bersemangat
– rajin
– mendahulukan schedule-nya Tuhan
– tidak menunda-nunda
– tidak bersantai-santai
– sudah tidak diliputi ketakutan lagi, ada keberanian
– kesiapan hati
– sikap hati yang taat

Yosafat memberikan pidato singkat, pelepasan prajurit perang.

ayat 3, dikatakan Yosafat menjadi takut
ayat 3, dikatakan yosafat berpuasa dan menyerukan puasa Nasional
ayat 4, 5, 13 dikatakan ada doa sepakat/ korporat seluruh YEHUDA
ayat 5-12 dikatakan yosafat berdiri memimpin doa

isi podato Yosafat di ayat 20, adlah pidato yang berisi kata-kata membangun, menguatkan, menasehati, agar mereka:
– percaya pada Tuhan
– percaya kepada nabi-nabi-Nya
supaya
– tetap teguh dan supaya berhasil !!

ternyata ada perubahan pada diri Yosafat
yang tadinya takut—-menjadi berani dan —–menularkan keberanian dan imannya kepada orang lain.
Perubahan ini tidak terjadi begitu saja, tetapi terjadi karena melalui proses doa dan puasa.

oleh karna itu, doa dan puasa itu penting !! Untuk memompa keberanian ilahi. Keberanian ilahi tidak sama dengan BONEK/ bondo nekad.

Orang-orang Yehuda yang mendengar pidato singkat itu pun menjadi Bersemangat, dan beriman dan berpengharapan akan kemenangan.

tidak ada dikatakan ‘ semoga kita menang…!!” Buang kata semoga. kata semoga, adalah musuh daripada iman.

ayat 21;
Yosafat berunding dengan rakyat untuk mengangkat para tentara penyanyi.
Mengapa hrus berunding dengan rakyat?

Karna….I Timotius 3; 7 hendaklah ia juga mempunyai nama baik…..adalah syarat menjadi DIAKEN

Untuk menjadi tentara penyanyi tidak cukup hanya suaranya saja yang merdu, tetapi haruslah orang-orang yang terkenal baik di mata masyarakat. itu artinya tentara penyanyi harus punya kesaksian hidup yang memuliakan nama TUHAN.

Jadi kalau jaman sekarang, dipilih melalui Polling SMS

contohnya:
– tukang tipu, hutang nggak bayar – tukang gosip/ fitnah – pembuat onar – dll tidak boleh menjadi Tentara Penyanyi.

Perhatikan di sini: tentara penyanyi adlah ; semua orang yang terlibat dalam pelayanan Praise and worship di gereja/ di Family altar, misalnya:
pemain musik, pemimpin pujian, penari tamborin, lcd operator, sound man, singer, worship leader, dll

Mereka semua adalah BEMPER DEPAN dlam sebuah peperangan. Sebagai bemper depan harus tahan bantingan. untuk tahan bantingan harus terbuat dari bahan yang kuat. bahan yang kuat melambangkan Hidup yang memuliakan nama Tuhan, sehingga jangan sampai ia digugat orang dan jatuh dalam jerat iblis (I Tim 3: 7)

Setelah yosafat berunding dengan rakyat, Yosafat mengangkat para tentara penyanyi.

Para tentara penyanyi harus diangkat/ ditahbiskan. apakah di gereja anda WL dan singer dan semua pemain musik ditahbiskan? kalau belum, hal ini perlu dilakukan :
karna supaya ada urapan, ada komitment dengan gereja lokal, ada tanggung jawab.

tugas mereka :
menyanyikan nyanyian untuk Tuhan dan memuji Tuhan, jadi bukan NYANYIAN PERMOHONAN MENANG PERANG. BUKAN !!, tetapi hanya nyanyian PUJIAN DAN PENGAGUNGAN.

Inilah yang dinamakan NYANYIAN IMAN, belum menang, sudah mengagungkan TUHAN.

menggunakan pakaian kudus yang semarak

perhatikan di sini : pakaian harus kudus, menunjukkan kehidupan yang kudus
Semarak : menunjukkan sukacita, jadi bukan pakaian berkabung/menunjukkan takut kalah, tapi memakai pakaian semarak, yang menunjukkan sukacita kemenangan, walaupun kemenangan belum ada di depan mata.

inilah yang dinamakan TINDAKAN IMAN. (karna kalau kalah, teapi pakai baju memarak, pasti malu!!)

Para tentara penyanyi DI MUKA ORANG-ORANG BERSENJATA.

Apa nggak salah ini? Penyanyi tidak membawa senjata. tentara bersenjata, pasti membawa senjata. Wajarnya: tentara bersenjata, melindungi penyanyi yang tidak bersenjata. tapi ini formasi yang ANEH.

Penyanyi yang tidak bersenjata kog malah di depan orang-orang bersenjata.

Bagaimana kalau mereka berhadapan dengan musuh….? padahal mereka ada di barisan paling depan?

Sebenarnya para tentara penyanyi membawa senjata, yaitu senjata PUJI-PUJIAN, DENGAN ALAT PERSENJATAAN BERUPA PITA SUARA YANG MENINGGIKAN TUHAN.

Nyanyian mereka syairnya sbb:
Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi Tuhan, bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya”

Nyanyian pun berkumandang ……..(pada saat itu mereka belum berangkat, mereka masih ada di tempat pemberangkatan)

ayat 22:
dikatakan

ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian,

dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani amon dan Moab dan orang-orang dari pegunungan Zeir yang hendak menyerang Yehuda \

sehingga mereka terpukul kalah

ayat ini tidak menulis seperti ini:
setelah mereka bersorak dan menyanyi.. dibuat Tuhanlah penghadangan
atau ditulis
sebelum mereka bersorak dan menyanyi ….dibuat Tuhanlah penghadangan

kesimpulan:
Pujian kepada Tuhan dan Penghadangan musuh oleh TUHAN, terjadi BERSAMA-SAMA, PADA DETIK YANG SAMA

JADI, PRAISE AND WORSHIP SEBAGAI REMUTE CONTROLE DARI JAUH. menyanyi di sini, musuh jatuh di sana 9 jauh lokasinya )

Nyanyian iman dan tindakan iman….menjadi remute controle peperangan rohani., yang tidak bisa dibatasi oleh dimensi ruang.

Perhatikan : sehingga mereka terpukul kalah.

di sini terjadi kerja sama dua pihak:

pihak Yehuda : yang dilakukan adalah : PERCAYA DAN TAAT
pihak Tuhan : memukul pihak lawan hingga kalah

berperang bukan dengan kekuatan sendiri, tetapi mengandalkan Tuhan, dalam doa, dan pujian dan puasa, dan ucapan syukur, dll.

bersambung seri ke IV

II TAWARIKH 20: 23

Di ayat 22 pihak musuh dihadang oleh TUHAN
di ayat 23, yang terjadi adalah pihak musuh saling bunuh membunuh, dari pihak mereka sendiri.
sampai tidak ada yang tersisa

ke ayat 24, ketika laskar Israel tiba di medan pertempuran, yang terjadi adalah, musuh sudah kalah. Siapa yang berperang melawan musuh? TUHAN, tugas mereka hanya TAAT, menyanyikan nyanyian iman, tetap berangkat ke medan pertempuran.

Untuk apa mereka berangkat? Hanya untuk menyaksikan kekalahan musuh. bandingkan dngan Maz 91:7-8 ,
walau 1000 orang rebah di sisimu, dan 10.000 di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. engkau hanya MENONTONNYA dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.

kita dibuat hanya cukup jadi PENONTON saja……karna peperangan ini adalah milik TUHAN.

ayat 24 …tidak ada yang terluput. Itu artinya Tuhan bekerja dengan sempurna, tuntas, sangat teliti, exellent….!!

ayat 25…ada jarahan, jarahannya tidak sedikit, yang dirampas, jauh lebih banyak daripada yang dapat dibawa…, kantong kanan penuh, kantong kiri penuh, kantong atas, kantong samping, kantong belakang, tas punggung, tas pinggang, tas tali…semuanya penuh….tetapi jarahan masih banyak. Akhirnya mereka pulang….besok balik lagi….pulang besok balik lagi sampai 3 hari….ck ckc k ck…

Kenapa jarahannya kog bisa sebanyak itu? karena musuhnya pun banyak. jadi kalau kita menghadapi banyak musuh ( musuh = masalah, hambatan, tantangan…dll) tidak masalah, di balik itu semua pasti ada Upah, Hadiah, Jarahan, Tuaian, yang juga BANYAK.

Jarahan dijaga Tuhan, sehingga tidak diambil orang lain.

Par istri di rumah dan anak-anak senang , 3 hari dapat oleh-oleh terus….tanpa berperang, hanya dengan bersyukur. Makanya para istri jangan suka ngomel terhadap hasil kerja suami, belajar bersyukur, kalau ingin dapat oleh-oleh yang banyak.

Efesus 3 : 20 bagi Dialah yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirakan seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

AYAT 26. jarahan sudah HABIS, tetapi mereka tetap kembali ke tempat itu, untuk apa? untuk memuji Tuhan. jangan sampai jarahan/ kekayaan/berkat yang Tuhan berikan justru membuat kita jauh dari Tuhan, kita harus mencontoh ornag-orang yehuda,,……setelah jarahan habis, mereka tetap kembali ke tempat di mana Tuhan memberikan kemenangan.

Pujian mereka di sini:
pujian syukur, mengembalikan semua kemuliaan kepada Tuhan. sehingga kelau ada ornag yang mendengar pujian mereka , mungkin mereka bertanya ” ngapain sih mereka ini…. kog nyanyi-nyanyi…?” orang akan menjawab “mereka menyanyi karna mereka diberi kemenangan oleh Tuhan, jadi mereka bersyukur” Nyanyian syukur akan membunuh KESOMBONGAN.

terjadi perubahan nama tempat dari asalahnya bernama Lembah Tekoa ( ayat 20, 24)…….. menjadi Lembah Pujian.
Tidak mudah mengubah sebuah nama tempat yang sudah terlanjur dikenal bertahun-tahun lamanya. tapi kalau sebuah nama tempat bisa berubah, itu pasti karna di seitu ada sebuah peristiwa yang tidak dapat terlupakan/ dinamakan peristiwa bersejarah.

Misal: sebuah gedung bioskop (dulu) , dibeli oleh gereja, dijadikan Gereja. Para kenek angkot, dulu menyebut tempat itu ” bioskop….bioskop….turun bioskop Bu…?”, sekarang setelah tempat itu berubah menjadi tempat ibadah, para kenek pun berubah menyebutnya sebagai ” gereja—gereja…!”

Inilah yang dinamakan Mencetak Sejarah / History Maker.

Dari nama lama Padang Gurun Tekoa, menjadi nama baru Lembah Pujian.

ayat 27 mereka pulang kembali ke perkemahan. dikatakan YOSAFAT berjalan di depan. mengapa Yosafat berjalan di depan? Karna ia mempimpin perarak-arakan kemenangan.

Seorang pemimpin yang ingin memimpin perarakan kemenangan, sebelumnya harus melalui tahap memimpin:
1. puasa (3)
2. doa ( 6)
3. memberi kata-kata penguatan (20)
4. berunding dan mengangkat tentara pujian (21) memilih partner dan mendelegasikan pada orang lain dalam strategi peperangan
5. memimpin penjarahan ( 25)

barulah……memimpin perarakan kemenangan !!
kemenangan itu ada prosesnya, tidak terjadi begitu saja !!

ayat 28. dikatakan mereka menuju ke Rumah Tuhan, bukan ke rumah masing-masing. arti rohaninya : mereka mengembalikan segala ucapan syukur atas kemenangan kepada Tuhan. mengembalikan pujian bagi Tuhan

Ayat 29-30 terjadi keamanan politik luar negri

karena TUHAN menyertai. Negara lain mendengar bahwa TUHANlah yang berperang melawan musuh-musuh Israel….
jadi kalau berani melawan Israel sama saja menantang Allahnya orang Israel.

itulah yang dikatakan pada Yosua 1: 5…..seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu….!!

Kita jadi umat yang lebih dari pememang karna kita dilindungi oleh Tuhan. Tuhan lah yang berperang ganti Kita. AMIN

Tamat !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: